Jumat, 26 Juni 2026

Maknai Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Kota Tegal – Memaknai Hari Bhayangkara ke-80 dengan aksi nyata, Polres Tegal Kota menyalurkan bantuan air bersih kepada warga RW 10, Kelurahan Panggung, Kota Tegal, Jumat (26/6/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kesulitan warga mendapatkan pasokan air bersih.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kehadiran Polri harus memberikan manfaat yang dapat di rasakan langsung oleh masyarakat. Terutama ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan bantuan. Air bersih ini kebutuhan pokok, dan kami berharap dapat meringankan beban warga,” ujar Kapolres saat meninjau penyaluran bantuan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota.

Sebanyak 20 ribu liter air bersih di siapkan dan didistribusikan secara bertahap kepada warga terdampak. Penyaluran di awali dengan satu mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, sementara distribusi berikutnya akan di lanjutkan pada awal pekan depan hingga seluruh kebutuhan warga di wilayah tersebut terpenuhi.

Kapolres mengatakan, penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang di fokuskan pada aksi sosial bagi masyarakat.

Selain distribusi air bersih, Polres Tegal Kota juga menggelar bakti religi di tempat ibadah. Serta menyalurkan bantuan kepada panti asuhan, lansia, dan warga kurang mampu.

"Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat. Harapannya, Polri semakin dekat dan selalu hadir saat masyarakat membutuhkan," kata AKBP Heru.

Bantuan air bersih tersebut di sambut baik warga RW 10 Kelurahan Panggung. Widyo Utomo mengaku, distribusi air sangat membantu di tengah keterbatasan pasokan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Alhamdulillah sangat terbantu. Air bersih sedang sulit, jadi bantuan ini benar-benar meringankan kebutuhan kami," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Tegal Kota untuk terus hadir. Dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Perkuat Soliditas Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Gelar Olahraga Bersama Penuh Keakraban

Kota Tegal – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai olahraga bersama yang digelar Polres Tegal Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Tegal Kota tersebut berlangsung meriah di Mapolres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, olahraga bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Sekaligus sarana mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polres Tegal Kota.

"Hari ini Polres Tegal Kota melaksanakan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan di awali dengan jalan santai bersama seluruh personel dan keluarga besar Bhayangkari, kemudian di lanjutkan dengan berbagai perlombaan antar satuan fungsi," ujar AKBP Heru Antariksa

Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuat kekompakan internal. Sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota. Dengan soliditas yang kuat, di harapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," imbuhnya.

Kebersamaan dan Sportivitas Warnai Olahraga Bersama Polres Tegal Kota

Rangkaian kegiatan di awali dengan fun walk yang di ikuti ratusan peserta. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama sebelum berlanjut ke berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Perlombaan tarik tambang menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Masing-masing tim antarsatuan fungsi saling adu tenaga dan strategi untuk menjadi yang terbaik. Sorak sorai para pendukung yang membawa beragam atribut dan yel-yel menambah semarak jalannya pertandingan.

Tak kalah seru, pertandingan tenis meja juga berlangsung sengit dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, stan UMKM yang di kelola Bhayangkari turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan hasil kreativitas anggota.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik. Hadiah utama yang telah di siapkan panitia pun di sambut antusias oleh seluruh peserta dan keluarga besar Polres Tegal Kota yang hadir.

Olahraga bersama ini tak sekadar menjadi ajang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan soliditas internal sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penggunaan Senjata Api Harus Terukur, Polda Jateng Bekali Personel Polri dengan Pemahaman Hukum dan Prosedur

Kota Tegal– Polda Jawa Tengah menggelar supervisi penggunaan dan kemampuan senjata api bagi personel Polres Tegal Kota dan Polres Brebes di Mapolres Tegal Kota, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol. Basya Radyananda di dampingi Kabidkum Polda Jateng Kombes Pol. Jansen Sitohang

Supervisi di ikuti personel pemegang senjata api dinas, khususnya anggota yang bertugas pada fungsi operasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polda Jateng untuk memastikan setiap personel memahami aspek hukum, prosedur. Serta tahapan penggunaan kekuatan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Basya Radyananda menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota Polri di atur secara ketat dan hanya dapat di lakukan dalam kondisi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penggunaan senjata api merupakan tahapan terakhir dalam penggunaan kekuatan. Setiap anggota harus memahami kapan senjata api dapat di gunakan dan dalam kondisi seperti apa penggunaannya dibenarkan secara hukum," ujar Basya.

Menurutnya, penggunaan senjata api dalam tugas kepolisian bertujuan untuk menghentikan tindakan pelaku sekaligus mencegah terjadinya dampak yang lebih besar.

"Senjata api di gunakan untuk menghentikan pelaku agar tidak melanjutkan perbuatannya serta mencegah timbulnya korban. Karena itu, setiap personel wajib memahami prosedur dan bertindak secara terukur," katanya.

Penggunaan Senpi Adalah Upaya Terakhir

Basya menjelaskan, merujuk Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian, penggunaan senjata api merupakan langkah keenam atau upaya terakhir setelah tahapan penggunaan kekuatan lainnya di lakukan.

"Senjata api hanya dapat di gunakan ketika anggota menghadapi ancaman agresif yang bersifat segera. Yakni ancaman serius yang dapat menimbulkan luka berat atau mengancam keselamatan jiwa," jelasnya.

Rangkaian supervisi juga di isi dengan pre-test guna mengukur sekaligus memperkuat pemahaman personel terkait prinsip-prinsip dasar penggunaan kekuatan dan penggunaan senjata api bagi aparat penegak hukum.

Selain itu, peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai tahapan diskresi kepolisian. Sebagai pedoman dalam mengambil keputusan saat menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Polda Jateng terus meningkatkan profesionalisme personel agar senantiasa hadir sebagai polisi yang baik, humanis, dan profesional. Bagi masyarakat Jawa Tengah serta Bangsa Indonesia.

Rabu, 24 Juni 2026

Dari TMP Hingga Pelabuhan, Polres Tegal Kota Teguhkan Pengabdian Jelang Hari Bhayangkara Ke-80

 

Kota Tegal – Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, jajaran Polres Tegal Kota melaksanakan ziarah dan tabur bunga. Sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta pendahulu Polri, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang di pimpin Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya ini di awali di Taman Makam Pahlawan TMP Pura Kusuma Negara Kota Tegal. Kemudian di lanjutkan ke makam para mantan Kapolres di Pemakaman Amangkurat dan Cleret, serta di tutup dengan tabur bunga di Dermaga Pelindo Pelabuhan Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan, ziarah ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Melainkan momentum untuk memperkuat nilai pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa tugas yang kita jalankan hari ini berdiri di atas pengorbanan para pendahulu. Ini adalah bentuk penghormatan sekaligus komitmen untuk melanjutkan pengabdian dengan lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya berfokus pada seremonial. Tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

Sejumlah agenda telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari bakti sosial di Panti Asuhan Welas Asih dan Aisyiyah, penyaluran bantuan bagi lansia dan warga kurang mampu. Hingga anjangsana kepada purnawirawan dan warakawuri sebagai bentuk penghormatan kepada para sesepuh Polri.

Selain itu, Polres Tegal Kota juga menggelar distribusi air bersih, bakti kesehatan berupa pengobatan gratis. Serta ruang kreativitas bagi pelajar melalui lomba poster dan video berbasis AI hingga turnamen e-sport di Kota Tegal.

“Harapan kami, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Sekaligus memberi ruang positif bagi generasi muda untuk berkarya,” imbuh Kapolres.

Rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 di wilayah Polres Tegal Kota masih akan berlanjut hingga puncak peringatan pada 1 Juli 2026 mendatang. 

Selasa, 23 Juni 2026

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng dan Pemkot Tegal Gelar Bakti Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

  

Kota Tegal – Komitmen Polri dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus di perkuat melalui berbagai program nyata. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Tegal akan menggelar Kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Pendopo dan kawasan Balai Kota Tegal, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang di mulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Dengan menghadirkan beragam layanan kesehatan gratis, bantuan sosial, hingga penguatan komitmen bersama dalam upaya penanggulangan tuberkulosis (TB).

Sejumlah agenda strategis telah di siapkan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya adalah penyerahan bantuan sosial dan alat kesehatan secara simbolis berupa kursi roda, walker, paket sembako. Serta kacamata baca kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tak hanya itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga akan di warnai dengan Deklarasi "Peduli Berantas TB Paru". Yang diikuti jajaran Polda Jawa Tengah bersama seluruh tamu undangan.

TOSS PRESISI

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Tegal akan meluncurkan inovasi TOSS PRESISI Berantas TB Paru Kota Tegal. Sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan eliminasi TB di Indonesia.

Rangkaian kegiatan semakin istimewa dengan pelaksanaan video conference bersama Kapolri yang akan menyapa langsung jajaran Polda Jawa Tengah. Sekaligus melakukan dialog interaktif terkait pelaksanaan Bakti Kesehatan di daerah.

Kegiatan puncak ini di jadwalkan di hadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Kapolda Jawa Tengah, Wali Kota Tegal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Para pejabat tersebut juga akan meninjau langsung berbagai stan pelayanan kesehatan yang tersebar di kawasan Balai Kota Tegal.

Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang di sediakan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, layanan dokter spesialis paru dan Tim Tracing TB Polda Jawa Tengah, dokter spesialis penyakit dalam, saraf, THT, mata, hingga pemeriksaan rontgen.

Selain itu, tersedia pula layanan pemeriksaan EKG dan konsultasi dokter spesialis jantung, khitan massal, donor darah, fisioterapi, pelayanan stunting, baby massage, pemeriksaan dokter anak, pemasangan alat kontrasepsi, serta pembagian paket sembako bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan. Tetapi juga mempertegas perannya sebagai institusi yang hadir, peduli, dan terus bersinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Menuju Karanganyar, Atlet E-Sport Kota Tegal Bawa Misi Besar: Harumkan Daerah hingga Tingkat Nasional

 

Kota Tegal – Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya melepas Kontingen Tim E-Sport Siteko Polres Tegal Kota yang akan berlaga pada Turnamen E-Sport Piala Kapolda Jawa Tengah Cup 2026. Pelepasan berlangsung di Mapolres Tegal Kota, Jumat (19/6/2026) petang, di dampingi Ketua ESI Kota Tegal.

Kontingen tersebut akan mewakili Kota Tegal dalam turnamen tingkat provinsi yang digelar di De Colomadu, Karanganyar, Sabtu (20/6). Ajang ini menjadi salah satu tahapan menuju kompetisi e-sport tingkat nasional dalam Piala Kapolri.

Kapolres Tegal Kota menegaskan seluruh atlet yang diberangkatkan telah dipersiapkan dengan baik melalui latihan rutin dan pembinaan yang berkelanjutan. Ia optimistis tim mampu bersaing dengan kontingen dari daerah lain di Jawa Tengah.

"Kesiapan tim sudah cukup baik. Mereka telah menjalani latihan secara rutin dan yang terpenting adalah kekompakan antar pemain terus terjaga. Ini menjadi modal utama saat bertanding nanti," ujar AKBP Heru

Menurutnya, hasil akhir memang tidak bisa di pastikan, namun semangat juang dan kesiapan para atlet menjadi alasan untuk optimistis meraih prestasi.

"Kami berharap tim bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang hasil yang membanggakan. Syukur jika mampu menjadi juara sehingga dapat mewakili Polda Jawa Tengah pada ajang tingkat nasional, yaitu Piala Kapolri," katanya.

Sementara itu, Ketua ESI Kota Tegal, Endri Irmawan mengatakan kontingen yang di berangkatkan terdiri dari dua tim, yakni kategori pelajar dan kategori umum.

Tim kategori pelajar di perkuat siswa SMA Al-Irsyad Kota Tegal yang sebelumnya berhasil menjadi juara dalam Turnamen E-Sport Kapolres Tegal Kota. Sedangkan tim kategori umum merupakan para pemain yang telah lolos melalui proses seleksi yang di lakukan ESI Kota Tegal.

"Untuk kategori pelajar, kami mengirimkan tim dari SMA Al Irsyad yang berhasil meraih juara pada turnamen E-Sport Kapolres Tegal Kota. Sedangkan kategori umum di isi pemain-pemain terbaik hasil seleksi yang di lakukan ESI Kota Tegal," jelas Endri.

Ia berharap seluruh atlet mampu tampil lepas dan menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan berlangsung.

"Target kami tentu meraih hasil maksimal. Lebih dari itu, kami ingin atlet-atlet Kota Tegal menunjukkan kualitasnya dan membawa harum nama daerah di tingkat Jawa Tengah," ujarnya.

Pelepasan kontingen berlangsung penuh semangat. Dukungan dari Polres Tegal Kota bersama ESI Kota Tegal di harapkan menjadi suntikan motivasi bagi para atlet untuk mengukir prestasi dan membuka jalan menuju kompetisi e-sport tingkat nasional.

Kamis, 18 Juni 2026

Bawa Kepedulian Hingga ke Akar Warga, Kapolres Tegal Kota dan Jajaran Turun Langsung Sambangi Panti Asuhan dan Warga Kurang Mampu

 

Kota Tegal – Suasana hangat terasa di dua panti asuhan di Kota Tegal saat Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny Henny Antariksa dan jajaran datang berkunjung.

Kunjungan itu menyasar Panti Asuhan Aisyiyah di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Panti Asuhan Welas Asih di Jalan Sumbodro Kota Tegal

Kedatangan rombongan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi membawa interaksi langsung yang cair antara aparat kepolisian, pengurus panti, dan anak-anak yang tinggal di dalamnya.

Tak ada jarak. Kapolres dan rombongan terlihat berbincang santai, menyapa satu per satu anak, hingga mendengarkan cerita sederhana mereka tentang sekolah dan cita-cita. Di sela pertemuan itu, bantuan kebutuhan harian juga di serahkan untuk membantu operasional panti.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari hal paling sederhana: keinginan untuk hadir dan berbagi.

“Yang utama itu silaturahmi. Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi membawa perhatian dan kasih sayang. Semoga apa yang diberikan hari ini bisa sedikit membantu dan meringankan kebutuhan anak-anak di sini,” ujar Kapolres, Kamis (18/6/2026).

Ia juga menyebut, momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara, sekaligus pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal kehadiran di tengah masyarakat.

“Harapannya, anak-anak tetap semangat belajar. Jangan pernah berhenti bermimpi. Karena masa depan itu masih panjang dan sangat mungkin di raih,” tambahnya.

Sebagai tambahan, Kapolres Tegal Kota menyampaikan bahwa kepedulian tidak hanya terfokus di panti asuhan, tetapi juga bergerak di wilayah lain. Jajaran Polsek turut turun langsung menyambangi warga kurang mampu hingga lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Melalui sambang rumah ke rumah oleh Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas, bantuan di salurkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Sebagai wujud kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan ini menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak selalu dalam situasi formal atau penegakan aturan semata. Tetapi juga dalam ruang-ruang kecil kehidupan masyarakat yang sering kali luput dari perhatian.

Rabu, 17 Juni 2026

Rawat Toleransi dan Kebersamaan, Polres Tegal Kota Gelar Bakti Religi di Rumah Ibadah

  

Kota Tegal – Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota Polda Jawa Tengah menggelar aksi bakti religi dengan menyasar rumah ibadah di Kota Tegal, Rabu (17/6/2026).

Beberapa lokasi menjadi sasaran kegiatan, meliputi Pura Segara Suci di Panggung, Tegal Timur, Mushola Al Masigit di Jalan Cik Ditiro, Kelurahan Bandung, Tegal Selatan. Serta Masjid Al-Azhar di Kelurahan Cabawan, Margadana, Kota Tegal.

Sejak pagi, personel Polres Tegal Kota bersama jajaran Polsek dan ASN tampak bergotong royong membersihkan area rumah ibadah. Mereka menyapu halaman, membersihkan sudut-sudut bangunan, hingga merapikan lingkungan sekitar.

Tak hanya tenaga, Polres juga menyerahkan sejumlah alat kebersihan untuk pengurus rumah ibadah agar perawatan lingkungan bisa terus berlanjut.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan ini menjadi cara Polri mendekatkan diri dengan masyarakat di luar tugas penegakan hukum.

“Ini bukan sekadar kegiatan menjelang Hari Bhayangkara. Kami ingin hadir langsung, bekerja bersama masyarakat, dan memberi manfaat nyata,” kata AKBP Heru Antariksa

Ia menegaskan, keterlibatan personel lintas satuan hingga ASN menunjukkan kerja bersama di internal Polres Tegal Kota juga menyasar kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, tokoh agama Hindu sekaligus Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Tegal. I Gusti Nyoman Mardawa, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi kehadiran Polres Tegal Kota. Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi juga soal kebersamaan dan toleransi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan terus berlanjut di waktu berikutnya.

Kegiatan berlangsung ringan dan penuh keakraban, dengan aparat kepolisian dan warga bekerja berdampingan membersihkan rumah ibadah masing-masing.

Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Polda Jateng – Kota Semarang | Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga digital yang di minati generasi muda dan di pertandingkan di berbagai ajang nasional maupun internasional. Melalui Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 yang akan digelar pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Polda Jawa Tengah menghadirkan sebuah ajang yang tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas kompetisi. Namun juga menjadi ruang kreativitas, hiburan, edukasi, serta interaksi positif antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa selain menyaksikan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang yang mempertemukan para juara tingkat kabupaten se-Jawa Tengah. Masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan panitia untuk seluruh kalangan.

"Kapolda Jateng Cup 2026 kami kemas sebagai festival yang memadukan kompetisi, hiburan, edukasi, pelayanan sosial, dan interaksi masyarakat. Kami ingin setiap pengunjung yang hadir memperoleh pengalaman yang menyenangkan. Sekaligus melihat potensi besar generasi muda di bidang E-Sport dan ekonomi kreatif," ujar Kombes Pol Artanto pada Selasa (16/6/2026).

Salah satu daya tarik utama adalah penampilan para Cosplayer yang akan membawakan karakter-karakter populer dari dunia Mobile Legends. Maupun anime dalam sesi cosplay dan coswalk yang di padukan dengan hiburan musik dari Soulgroove Band, sehingga menambah semarak suasana festival.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti sesi Meet & Greet bersama figur-figur dari dunia E-Sport. Termasuk perwakilan dari ONIC dan EVOS, yang menjadi kesempatan langka bagi para penggemar untuk berinteraksi langsung dengan para idola mereka.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menghadirkan Food Festival yang menghadirkan beragam kuliner khas dan kekinian dari pelaku UMKM lokal. Kehadiran festival kuliner ini di harapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Sekaligus memberikan pengalaman rekreasi yang lebih lengkap bagi para pengunjung yang hadir bersama keluarga maupun komunitas.

Bagi para pecinta game daring, panitia juga menyiapkan Pojok Push Rank, sebuah area khusus yang dapat di manfaatkan pengunjung untuk bermain dan meningkatkan peringkat (push rank) pada game Online. Menariknya, peserta yang mengikuti aktivitas ini berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik yang telah di siapkan panitia.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, Kapolda Jateng Cup 2026 juga menghadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis yang di selenggarakan oleh Biddokkes Polda Jateng. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

Tak kalah menarik, panitia menggelar Social Media Challenge berupa lomba foto bagi seluruh pengunjung. Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup mengunggah momen terbaik selama acara di feed Instagram, mengikuti akun @esport_turnamen_kapolda_jateng, memastikan akun tidak dalam kondisi privat, menandai akun tersebut pada unggahan. Serta menyertakan tagar #kapoldacupesporttournament, #poldajateng, dan #esport.

"Sejumlah foto terbaik dengan apresiasi tertinggi akan memperoleh hadiah dari panitia " kata Kabid Humas

Selain itu, kemeriahan acara juga akan semakin terasa melalui pemilihan Best Supporter, di mana kreativitas, kekompakan, kostum, dan yel-yel para pendukung masing-masing kontingen akan di nilai untuk memperebutkan penghargaan sebagai suporter terbaik.
Panitia juga menyiapkan berbagai fun games dan kuis berhadiah yang dapat di ikuti pengunjung di sela-sela pertandingan. Sehingga suasana acara semakin interaktif, meriah, dan menghibur.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Kapolda Jateng Cup 2026. Tidak hanya menyaksikan pertandingan para atlet terbaik Jawa Tengah, tetapi juga menikmati berbagai hiburan, festival kuliner, layanan kesehatan gratis. Hingga aktivitas interaktif yang telah kami siapkan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. Sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sportif, inovatif, sehat, dan berprestasi," tutup Kombes Pol Artanto.

Senin, 15 Juni 2026

Polres Tegal Kota Kirim Tim Terbaik ke E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres: E-Sport Wadah Generasi Muda Berprestasi

Kota Tegal - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota sukses menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik.

Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat, terpilih dua tim terbaik yang akan mewakili Polres Tegal Kota. Pada ajang Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 tingkat Polda Jawa Tengah.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan bahwa e-sport saat ini telah menjadi salah satu ruang positif bagi generasi muda. Untuk menyalurkan bakat dan kemampuan secara produktif.

"Kami melihat e-sport bukan sekadar permainan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi generasi muda untuk berkembang dan berprestasi," ujar AKBP Heru Antariksa Cahya, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, keikutsertaan tim terbaik Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026 merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan potensi anak muda. Sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya berharap tim yang akan mewakili Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026. Dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kota Tegal di tingkat Jawa Tengah.

Bagi kami, yang terpenting bukan hanya meraih kemenangan. Tetapi juga bagaimana mereka mampu menjadi contoh generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif," tegas Kapolres.

Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 juga merupakan bagian dari tahapan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026.

Seluruh peserta yang berlaga merupakan para juara hasil seleksi di tingkat kabupaten/kota. Yang sebelumnya telah di laksanakan oleh jajaran Polres se-Polda Jawa Tengah.

Dengan persiapan yang matang, Polres Tegal Kota optimistis para wakilnya mampu menunjukkan performa terbaik. Dan mengharumkan nama Kota Tegal pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026.

Pembinaan atlet muda tersebut turut dilakukan melalui kolaborasi bersama Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Kota Tegal. Dan sejumlah sekolah sebagai upaya mendorong lahirnya talenta-talenta e-sport berprestasi sekaligus membangun iklim kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.

Jumat, 12 Juni 2026

Dekat dengan Generasi Muda, Polres Tegal Kota Gelar Dialog Interaktif Lewat Bhayangkara Youth Edu-Fest 2026

 

Kota Tegal – Bukan sekadar sosialisasi, Polres Tegal Kota mengajak ratusan pelajar dan mahasiswa berdialog tentang karakter, masa depan. Serta berbagai tantangan generasi muda dalam Bhayangkara Youth Edu-Fest 2026 yang di gelar di Aula Deviacita, Jumat (12/6/2026).

Mengawali rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80, peserta di ajak menyaksikan video yang memperlihatkan berbagai sisi pelayanan dan pengabdian Polres Tegal Kota, mulai dari layanan 110, SIM, SKCK, patroli, URC, hingga program pembinaan generasi muda.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya dalam penyampaiannya mengatakan bahwa generasi muda saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan relevan.

"Anak-anak muda hari ini tumbuh di era digital. Karena itu kami ingin hadir lebih dekat, lebih terbuka, dan membangun komunikasi yang baik agar mereka tidak hanya mengenal polisi sebagai penegak hukum. Tetapi juga sebagai sahabat dan mitra," ujar AKBP Heru Antariksa.

Kapolres menjelaskan, melalui semangat H.A.D.I.R yang merupakan akronim dari Humanis, Adaptif, Dedikasi, Integritas, dan Responsif. Polres Tegal Kota terus berupaya membangun pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Kami ingin generasi muda memahami bahwa polisi hadir untuk melayani, melindungi, dan menjadi bagian dari solusi. Karena itu kami terus membuka ruang dialog agar terbangun kepercayaan dan kemitraan yang kuat," tegasnya.



Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talk show interaktif yang menghadirkan narasumber dari BNN Kota Tegal, HMI Kota Tegal, dan Polres Tegal Kota. Berbagai isu yang dekat dengan kehidupan remaja di bahas, mulai dari bahaya narkoba, bullying, hingga kenakalan remaja yang menjadi tantangan generasi muda saat ini.

Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan dan pendapat kepada para narasumber. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan merchandise kepada peserta yang aktif selama sesi berlangsung.

Sebagai penutup, seluruh peserta membacakan deklarasi bersama menolak kenakalan remaja, bullying, dan penyalahgunaan narkoba. Yang di lanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud dukungan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan positif.

Melalui kegiatan ini, Polres Tegal Kota berharap lahir generasi muda yang berkarakter, berintegritas. Serta mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kamis, 11 Juni 2026

Polres Tegal Kota Bongkar 9 Kasus Narkoba, 17 Tersangka dan 91,84 Gram Sabu Diamankan

 


Kota Tegal– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota berhasil mengungkap sembilan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta psikotropika selama periode Mei 2026. Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 17 tersangka yang di duga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.

Pengungkapan kasus tersebut di sampaikan dalam konferensi pers yang di gelar di halaman Mapolres Tegal Kota, Kamis (11/6/2026). Di pimpin Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati di dampingi jajaran Satresnarkoba.

Dalam keterangannya, Kompol Wahdah mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja intensif Satresnarkoba Polres Tegal Kota dalam melakukan penyelidikan, pengembangan informasi, serta penindakan terhadap aktivitas peredaran gelap narkotika yang meresahkan masyarakat.

"Selama bulan Mei 2026, kami berhasil mengungkap sembilan kasus tindak pidana narkotika dan psikotropika dengan jumlah tersangka sebanyak 17 orang. Yang terdiri dari 16 laki-laki dan satu perempuan," ujar Kompol Wahdah.

Para tersangka yang di amankan berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, hingga Kota Cirebon. Mereka memiliki peran yang beragam, mulai dari pengedar, perantara, hingga pengguna narkotika.

Dari seluruh pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti, antara lain narkotika jenis sabu, tembakau gorila, psikotropika jenis alprazolam dan clonazepam, obat-obatan tertentu tanpa izin edar, belasan unit telepon seluler, kendaraan bermotor roda dua. Hingga satu unit mobil yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

Polres Tegal Kota Gagalkan Peredaran 91,84 Gram Sabu


Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada 8 Mei 2026 di wilayah Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Dalam kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka beserta 85 paket sabu siap edar dengan berat total mencapai 91,84 gram.

Menurut Wakapolres, jumlah tersebut berpotensi di salahgunakan oleh ratusan pengguna apabila berhasil beredar di masyarakat. Karena itu, keberhasilan pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya narkotika.

"Peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan upaya penindakan serta pengembangan terhadap jaringan yang masih beroperasi," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Atas perbuatannya, para tersangka di jerat dengan sejumlah pasal sesuai jenis tindak pidana yang di lakukan. Di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Serta ketentuan pidana lainnya yang berlaku. Para pelaku terancam hukuman pidana penjara mulai dari lima tahun hingga dua puluh tahun, bahkan pidana seumur hidup untuk kasus tertentu.

Polres Tegal Kota menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Selasa, 09 Juni 2026

Polres Tegal Kota dan Dinkes Perkuat Sinergi Tracing TB Paru di Wilayah

Kota Tegal – Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar Rapat Koordinasi dan Analisis Evaluasi (Anev) hasil tracing Tuberkulosis (TB) Paru yang di laksanakan di Ruang Cerdik Lantai 2 Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan di hadiri Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., M.A.R.S., M.H., FISQua., Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal M. Zainal Abidin, S.K.M., M.M., pejabat Polres Tegal Kota, petugas TB puskesmas, Bhabinkamtibmas, serta kader kesehatan se-Kota Tegal.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi proses tracing menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah untuk mempercepat eliminasi Tuberkulosis.

"Penanggulangan TB tidak dapat di lakukan oleh sektor kesehatan saja. Di butuhkan kolaborasi lintas sektor agar penemuan kasus dapat di lakukan lebih cepat dan pengobatan pasien berjalan optimal. Karena itu, kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus aktif mendukung kegiatan tracing, edukasi, dan pendampingan masyarakat di wilayah binaannya," kata Agung.

Ia menambahkan, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan, pemeriksaan dini. Serta kepatuhan menjalani pengobatan menjadi faktor penting dalam menekan angka penularan TB.

Sementara itu, Koordinator Seksi P2P Dinkes Kota Tegal, Taryuli, S.Tr.Keb., M.M., memaparkan hasil tracing yang telah di lakukan secara kolaboratif oleh Bhabinkamtibmas, petugas puskesmas, dan kader kesehatan.

Dari 497 kontak yang menjadi sasaran tracing, telah di lakukan penelusuran terhadap 54 kasus. Dengan hasil di temukan 100 orang terduga TB dan 3 orang terkonfirmasi TB. Selain itu, kegiatan tracing telah di laksanakan di 22 dari 27 kelurahan di Kota Tegal, sementara lima kelurahan lainnya masih dalam proses.

"Kolaborasi lintas sektor ini sangat membantu penemuan kasus secara dini sehingga penanganan dapat segera di lakukan. Untuk mencegah penularan yang lebih luas," jelas Taryuli.

Melalui kegiatan ini, di harapkan sinergi antara Polres Tegal Kota dan Dinas Kesehatan semakin kuat dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis serta meningkatkan kesehatan masyarakat.