Kamis, 10 September 2026

Antisipasi Kebakaran, Satlantas Polres Tegal Kota Patroli TPA, Permukiman dan Lahan Kosong

  

Kota Tegal - Satlantas Polres Tegal Kota melakukan patroli untuk mengantisipasi potensi kebakaran di sejumlah wilayah Kota Tegal, Jumat (11/9/2026).

Menggunakan kendaraan patroli mobile, petugas menyusuri sejumlah lokasi sekaligus memantau kondisi lahan kosong, permukiman warga dan kawasan tempat pembuangan akhir (TPA).

Selain memantau arus lalu lintas, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Agar tidak melakukan pembakaran sampah

maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya api.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tegal Kota Ipda Prio Utomo mengatakan, patroli di lakukan untuk mendeteksi lebih awal kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami selain memantau arus lalu lintas juga melihat kondisi di sekitar jalur patroli. Kalau ada lokasi yang berpotensi terjadi kebakaran, kami lakukan pemantauan dan mengingatkan masyarakat. Agar tidak melakukan pembakaran sembarangan,” ujar Ipda Prio Utomo.


Menurutnya, potensi kebakaran di Kota Tegal tidak hanya berasal dari lahan kosong yang di tumbuhi ilalang dan rumput kering. Aktivitas di lingkungan permukiman, kawasan TPA hingga kapal yang berada di kawasan Pelabuhan Tegal juga perlu di antisipasi.

“Memang Kota Tegal tidak memiliki kawasan hutan, tetapi potensi kebakaran tetap ada, terutama di lahan kosong yang kering, lingkungan permukiman, maupun kawasan pelabuhan,” katanya.

Ipda Prio menambahkan, kebakaran di dekat jalan raya juga dapat mengganggu pengguna jalan. Asap yang terbawa angin bisa mengurangi jarak pandang pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Asap kebakaran bisa mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Kondisi itu tentu dapat membahayakan pengendara dan berpotensi menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak membakar sampah atau material lainnya secara sembarangan, khususnya di lokasi yang terdapat rumput dan ilalang kering.

“Kalau melihat adanya titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan agar bisa di tangani lebih cepat,” pungkas Ipda Prio.

Naik Pangkat Bukan Sekadar Pangkat, 66 Personel Polres Tegal Kota Diuji Bela Diri


Kota  Tegal - Sebanyak 66 personel Polres Tegal Kota menjalani Ujian Bela Diri Polri sebagai bagian dari tahapan Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2027.

Ujian berlangsung di GOR Tegal Selatan, Kota Tegal, Jumat (11/9/2026), dengan peserta terdiri dari empat personel perwira dan 62 personel bintara.

Dalam ujian tersebut, para peserta di uji dalam penguasaan teknik Bela Diri Polri. Mulai dari ketangkasan hingga kemampuan menerapkan teknik secara tepat dalam situasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.

Kabag SDM Polres Tegal Kota AKBP Pujiningsih mengatakan, ujian bela diri bukan sekadar tahapan untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat kesiapan dan kemampuan personel. Dalam menguasai keterampilan yang dapat menunjang tugas di lapangan.

“Ujian Bela Diri Polri ini tidak semata-mata untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat. Tetapi juga sebagai sarana untuk mengukur sejauh mana kesiapan dan kemampuan personel. Dalam menguasai teknik bela diri yang dapat di gunakan saat melaksanakan tugas di lapangan,” ujar AKBP Pujiningsih.

Ia menegaskan, kenaikan pangkat harus di ikuti dengan peningkatan kemampuan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Setiap kenaikan pangkat harus di iringi dengan peningkatan kemampuan, tanggung jawab dan profesionalisme. Karena itu, kami berharap seluruh peserta mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh dan menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan diri,” katanya.

AKBP Pujiningsih menambahkan, kemampuan Bela Diri Polri menjadi salah satu keterampilan yang di butuhkan personel ketika menghadapi situasi tertentu saat bertugas. Namun, penggunaannya tetap harus mengedepankan ketepatan, pengendalian diri dan profesionalisme.

“Harapannya, personel yang mengikuti UKP tidak hanya memenuhi persyaratan administrasi, tetapi benar-benar memiliki kesiapan fisik dan keterampilan yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap kenaikan pangkat nantinya tidak hanya menjadi peningkatan jenjang kepangkatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi personel. Untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Rabu, 09 September 2026

Polres Tegal Kota Berikan Penghargaan kepada 11 Personel Berprestasi

 


Kota Tegal — Sebanyak 11 personel Polres Tegal Kota menerima penghargaan atas capaian dalam pelaksanaan tugas Kepolisian. Pemberian penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, Rabu (9/9/2026).

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, penghargaan di berikan kepada personel yang menunjukkan kinerja dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras, dedikasi dan kontribusi nyata rekan-rekan sekalian. Keberhasilan mengungkap perkara dengan cepat, dukungan teknologi dalam pengungkapan kasus, maupun capaian terbaik dalam pelaksanaan tugas merupakan bukti profesionalisme personel Polres Tegal Kota,” ujar AKBP Heru Antariksa Cahya.

Dari 11 personel penerima penghargaan, delapan personel Satreskrim mendapat penghargaan atas keberhasilan mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Tegal Kota hingga mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan mengungkap perkara dalam waktu kurang dari 12 jam. Penanganan tersebut di lakukan melalui rangkaian penyelidikan hingga pengamanan pelaku dan barang bukti.

Selanjutnya, dua personel Satintelkam menerima penghargaan atas perannya dalam mendukung proses pengungkapan tindak pidana melalui penggunaan teknologi surveillance.

Satu penghargaan lainnya di berikan kepada personel Satreskrim yang menjadi operator aplikasi SISLAP Korwas PPNS Polres Tegal Kota, dengan capaian kategori terbaik tingkat Bareskrim Mabes Polri.


AKBP Heru mengatakan, pelaksanaan tugas Kepolisian membutuhkan kesiapan fisik dan mental, termasuk dalam menghadapi situasi yang berkembang di lapangan.

“Sebagai anggota Polri, tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat merupakan modal utama dalam menjalankan tugas memelihara kamtibmas, menegakkan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” katanya.

Menurutnya, di siplin dan daya juang yang menjadi bagian dari aktivitas olahraga juga di perlukan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Semangat olahraga yang menjunjung disiplin, sportivitas dan pantang menyerah harus kita terapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegasnya.

Kapolres juga meminta personel penerima penghargaan mempertahankan capaian yang telah di raih dan terus meningkatkan kinerja.

“Jangan cepat berpuas diri. Prestasi yang di raih harus di pertahankan dan di tingkatkan. Bagi personel lainnya, jadikan keberhasilan rekan-rekan kita sebagai motivasi untuk berkompetisi secara sehat dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

AKBP Heru menegaskan, pelaksanaan tugas Kepolisian juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat.

“Dedikasi terbaik kita adalah ketika keamanan dan ketertiban dapat terwujud dan terpelihara di tengah masyarakat. Dedikasi terbaik kita adalah saat kita di cintai dan di percaya oleh masyarakat,” pungkasnya.





AI Makin Canggih, Polres Tegal Kota Ajak Pelajar Tetap Kritis dan Beretika


Kota Tegal – Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menggunakan AI harus berjalan beriringan dengan kecerdasan berpikir, etika dan kemampuan memilah informasi.

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus Polres Tegal Kota saat menggelar program Paham AI di SMA Negeri 4 Kota Tegal, Rabu (9/9/2026). Sebanyak 300 siswa mengikuti kegiatan edukasi yang di kemas melalui Senopati Academy dengan jargon “Berpikir Kritis, Berkarya Etis.”

Bukan sekadar mengenalkan teknologi AI, para pelajar di ajak memahami bagaimana teknologi tersebut di gunakan secara tepat. Sekaligus menyadari berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital.

Dalam kegiatan tersebut, materi di kemas dalam empat modul utama, yakni Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax with AI, dan AI Prompts 101.

Melalui Introduction to AI, siswa di kenalkan dengan dasar-dasar kecerdasan buatan, cara kerja serta berbagai pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan.

Tidak berhenti di sana, modul Ethical Use of AI mengajak para siswa memahami batasan dan etika dalam menggunakan AI. Teknologi harus menjadi alat untuk membantu manusia, bukan di gunakan secara sembarangan tanpa mempertimbangkan tanggung jawab.

Sementara melalui Fighting Hoax with AI, para siswa di bekali kemampuan untuk lebih kritis menghadapi banjir informasi di media digital. Mereka di dorong untuk tidak mudah percaya, melakukan verifikasi dan memastikan kebenaran informasi sebelum ikut menyebarkannya.

Sedangkan AI Prompts 101 memberikan pemahaman dasar mengenai bagaimana menyusun instruksi atau prompt yang efektif agar AI dapat di manfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar, menggali ide dan menghasilkan karya secara kreatif.


Kabag SDM Polres Tegal Kota AKBP Pujiningsih mengatakan, pesatnya perkembangan AI harus di ikuti dengan peningkatan kemampuan berpikir kritis, terutama bagi generasi muda.

“Kami ingin para pelajar tidak hanya tahu bagaimana menggunakan AI, tetapi juga memahami bagaimana menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab. Kemampuan berpikir kritis menjadi sangat penting agar mereka tidak mudah menerima begitu saja setiap informasi yang di hasilkan teknologi,” ujar AKBP Pujiningsih.

Menurutnya, kehadiran teknologi harus menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkarya. Namun, pemanfaatannya tetap harus di barengi etika serta kesadaran terhadap dampak yang di timbulkan.

“Melalui Senopati Academy ini, kami ingin menanamkan bahwa teknologi harus di gunakan untuk hal-hal yang positif. Berpikir kritis dan berkarya secara etis harus menjadi bekal generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 4 Kota Tegal Istiana Herawati, S.S., M.Pd., mengapresiasi langkah Polres Tegal Kota yang memberikan edukasi AI secara langsung kepada para pelajar.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Paham AI ini. Anak-anak saat ini sangat dekat dengan teknologi, sehingga mereka perlu mendapatkan pemahaman yang benar agar mampu memanfaatkan AI secara positif, kreatif dan tetap beretika,” ungkap Istiana Herawati.

Ia berharap, edukasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat di terapkan siswa dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Paham AI di SMA Negeri 4 Kota Tegal menjadi bagian dari upaya Polres Tegal Kota membangun literasi digital generasi muda. Sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan era teknologi.

Sebab, di tengah teknologi yang semakin pintar, manusia justru di tuntut untuk semakin kritis.

AI boleh semakin canggih, tetapi etika, tanggung jawab dan kemampuan berpikir kritis tetap menjadi kendali utamanya.

Semangat itulah yang di bawa melalui Senopati Academy: “Berpikir Kritis, Berkarya Etis.”

Selasa, 08 September 2026

Alang-Alang Terbakar di Jalur Lingkar Utara, Polisi Bergerak Cegah Api Meluas

  

Kota Tegal — Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan alang-alang terbakar di tepi Jalur Lingkar Utara Kota Tegal, tak jauh dari kawasan Rusunawa, Selasa (8/9/2026) sore.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api membakar alang-alang kering. Pemadaman langsung dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Karena api belum sepenuhnya padam, petugas melanjutkan pemadaman dengan memanfaatkan sumber air terdekat. Sejumlah petugas mengambil air menggunakan ember dari empang yang berada tidak jauh dari lokasi.

Upaya tersebut dilakukan hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Tegal Barat Kompol Pardi mengatakan, petugas langsung bergerak setelah mendapat laporan untuk mencegah api meluas.

“Begitu menerima informasi adanya titik api, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api meluas, mengingat alang-alang yang kering cukup mudah terbakar,” ujar Kompol Pardi.

Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar lahan yang dipenuhi rerumputan dan tanaman kering.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Jangan sampai hal kecil berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pesannya.

Cegah Kebakaran Kapal, Polsek SKP Pantau dan Edukasi Awak Kapal di Pelabuhan Tegal

  


Kota Tegal – Potensi kebakaran kapal menjadi perhatian jajaran Polres Tegal Kota di tengah kondisi cuaca panas dan angin yang cukup kencang. Langkah pencegahan di lakukan Polsek Kawasan Sektor Pelabuhan dengan memantau aktivitas kapal. Sekaligus memberikan edukasi kepada para awak kapal di Pelabuhan Tegal, Rabu (9/9/2026).

Di pimpin Kapolsek Kawasan Sektor Pelabuhan AKP Nurmahmud, petugas turun langsung ke area kapal. Untuk mengecek kondisi sekitar sekaligus mengingatkan awak kapal agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang dapat memicu kebakaran.

AKP Nurmahmud mengatakan, pemantauan dan edukasi di lakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran kapal di kawasan pelabuhan.

“Di kawasan pelabuhan, kami terus melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada para awak kapal agar selalu waspada terhadap potensi yang dapat memicu kebakaran. Terlebih dalam kondisi cuaca panas dan angin yang cukup kencang seperti saat ini,” ujar AKP Nurmahmud.

Ia juga mengajak para nelayan dan awak kapal bersama-sama menjaga keamanan kapal, termasuk memperhatikan kondisi sarana dan menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api.

“Kami mengajak para nelayan dan awak kapal untuk saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan. Pencegahan di lakukan sejak dini agar potensi kebakaran dapat di antisipasi sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran Polres Tegal Kota bersama Polsek jajaran dalam mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah Kota Tegal, termasuk kebakaran lahan kosong dan kapal.

Melalui pemantauan dan edukasi secara langsung, kepolisian mendorong masyarakat di kawasan pelabuhan untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. Serta segera mengambil langkah apabila menemukan potensi yang dapat memicu kebakaran.

Senin, 07 September 2026

Saat Lampu Merah, Polisi Bagikan Masker dan Imbau Warga Tetap Waspada

  

Kota Tegal – Saat lampu merah menyala di Simpang Maya Kota Tegal, sejumlah anggota Satlantas Polres Tegal Kota mendatangi pengendara yang berhenti. Bukan hanya mengatur lalu lintas, petugas juga membagikan masker dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut di lakukan di sela pemantauan lalu lintas sebagai langkah antisipasi menyikapi perkembangan situasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tegal Kota Ipda Prio Utomo mengatakan, pembagian masker dan edukasi. Di lakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus kesiapsiagaan untuk memberikan perlindungan dan informasi kepada masyarakat.

“Kami memberikan masker sebagai langkah antisipasi. Selain itu, kami juga mengedukasi masyarakat agar tetap waspada. Dan mengetahui langkah-langkah yang perlu di lakukan apabila terjadi perkembangan situasi,” ujar Ipda Prio Utomo.

Tak hanya pengendara, warga di sekitar lokasi juga di berikan edukasi mengenai langkah mitigasi serta di imbau mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, dan selalu memantau informasi resmi dari sumber yang terpercaya. Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya,” katanya.

Menurutnya, kesiapsiagaan perlu di lakukan bersama dengan tetap menjaga aktivitas masyarakat dan mengikuti perkembangan situasi berdasarkan informasi yang dapat di pertanggungjawabkan.

“Ini bagian dari upaya kami hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi dan membangun kewaspadaan bersama,” pungkas Ipda Prio Utomo.

Kendaraan Bhabinkamtibmas hingga AWC Dicek, Polres Tegal Kota Perkuat Kesiapsiagaan


Kota Tegal – Menghadapi musim kemarau, Polres Tegal Kota kembali mengecek kesiapan kendaraan dinas. Pemeriksaan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (8–10/9/2026).

Pengecekan di lakukan terhadap kendaraan roda dua dan roda empat. Yang di gunakan untuk mendukung mobilitas personel, mulai dari kendaraan Bhabinkamtibmas untuk memantau wilayah binaan hingga kendaraan patroli.

Kepala Bagian Logistik Polres Tegal Kota Kompol Bambang Sridiartono mengatakan, pemeriksaan kendaraan telah di lakukan beberapa kali dalam beberapa pekan terakhir. Sementara pemeliharaan dan perawatan atau Harwat merupakan agenda rutin yang di laksanakan setiap semester.

“Kita akan melaksanakan kegiatan Harwat, yaitu pemeliharaan dan perawatan terhadap kendaraan bermotor yang kita miliki. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap semester,” ujar Kompol Bambang, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, pemeliharaan kendaraan tidak hanya berkaitan dengan kondisi sarana operasional, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan kepolisian dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Ini juga bagian dari upaya mitigasi dan antisipasi terhadap perubahan cuaca, khususnya potensi terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Menurutnya, meski Kota Tegal tidak memiliki kawasan hutan, potensi kebakaran tetap perlu di antisipasi, terutama pada lahan kering, semak dan alang-alang saat musim kemarau.

Selain kendaraan Bhabinkamtibmas dan patroli, pengecekan juga di lakukan terhadap AWC (Armoured Water Cannon) milik Satuan Samapta Polres Tegal Kota.

“Kita juga melakukan pengecekan dan perawatan terhadap kendaraan pendukung operasional AWC. Kita lakukan check and recheck untuk memastikan kendaraan tersebut siap operasional dan dapat di terjunkan kapan saja apabila di butuhkan, termasuk ketika terjadi kebakaran lahan,” katanya.

Pengecekan berkala di lakukan untuk memastikan seluruh kendaraan operasional siap mendukung tugas personel di lapangan. Baik dalam pemantauan wilayah, patroli maupun penanganan kejadian yang membutuhkan respons cepat.

Cegah Kebakaran, Bhabinkamtibmas Polres Tegal Kota Pantau Lahan dan Kapal

Kota Tegal – Cuaca panas dan angin kencang menjadi perhatian jajaran Polres Tegal Kota dalam mengantisipasi potensi kebakaran. Di wilayah Kota Tegal, kewaspadaan diarahkan pada sejumlah titik yang berpotensi terjadi kebakaran lahan maupun kapal.

Langkah pencegahan dilakukan anggota Bhabinkamtibmas melalui sambang dan pemantauan wilayah. Warga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering.

Imbauan serupa juga disampaikan kepada para nelayan dan anak buah kapal (ABK) agar lebih berhati-hati terhadap sumber api saat beraktivitas di kapal.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota Kompol Nurkholis mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di wilayah Kota Tegal.

“Pada intinya harus selalu waspada dan berhati-hati, terutama berkaitan dengan masalah kapal. Biasanya kebakaran bisa disebabkan percikan maupun puntung rokok. Apalagi kalau kondisi angin cukup kencang,” ujar Kompol Nurkholis, Senin (7/9/2026)

Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena sumber api sekecil apa pun dapat menimbulkan dampak lebih besar ketika kondisi sekitar kering dan angin bertiup kencang.

“Buat rekan-rekan semua, saling menjaga. Karena satu sumber api saja bisa memberikan dampak yang sangat besar,” katanya.

Kompol Nurkholis menambahkan, langkah pencegahan tersebut sejalan dengan upaya yang dilakukan jajaran Polres Tegal Kota bersama unsur terkait melalui pemantauan wilayah dan edukasi kepada masyarakat.

“Untuk wilayah Kota Tegal, potensi yang kita antisipasi terutama kebakaran lahan dan kebakaran kapal. Karena itu, jajaran terus melakukan pemantauan dan memberikan edukasi agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan,” jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dan pencegahan sejak dini, sehingga potensi kebakaran dapat segera diantisipasi dan tidak berkembang hingga menimbulkan dampak yang lebih luas.

Minggu, 06 September 2026

Kebakaran Lahan Kosong di Margadana, Polisi Lakukan Pengamanan dan Antisipasi Api Merembet ke Permukiman

Kota Tegal – Kobaran api melahap lahan kosong yang dipenuhi alang-alang di wilayah perbatasan RT 09/RW 04 Kelurahan Kaligangsa dan Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Sabtu (5/9/2026) sore.

Api yang mulai terlihat sekitar pukul 15.20 WIB tersebut dengan cepat membakar area lahan kering. Kepulan asap hitam membumbung tinggi dan terlihat dari permukiman warga di sekitar lokasi.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Margadana Polres Tegal Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif, mengatur aktivitas warga serta mengantisipasi agar masyarakat tidak mendekati area yang terbakar.

Di tengah kepungan asap dan kobaran api, personel kepolisian juga melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, BPBD serta unsur terkait lainnya. Pengamanan difokuskan pada area sekitar lokasi kebakaran, termasuk mengantisipasi kemungkinan api menjalar menuju permukiman warga.

Kapolsek Margadana Polres Tegal Kota Kompol Sigit Pasono mengatakan, langkah cepat dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi meluasnya kebakaran, mengingat kondisi lahan yang kering dan dipenuhi alang-alang.

“Begitu mendapat informasi, personel langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan koordinasi dengan petugas pemadam. Kami juga mengantisipasi agar kobaran api tidak merembet ke permukiman warga,” ujar Kompol Sigit.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Personel di lapangan juga mengimbau warga untuk tidak mendekati area kebakaran dan memberikan ruang bagi petugas pemadam agar dapat bekerja secara maksimal.

Sementara itu, proses pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dan BPBD dengan dukungan armada tangki air dari DPUPR. Namun, kondisi medan menjadi salah satu kendala karena titik api berada cukup jauh di bagian tengah lahan dan sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisir kobaran api agar tidak semakin meluas.

“Yang paling kami waspadai adalah arah pergerakan api. Karena lokasinya berada di area alang-alang yang kering, kami terus melakukan pemantauan bersama petugas terkait. Jangan sampai api menjalar dan mengancam rumah warga,” tegasnya.

Hingga pukul 17.55 WIB, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pengendalian titik api. Kobaran yang tersebar di sejumlah bagian lahan membuat proses pemadaman membutuhkan waktu.

Personel Polsek Margadana tetap bersiaga di lokasi, melakukan pengamanan dan pemantauan situasi di sekitar area kebakaran hingga kondisi dinyatakan aman.

Kompol Sigit juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan vegetasi dalam keadaan kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan di lahan kosong. Sekecil apa pun sumber api, dalam kondisi lahan kering bisa dengan cepat membesar dan membahayakan lingkungan sekitar. Segera laporkan kepada petugas apabila melihat adanya kebakaran,” pungkasnya.

Sabtu, 05 September 2026

CEGAH API MELUAS, POLSEK TEGAL TIMUR SISIR LAHAN KOSONG RAWAN KEBAKARAN

  


Kota Tegal - Lahan kosong yang dipenuhi ilalang dan rumput liar menjadi perhatian Polsek Tegal Timur di tengah kondisi kemarau. Patroli dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran sebelum api muncul dan meluas.

Salah satu lokasi yang dipantau berada di Jalan Nakula Utara, tepatnya di belakang GOR Wisanggeni, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Di lokasi tersebut terdapat lahan kosong dengan vegetasi kering yang mudah terbakar.

Selain melakukan patroli, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya api di sekitar lahan.


Kapolsek Tegal Timur Kompol Trio Prabowo mengatakan, kondisi lahan yang ditumbuhi ilalang dan rumput liar perlu mendapat perhatian, terutama saat cuaca panas dan kering.

“Patroli kami lakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di sekitar lahan yang banyak ditumbuhi ilalang dan rumput kering,” ujar Kompol Trio, Minggu (6/9/2026)

Ia menambahkan, masyarakat diminta segera melapor apabila melihat adanya pembakaran maupun tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani.

“Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Peran masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” katanya.

Patroli dan imbauan tersebut menjadi langkah Polsek Tegal Timur dalam mengantisipasi kebakaran lahan selama musim kemarau, khususnya di area terbuka yang memiliki vegetasi mudah terbakar.

Jumat, 04 September 2026

Kemarau Datang, Polres Tegal Kota Waspadai Kebakaran Lahan hingga Kapal


Tegal Kota – Memasuki musim kemarau, Polres Tegal Kota meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di sejumlah lokasi rawan. Meski Kota Tegal tidak memiliki kawasan hutan, ancaman kebakaran tetap dapat muncul dari lahan kosong yang dipenuhi ilalang dan vegetasi kering hingga kawasan pelabuhan.

Melalui jajaran Bhabinkamtibmas, kepolisian melakukan sambang dan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi munculnya api. 

Salah satunya di wilayah Krandon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, yang terdapat lahan kosong dengan ilalang dan semak kering, Sabtu (5/9/2026) 

Petugas juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas yang dapat memicu api, terutama di sekitar lahan terbuka dengan kondisi vegetasi yang mudah terbakar.


Kasatbinmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, kewaspadaan tidak hanya diarahkan pada lahan kosong, tetapi juga kawasan Pelabuhan Tegal yang memiliki aktivitas kapal dan berpotensi menghadapi risiko kebakaran.

“Potensi kebakaran tidak hanya berada di lahan kosong yang dipenuhi ilalang. Kawasan pelabuhan dan kapal juga menjadi perhatian karena memiliki aktivitas serta material yang perlu diantisipasi. Karena itu, pemantauan dan pencegahan dilakukan sejak dini,” ujar AKP Rekso.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan ikut berperan dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat aktivitas pembakaran atau tanda-tanda munculnya api.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran lebih awal sekaligus mencegah api berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

URC Polres Tegal Kota Bergerak di Tengah Malam, Sasar Titik Rawan 3C hingga Tawuran

 


Kota Tegal – Saat sebagian masyarakat mulai beristirahat, aktivitas kepolisian justru terus bergerak. Di tengah suasana malam Kota Tegal, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tegal Kota menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (5/9/2026) malam.

Patroli mobile ini bukan sekadar rutinitas. Kehadiran personel URC menjadi langkah preventif untuk mencegah kejahatan jalanan sebelum terjadi, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman.

Dengan kendaraan dinas, personel URC bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Sejumlah lokasi yang dianggap rawan menjadi sasaran pemantauan, termasuk kawasan yang berpotensi terjadi aksi kriminalitas maupun aktivitas kelompok remaja.

Fokus utama patroli adalah mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Tak hanya itu, personel juga mengantisipasi potensi tawuran, balap liar serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Husen Asnawi menegaskan, patroli mobile merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kejahatan baru kemudian bertindak. Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya 3C, tawuran, balap liar dan kejahatan jalanan lainnya,” tegas AKP Husen Asnawi.

Menurutnya, pola patroli dilakukan secara mobile dengan menyasar lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus rasa aman bagi masyarakat.

“Kami terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan, terutama pada jam dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas,” tambahnya.

Polres Tegal Kota mengingatkan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Masyarakat yang melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas dapat segera menghubungi Call Center Polri 110.

Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan respons kepolisian.

Polisi hadir bukan hanya ketika kejahatan terjadi. Melalui patroli dan deteksi dini, Polres Tegal Kota terus bergerak memastikan setiap sudut Kota Tegal tetap aman, tertib dan kondusif.