Selasa, 14 Juli 2026

Jaga Kekompakan Antar Aparat Penegak Hukum, Polres Tegal Kota Silaturahmi Ke Kejaksaan Negeri Tegal

 


Kota Tegal – Dalam rangka memperkuat sinergitas antar aparat penegak hukum, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Tegal Kota melaksanakan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Tegal, Selasa (14/7/2026) siang.

Kedatangan rombongan Polres Tegal Kota disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tegal I Wayan Eka Miartha beserta jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan Kejaksaan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu.

"Karena tugas dan tanggung jawab kita berkaitan dengan penegakan hukum, maka sinergitas aparat penegak hukum antara Polres Tegal Kota dengan Kejaksaan Negeri Tegal harus benar-benar diperkuat. Dengan sinergitas yang baik, setiap tahapan penanganan perkara dapat dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sebaik-baiknya," ujar AKBP Heru.

Menurut Kapolres, komunikasi dan koordinasi yang terjalin erat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tegal I Wayan Eka Miartha menyampaikan apresiasinya atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kejaksaan Negeri Tegal dan Polres Tegal Kota.

"Sinergitas antara Polres Tegal Kota dengan Kejaksaan Negeri Tegal sudah terjalin dengan baik. Penanganan perkara berjalan dengan baik, begitu pula berbagai kegiatan lainnya yang terus dilaksanakan secara bersinergi. Dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Tegal, Kejaksaan Negeri Tegal bersama Polres Tegal Kota terus berkolaborasi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing," ungkapnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Tegal Kota dan Kejaksaan Negeri Tegal berkomitmen untuk terus menjaga soliditas serta meningkatkan koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Sinergitas yang semakin kuat diharapkan mampu mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tegal tetap aman dan kondusif. 

Senin, 13 Juli 2026

Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal Kompak Pererat Soliditas Lewat Olahraga Bersama

Kota Tegal – Polres Tegal Kota bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal menggelar olahraga bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan komunikasi antara TNI dan Polri, Selasa pagi (14/7/2026)

Rangkaian olahraga bersama diawali dengan senam, dilanjutkan jalan sehat menuju Alun-Alun Kota Tegal, kemudian ditutup dengan pertandingan ekshibisi bola voli. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta personel Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal.

Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman mengatakan, olahraga bersama menjadi salah satu sarana mempererat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin antara Lanal Tegal dan Polres Tegal Kota.

Menurutnya, hubungan yang solid antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara seiring dinamika pelaksanaan tugas yang terus berkembang.

"Sinergitas TNI-Polri harus selalu terjaga. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama antarinstitusi," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ke depan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal sehingga kolaborasi antarlembaga semakin erat.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan, olahraga bersama merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi, soliditas, dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara, serta penekanan Kapolri agar kedua institusi terus memperkuat sinergi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin terus menjaga sinergitas, sehingga pelaksanaan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik,"kata AKBP Heru.

Kapolres menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tegal hingga saat ini tetap kondusif berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan.

Untuk menjaga sinergi tersebut, ia berharap olahraga bersama dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai ruang mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di Kota Tegal ,” tuturnya

Minggu, 12 Juli 2026

Polres Tegal Kota Edukasi Pelajar Baru, Perkuat Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Bullying

Kota Tegal – Pencegahan bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, keselamatan berlalu lintas, dan etika bermedia sosial menjadi materi pembekalan bagi peserta didik baru. Dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kota Tegal.

Pembinaan MPLS di laksanakan di MI Ikhsaniyah 01 Kota Tegal, SMP Ihsaniyah Tegal, dan SMK Negeri 2 Kota Tegal, Senin (13/7/2026). Personel Bhabinkamtibmas, Satuan Binmas, dan Satuan Lalu Lintas Polres Tegal Kota hadir memberikan edukasi kepada peserta didik.

Kasat Binmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, MPLS menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru. Mengenai berbagai persoalan yang kerap di hadapi remaja.

"Melalui kegiatan ini kami memberikan edukasi agar para siswa memahami dampak bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya disiplin berlalu lintas. Serta bijak dalam menggunakan media sosial," ujar Rekso.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran informasi bohong (hoax) dan cyber bullying. Yang dapat berdampak pada lingkungan sekolah maupun kehidupan sosial.

Menurut Rekso, upaya pencegahan berbagai persoalan yang melibatkan remaja membutuhkan peran bersama antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar.

"Kami berharap kerja sama ini terus berjalan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Para pelajar kami imbau untuk saling menghargai, menjauhi perilaku negatif, bijak menggunakan media sosial, serta menaati aturan yang berlaku," katanya.

Komitmen Bersama Wujudkan Sekolah Bebas Bullying

Di SMP Ihsaniyah Tegal, kegiatan MPLS juga di isi dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama anti bullying. Sebagai bentuk upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi para peserta didik.

Ketua MPLS SMP Ihsaniyah Tegal M. Yusuf Habibie mengapresiasi edukasi yang di berikan kepolisian kepada peserta didik baru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pencegahan bullying dan kenakalan remaja.

"Kami berharap para peserta didik semakin semangat belajar, termotivasi, dan mampu menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman," ujar Yusuf

Ke depan, kerja sama seperti ini dapat terus berjalan melalui kegiatan positif yang bermanfaat bagi pelajar, sekolah, maupun lingkungan sekitar," tuturnya

Polres Tegal Kota Pastikan Tradisi Sedekah Laut Muarareja Berjalan Aman Hingga Pelarungan Ancak

  


Kota Tegal – Puluhan kapal nelayan mengiringi prosesi larung tujuh ancak ke perairan Laut Jawa dalam tradisi Sedekah Laut Nelayan Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Minggu (12/7/2026).

Tradisi tahunan masyarakat pesisir itu berlangsung khidmat dan di padati ribuan warga di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muarareja.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Polres Tegal Kota menerjunkan puluhan personel gabungan yang melibatkan unsur TNI serta instansi kemaritiman.

Pengamanan di lakukan sejak prosesi tasyakuran, ruwatan, upacara adat, pawai ancak hingga pelarungan sesaji di perairan Laut Jawa.

Kasat Polair Polres Tegal Kota, AKP Susanto, mengatakan sebelum prosesi pelarungan di mulai pihaknya terlebih dahulu memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar mengutamakan keselamatan selama berada di laut.

"Kami mengimbau masyarakat yang mengikuti larung ancak agar selalu mengutamakan keselamatan selama pelayaran. Kapasitas kapal juga harus di perhatikan dan tidak boleh melebihi batas muatan karena dapat membahayakan keselamatan penumpang,"tegasnya

Selain personel di darat, pengawalan di laut di lakukan oleh Satpolair Polres Tegal Kota yang bersinergi dengan Ditpolair Polda Jawa Tengah. Guna mengawal iring-iringan kapal nelayan selama prosesi pelarungan berlangsung.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak tujuh ancak di larung ke Laut Jawa. Empat ancak di berangkatkan dari blok timur di kawasan Dog Timur. Ssedangkan tiga ancak lainnya dari blok barat yang berpusat di TPI Muarareja.

Kamis, 02 Juli 2026

Polres Tegal Kota Pastikan Kasus Penganiayaan Yang Melibatkan Aiptu N Ditangani Profesional

Kota Tegal – Polres Tegal Kota membenarkan adanya dugaan tindak pidana yang di duga melibatkan salah satu oknum anggotanya berinisial Aiptu N. Menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat, Polda Jawa Tengah bergerak cepat. Dengan mengambil langkah penegakan hukum dan pemeriksaan internal terhadap yang bersangkutan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, sesaat setelah informasi diterima, Bidpropam Polda Jawa Tengah langsung mengamankan Aiptu N. Dan melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan. Sebagai bagian dari proses pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri.

"Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri. Dalam menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang di lakukan oleh anggota secara cepat dan sesuai mekanisme yang berlaku," ujar AKBP Heru kepada awak media di Mapolres Tegal Kota, Jumat (3/7/2026).

Selain pemeriksaan internal, dugaan tindak pidana yang di laporkan korban saat ini telah di tangani oleh penyidik Bareskrim Polri. Seluruh proses penyidikan, termasuk pendalaman fakta, pengumpulan alat bukti, dan pemeriksaan para saksi, sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.

AKBP Heru menegaskan, Polri tidak mentolerir setiap bentuk pelanggaran hukum maupun pelanggaran kode etik profesi yang di lakukan oleh anggotanya. Apabila dalam proses penyidikan terbukti adanya tindak pidana ataupun pelanggaran kode etik, maka yang bersangkutan akan di proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Polda Jawa Tengah memastikan seluruh penanganan perkara terhadap Aiptu N di lakukan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Komitmen ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga integritas institusi dan kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Rabu, 01 Juli 2026

Patroli Bersepeda Sat Samapta Polres Tegal Kota, Hadirkan Rasa Aman Hingga Gang Permukiman

  

Kota Tegal – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Sat Samapta Polres Tegal Kota melaksanakan patroli bersepeda di sejumlah wilayah Kota Tegal, Kamis (2/7/2026).

Patroli tersebut menyasar kawasan permukiman penduduk, pusat pertokoan, fasilitas umum, serta lokasi yang memiliki akses terbatas bagi kendaraan patroli. Selain memantau situasi kamtibmas, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota, AKP Slamet Sugiharto, mengatakan bahwa patroli bersepeda merupakan salah satu upaya preventif kepolisian. Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

"Patroli bersepeda memungkinkan personel lebih mudah menjangkau gang-gang sempit dan kawasan permukiman yang sulit di lalui kendaraan patroli. Selain itu, anggota juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta menyerap informasi yang berkembang di lingkungan warga," ujar AKP Slamet Sugiharto.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat di harapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman serta mencegah potensi tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

"Kami terus mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan. Segera laporkan kepada petugas kepolisian atau dapat menghubungi layanan Call Center 110 agar dapat segera di tindaklanjuti," tambahnya.

Melalui patroli bersepeda yang dilaksanakan secara rutin, Polres Tegal Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta mewujudkan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Apresiasi Karya AI Pelajar, Kapolres: Gen Z Mitra Mewujudkan Kota Aman

  


Kota Tegal, Kreativitas pelajar mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tegal Kota. Di sela pelaksanaan upacara yang berlangsung di halaman Mapolres Tegal Kota, Rabu (1/7/2026). Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Konten Kreatif Video AI dan Poster AI. Sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi serta karya generasi muda.

Penyerahan penghargaan tersebut menjadi puncak rangkaian perlombaan yang telah berlangsung selama hampir satu bulan. Yang di ikuti pelajar tingkat SMA, SMK, hingga MA se-Kota Tegal. Para juara menerima piagam penghargaan, plakat, dan uang pembinaan atas karya kreatif yang berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya.

Pada kategori Video AI, Muhammad Repa Hafidz Mulyana. Dari SMK YPT Tegal berhasil meraih juara pertama melalui karya bertema "Video AI versus Hoax". Sementara pada kategori Poster AI, juara pertama diraih Fadhlan Abdil Pandyapradipta dari SMA Negeri 1 Tegal dengan karya berjudul "Smart Gen Z – Safe City".

Seluruh karya peserta melalui proses penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari unsur internal Polri, praktisi desain visual, dan akademisi guna menjamin objektivitas hasil seleksi.

Edukasi dan Menyebarkan Pesan Positif

AKBP Heru Antariksa mengatakan, lomba berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan generasi muda melalui ruang-ruang kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi.

"Kami ingin generasi muda memanfaatkan teknologi, termasuk AI, bukan sekadar untuk hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan menyebarkan pesan-pesan positif. Polri hadir untuk memberi ruang agar kreativitas mereka terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Heru.

Ia menilai karya-karya yang di hasilkan para peserta menunjukkan tingginya kepedulian pelajar terhadap berbagai isu sosial. Mulai dari bahaya penyebaran hoaks, literasi digital, hingga pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

"Kami ingin generasi muda tidak hanya unggul dalam teknologi. Tetapi juga tumbuh sebagai pelopor yang peduli terhadap keamanan, ketertiban, dan kemajuan Kota Tegal," tegas AKBP Heru.

Selain lomba konten kreatif Video AI dan Poster AI, Polres Tegal Kota juga sukses menggelar turnamen E-Sport Jakwir Siteko yang mendapat sambutan antusias dari kalangan pelajar.

Sementara di lingkungan internal, semarak Hari Bhayangkara ke-80 turut di isi berbagai perlombaan olahraga antarpersonel sebagai sarana mempererat soliditas, sportivitas, dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Tegal Kota untuk membangun kedekatan dengan masyarakat,. Khususnya generasi muda, melalui ruang kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.

"Kami berharap semakin banyak generasi muda yang berprestasi, bijak memanfaatkan teknologi. Serta ikut berperan menjaga Kota Tegal tetap aman, nyaman, dan kondusif," pungkasnya

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Teguhkan Komitmen Pengabdian Untuk Masyarakat

  

Kota Tegal – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tegal Kota menjadi momentum mempertegas komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Komitmen tersebut di sampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya saat membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Tegal Kota, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Tengah menegaskan bahwa 80 tahun pengabdian Polri kepada bangsa harus di wujudkan melalui pelayanan terbaik. Yang menghadirkan rasa aman, keadilan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kehadiran Polri harus benar-benar di rasakan manfaatnya melalui pelayanan yang cepat, responsif, humanis, profesional, dan berorientasi pada solusi. Kita memakai seragam ini bukan untuk di layani, tetapi untuk melayani," kata Kapolres saat membacakan amanat Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola ancaman keamanan. Karena itu, Polri di tuntut semakin profesional, adaptif, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Mengedepankan Pelayanan Yang Humanis

Selain itu, kepercayaan publik di sebut sebagai indikator utama keberhasilan Polri. Untuk itu, setiap anggota di harapkan terus menjunjung tinggi integritas dan mengedepankan pelayanan yang humanis.

"Semakin besar manfaat yang di rasakan masyarakat, semakin kuat pula kepercayaan publik kepada Polri. Jangan pernah lelah berbuat baik, jangan pernah berhenti melayani, dan jangan pernah mengkhianati kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Semangat pengabdian tersebut turut di wujudkan melalui pemberian penghargaan kepada sejumlah personel Bhabinkamtibmas yang di nilai berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaannya.

Aiptu Casmudin, Bhabinkamtibmas Polsek Tegal Selatan, menerima penghargaan atas keberhasilannya membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat di Kelurahan Debong Tengah. Melalui pendekatan di bidang kemasyarakatan, keagamaan, dan pendidikan sehingga mampu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Penghargaan juga diberikan kepada Aipda Yuda Firmansyah, Bhabinkamtibmas Polsek Tegal Barat, atas kepeduliannya membantu seorang ODGJ di Kelurahan Tegalsari. Dengan memberikan makanan dan minuman serta mendampingi hingga mendapat perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Aiptu Agus Bekti, Bhabinkamtibmas Polsek Tegal Timur, menerima penghargaan atas dedikasinya mendampingi Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Kejambon. Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian Polri melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

"Makna Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi bagaimana setiap anggota Polri mampu menghadirkan rasa aman, kepedulian, dan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Kapolres.

Selasa, 30 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Gelar Doa Lintas Agama Perkuat Semangat Pengabdian

Kota Tegal – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota menggelar Doa Lintas Agama yang di laksanakan di Aula Deviacita Mapolres Tegal Kota, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara. Sebagai wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon keberkahan dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas Polri.

Kegiatan dihadiri Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, Wakapolres, Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel Polres Tegal Kota, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum untuk melakukan introspeksi. Sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Memasuki usia ke-80 tahun, Polri harus terus berbenah menjadi institusi yang semakin baik dari tahun ke tahun. Harapan kita bersama, Polri semakin di cintai masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang Presisi," ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh personel Polres Tegal Kota untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan integritas. Dalam menghadapi perkembangan zaman serta tantangan tugas ke depan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama bagi Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Doa di pimpin secara bergantian oleh para pemuka agama sesuai keyakinan masing-masing sebagai simbol persatuan dalam keberagaman. Melalui doa bersama tersebut, seluruh peserta memohon agar Polri senantiasa di berikan kekuatan, kesehatan, keselamatan, dan kemudahan. Dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan doa lintas agama berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus mempererat sinergi antara Polri dengan tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan mewujudkan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota: Kenaikan Pangkat adalah Amanah, 38 Personel Naik Pangkat dan Tujuh Purna Tugas

Kota Tegal – Sujud syukur di tengah guyuran air dari kendaraan water canon menjadi penutup penuh makna dalam Upacara Kenaikan Pangkat Perwira dan Bintara Polri Periode 1 Juli 2026 di Mapolres Tegal Kota, Selasa (30/6/2026).

Momen itu semakin hangat dengan kehadiran keluarga, para istri anggota, serta Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota bersama jajaran pengurus Bhayangkari yang turut menyaksikan kebahagiaan para personel.

Sebanyak 38 personel Polres Tegal Kota menerima kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2026. Mulai dari jenjang Brigadir hingga Perwira, termasuk satu personel yang memperoleh kenaikan pangkat pengabdian menjadi AKBP.

Upacara yang di pimpin Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya tersebut juga di rangkaikan dengan pelepasan tujuh personel yang memasuki masa purna tugas pada Semester I Tahun 2026 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada institusi Polri.

Dalam amanatnya, AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hak setiap anggota. Melainkan bentuk kepercayaan pimpinan yang di berikan berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja.

"Kenaikan pangkat bukan hanya hak, tetapi juga amanah dan kepercayaan. Karena itu, jagalah kehormatan tersebut dengan meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi," tegas Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada tujuh personel yang memasuki masa purna tugas. Menurutnya, pengabdian yang telah mereka berikan selama puluhan tahun menjadi teladan bagi generasi penerus Polri.

"Atas nama pribadi dan pimpinan Polri, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah di berikan. Selamat memasuki masa purna tugas, semoga tetap dapat terus berkarya dan mengabdi di tengah masyarakat," ujarnya.

Prosesi sujud syukur yang diakhiri dengan guyuran water canon menjadi simbol rasa syukur. Sekaligus pengingat bahwa setiap kenaikan pangkat membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Jumat, 26 Juni 2026

Maknai Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Kota Tegal – Memaknai Hari Bhayangkara ke-80 dengan aksi nyata, Polres Tegal Kota menyalurkan bantuan air bersih kepada warga RW 10, Kelurahan Panggung, Kota Tegal, Jumat (26/6/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kesulitan warga mendapatkan pasokan air bersih.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kehadiran Polri harus memberikan manfaat yang dapat di rasakan langsung oleh masyarakat. Terutama ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan bantuan. Air bersih ini kebutuhan pokok, dan kami berharap dapat meringankan beban warga,” ujar Kapolres saat meninjau penyaluran bantuan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota.

Sebanyak 20 ribu liter air bersih di siapkan dan didistribusikan secara bertahap kepada warga terdampak. Penyaluran di awali dengan satu mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, sementara distribusi berikutnya akan di lanjutkan pada awal pekan depan hingga seluruh kebutuhan warga di wilayah tersebut terpenuhi.

Kapolres mengatakan, penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang di fokuskan pada aksi sosial bagi masyarakat.

Selain distribusi air bersih, Polres Tegal Kota juga menggelar bakti religi di tempat ibadah. Serta menyalurkan bantuan kepada panti asuhan, lansia, dan warga kurang mampu.

"Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat. Harapannya, Polri semakin dekat dan selalu hadir saat masyarakat membutuhkan," kata AKBP Heru.

Bantuan air bersih tersebut di sambut baik warga RW 10 Kelurahan Panggung. Widyo Utomo mengaku, distribusi air sangat membantu di tengah keterbatasan pasokan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Alhamdulillah sangat terbantu. Air bersih sedang sulit, jadi bantuan ini benar-benar meringankan kebutuhan kami," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Tegal Kota untuk terus hadir. Dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Perkuat Soliditas Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tegal Kota Gelar Olahraga Bersama Penuh Keakraban

Kota Tegal – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai olahraga bersama yang digelar Polres Tegal Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Tegal Kota tersebut berlangsung meriah di Mapolres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, olahraga bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Sekaligus sarana mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polres Tegal Kota.

"Hari ini Polres Tegal Kota melaksanakan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan di awali dengan jalan santai bersama seluruh personel dan keluarga besar Bhayangkari, kemudian di lanjutkan dengan berbagai perlombaan antar satuan fungsi," ujar AKBP Heru Antariksa

Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuat kekompakan internal. Sehingga berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota. Dengan soliditas yang kuat, di harapkan seluruh personel dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," imbuhnya.

Kebersamaan dan Sportivitas Warnai Olahraga Bersama Polres Tegal Kota

Rangkaian kegiatan di awali dengan fun walk yang di ikuti ratusan peserta. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti senam bersama sebelum berlanjut ke berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Perlombaan tarik tambang menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Masing-masing tim antarsatuan fungsi saling adu tenaga dan strategi untuk menjadi yang terbaik. Sorak sorai para pendukung yang membawa beragam atribut dan yel-yel menambah semarak jalannya pertandingan.

Tak kalah seru, pertandingan tenis meja juga berlangsung sengit dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sementara itu, stan UMKM yang di kelola Bhayangkari turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan hasil kreativitas anggota.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik. Hadiah utama yang telah di siapkan panitia pun di sambut antusias oleh seluruh peserta dan keluarga besar Polres Tegal Kota yang hadir.

Olahraga bersama ini tak sekadar menjadi ajang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan soliditas internal sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penggunaan Senjata Api Harus Terukur, Polda Jateng Bekali Personel Polri dengan Pemahaman Hukum dan Prosedur

Kota Tegal– Polda Jawa Tengah menggelar supervisi penggunaan dan kemampuan senjata api bagi personel Polres Tegal Kota dan Polres Brebes di Mapolres Tegal Kota, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol. Basya Radyananda di dampingi Kabidkum Polda Jateng Kombes Pol. Jansen Sitohang

Supervisi di ikuti personel pemegang senjata api dinas, khususnya anggota yang bertugas pada fungsi operasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polda Jateng untuk memastikan setiap personel memahami aspek hukum, prosedur. Serta tahapan penggunaan kekuatan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Basya Radyananda menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota Polri di atur secara ketat dan hanya dapat di lakukan dalam kondisi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penggunaan senjata api merupakan tahapan terakhir dalam penggunaan kekuatan. Setiap anggota harus memahami kapan senjata api dapat di gunakan dan dalam kondisi seperti apa penggunaannya dibenarkan secara hukum," ujar Basya.

Menurutnya, penggunaan senjata api dalam tugas kepolisian bertujuan untuk menghentikan tindakan pelaku sekaligus mencegah terjadinya dampak yang lebih besar.

"Senjata api di gunakan untuk menghentikan pelaku agar tidak melanjutkan perbuatannya serta mencegah timbulnya korban. Karena itu, setiap personel wajib memahami prosedur dan bertindak secara terukur," katanya.

Penggunaan Senpi Adalah Upaya Terakhir

Basya menjelaskan, merujuk Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian, penggunaan senjata api merupakan langkah keenam atau upaya terakhir setelah tahapan penggunaan kekuatan lainnya di lakukan.

"Senjata api hanya dapat di gunakan ketika anggota menghadapi ancaman agresif yang bersifat segera. Yakni ancaman serius yang dapat menimbulkan luka berat atau mengancam keselamatan jiwa," jelasnya.

Rangkaian supervisi juga di isi dengan pre-test guna mengukur sekaligus memperkuat pemahaman personel terkait prinsip-prinsip dasar penggunaan kekuatan dan penggunaan senjata api bagi aparat penegak hukum.

Selain itu, peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai tahapan diskresi kepolisian. Sebagai pedoman dalam mengambil keputusan saat menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Polda Jateng terus meningkatkan profesionalisme personel agar senantiasa hadir sebagai polisi yang baik, humanis, dan profesional. Bagi masyarakat Jawa Tengah serta Bangsa Indonesia.