Kota Tegal, Ratusan driver ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Brigade Online Militan (BOM) kembali menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Tegal, Rabu (20/5/2026)
Mereka memulai aksinya dengan konvoi dari Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo menuju Gedung DPRD, sebelum menyampaikan orasi dan di terima pimpinan DPRD serta perwakilan Pemkot Tegal
Kedatangan mereka di sambut pengamanan ketat namun humanis dari 265 personel Polres Tegal Kota, sehingga aksi berlangsung aman dan tertib.
Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban. Tetapi juga untuk memberikan pelayanan kepada peserta aksi.
“Hari ini kita memberikan pelayanan kepada peserta aksi dari para driver Ojol. Selama pengamanan, kita mengedepankan prinsip humanisme,” ujar Kapolres.
Kapolres menyatakan secara keseluruhan, pelaksanaan aksi berjalan aman dan tertib. Para peserta dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan baik.
“Aspirasi peserta dapat tersampaikan dengan baik, dan harapannya dapat di teruskan ke pusat ’” katanya
Sementara Korlap aksi, Ery Andhika, menyebut ini kunjungan kedua para driver ke DPRD Tegal. Setelah audiensi sebelumnya, mereka berharap DPRD dan Pemkot menegaskan dukungan agar aspirasi dapat di teruskan ke pemerintah pusat.
“Kedatangan kami kembali ke sini untuk audiensi, meminta penegasan dukungan dari DPRD dan Pemerintah Kota Tegal. Kami bersyukur aspirasi kami mendapat perhatian, dan berharap dapat direalisasikan di tingkat pusat,” ujar Andhika.
Dalam pertemuan itu, para driver menyampaikan lima tuntutan utama, mulai dari tarif layak, regulasi adil, tarif bersih, kewenangan pengelolaan di daerah. Hingga percepatan lahirnya UU Transportasi Online untuk perlindungan mitra.


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)









.jpeg)














