Jumat, 10 April 2026

Jumat Curhat di Pantai Alam Indah, Polres Tegal Kota Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat Pesisir


Kota Tegal – Polres Tegal Kota kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat pesisir di kawasan Pantai Alam Indah (PAI), Kota Tegal, Jumat (10/4/2026), sebagai sarana memperkuat komunikasi sekaligus menampung aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, Pokdarwis Pantai Alam Indah, SAR Arnavat, serta masyarakat pesisir sekitar Pantai Alam Indah.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Untuk membahas berbagai hal terkait tugas kepolisian. Khususnya dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk bertemu langsung dan berdiskusi santai dengan masyarakat mengenai upaya menjaga keamanan di Pantai Alam Indah,” ujar AKBP Heru.

Ia juga menyebutkan bahwa kawasan tersebut memiliki kedekatan tersendiri baginya dan sering di manfaatkan sebagai lokasi berolahraga.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga kamtibmas. Menurutnya, keamanan tidak dapat terwujud tanpa dukungan berbagai pihak, baik instansi terkait maupun masyarakat.

“Kami membutuhkan masukan dari masyarakat karena menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Layanan Call Center 110

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center Polri 110 yang tersedia 24 jam secara gratis. Untuk melaporkan berbagai informasi maupun gangguan kamtibmas. Ia menegaskan bahwa setiap laporan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian terdekat.

Selain itu, masyarakat juga di imbau untuk berkoordinasi dengan personel Polairud dan Bhabinkamtibmas jika menemui permasalahan di kawasan wisata.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah usulan, di antaranya pengaturan ulang jalur masuk di pintu PAI agar di arahkan ke sisi barat. Guna pemerataan pedagang, serta rencana pembangunan posko SAR Arnavat di kawasan Pantai Pulokodok.

Warga juga mengajukan pertanyaan terkait layanan kepolisian, seperti perpanjangan SIM yang telah habis masa berlaku dan ketentuan batas usia dalam perpanjangan SIM.

Harapannya melalui kegiatan Jumat Curhat ini, terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Serta tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan Pantai Alam Indah, Kota Tegal.

Kamis, 09 April 2026

Siapkan Generasi Melek Teknologi, Polres Tegal Kota Kenalkan AI kepada Pelajar SMA/SMK

 

Kota Tegal — Upaya menyiapkan generasi muda menghadapi era digital terus di perkuat. Polres Tegal Kota berkolaborasi dengan AI ASEAN/Mafindo menggelar pelatihan “AI Ready ASEAN” bagi pelajar SMA dan SMK di Aula SMA Negeri 2 Tegal, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi siswa untuk memahami kecerdasan buatan (AI) secara komprehensif. Mulai dari konsep dasar, etika penggunaan teknologi, hingga praktik melalui Learning Management System (LMS) AI Ready ASEAN.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka pelatihan

“AI telah mengubah cara kita belajar, bekerja, hingga berinteraksi. Karena itu, pelajar harus siap dan mampu memanfaatkannya secara bijak,” ujarnya.

Menurutnya, AI bukanlah ancaman, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas jika di gunakan secara tepat.

“AI tidak menggantikan manusia. Justru menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan berpikir, berkreasi, dan berinovasi,” tegasnya kembali

Ia pun mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pelajar di dorong memanfaatkan AI untuk hal-hal positif, seperti mendukung pembelajaran, riset, dan pengembangan kreativitas. Serta menghindari praktik penyalahgunaan seperti plagiarisme.

“Jadikan AI sebagai pemicu ide, bukan pengganti proses berpikir,” imbuhnya.

Lebih jauh, Kapolres juga menyoroti peran penting para pendidik dalam mengawal pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah agar tetap berada pada koridor yang tepat dan produktif.

Apresiasi Pihak Sekolah

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tegal, Uti Bisnuharti mengapresiasi terselenggaranya program tersebut yang di nilai memberikan wawasan baru bagi para pelajar.

“Program ini membantu siswa lebih bijak dan beretika dalam memanfaatkan teknologi AI, sekaligus mampu memilah dampak positif dan negatifnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal itu juga di perkuat melalui dukungan Bank Indonesia lewat program “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” yang menanamkan pemahaman nilai kebangsaan kepada para pelajar.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi digital siswa, tetapi juga membentuk generasi muda yang adaptif, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan di tengah pesatnya transformasi teknologi.

Jumat, 03 April 2026

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Debong Tengah Hangus Dilalap Api

  

Kota Tegal - Kebakaran melanda rumah milik Khairi Isnawati (47), warga Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.20 WIB saat seorang saksi mencium bau benda terbakar dari dalam rumah. Saat di lakukan pengecekan, api di ketahui telah muncul di lantai dua bangunan.

Saksi kemudian segera memanggil penghuni rumah untuk keluar, sementara warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Kota Tegal yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Api berhasil di kendalikan dengan cepat sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kapolsek Tegal Selatan, Kompol Sigit Pasono, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Petugas segera menuju lokasi untuk mengamankan TKP serta melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap saksi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami kerugian materiil berupa perabot rumah tangga, pakaian, dan sejumlah surat berharga dengan total ditaksir sekitar Rp10 juta.

Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama dari penggunaan peralatan elektronik di rumah,” tegas Kompol Sigit.

Saat ini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan dan memastikan kondisi lokasi dalam keadaan aman.

Kamis, 02 April 2026

Polres Tegal Kota Sterilisasi Gereja, 350 Personel Disiagakan Jelang Tri Hari Suci Paskah

   

Kota Tegal — Polres Tegal Kota melakukan sterilisasi sejumlah gereja dan tempat ibadah menjelang rangkaian Tri Hari Suci Paskah 2026, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini sebagai upaya untuk memastikan keamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah.

Sterilisasi dilakukan oleh personel Satsamapta dengan dukungan Unit K9. Petugas menyisir area gereja menggunakan metal detector serta anjing pelacak, mulai dari bagian dalam hingga lingkungan sekitar.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan sterilisasi merupakan langkah antisipasi guna mencegah potensi gangguan keamanan.

“Kami pastikan seluruh gereja dan tempat ibadah dalam kondisi aman sebelum digunakan. Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat selama ibadah Tri Hari Suci,” ujarnya.

Selain sterilisasi, polisi juga menyiagakan sedikitnya 350 personel untuk pengamanan di berbagai titik.

“Personel kami sebar tidak hanya di gereja, tetapi juga di ruas jalan, objek wisata, dan pusat-pusat keramaian masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengamanan ini untuk menjaga situasi tetap kondusif, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan keagamaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan tenang,” tegasnya.

Langkah pengamanan ini mendapat apresiasi dari pihak gereja. Pendeta Simon dari GPDI Mahanaim Tegal menyampaikan terima kasih atas kehadiran aparat kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih atas sterilisasi yang di lakukan. Ini memberikan rasa aman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran polisi menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Hal serupa di sampaikan Romo Subagyo dari Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tegal.

“Dengan adanya sterilisasi ini, kami merasa lebih yakin dan nyaman dalam melaksanakan rangkaian ibadah Tri Hari Suci Paskah,” katanya.

Rangkaian Tri Hari Suci Paskah di mulai dari Kamis Putih, di lanjutkan Jumat Agung, hingga Minggu Paskah. Harapannya dengan pengamanan yang telah di lakukan, seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan khidmat.

Selasa, 31 Maret 2026

Seleksi Anggota Polri 2026, Polres Tegal Kota Libatkan Eksternal Awasi Rekrutmen Polri

Kota Tegal - Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Polres Tegal Kota menandai di mulainya seleksi terpadu calon anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan penandatanganan pakta integritas di Gedung Deviacita Mapolres Tegal Kota, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini di gelar secara serentak di seluruh Polres se-Jawa Tengah melalui Zoom Meeting. Melibatkan panitia, pengawas eksternal, orang tua peserta, dan calon anggota Polri. Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan serta menjamin keterbukaan sejak awal proses seleksi.

Kapolda Jawa Tengah melalui Karo SDM Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas menjadi bukti komitmen bersama. Untuk menjaga proses seleksi tetap jujur dan transparan.

“Ini adalah tahap awal sekaligus komitmen bersama agar seluruh proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya. Ia menekankan bahwa semua tahapan seleksi mengedepankan prinsip clear and clean serta bebas dari praktik kecurangan.

“Keberhasilan peserta di tentukan oleh kemampuan masing-masing. Penerimaan anggota Polri tidak di pungut biaya,” tegasnya. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya pihak yang menjanjikan kelulusan dan meminta pengawas untuk aktif melaporkan setiap indikasi pelanggaran.

“Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan jaga integritas. Keberhasilan hanya dapat di raih dengan usaha dan doa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panbanrim Polres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan wujud komitmen panitia. Dalam menjalankan proses rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Langkah ini menunjukkan tekad kami untuk memastikan setiap tahapan seleksi berjalan objektif dan dapat di pertanggungjawabkan,” katanya.

AKBP Heru menambahkan bahwa Panbanrim di tingkat Polres bertugas melakukan verifikasi awal data dan berkas pendaftar sebelum di teruskan ke tingkat Polda.

Untuk menjaga keterbukaan dan integritas, proses seleksi juga melibatkan pihak eksternal. Seperti Disdukcapil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, serta LSM,” tambahnya.

Dengan pengawasan dari berbagai pihak, panitia berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar, adil, dan transparan.

Senin, 30 Maret 2026

Dari Sumurpanggang ke Margadana: Polres Tegal Kota Perkuat Kehadiran di Jalur Strategis Pantura

  

Kota Tegal, Polres Tegal Kota resmi mengukuhkan perubahan nama Polsek Sumurpanggang menjadi Polsek Margadana. Peresmian secara langsung oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, di Mapolsek Margadana, Senin (30/3/2026).

Perubahan nomenklatur tersebut merujuk pada Keputusan Kapolda Jawa Tengah Nomor KEP/316/II/2026 tertanggal 19 Februari 2026. Kapolres menegaskan, langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, proses perubahan telah berlangsung sejak 2023 dan melalui tahapan verifikasi yang panjang sebelum akhirnya di sahkan. “Ini bagian dari optimalisasi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujarnya.


Kapolres menekankan, perubahan ini harus di maknai sebagai momentum menghadirkan semangat baru di tubuh Polsek Margadana. Ia mendorong seluruh personel untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Ini semangat baru—semangat hadir ditengah masyarakat. Polsek Margadana harus lebih humanis, adaptif, berdedikasi, berintegritas, dan responsif agar kamtibmas tetap terjaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyoroti posisi strategis wilayah Margadana yang berada di jalur arteri Pantura dengan mobilitas tinggi. Kondisi ini menuntut kehadiran aparat kepolisian yang kuat dan sigap dalam menjaga stabilitas keamanan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, serta tokoh masyarakat dan agama menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.


Di sisi lain, Kapolres memastikan perubahan nomenklatur ini akan segera di sosialisasikan kepada masyarakat agar seluruh pelayanan kepolisian dapat berjalan lebih efektif.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kami optimistis keamanan dan ketertiban dapat terwujud secara optimal. Perubahan ini juga akan segera kami sosialisasikan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Polsek Margadana dipimpin oleh perwira berpangkat Komisaris Polisi, yang diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan tugas kepolisian secara lebih profesional di wilayah tersebut.





Hadapi Potensi Kontinjensi, Polres Tegal Kota Matangkan Pengamanan dengan Pendekatan Humanis

  

Kota Tegal — Menyikapi perkembangan situasi serta menghadapi potensi kontinjensi, Polres Tegal Kota mematangkan kesiapan pengamanan. Salah satunya melalui apel kesiapan dan pengecekan Tim Negosiator yang di gelar di halaman Mapolres Tegal Kota, Senin (30/3/2026).

Langkah ini sebagai upaya untuk mengantisipasi potensi unjuk rasa, dengan mengedepankan pendekatan persuasif melalui Tim Negosiator sebagai garda terdepan dalam berkomunikasi dengan massa aksi.

Wakapolres Tegal Kota, Kompol Wahdah Maulidiawati, menyampaikan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan penyampaian aspirasi tetap berjalan tertib.

“Pengamanan kami siapkan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif dan humanis. Tim negosiator menjadi ujung tombak dalam membangun komunikasi yang efektif dengan peserta aksi,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh personel untuk melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mengedepankan sikap profesional dan tidak terpancing provokasi.

“Kami tekankan agar seluruh anggota bertindak humanis dan profesional, sehingga penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wahdah menambahkan bahwa sinergi antar satuan menjadi kunci dalam pengamanan. Setiap tim memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari negosiasi, pengendalian massa, hingga penegakan hukum.

“Kolaborasi ini penting agar setiap dinamika di lapangan dapat di respons cepat dan tepat,” tambahnya.

Selain Tim Negosiator, pengamanan juga melibatkan Dalmas awal dan lanjutan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Jika terjadi eskalasi, tim Satreskrim disiagakan untuk langkah penegakan hukum.

Jumat, 27 Maret 2026

Sepekan Pengungkapan Narkoba: Polres Tegal Kota Amankan 6 Tersangka dan Ratusan Obat Berbahaya

Kota Tegal – Polres Tegal Kota mengungkap tujuh kasus peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya sepanjang Maret 2026 serta mengamankan sembilan tersangka. Petugas menyita barang bukti berupa 9,22 gram sabu, 30 butir psikotropika, dan 1.120 butir obat berbahaya. Para tersangka berasal dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Brebes.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menyatakan penindakan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba. Terutama yang menargetkan generasi muda.

“Sebagian besar kasus yang kami ungkap terkait obat berbahaya, dengan jaringan yang memanfaatkan transaksi online maupun langsung,” kata AKBP Heru kepada awak media di Mapolres, Jumat (27/3/2026).

Pengungkapan kasus di lakukan bertahap, terutama pada 17–27 Maret. Dengan empat kasus yang melibatkan enam tersangka dan kini tengah menjalani proses penyidikan. Di Margadana, dua pelaku, AB dan AL, di amankan dengan sabu seberat 0,31 gram.

Di Tegal Barat, polisi menangkap tersangka SV dengan 174 butir obat berbahaya siap edar,” jelasnya

Kasus lain terjadi pada dini hari 27 Maret di Tegal Timur, saat BN di amankan di kamar kos dengan psikotropika dan obat berbahaya. Pengembangan kasus berlanjut di Tegal Selatan, di mana dua tersangka lain, KT dan CN, di tangkap dengan total 239 butir obat berbahaya.

“Penindakan akan terus kami lakukan agar masyarakat terlindungi dan generasi muda terhindar dari narkoba,” ujar Heru. Ia juga menekankan peran penting masyarakat dalam menyampaikan informasi guna menjaga keamanan.

Kasatres Narkoba AKP Ade Priyatna menambahkan, para pelaku biasanya mendapatkan barang dari jaringan online sebelum di edarkan langsung. “Modusnya beragam, mulai dari COD hingga penjualan di tempat nongkrong, dan targetnya sebagian besar anak muda,” jelasnya.

Sejak Januari hingga 27 Maret 2026, Polres Tegal Kota telah mengungkap 17 kasus dengan 23 tersangka.

Barang bukti yang diamankan meliputi 64,19 gram sabu, 315,54 gram tembakau gorila, 128 butir psikotropika, dan 1.509 butir obat berbahaya.

Kamis, 26 Maret 2026

Keselamatan Jadi Prioritas, Polres Tegal Kota Cek Armada di Terminal Bus Tegal

  

Kota Tegal - Untuk memastikan kelancaran program Balik Rantau Gratis, Polres Tegal Kota bersama instansi terkait menggelar ramp check di Terminal Bus Kota Tegal, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan jajaran Polres Tegal Kota, Dinas Perhubungan, serta Sidokkes. Guna memastikan kesiapan armada dan kondisi pengemudi menjelang arus balik.

Pemeriksaan berlangsung secara menyeluruh, mencakup kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, hingga bukti uji KIR. Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi teknis kendaraan secara detail, meliputi sistem pengereman, lampu, ban. Hingga komponen pendukung lainnya agar bus benar-benar laik jalan.

Selain armada, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian. Tim Sidokkes Polres Tegal Kota melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan vitamin untuk menjaga kebugaran para sopir selama perjalanan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Dirlantas Polda Jawa Tengah yang disampaikan melalui rapat koordinasi bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah pada 26–27 Maret 2026.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tegal Kota Ipda Priyo Utomo menegaskan, ramp check ini menjadi langkah preventif untuk menjamin keselamatan penumpang.

“Melalui ramp check ini, kami pastikan seluruh armada dalam kondisi aman dan laik jalan. Pengemudi juga kami pastikan sehat dan siap, sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Senada, Kasi Dokkes Polres Tegal Kota, Penata Tingkat I Eny Astuti, S.Kep., Ns., menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi dalam keselamatan berkendara.

“Kami lakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin agar pengemudi tetap prima. Ini penting untuk mencegah kelelahan dan menjaga konsentrasi saat berkendara,” jelasnya.

Harapannya melalui kegiatan ini, program Balik Rantau Gratis dapat berjalan tertib, aman, dan lancar hingga para penumpang tiba di tujuan.

Rabu, 25 Maret 2026

Di Tengah Pengamanan Mudik Pantura, Kapolres Tegal Kota Berbagi Kebahagiaan Lebaran dengan Penghuni Rutan

  

Kota Tegal - Di tengah kesibukan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di jalur Pantura, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menunjukkan kepedulian dengan berbagi kebahagiaan kepada para penghuni rumah tahanan (rutan) Mapolres Tegal Kota, Rabu (25/3/2026).

Dalam suasana Idul Fitri 1447 H yang masih berlangsung, Kapolres didampingi Wakapolres serta petugas jaga mendatangi langsung ruang tahanan. Untuk membagikan paket makanan siap saji kepada belasan penghuni rutan. Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan.

AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada sesama, tanpa memandang latar belakang, termasuk kepada para penghuni rutan yang sedang menjalani proses hukum.

“Di tengah tugas pengamanan arus mudik dan balik, kami ingin tetap berbagi kebahagiaan. Momentum Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan berbagi. Termasuk kepada saudara-saudara kita yang saat ini berada di rutan,” ujar Kapolres.

Pendekatan Kemanusiaan

Ia menegaskan, kepedulian kepada para tahanan merupakan bagian dari pendekatan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Ini adalah bentuk kepedulian yang memandang manusia secara utuh. Apa yang kami lakukan merupakan wujud belarasa dan penghargaan terhadap kelompok masyarakat yang kecil, lemah, dan mungkin sedang berada dalam kondisi tersingkir. Namun mereka tetap bagian dari masyarakat yang harus kita perhatikan bersama,” tegas AKBP Heru Antariksa

Suasana hangat terlihat saat Kapolres menyapa para penghuni rutan satu per satu, sekaligus memberikan motivasi. Agar mereka tetap menjalani proses hukum dengan baik dan menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri.

“Walaupun sedang menjalani proses hukum, mereka tetap harus mendapat perlakuan secara manusiawi. Kami ingin mereka tetap merasakan suasana Lebaran dan memiliki semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Kapolres juga berpesan agar para penghuni rutan memanfaatkan waktu yang ada untuk introspeksi diri, mendekatkan diri kepada Tuhan. Serta menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.

“Kami berharap apa yang terjadi saat ini bisa menjadi pelajaran. Gunakan waktu ini untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan ketika kembali ke masyarakat nanti bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tuturnya.

Minggu, 22 Maret 2026

Lonjakan Wisatawan di Pantai Tegal, Polisi Intensifkan Patroli dan Imbau Keselamatan

  

Kota Tegal — Kepolisian Resor Tegal Kota memperketat pengamanan di seluruh objek wisata pantai selama libur Lebaran. Menyusul meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan pada H+1 Lebaran, Minggu (22/3/2026).

Kepadatan pengunjung paling terlihat di Pantai Alam Indah (PAI), yang menjadi destinasi wisata bahari utama di Kota Tegal. Lonjakan serupa juga terjadi di Pantai Kodok, Pantai Komodo, Pantai Batamsari, Pantai Muarareja Indah, hingga Bahari Water Park.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menegaskan pihaknya mengintensifkan patroli dan pengawasan di seluruh kawasan wisata.

“Kami melakukan patroli dan pengawasan secara intensif, serta mengimbau pengunjung agar selalu waspada. Terutama dalam mengawasi anak-anak saat bermain di pantai guna mencegah kecelakaan,” ujarnya.

Pengamanan tidak hanya fokus di area pantai, tetapi juga mencakup pengawasan parkir kendaraan untuk mencegah tindak kriminalitas. Polisi juga mengingatkan pengelola wisata agar mengutamakan aspek keselamatan pengunjung.

“Masyarakat kami imbau untuk segera melapor kepada petugas jika menemukan hal mencurigakan di kawasan wisata,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara petugas, pengelola, dan masyarakat terus terjaga agar situasi tetap aman dan kondusif, serta aktivitas wisata selama libur Lebaran berjalan nyaman dan lancar.

Sementara itu, sejumlah objek wisata pantai di Kota Tegal terpantau ramai sejak pagi hingga sore hari. Wisatawan lokal maupun dari daerah sekitar memanfaatkan momentum libur untuk berwisata bersama keluarga.

Data petugas mencatat total kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di Kota Tegal mencapai sekitar 3.600 orang dalam satu hari pada H+1 Lebaran.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari beberapa lokasi, dengan Pantai Alam Indah (PAI) menjadi penyumbang terbanyak sebanyak 1.925 pengunjung.

Sementara itu, kawasan Pantai Kodok, Pantai Komodo, dan Pantai Batamsari mencatat 579 pengunjung, disusul Pantai Muarareja Indah sebanyak 712 orang, serta Bahari Water Park dengan 468 pengunjung.

Meski terjadi lonjakan wisatawan, situasi di seluruh objek wisata tetap aman dan kondusif berkat pengamanan serta patroli rutin petugas di lapangan.

Jumat, 20 Maret 2026

Kapolres Tekankan Pengamanan Malam Takbir dan Sholat Ied Dilakukan Secara Humanis


Kota Tegal - Kepolisian memastikan kesiapan maksimal dalam mengamankan malam takbiran yang akan berlangsung pada Jumat (20/3/2026). Seluruh personel dikerahkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif hingga berakhirnya Operasi Ketupat.

Kapolres Tegal Kota, Heru Antariksa Cahya, menegaskan kondisi lalu lintas dan keamanan wilayah saat ini relatif terkendali. Puncak arus mudik telah terlewati, salah satunya berkat penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional.

Meski demikian, Kapolres mengingatkan jajarannya agar tidak lengah, terutama menghadapi potensi keramaian pada malam takbiran. Kondusifitas keamanan harus tetap terjaga hingga selesai operasi.

“Malam ini takbiran akan berlangsung, meski sebagian masyarakat telah memulainya sejak Kamis. Karena itu, seluruh personel harus benar-benar siap, mulai dari sore hingga malam hari,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya setiap personel memahami tugas dan posisi masing-masing agar pengamanan berjalan efektif, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbiran di tempat ibadah, dengan peran aktif Bhabinkamtibmas yang memberikan edukasi.

“Euforia takbir keliling harus di antisipasi dengan mitigasi yang tepat. Pengamanan harus humanis, penuh dedikasi, dan ikhlas,” ujarnya.

Personel Gabungan Disiagakan

Ratusan personel gabungan dari Polres, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait mengamankan malam takbiran. Mereka menempati pos-pos pengamanan, titik rawan kemacetan di jalur Pantura, pusat kota, dan kawasan keramaian.

Walikota Tegal bersama Forkopimda juga memantau langsung situasi dengan meninjau sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat. Dalam kesempatan tersebut, Walikota dan Forkopimda juga memberikan bingkisan lebaran kepada para petugas yang berjaga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh personel dalam kondisi siap serta sarana prasarana pengamanan berjalan optimal.

“Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional, termasuk pengalihan arus dan penguatan personel di simpul kemacetan, agar mobilitas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelas Kapolres.

Petugas juga memfokuskan pengamanan pada pelaksanaan Sholat Idul fitri di sejumlah masjid dan titik lokasi, terutama di Masjid Agung Kota Tegal.

“Pelaksanaan Sholat Ied agar berjalan aman dan lancar, agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” pungkasnya.




Kamis, 19 Maret 2026

Bhayangkari Tegal Kota Tinjau Pos Pengamanan, Beri Dukungan Petugas Operasi Ketupat Candi 2026


Kota Tegal – Bhayangkari Cabang Tegal Kota melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kota Tegal, Rabu sore (18/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny. Henny Antariksa bersama jajaran pengurus Bhayangkari serta Persatuan Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB).

Beberapa pos yang menjadi sasaran kunjungan di antaranya Pos Pelayanan (Posyan) Maya, Pos Pengamanan (Pospam) Rel KA Tirus, Pos Terpadu Terminal, Posyan Jalan Pancasila, hingga Pospam Simpang Tiga Coyo.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Bhayangkari turut menyerahkan tali asih berupa bingkisan kepada personel yang tengah bertugas mengamankan arus mudik Lebaran.

Ny. Henny Antariksa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota. Agar tetap bersemangat selama menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat Candi 2026.

“Bingkisan ini kami berikan sebagai wujud kepedulian Bhayangkari kepada para petugas di lapangan. Dengan harapan dapat menambah semangat dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, ia mendoakan seluruh anggota yang bertugas agar selalu memperoleh kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

“Semoga seluruh rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat merayakan Idul Fitri 1447 H,” pungkasnya.