Jumat, 27 Maret 2026

Sepekan Pengungkapan Narkoba: Polres Tegal Kota Amankan 6 Tersangka dan Ratusan Obat Berbahaya

Kota Tegal – Polres Tegal Kota mengungkap tujuh kasus peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya sepanjang Maret 2026 serta mengamankan sembilan tersangka. Petugas menyita barang bukti berupa 9,22 gram sabu, 30 butir psikotropika, dan 1.120 butir obat berbahaya. Para tersangka berasal dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Brebes.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menyatakan penindakan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba. Terutama yang menargetkan generasi muda.

“Sebagian besar kasus yang kami ungkap terkait obat berbahaya, dengan jaringan yang memanfaatkan transaksi online maupun langsung,” kata AKBP Heru kepada awak media di Mapolres, Jumat (27/3/2026).

Pengungkapan kasus di lakukan bertahap, terutama pada 17–27 Maret. Dengan empat kasus yang melibatkan enam tersangka dan kini tengah menjalani proses penyidikan. Di Margadana, dua pelaku, AB dan AL, di amankan dengan sabu seberat 0,31 gram.

Di Tegal Barat, polisi menangkap tersangka SV dengan 174 butir obat berbahaya siap edar,” jelasnya

Kasus lain terjadi pada dini hari 27 Maret di Tegal Timur, saat BN di amankan di kamar kos dengan psikotropika dan obat berbahaya. Pengembangan kasus berlanjut di Tegal Selatan, di mana dua tersangka lain, KT dan CN, di tangkap dengan total 239 butir obat berbahaya.

“Penindakan akan terus kami lakukan agar masyarakat terlindungi dan generasi muda terhindar dari narkoba,” ujar Heru. Ia juga menekankan peran penting masyarakat dalam menyampaikan informasi guna menjaga keamanan.

Kasatres Narkoba AKP Ade Priyatna menambahkan, para pelaku biasanya mendapatkan barang dari jaringan online sebelum di edarkan langsung. “Modusnya beragam, mulai dari COD hingga penjualan di tempat nongkrong, dan targetnya sebagian besar anak muda,” jelasnya.

Sejak Januari hingga 27 Maret 2026, Polres Tegal Kota telah mengungkap 17 kasus dengan 23 tersangka.

Barang bukti yang diamankan meliputi 64,19 gram sabu, 315,54 gram tembakau gorila, 128 butir psikotropika, dan 1.509 butir obat berbahaya.

Kamis, 26 Maret 2026

Keselamatan Jadi Prioritas, Polres Tegal Kota Cek Armada di Terminal Bus Tegal

  

Kota Tegal - Untuk memastikan kelancaran program Balik Rantau Gratis, Polres Tegal Kota bersama instansi terkait menggelar ramp check di Terminal Bus Kota Tegal, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan jajaran Polres Tegal Kota, Dinas Perhubungan, serta Sidokkes. Guna memastikan kesiapan armada dan kondisi pengemudi menjelang arus balik.

Pemeriksaan berlangsung secara menyeluruh, mencakup kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, hingga bukti uji KIR. Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi teknis kendaraan secara detail, meliputi sistem pengereman, lampu, ban. Hingga komponen pendukung lainnya agar bus benar-benar laik jalan.

Selain armada, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian. Tim Sidokkes Polres Tegal Kota melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan vitamin untuk menjaga kebugaran para sopir selama perjalanan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Dirlantas Polda Jawa Tengah yang disampaikan melalui rapat koordinasi bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah pada 26–27 Maret 2026.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tegal Kota Ipda Priyo Utomo menegaskan, ramp check ini menjadi langkah preventif untuk menjamin keselamatan penumpang.

“Melalui ramp check ini, kami pastikan seluruh armada dalam kondisi aman dan laik jalan. Pengemudi juga kami pastikan sehat dan siap, sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Senada, Kasi Dokkes Polres Tegal Kota, Penata Tingkat I Eny Astuti, S.Kep., Ns., menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi dalam keselamatan berkendara.

“Kami lakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin agar pengemudi tetap prima. Ini penting untuk mencegah kelelahan dan menjaga konsentrasi saat berkendara,” jelasnya.

Harapannya melalui kegiatan ini, program Balik Rantau Gratis dapat berjalan tertib, aman, dan lancar hingga para penumpang tiba di tujuan.

Rabu, 25 Maret 2026

Di Tengah Pengamanan Mudik Pantura, Kapolres Tegal Kota Berbagi Kebahagiaan Lebaran dengan Penghuni Rutan

  

Kota Tegal - Di tengah kesibukan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di jalur Pantura, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menunjukkan kepedulian dengan berbagi kebahagiaan kepada para penghuni rumah tahanan (rutan) Mapolres Tegal Kota, Rabu (25/3/2026).

Dalam suasana Idul Fitri 1447 H yang masih berlangsung, Kapolres didampingi Wakapolres serta petugas jaga mendatangi langsung ruang tahanan. Untuk membagikan paket makanan siap saji kepada belasan penghuni rutan. Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan.

AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada sesama, tanpa memandang latar belakang, termasuk kepada para penghuni rutan yang sedang menjalani proses hukum.

“Di tengah tugas pengamanan arus mudik dan balik, kami ingin tetap berbagi kebahagiaan. Momentum Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan berbagi. Termasuk kepada saudara-saudara kita yang saat ini berada di rutan,” ujar Kapolres.

Pendekatan Kemanusiaan

Ia menegaskan, kepedulian kepada para tahanan merupakan bagian dari pendekatan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Ini adalah bentuk kepedulian yang memandang manusia secara utuh. Apa yang kami lakukan merupakan wujud belarasa dan penghargaan terhadap kelompok masyarakat yang kecil, lemah, dan mungkin sedang berada dalam kondisi tersingkir. Namun mereka tetap bagian dari masyarakat yang harus kita perhatikan bersama,” tegas AKBP Heru Antariksa

Suasana hangat terlihat saat Kapolres menyapa para penghuni rutan satu per satu, sekaligus memberikan motivasi. Agar mereka tetap menjalani proses hukum dengan baik dan menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri.

“Walaupun sedang menjalani proses hukum, mereka tetap harus mendapat perlakuan secara manusiawi. Kami ingin mereka tetap merasakan suasana Lebaran dan memiliki semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Kapolres juga berpesan agar para penghuni rutan memanfaatkan waktu yang ada untuk introspeksi diri, mendekatkan diri kepada Tuhan. Serta menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.

“Kami berharap apa yang terjadi saat ini bisa menjadi pelajaran. Gunakan waktu ini untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan ketika kembali ke masyarakat nanti bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tuturnya.

Minggu, 22 Maret 2026

Lonjakan Wisatawan di Pantai Tegal, Polisi Intensifkan Patroli dan Imbau Keselamatan

  

Kota Tegal — Kepolisian Resor Tegal Kota memperketat pengamanan di seluruh objek wisata pantai selama libur Lebaran. Menyusul meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan pada H+1 Lebaran, Minggu (22/3/2026).

Kepadatan pengunjung paling terlihat di Pantai Alam Indah (PAI), yang menjadi destinasi wisata bahari utama di Kota Tegal. Lonjakan serupa juga terjadi di Pantai Kodok, Pantai Komodo, Pantai Batamsari, Pantai Muarareja Indah, hingga Bahari Water Park.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menegaskan pihaknya mengintensifkan patroli dan pengawasan di seluruh kawasan wisata.

“Kami melakukan patroli dan pengawasan secara intensif, serta mengimbau pengunjung agar selalu waspada. Terutama dalam mengawasi anak-anak saat bermain di pantai guna mencegah kecelakaan,” ujarnya.

Pengamanan tidak hanya fokus di area pantai, tetapi juga mencakup pengawasan parkir kendaraan untuk mencegah tindak kriminalitas. Polisi juga mengingatkan pengelola wisata agar mengutamakan aspek keselamatan pengunjung.

“Masyarakat kami imbau untuk segera melapor kepada petugas jika menemukan hal mencurigakan di kawasan wisata,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara petugas, pengelola, dan masyarakat terus terjaga agar situasi tetap aman dan kondusif, serta aktivitas wisata selama libur Lebaran berjalan nyaman dan lancar.

Sementara itu, sejumlah objek wisata pantai di Kota Tegal terpantau ramai sejak pagi hingga sore hari. Wisatawan lokal maupun dari daerah sekitar memanfaatkan momentum libur untuk berwisata bersama keluarga.

Data petugas mencatat total kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di Kota Tegal mencapai sekitar 3.600 orang dalam satu hari pada H+1 Lebaran.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari beberapa lokasi, dengan Pantai Alam Indah (PAI) menjadi penyumbang terbanyak sebanyak 1.925 pengunjung.

Sementara itu, kawasan Pantai Kodok, Pantai Komodo, dan Pantai Batamsari mencatat 579 pengunjung, disusul Pantai Muarareja Indah sebanyak 712 orang, serta Bahari Water Park dengan 468 pengunjung.

Meski terjadi lonjakan wisatawan, situasi di seluruh objek wisata tetap aman dan kondusif berkat pengamanan serta patroli rutin petugas di lapangan.

Jumat, 20 Maret 2026

Kapolres Tekankan Pengamanan Malam Takbir dan Sholat Ied Dilakukan Secara Humanis


Kota Tegal - Kepolisian memastikan kesiapan maksimal dalam mengamankan malam takbiran yang akan berlangsung pada Jumat (20/3/2026). Seluruh personel dikerahkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif hingga berakhirnya Operasi Ketupat.

Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya, menegaskan kondisi lalu lintas dan keamanan wilayah saat ini relatif terkendali. Puncak arus mudik telah terlewati, salah satunya berkat penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional.

Meski demikian, Kapolres mengingatkan jajarannya agar tidak lengah, terutama menghadapi potensi keramaian pada malam takbiran. Kondusifitas keamanan harus tetap terjaga hingga selesai operasi.

“Malam ini takbiran akan berlangsung, meski sebagian masyarakat telah memulainya sejak Kamis. Karena itu, seluruh personel harus benar-benar siap, mulai dari sore hingga malam hari,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya setiap personel memahami tugas dan posisi masing-masing agar pengamanan berjalan efektif, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbiran di tempat ibadah, dengan peran aktif Bhabinkamtibmas yang memberikan edukasi.

“Euforia takbir keliling harus di antisipasi dengan mitigasi yang tepat. Pengamanan harus humanis, penuh dedikasi, dan ikhlas,” ujarnya.

Personel Gabungan Disiagakan

Ratusan personel gabungan dari Polres, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait mengamankan malam takbiran. Mereka menempati pos-pos pengamanan, titik rawan kemacetan di jalur Pantura, pusat kota, dan kawasan keramaian.

Walikota Tegal bersama Forkopimda juga memantau langsung situasi dengan meninjau sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat. Dalam kesempatan tersebut, Walikota dan Forkopimda juga memberikan bingkisan lebaran kepada para petugas yang berjaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh personel dalam kondisi siap serta sarana prasarana pengamanan berjalan optimal.

“Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional, termasuk pengalihan arus dan penguatan personel di simpul kemacetan, agar mobilitas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelas Kapolres.

Petugas juga memfokuskan pengamanan pada pelaksanaan Sholat Idul fitri di sejumlah masjid dan titik lokasi, terutama di Masjid Agung Kota Tegal.

“Pelaksanaan Sholat Ied agar berjalan aman dan lancar, agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” pungkasnya.




Kamis, 19 Maret 2026

Bhayangkari Tegal Kota Tinjau Pos Pengamanan, Beri Dukungan Petugas Operasi Ketupat Candi 2026


Kota Tegal – Bhayangkari Cabang Tegal Kota melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kota Tegal, Rabu sore (18/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny. Henny Antariksa bersama jajaran pengurus Bhayangkari serta Persatuan Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB).

Beberapa pos yang menjadi sasaran kunjungan di antaranya Pos Pelayanan (Posyan) Maya, Pos Pengamanan (Pospam) Rel KA Tirus, Pos Terpadu Terminal, Posyan Jalan Pancasila, hingga Pospam Simpang Tiga Coyo.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Bhayangkari turut menyerahkan tali asih berupa bingkisan kepada personel yang tengah bertugas mengamankan arus mudik Lebaran.

Ny. Henny Antariksa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota. Agar tetap bersemangat selama menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat Candi 2026.

“Bingkisan ini kami berikan sebagai wujud kepedulian Bhayangkari kepada para petugas di lapangan. Dengan harapan dapat menambah semangat dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, ia mendoakan seluruh anggota yang bertugas agar selalu memperoleh kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

“Semoga seluruh rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat merayakan Idul Fitri 1447 H,” pungkasnya.

Rabu, 18 Maret 2026

Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Tegal Kota Jaga Harmoni Nyepi dan Idul Fitri

Kota Tegal – Polres Tegal Kota melakukan silaturahmi keagamaan dengan umat Hindu di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, sebagai langkah menjaga kondusivitas menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang kemungkinan akan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan ini berlangsung melalui kunjungan ke umat Hindu di Pura Segara Suci, Panggung Kota Tegal, Selasa (17/3) guna memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan bahwa Polri mengedepankan pendekatan humanis. Serta koordinasi lintas agama dalam menjaga keamanan selama Operasi Ketupat Candi.

“Kami ingin memastikan perayaan Nyepi dan malam takbiran dapat berjalan aman tanpa potensi gangguan. Koordinasi dengan tokoh agama terus kami lakukan agar situasi tetap kondusif,” ujar Kapolres , Rabu (18/3/2026)

Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya fokuskan pada arus mudik, tetapi juga seluruh kegiatan masyarakat. Termasuk perayaan keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, I Gusti Nyoman Mardawa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Polres Tegal Kota dalam menjaga keamanan menjelang Hari Raya Nyepi.

“Kami berterima kasih atas dukungan pengamanan yang diberikan sehingga umat Hindu dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat. Kami juga mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 agar berjalan aman dan lancar,” katanya.

Polres Tegal Kota berharap sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat dapat menjaga toleransi serta kerukunan. Sehingga perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Kota Tegal berlangsung aman, tertib, dan damai.

Mudik Lebaran Mulai Ramai, Polres Tegal Kota Pecah Arus Kendaraan di Depan Terminal

  

Kota Tegal – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kota Tegal mulai meningkat signifikan. Sejak berlakunya sistem satu arah (one way) nasional dari KM 70 hingga KM 414. Kendaraan dari arah barat menuju timur terpantau mulai memadati jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, Rabu (18/3/2026).

Kepadatan terlihat di sejumlah pintu masuk wilayah kota dan kabupaten, baik di jalur Pantura dalam kota maupun Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang mengarah ke Semarang. Peningkatan volume kendaraan sudah terpantau sejak malam hingga siang hari ini.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurcholis, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi lonjakan arus mudik.

“Sejak rekayasa lalu lintas one way nasional berlaku, arus kendaraan di wilayah Kota Tegal meningkat cukup signifikan. Terutama sejak semalam hingga siang ini. Kami memprediksi puncak mudik terjadi pada 18–19 Maret. Sehingga rekayasa lalu lintas dan penempatan personel sudah kami siapkan di titik rawan,” ujarnya.

Untuk mengurai kepadatan, Polres Tegal Kota menerapkan rekayasa arus lalu lintas dengan memecah kendaraan dari arah barat di depan Terminal Bus Kota Tegal. Sebagian arus dialihkan menuju Jalan Mataram melalui Jalan Lingkar Utara (Jalingkut),

Sementara kendaraan lainnya tetap melintasi jalur dalam kota dan kembali bertemu di Simpang Empat Coyo. Guna menjaga kelancaran di jalur Pantura,” jelasnya.

Selain menerapkan rekayasa lalu lintas, Polres Tegal Kota juga memperkuat pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026. Dengan menempatkan personel di titik-titik rawan serta menyiapkan pos pelayanan dan pos pengamanan.

“Kami mengimbau pemudik tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan jika membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Dengan kesiapan personel dan sarana pendukung yang ada, Polres Tegal Kota memastikan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selasa, 17 Maret 2026

Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Tegal Kota Intensifkan Patroli di Titik Rawan

Kota Tegal – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Tegal Kota mengintensifkan patroli pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah lokasi yang ramai aktivitas, seperti Pasar Pagi Kota Tegal dan pertokoan emas.

Patroli tersebut merupakan langkah preventif Kepolisian untuk mengantisipasi sekaligus mencegah potensi tindak kejahatan yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat.

Petugas juga mengingatkan para pedagang, pengunjung pasar, serta pemilik toko emas agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan. Seperti pencurian, penipuan, dan aksi kriminal lainnya. Selain itu, petugas menekankan pentingnya kewaspadaan guna meminimalisir risiko gangguan kamtibmas menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota melalui KBO Sat Samapta Polres Tegal Kota, Iptu Sugiono, menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman sekaligus upaya pencegahan dini terhadap potensi kriminalitas.

“Patroli kami tingkatkan di pusat-pusat keramaian sebagai langkah preventif untuk menekan angka kejahatan menjelang Idul Fitri. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ungkap Iptu Sugiono.

Harapannya melalui kegiatan ini, kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tegal Kota tetap terjaga dengan baik. Sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan menyambut Idul Fitri dengan aman serta nyaman.

Minggu, 15 Maret 2026

Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Polres Tegal Kota Sebarkan QR Code Chatbot SIPOLAN di Titik Strategis

Kota Tegal — Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Polres Tegal Kota mengintensifkan sosialisasi layanan digital Chatbot SIPOLAN kepada masyarakat. Polda Jawa Tengah menggagas layanan real time 24/7 untuk memudahkan para pemudik memperoleh berbagai informasi penting selama perjalanan.

Polres Tegal Kota mensosialisasikan layanan ini secara masif melalui berbagai kanal informasi. Selain memanfaatkan media sosial dan publikasi di media online, Polres Tegal Kota juga memasang banner dan spanduk berisi QR Code Chatbot SIPOLAN di sejumlah titik strategis.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian. Untuk memastikan masyarakat, khususnya pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah, dapat mengakses layanan informasi secara cepat dan praktis.

“Polres Tegal Kota terus mensosialisasikan layanan Chatbot SIPOLAN agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkannya. Cukup dengan memindai QR Code yang tersedia, masyarakat dapat langsung mengakses berbagai informasi penting terkait perjalanan mudik melalui ponsel,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi peta jalur mudik, lokasi pos pengamanan dan pos pelayanan polisi, hingga akses layanan darurat jika terjadi situasi mendesak selama perjalanan.

Selain menghadirkan layanan informasi digital, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan program Valet and Ride bagi pemudik pengguna sepeda motor. Dalam program ini, Polda Jateng mengangkut sepeda motor dengan truk, sementara para pemudik melanjutkan perjalanan menggunakan bus.

Harapannya program tersebut dapat mengurangi kelelahan pengendara sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik,” bebernya.

Kapolres menambahkan, kehadiran Chatbot SIPOLAN merupakan bagian dari inovasi pelayanan kepolisian untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat.

“Kami berharap layanan ini dapat membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sehingga mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah sosialisasi yang dilakukan, Polres Tegal Kota berharap layanan Chatbot SIPOLAN dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Sebagai panduan praktis selama perjalanan mudik di wilayah Jawa Tengah.

Sabtu, 14 Maret 2026

Ops Ketupat Candi 2026: Polres Tegal Kota Hadirkan Layanan Kesehatan bagi Pemudik

Kota Tegal – Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar pelayanan kesehatan bagi personel pengamanan serta para pemudik. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (15/3/2026) di beberapa titik strategis di wilayah Kota Tegal. Salah satunya di Stasiun Kereta Api Tegal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat. Maupun personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tetap terjaga selama pelaksanaan operasi.

Dengan mengedepankan prinsip hospitality, personel Sidokkes Polres Tegal Kota bersama petugas dari Dinas Kesehatan Kota Tegal turun langsung ke lapangan. Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pemudik yang berada di Stasiun Kereta Api Tegal, masyarakat yang melintas. Serta personel yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di pos-pos Operasi Ketupat Candi 2026.

Adapun layanan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi medis, serta pemberian vitamin. Guna membantu menjaga daya tahan tubuh selama perjalanan mudik maupun saat menjalankan tugas di lapangan.

Kasi Dokkes Polres Tegal Kota Penata Tingkat I Eny Astuti, S.Kep., Ns. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Sekaligus dukungan kepada personel yang bertugas dalam pengamanan Lebaran.

“Kami memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis serta vitamin kepada para pemudik di Stasiun Tegal. Dan juga kepada personel yang sedang bertugas dalam pengamanan. Harapannya kondisi kesehatan mereka tetap terjaga sehingga perjalanan mudik maupun pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Eny.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pemudik dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan, serta memastikan personel yang bertugas tetap dalam kondisi sehat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Candi 2026.

Polres Tegal Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Lebaran.

Jumat, 13 Maret 2026

Mudik Aman 2026, Polisi di Tegal Kota Pilih Cara Humanis Edukasi Pengendara di Jalur Rawan

 

Kota Tegal, Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada musim mudik, jajaran Polres Tegal Kota terus mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya. Salah satunya melalui kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas yang dikemas secara humanis. Dengan membagikan takjil kepada pengendara di perlintasan kereta api Tirus, Jumat (13/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu menyasar pengendara motor maupun mobil yang melintas di kawasan perlintasan rel ganda tersebut. Selain berbagi takjil, petugas juga menyampaikan imbauan langsung agar pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan kereta api.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam mengedukasi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran.

“Momentum Ramadhan kami manfaatkan untuk berbagi sekaligus mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan. Khususnya saat melintasi perlintasan kereta api yang padat seperti di Tirus ini,” kata AKBP Heru Antariksa Cahya di sela kegiatan.

Menurutnya, perlintasan Tirus menjadi salah satu titik yang cukup rawan karena merupakan simpul pertemuan kendaraan dari jalur Pantura menuju arah selatan. Termasuk Purwokerto, serta akses masuk ke wilayah Kota Tegal. Di sisi lain, jalur rel ganda membuat intensitas perjalanan kereta api juga cukup tinggi.

“Kondisi ini tentu memerlukan kewaspadaan bersama. Kami mengingatkan pengendara untuk selalu berhenti sejenak, memastikan jalur aman, dan mendahulukan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Ia menegaskan, edukasi keselamatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Selama periode mudik dan balik Lebaran.

Menyiagakan Personel di Sejumlah Titik Strategis

Polres Tegal Kota sendiri telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis mulai dari pos pantau, pos pengamanan, pos pelayanan hingga pos terpadu di jalur Pantura, pusat keramaian, serta titik rawan kepadatan lalu lintas.

“Semangatnya sejalan dengan tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Kami ingin masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan,” jelasnya.

Harapannya melalui pendekatan yang humanis seperti pembagian takjil ini, pesan keselamatan dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli dan mengingatkan agar semua bisa pulang ke rumah dengan selamat,” pungkasnya.

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Tegal Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, Siapkan 352 Personel Pengamanan

 

Kota Tegal – Polres Tegal Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres Tegal Kota, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan arus balik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Tegal.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurahman. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh personel Polri, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta berbagai elemen terkait lainnya.

Rangkaian apel diawali dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026. Yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tegal membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana. Sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolri juga menyampaikan bahwa untuk menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran. Polri bersama TNI dan para pemangku kepentingan melaksanakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2026.” Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi.

PREDIKSI PUNCAK ARUS MUDIK DAN BALIK

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, perkiraan puncak arus mudik terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara prediksi puncak arus balik berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran operasi tersebut, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 343 Pos Terpadu. Yang tersebar di berbagai wilayah guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Secara terpisah, Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota Kompol Nurcholis menyampaikan bahwa Polres Tegal Kota telah menyiapkan ratusan personel. Untuk mendukung pengamanan selama Operasi Ketupat Candi 2026.

“Sebanyak 352 personel kami siapkan untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Tegal selama Operasi Ketupat Candi 2026,” ujar Kompol Nurcholis.

Ia menambahkan bahwa Polres Tegal Kota juga menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Kami juga menyiapkan 1 Pos Terpadu, 2 Pos Pelayanan, serta 2 Pos Pengamanan yang akan berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat. Selama arus mudik maupun arus balik Lebaran,” tambahnya.

Melalui Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Tegal Kota bersama Pemerintah Kota Tegal dan instansi terkait berkomitmen memberikan pengamanan. Serta pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga perayaan Idul Fitri di wilayah Kota Tegal dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.