Kamis, 19 Maret 2026

Bhayangkari Tegal Kota Tinjau Pos Pengamanan, Beri Dukungan Petugas Operasi Ketupat Candi 2026


Kota Tegal – Bhayangkari Cabang Tegal Kota melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kota Tegal, Rabu sore (18/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny. Henny Antariksa bersama jajaran pengurus Bhayangkari serta Persatuan Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB).

Beberapa pos yang menjadi sasaran kunjungan di antaranya Pos Pelayanan (Posyan) Maya, Pos Pengamanan (Pospam) Rel KA Tirus, Pos Terpadu Terminal, Posyan Jalan Pancasila, hingga Pospam Simpang Tiga Coyo.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Bhayangkari turut menyerahkan tali asih berupa bingkisan kepada personel yang tengah bertugas mengamankan arus mudik Lebaran.

Ny. Henny Antariksa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota. Agar tetap bersemangat selama menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat Candi 2026.

“Bingkisan ini kami berikan sebagai wujud kepedulian Bhayangkari kepada para petugas di lapangan. Dengan harapan dapat menambah semangat dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, ia mendoakan seluruh anggota yang bertugas agar selalu memperoleh kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

“Semoga seluruh rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat merayakan Idul Fitri 1447 H,” pungkasnya.

Rabu, 18 Maret 2026

Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Tegal Kota Jaga Harmoni Nyepi dan Idul Fitri

Kota Tegal – Polres Tegal Kota melakukan silaturahmi keagamaan dengan umat Hindu di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, sebagai langkah menjaga kondusivitas menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang kemungkinan akan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan ini berlangsung melalui kunjungan ke umat Hindu di Pura Segara Suci, Panggung Kota Tegal, Selasa (17/3) guna memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan bahwa Polri mengedepankan pendekatan humanis. Serta koordinasi lintas agama dalam menjaga keamanan selama Operasi Ketupat Candi.

“Kami ingin memastikan perayaan Nyepi dan malam takbiran dapat berjalan aman tanpa potensi gangguan. Koordinasi dengan tokoh agama terus kami lakukan agar situasi tetap kondusif,” ujar Kapolres , Rabu (18/3/2026)

Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya fokuskan pada arus mudik, tetapi juga seluruh kegiatan masyarakat. Termasuk perayaan keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, I Gusti Nyoman Mardawa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Polres Tegal Kota dalam menjaga keamanan menjelang Hari Raya Nyepi.

“Kami berterima kasih atas dukungan pengamanan yang diberikan sehingga umat Hindu dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat. Kami juga mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 agar berjalan aman dan lancar,” katanya.

Polres Tegal Kota berharap sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat dapat menjaga toleransi serta kerukunan. Sehingga perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Kota Tegal berlangsung aman, tertib, dan damai.

Mudik Lebaran Mulai Ramai, Polres Tegal Kota Pecah Arus Kendaraan di Depan Terminal

  

Kota Tegal – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kota Tegal mulai meningkat signifikan. Sejak berlakunya sistem satu arah (one way) nasional dari KM 70 hingga KM 414. Kendaraan dari arah barat menuju timur terpantau mulai memadati jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, Rabu (18/3/2026).

Kepadatan terlihat di sejumlah pintu masuk wilayah kota dan kabupaten, baik di jalur Pantura dalam kota maupun Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang mengarah ke Semarang. Peningkatan volume kendaraan sudah terpantau sejak malam hingga siang hari ini.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurcholis, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi lonjakan arus mudik.

“Sejak rekayasa lalu lintas one way nasional berlaku, arus kendaraan di wilayah Kota Tegal meningkat cukup signifikan. Terutama sejak semalam hingga siang ini. Kami memprediksi puncak mudik terjadi pada 18–19 Maret. Sehingga rekayasa lalu lintas dan penempatan personel sudah kami siapkan di titik rawan,” ujarnya.

Untuk mengurai kepadatan, Polres Tegal Kota menerapkan rekayasa arus lalu lintas dengan memecah kendaraan dari arah barat di depan Terminal Bus Kota Tegal. Sebagian arus dialihkan menuju Jalan Mataram melalui Jalan Lingkar Utara (Jalingkut),

Sementara kendaraan lainnya tetap melintasi jalur dalam kota dan kembali bertemu di Simpang Empat Coyo. Guna menjaga kelancaran di jalur Pantura,” jelasnya.

Selain menerapkan rekayasa lalu lintas, Polres Tegal Kota juga memperkuat pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026. Dengan menempatkan personel di titik-titik rawan serta menyiapkan pos pelayanan dan pos pengamanan.

“Kami mengimbau pemudik tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan jika membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Dengan kesiapan personel dan sarana pendukung yang ada, Polres Tegal Kota memastikan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selasa, 17 Maret 2026

Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Tegal Kota Intensifkan Patroli di Titik Rawan

Kota Tegal – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Tegal Kota mengintensifkan patroli pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah lokasi yang ramai aktivitas, seperti Pasar Pagi Kota Tegal dan pertokoan emas.

Patroli tersebut merupakan langkah preventif Kepolisian untuk mengantisipasi sekaligus mencegah potensi tindak kejahatan yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat.

Petugas juga mengingatkan para pedagang, pengunjung pasar, serta pemilik toko emas agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan. Seperti pencurian, penipuan, dan aksi kriminal lainnya. Selain itu, petugas menekankan pentingnya kewaspadaan guna meminimalisir risiko gangguan kamtibmas menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota melalui KBO Sat Samapta Polres Tegal Kota, Iptu Sugiono, menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman sekaligus upaya pencegahan dini terhadap potensi kriminalitas.

“Patroli kami tingkatkan di pusat-pusat keramaian sebagai langkah preventif untuk menekan angka kejahatan menjelang Idul Fitri. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ungkap Iptu Sugiono.

Harapannya melalui kegiatan ini, kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tegal Kota tetap terjaga dengan baik. Sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan menyambut Idul Fitri dengan aman serta nyaman.

Minggu, 15 Maret 2026

Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Polres Tegal Kota Sebarkan QR Code Chatbot SIPOLAN di Titik Strategis

Kota Tegal — Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Polres Tegal Kota mengintensifkan sosialisasi layanan digital Chatbot SIPOLAN kepada masyarakat. Polda Jawa Tengah menggagas layanan real time 24/7 untuk memudahkan para pemudik memperoleh berbagai informasi penting selama perjalanan.

Polres Tegal Kota mensosialisasikan layanan ini secara masif melalui berbagai kanal informasi. Selain memanfaatkan media sosial dan publikasi di media online, Polres Tegal Kota juga memasang banner dan spanduk berisi QR Code Chatbot SIPOLAN di sejumlah titik strategis.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian. Untuk memastikan masyarakat, khususnya pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah, dapat mengakses layanan informasi secara cepat dan praktis.

“Polres Tegal Kota terus mensosialisasikan layanan Chatbot SIPOLAN agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkannya. Cukup dengan memindai QR Code yang tersedia, masyarakat dapat langsung mengakses berbagai informasi penting terkait perjalanan mudik melalui ponsel,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi peta jalur mudik, lokasi pos pengamanan dan pos pelayanan polisi, hingga akses layanan darurat jika terjadi situasi mendesak selama perjalanan.

Selain menghadirkan layanan informasi digital, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan program Valet and Ride bagi pemudik pengguna sepeda motor. Dalam program ini, Polda Jateng mengangkut sepeda motor dengan truk, sementara para pemudik melanjutkan perjalanan menggunakan bus.

Harapannya program tersebut dapat mengurangi kelelahan pengendara sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik,” bebernya.

Kapolres menambahkan, kehadiran Chatbot SIPOLAN merupakan bagian dari inovasi pelayanan kepolisian untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat.

“Kami berharap layanan ini dapat membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sehingga mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah sosialisasi yang dilakukan, Polres Tegal Kota berharap layanan Chatbot SIPOLAN dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Sebagai panduan praktis selama perjalanan mudik di wilayah Jawa Tengah.

Sabtu, 14 Maret 2026

Ops Ketupat Candi 2026: Polres Tegal Kota Hadirkan Layanan Kesehatan bagi Pemudik

Kota Tegal – Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar pelayanan kesehatan bagi personel pengamanan serta para pemudik. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (15/3/2026) di beberapa titik strategis di wilayah Kota Tegal. Salah satunya di Stasiun Kereta Api Tegal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat. Maupun personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tetap terjaga selama pelaksanaan operasi.

Dengan mengedepankan prinsip hospitality, personel Sidokkes Polres Tegal Kota bersama petugas dari Dinas Kesehatan Kota Tegal turun langsung ke lapangan. Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pemudik yang berada di Stasiun Kereta Api Tegal, masyarakat yang melintas. Serta personel yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di pos-pos Operasi Ketupat Candi 2026.

Adapun layanan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi medis, serta pemberian vitamin. Guna membantu menjaga daya tahan tubuh selama perjalanan mudik maupun saat menjalankan tugas di lapangan.

Kasi Dokkes Polres Tegal Kota Penata Tingkat I Eny Astuti, S.Kep., Ns. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Sekaligus dukungan kepada personel yang bertugas dalam pengamanan Lebaran.

“Kami memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis serta vitamin kepada para pemudik di Stasiun Tegal. Dan juga kepada personel yang sedang bertugas dalam pengamanan. Harapannya kondisi kesehatan mereka tetap terjaga sehingga perjalanan mudik maupun pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Eny.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pemudik dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan, serta memastikan personel yang bertugas tetap dalam kondisi sehat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Candi 2026.

Polres Tegal Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Lebaran.

Jumat, 13 Maret 2026

Mudik Aman 2026, Polisi di Tegal Kota Pilih Cara Humanis Edukasi Pengendara di Jalur Rawan

 

Kota Tegal, Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada musim mudik, jajaran Polres Tegal Kota terus mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya. Salah satunya melalui kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas yang dikemas secara humanis. Dengan membagikan takjil kepada pengendara di perlintasan kereta api Tirus, Jumat (13/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu menyasar pengendara motor maupun mobil yang melintas di kawasan perlintasan rel ganda tersebut. Selain berbagi takjil, petugas juga menyampaikan imbauan langsung agar pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan kereta api.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam mengedukasi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran.

“Momentum Ramadhan kami manfaatkan untuk berbagi sekaligus mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan. Khususnya saat melintasi perlintasan kereta api yang padat seperti di Tirus ini,” kata AKBP Heru Antariksa Cahya di sela kegiatan.

Menurutnya, perlintasan Tirus menjadi salah satu titik yang cukup rawan karena merupakan simpul pertemuan kendaraan dari jalur Pantura menuju arah selatan. Termasuk Purwokerto, serta akses masuk ke wilayah Kota Tegal. Di sisi lain, jalur rel ganda membuat intensitas perjalanan kereta api juga cukup tinggi.

“Kondisi ini tentu memerlukan kewaspadaan bersama. Kami mengingatkan pengendara untuk selalu berhenti sejenak, memastikan jalur aman, dan mendahulukan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Ia menegaskan, edukasi keselamatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Selama periode mudik dan balik Lebaran.

Menyiagakan Personel di Sejumlah Titik Strategis

Polres Tegal Kota sendiri telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis mulai dari pos pantau, pos pengamanan, pos pelayanan hingga pos terpadu di jalur Pantura, pusat keramaian, serta titik rawan kepadatan lalu lintas.

“Semangatnya sejalan dengan tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Kami ingin masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan,” jelasnya.

Harapannya melalui pendekatan yang humanis seperti pembagian takjil ini, pesan keselamatan dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli dan mengingatkan agar semua bisa pulang ke rumah dengan selamat,” pungkasnya.

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Tegal Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, Siapkan 352 Personel Pengamanan

 

Kota Tegal – Polres Tegal Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres Tegal Kota, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan arus balik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Tegal.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurahman. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh personel Polri, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta berbagai elemen terkait lainnya.

Rangkaian apel diawali dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026. Yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tegal membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana. Sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolri juga menyampaikan bahwa untuk menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran. Polri bersama TNI dan para pemangku kepentingan melaksanakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2026.” Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi.

PREDIKSI PUNCAK ARUS MUDIK DAN BALIK

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, perkiraan puncak arus mudik terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara prediksi puncak arus balik berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran operasi tersebut, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 343 Pos Terpadu. Yang tersebar di berbagai wilayah guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Secara terpisah, Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota Kompol Nurcholis menyampaikan bahwa Polres Tegal Kota telah menyiapkan ratusan personel. Untuk mendukung pengamanan selama Operasi Ketupat Candi 2026.

“Sebanyak 352 personel kami siapkan untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Tegal selama Operasi Ketupat Candi 2026,” ujar Kompol Nurcholis.

Ia menambahkan bahwa Polres Tegal Kota juga menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Kami juga menyiapkan 1 Pos Terpadu, 2 Pos Pelayanan, serta 2 Pos Pengamanan yang akan berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat. Selama arus mudik maupun arus balik Lebaran,” tambahnya.

Melalui Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Tegal Kota bersama Pemerintah Kota Tegal dan instansi terkait berkomitmen memberikan pengamanan. Serta pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga perayaan Idul Fitri di wilayah Kota Tegal dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Kasus Narkoba Diungkap Polres Tegal Kota, 9 Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ratusan Pil Disita

  


Kota Tegal – Polres Tegal Kota terus menggencarkan upaya pemberantasan narkoba. Selama Februari hingga awal Maret 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal Kota berhasil mengungkap delapan kasus peredaran narkotika, psikotropika, dan obat berbahaya.

Dari pengungkapan ini polisi mengamankan sembilan orang tersangka yang terlibat sebagai pengedar. Hal itu disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya di Mapolres Tegal Kota, Kamis (12/3/2026).

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan mengungkap sejumlah kasus tersebut menunjukkan komitmen Polres Tegal Kota. Dalam memberantas peredaran narkoba yang masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat.

“Peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang sangat membahayakan, terutama bagi generasi muda. Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tegal Kota,” ujarnya di hadapan awak media.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penyelidikan dan penindakan, termasuk menelusuri jaringan yang menjual peredaran obat keras secara ilegal di lingkungan masyarakat.

“Kami tegaskan, pemberantasan narkoba akan terus kami lakukan secara konsisten demi menjaga kamtibmas tetap kondusif. Serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Tegal Kota AKP Ade Priyatna mengatakan petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 58,15 gram, obat berbahaya sebanyak 998 butir. Serta psikotropika sebanyak 110,5 butir dari delapan kasus yang terungkap.

Selain narkotika, petugas juga menindak peredaran obat keras golongan G. Para pelaku mengedarkan obat-obatan tersebut melalui jaringan yang populer dengan sebutan “warung Aceh”.

Menurut Ade, para tersangka berperan sebagai pengedar dan akan menjalani proses sesuai dengan  ketentuan hukum yang berlaku.

“Atas perbuatannya, Polisi menjerat para tersangka dengan Undang-Undang Narkotika, Psikotropika, dan Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun,” ujar Ade.

Kapolres Tegal Kota Tekankan Safety dan Hospitality dalam Pengamanan Mudik Lebaran

Kota Tegal – Jajaran Polres Tegal Kota menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) menjelang pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di Gedung Bhayangkari Mapolres setempat, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini kegiatan ini sebagai bentuk kesiapan sebelum bertugas di pos pengamanan, pos pelayanan, serta titik rawan arus mudik lebaran.

Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya, menegaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi, Polda Jawa Tengah memaksimalkan pelayanan kepada pemudik melalui program unggulan Valet Ride dan aplikasi Chatbox Sipolan.

“Program Valet Ride disiapkan dengan skema sepeda motor diangkut menggunakan truk, sementara pengendara naik bus. Langkah ini untuk mengurangi kepadatan dan menekan angka kecelakaan selama arus mudik,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel agar menyiapkan pos operasi yang aman, nyaman, dan humanis. Serta memperkuat koordinasi antar petugas di lapangan.

Menurutnya, Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan terbesar setiap tahun karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar saat mudik Lebaran.

Pengamanan arus mudik dan balik tahun ini, lanjutnya, mengedepankan prinsip safety dan hospitality. Yakni pengamanan yang berjalan optimal dengan tetap mengutamakan pelayanan yang ramah kepada masyarakat.

“Orientasi kita adalah keselamatan dengan prinsip safety dan hospitality. Sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, dan dapat menekan angka risiko kecelakaan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops bersama fungsi Intelijen, Lalu Lintas, hingga Humas memaparkan cara bertindak sebagai unsur pendukung pelaksanaan operasi di lapangan.

Melalui Latpraops ini, Polres Tegal Kota menekankan kesamaan persepsi. Dan cara bertindak seluruh personel agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan optimal. Serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Rabu, 11 Maret 2026

Ramadan Penuh Berkah, Polres Tegal Kota Salurkan Bantuan untuk Anak-anak PPS Suko Mulyo

Kota Tegal — Polres Tegal Kota memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk mempererat sinergi dengan masyarakat. Bersama Bhayangkari, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan, Polres Tegal Kota menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Pelayanan Sosial (PPS) “Suko Mulyo” Kota Tegal pada Rabu (11/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada anak-anak yang tinggal di panti pelayanan sosial tersebut. Suasana hangat terlihat saat anggota Polri, Bhayangkari, dan mahasiswa berbaur langsung dengan para penghuni panti.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kebersamaan antara Polri dan elemen masyarakat dalam membantu sesama, khususnya di bulan Ramadan.

“Momentum Ramadan kami manfaatkan untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa memberi semangat bagi anak-anak di PPS Suko Mulyo,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, Polri akan terus menjaga sinergitas bersama mahasiswa, dan organisasi kepemudaan melalui berbagai kegiatan positif yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara itu, Kepala PPS Suko Mulyo, Shinta Dimyati, mengapresiasi kepedulian Polres Tegal Kota bersama Bhayangkari dan mahasiswa. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi anak-anak di panti.

“Kami berterima kasih atas perhatian ini. Bantuan ini sangat membantu dan sangat bermanfaat,” katanya.

Selain kegiatan bakti sosial di panti, Polres Tegal Kota bersama Bhayangkari, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan membagikan takjil kepada masyarakat di depan Terminal Bus Tipe A Kota Tegal. Para pengendara dan penumpang yang melintas tampak antusias menerima takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Selasa, 10 Maret 2026

Sipropam Polres Tegal Kota Gelar Pengecekan Senpi Dinas

Kota Tegal – Untuk memastikan senjata api (senpi) dinas milik Polri tetap dalam kondisi baik dan digunakan sesuai dengan ketentuan, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tegal Kota bersama Seksi Pengawasan (Siwas) dan Bagian Logistik (Baglog) Polres Tegal Kota melaksanakan pengecekan senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal guna menjamin pengelolaan. Serta penggunaan senjata api oleh anggota Polres Tegal Kota tetap berjalan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap senjata api personel. Pengecekan meliputi kondisi fisik senjata, kelengkapan komponen, serta pencocokan jumlah senjata dan amunisi dengan data administrasi yang tercatat.

Kasipropam Polres Tegal Kota Kompol Bambang Gatot mengatakan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah pengawasan untuk memastikan personel menggunakan senjata api dinas secara profesional dan bertanggung jawab.

“Melalui pengecekan ini kami ingin memastikan bahwa seluruh senjata api dinas anggota berada dalam kondisi baik dan terawat. Serta penggunaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kompol Bambang.

Ia menegaskan bahwa setiap personel yang memegang senjata api dinas harus memiliki tanggung jawab penuh dalam penggunaannya.

“Senjata api merupakan sarana pendukung tugas kepolisian untuk melindungi masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itu personel harus menggunakan senjata api sesuai prosedur, tidak menyalahgunakannya, dan mempertanggung jawabkan setiap penggunaannya,” tegasnya.

Selain memeriksa kondisi fisik senjata api, pada kesempatan tersebut petugas juga memberikan pembinaan kepada personel tentang tata cara pengelolaan senjata api yang benar. Mulai dari penyimpanan yang aman, perawatan secara berkala, hingga kewajiban melaporkan setiap penggunaan senjata api.

Harapannya melalui kegiatan ini, seluruh personel Polres Tegal Kota semakin meningkatkan disiplin dan profesionalitas dalam penggunaan senjata api. Sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Pastikan Ibadah Sholat Tarawih Berjalan Khusyuk, Sat Samapta Polres Tegal Kota Patroli Sejumlah Masjid

Kota Tegal – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan, Sat Samapta Polres Tegal Kota melaksanakan patroli ke sejumlah masjid di wilayah Kota Tegal, Senin (9/3/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta Polres Tegal Kota menyambangi sejumlah tempat ibadah yang tengah melaksanakan ibadah sholat tarawih. Kehadiran petugas bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Selain melakukan pemantauan di sekitar area masjid, petugas juga mengawasi situasi lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Petugas turut menyampaikan imbauan kepada para jamaah agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor saat kendaraan parkir di area masjid.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota, Kompol Bambang Sri D, mengatakan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan.

“Melalui patroli ini kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah sholat tarawih dengan aman dan khusyuk. Kami juga mengimbau kepada para jamaah agar selalu memperhatikan keamanan kendaraan saat parkir. Serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan sekitar,” ujar Kompol Bambang.

Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman. Sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di sejumlah masjid yang menjadi sasaran terpantau aman dan kondusif. Polres Tegal Kota juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Agar pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan dapat berjalan dengan lancar.