Senin, 03 Agustus 2026

Polres Tegal Kota Gelar Kesiapan Peralatan dan Siaga Bhayangkara Antisipasi Potensi Kebakaran

  


Kota Tegal - Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyiagakan seluruh personel untuk mengantisipasi potensi kebakaran lahan dan kapal. Seiring berlangsungnya musim kemarau panjang. Kesiapsiagaan tersebut di tandai melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana yang di gelar di halaman Mapolres Tegal Kota, Selasa (4/8/2026).

Menurut Kapolres, perubahan cuaca pada musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah. Terutama lahan bekas rawa yang mengering serta kawasan pelabuhan yang memiliki risiko kebakaran kapal. Karena itu, seluruh personel di minta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya keadaan darurat.

"Apel kesiapsiagaan ini untuk memastikan seluruh personel dan peralatan benar-benar siap menghadapi potensi kebakaran lahan maupun kapal. Memasuki musim kemarau, fokus kita bergeser dari antisipasi cuaca ekstrem menjadi pencegahan setiap potensi kebakaran yang dapat menimbulkan titik api," kata AKBP Heru Antariksa Cahya.

Dalam apel tersebut, Kapolres di dampingi pejabat utama melakukan pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Kendaraan operasional, mobil penerangan, Armoured Water Cannon (AWC), hingga berbagai perlengkapan penanggulangan bencana di periksa. Untuk memastikan seluruhnya siap di gunakan apabila sewaktu-waktu di butuhkan.

Kapolres menegaskan bahwa kesiapan tidak hanya di tentukan oleh kelengkapan peralatan, tetapi juga kemampuan personel dalam mengoperasikannya. Seluruh operator di minta memahami fungsi dan tata cara penggunaan setiap peralatan agar mampu memberikan respons secara cepat, tepat, dan efektif.

"Pastikan seluruh kendaraan dan peralatan dalam kondisi siap operasional. Operator harus benar-benar menguasai penggunaan setiap peralatan sehingga dapat bergerak cepat dan memberikan respons yang maksimal ketika terjadi keadaan darurat," tegasnya.

Selain memperkuat kesiapan internal, Kapolres menginstruksikan seluruh satuan fungsi meningkatkan koordinasi lintas sektoral. Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut di perlukan agar penanganan kebakaran dapat di lakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Sebagai langkah pencegahan, personel di minta mengintensifkan patroli di lokasi-lokasi yang rawan kebakaran, termasuk kawasan pelabuhan. Pemeriksaan kelengkapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada kapal juga harus di lakukan secara berkala, disertai edukasi kepada awak kapal mengenai aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus kepada para Bhabinkamtibmas agar semakin aktif melaksanakan sambang, patroli, dan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah binaan, terutama pada kawasan lahan kering yang rawan terbakar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

"Menghadapi cuaca panas selama musim kemarau, kita harus mengedepankan langkah-langkah mitigasi dan pencegahan. Kesiapsiagaan personel, kesiapan peralatan, koordinasi lintas sektoral, serta peran aktif masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kebakaran," pungkas Kapolres.

Polres Tegal Kota Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar demi Lingkungan Sekolah yang Aman

  

Kota Tegal - Polres Tegal Kota memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa SMK YPT Kota Tegal dan SMK Muhammadiyah terkait pemahaman hukum, disiplin pelajar, serta menjaga ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi tentang bahaya tawuran, konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum. Serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan.

Selain pemahaman hukum, pelajar juga di berikan edukasi agar tidak mudah terprovokasi, menghindari aksi balas dendam, dan menyelesaikan persoalan melalui cara yang tertib tanpa kekerasan.

Kasat Binmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, pembinaan kepada pelajar di lakukan untuk memberikan pemahaman mengenai aturan hukum dan dampak dari setiap tindakan yang di lakukan.

“Pelajar harus memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Karena itu, penting untuk menjaga sikap, pergaulan, dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Rekso Pranoto. Senin (3/8/2026)

Menurutnya, penggunaan teknologi dan media sosial juga perlu disikapi secara bijak agar tidak menjadi sarana penyebaran informasi atau ajakan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial secara positif, menjaga lingkungan sekolah, serta menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang baik,” katanya.

Kegiatan pembinaan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara Polri dan pihak sekolah. Dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai keamanan dan ketertiban.

Dari kegiatan tersebut, para siswa menyampaikan kesediaan untuk tidak terlibat dalam tawuran, konvoi yang mengganggu ketertiban umum, maupun tindakan lain yang melanggar aturan.

Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, Polres Tegal Kota bersama pihak sekolah terus melakukan komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

Jumat, 31 Juli 2026

Bekali Kompetensi Pengamanan, Ditbinmas Polda Jateng Tutup Diklat Satpam Gada Pratama di Kota Tegal

Kota Tegal – Sebanyak 190 peserta Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Pratama Pola 140 Jam Pelajaran (JP) resmi menyelesaikan pendidikan yang di selenggarakan oleh BUJP PT Surya Artha Wiguna. Bekerja sama dengan Direktorat Binmas Polda Jawa Tengah dan Polres Tegal Kota. Penutupan di laksanakan di Kampus SUPM Negeri Tegal, Jumat (31/7/2026).

Upacara penutupan di pimpin Kasubdit Binsatpam Polsus Direktorat Binmas Polda Jawa Tengah, AKBP Meyta Toliu, yang membacakan amanat Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jateng.

Dalam amanatnya di sampaikan bahwa pelatihan Gada Pratama bertujuan membentuk anggota Satpam yang memiliki sikap, disiplin, pengetahuan, dan keterampilan. Sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional sebagai bagian dari pengamanan swakarsa yang mendukung tugas Polri.

AKBP Meyta Toliu mengatakan, seluruh peserta di harapkan mampu menerapkan ilmu yang telah di peroleh selama pelatihan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berpedoman pada peraturan yang berlaku, tingkatkan kerja sama dengan seluruh pihak. Serta pegang teguh kode etik profesi Satpam agar mampu memberikan pelayanan keamanan secara profesional," ujarnya.

Rangkaian kegiatan di tutup dengan penampilan para peserta berupa demonstrasi beladiri dan atraksi pemecahan hebel. Sebagai wujud kemampuan fisik serta keterampilan yang telah di peroleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.

Melalui pelatihan ini di harapkan para lulusan mampu menjadi Satpam yang profesional, disiplin, dan semakin memperkuat sinergi dengan Polri. Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Senin, 27 Juli 2026

Cegah Kriminalitas, Polres Tegal Kota Perkuat Patroli Terpadu di Titik Rawan

Kota Tegal – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Tegal Kota mengintensifkan kegiatan patroli terpadu pada jam-jam rawan. Kegiatan tersebut melibatkan personel Sat Samapta bersama jajaran Polsek yang menyasar sejumlah titik strategis dan lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Patroli di lakukan di kawasan permukiman warga, jalur Pantura, pusat aktivitas masyarakat, hingga wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal. Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polres Tegal Kota untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, terutama pada saat mobilitas masyarakat meningkat.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota, AKP Slamet Sugiharto, mengatakan bahwa peningkatan intensitas patroli merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun pelanggaran ketertiban umum.

"Patroli terpadu kami tingkatkan dengan menyasar kawasan permukiman, jalur Pantura, pusat keramaian, hingga wilayah perbatasan. Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, aksi balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya," ujar AKP Slamet, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, patroli di laksanakan secara mobiling dan dialogis dengan menyisir sejumlah lokasi yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban.

AKP Slamet menambahkan, patroli akan terus di optimalkan, dengan fokus pengawasan di kawasan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), ruas Jalan Pantura, jalan protokol. Serta wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal yang kerap menjadi titik berkumpul masyarakat maupun pengguna kendaraan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada petugas kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkas AKP Slamet.

Minggu, 26 Juli 2026

Satpolairud dan Polisi Pariwisata Polres Tegal Kota Perketat Pengamanan di Objek Wisata Pantai

Kota Tegal – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghabiskan waktu libur akhir pekan. Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) bersama Polisi Pariwisata Polres Tegal Kota melaksanakan pengamanan di sejumlah objek wisata pantai, Minggu (27/7/2026).

Pengamanan dil aksanakan di empat destinasi wisata yang menjadi tujuan favorit masyarakat, yakni Pantai Alam Indah (PAI), Pantai Muarareja Indah, Pantai Batamsari, dan Pulo Kodok. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kecelakaan laut akibat meningkatnya aktivitas wisatawan pada akhir pekan.

Selain melakukan patroli di kawasan pantai, personel Satpolairud dan Polisi Pariwisata juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung. Petugas mengingatkan wisatawan agar tidak berenang hingga ke tengah laut. Karena dapat membahayakan keselamatan akibat arus dan gelombang yang sewaktu-waktu dapat berubah.

Tidak hanya itu, pengunjung juga di imbau untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain di bibir pantai. Serta menjaga barang bawaan dan barang berharga guna menghindari tindak kriminalitas.

Kasat Polairud Polres Tegal Kota, Iptu Susanto, mengatakan bahwa kehadiran personel di kawasan wisata merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Pengamanan di objek wisata pantai kami tingkatkan setiap akhir pekan maupun hari libur. Selain melaksanakan patroli, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan. Dengan tidak berenang ke tengah laut, mengawasi anak-anak, serta menjaga barang bawaan selama berada di lokasi wisata. Kami berharap masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan tetap mengutamakan keselamatan," ujar Iptu Susanto.

Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Tegal Kota berharap situasi kamtibmas di kawasan objek wisata tetap aman dan kondusif. Sehingga masyarakat dapat menikmati liburan bersama keluarga dengan rasa nyaman. Kehadiran personel Satpolairud dan Polisi Pariwisata di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Khususnya di kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung pada akhir pekan.

Sabtu, 25 Juli 2026

Patroli Dermaga Pelindo, Satpolair Polres Tegal Kota Ingatkan ABK Cegah Kebakaran

  


Kota Tegal, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Tegal Kota bersama personel Pos Polisi Sektor Kawasan Pelabuhan melaksanakan patroli dialogis di kawasan Dermaga Pelabuhan Pelindo Kota Tegal, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut di lakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kebakaran kapal. Sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan kerja bagi anak buah kapal (ABK), nahkoda, dan awak kapal.

Kasatpolair Polres Tegal Kota IPTU Susanto mengatakan, patroli dialogis merupakan bagian dari kegiatan rutin kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir, khususnya para pengguna jasa pelabuhan, agar selalu mengedepankan aspek keselamatan saat beraktivitas di atas kapal.

"Melalui patroli ini kami mengimbau seluruh nahkoda dan ABK agar selalu mengutamakan keselamatan kerja. Serta memastikan APAR tersedia dan siap digunakan," ujar IPTU Susanto.

Menurutnya, petugas juga mengingatkan awak kapal untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Upaya tersebut merupakan langkah preventif guna meminimalkan risiko kecelakaan maupun kebakaran di lingkungan pelabuhan.



Dalam patroli tersebut, personel Satpolair bersama Pos Polisi Sektor Kawasan Pelabuhan menyambangi sejumlah kapal yang sedang bersandar untuk berdialog langsung dengan nahkoda dan ABK.

Petugas juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi keadaan darurat, penggunaan APAR sesuai prosedur. Serta memastikan kondisi kapal tetap aman sebelum maupun setelah berlayar,’” jelasnya

IPTU Susanto mengingatkan seluruh nahkoda dan ABK agar tidak mengabaikan prosedur keselamatan selama beraktivitas di atas kapal.

"Jangan pernah menganggap sepele aspek keselamatan. Kedisiplinan dan kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah kebakaran maupun kecelakaan kerja di lingkungan pelabuhan," pungkasnya.

Satlantas Polres Tegal Kota Evakuasi Truk Tronton Bermuatan Baja yang Alami Kecelakaan Tunggal

  


Kota Tegal, Sebuah truk tronton bermuatan gulungan baja mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 00.25 WIB. Berdasarkan penanganan awal kepolisian, kendaraan tersebut di duga oleng ke kanan akibat pengemudi mengantuk hingga menabrak median jalan.

Kasatlantas Polres Tegal Kota, AKP Suyit Munandar, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, truk yang mengangkut gulungan baja dengan berat sekitar 80 ton mengalami kerusakan material. Begitu pula median jalan yang di tabrak.

"Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, pengemudi di duga mengantuk sehingga kendaraan kehilangan kendali dan menabrak median jalan. Karena muatan yang di bawa cukup berat, proses evakuasi harus menggunakan crane," ujar AKP Suyit Munandar.

Ia menjelaskan, personel Satlantas Polres Tegal Kota segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, pengaturan arus lalu lintas. Serta berkoordinasi dengan pemilik barang dan operator crane untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan beserta muatannya.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 13.30 WIB setelah alat berat tiba di lokasi. Selama evakuasi berlangsung, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem contraflow dari arah timur menuju jalur utara. Agar arus kendaraan dari kedua arah tetap berjalan lancar.

"Prioritas kami adalah memastikan proses evakuasi berlangsung aman sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama proses penanganan di lokasi," ujar AKP Suyit Munandar.

Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.

"Apabila merasa tidak fit, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan. Keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas," pungkasnya.

Kamis, 23 Juli 2026

Pelayanan Pagi Polres Tegal Kota, Wujud Nyata Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Kota Tegal – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polres Tegal Kota menggelar kegiatan pelayanan masyarakat di pagi hari. Dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas dan membantu penyeberangan masyarakat, Kamis (23/7/2026).

Sejak pagi hari, personel telah menempati titik-titik strategis untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu masyarakat menyeberang jalan. Khususnya para pelajar yang berangkat menuju sekolah. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) pada jam-jam sibuk.

Selain mengurai kepadatan kendaraan, personel juga memberikan prioritas kepada pejalan kaki agar dapat menyeberang dengan aman. Kegiatan ini merupakan pelayanan rutin yang di laksanakan setiap pagi sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kasat Lantas Polres Tegal Kota, AKP Suyit Munandar, mengatakan bahwa kegiatan pelayanan ini, merupakan agenda rutin. Yang di laksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan pelayanan rutin yang kami laksanakan setiap hari sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Personel ditempatkan pada titik-titik yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi, kawasan sekolah. Serta persimpangan jalan guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta nyaman," ujar AKP Suyit.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan selalu mematuhi aturan yang berlaku serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Tegal Kota berharap kehadiran anggota di tengah masyarakat tidak hanya mampu mengurai kepadatan arus kendaraan pada jam sibuk. Tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu hadir memberikan pelayanan secara profesional, humanis, dan Presisi.

Rabu, 22 Juli 2026

185 Peserta Ikuti Diklat Gada Pratama di Kota Tegal, Polri Perkuat Kompetensi Satpam Profesional

Kota Tegal, Direktorat Binmas Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Surya Arta Wiguna membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satpam Kualifikasi Gada Pratama di Kampus SUMP Negeri Tegal, Rabu (22/7/2026).

Sebanyak 185 peserta mengikuti Diklat Satpam guna memperkuat sistem pengamanan swakarsa dan meningkatkan kompetensi sesuai standar Polri. Kegiatan dibuka Wadirbinmas Polda Jateng AKBP Sugiyatmo yang membacakan amanat Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah.

Dalam amanatnya, Dirbinmas Polda Jateng menegaskan bahwa pelatihan Gada Pratama menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat sinergi Polri dengan pengamanan swakarsa.

"Program pelatihan ini merupakan wujud kepedulian dan keseriusan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kamtibmas, sekaligus memupuk kebersamaan Polri dengan segenap komponen pengamanan swakarsa," Kata AKBP Sugiyatmo.

AKBP Sugiyatmo menyampaikan bahwa Polri mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam menjaga kamtibmas yang didukung peran strategis Satpam sebagai mitra Polri di lingkungan kerja.

Dirbinmas mengingatkan peserta untuk mengikuti pendidikan dengan disiplin dan menjunjung etika profesi. Kepada BUJP, ia meminta pembinaan Satpam diperkuat melalui peningkatan SDM, evaluasi tugas, dan sinergi dengan Polri.

Diklat Gada Pratama kali ini juga diikuti 14 peserta perempuan yang turut ambil bagian dalam peningkatan kompetensi Satpam. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat umum, instansi pemerintah, hingga perusahaan swasta.

Direktur BUJP PT Surya Arta Wiguna Evi Yohani menyampaikan, Diklat Gada Pratama dilaksanakan selama 140 Jam Pelajaran (JP) dengan kurikulum berbasis standar kompetensi Polri. Peserta dibekali berbagai materi, mulai dari kemampuan teknis pengamanan, pengetahuan hukum, etika profesi, pelayanan, hingga pembentukan karakter dan disiplin.

"Kami tidak hanya menyiapkan peserta untuk lulus pendidikan, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Lulusan nantinya akan diarahkan ke perusahaan maupun instansi yang membutuhkan tenaga Satpam profesional dan tersertifikasi," ujar Evi.

Selasa, 14 Juli 2026

Jaga Kekompakan Antar Aparat Penegak Hukum, Polres Tegal Kota Silaturahmi Ke Kejaksaan Negeri Tegal

 


Kota Tegal – Dalam rangka memperkuat sinergitas antar aparat penegak hukum, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Tegal Kota melaksanakan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Tegal, Selasa (14/7/2026) siang.

Kedatangan rombongan Polres Tegal Kota disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tegal I Wayan Eka Miartha beserta jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan Kejaksaan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu.

"Karena tugas dan tanggung jawab kita berkaitan dengan penegakan hukum, maka sinergitas aparat penegak hukum antara Polres Tegal Kota dengan Kejaksaan Negeri Tegal harus benar-benar diperkuat. Dengan sinergitas yang baik, setiap tahapan penanganan perkara dapat dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sebaik-baiknya," ujar AKBP Heru.

Menurut Kapolres, komunikasi dan koordinasi yang terjalin erat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tegal I Wayan Eka Miartha menyampaikan apresiasinya atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kejaksaan Negeri Tegal dan Polres Tegal Kota.

"Sinergitas antara Polres Tegal Kota dengan Kejaksaan Negeri Tegal sudah terjalin dengan baik. Penanganan perkara berjalan dengan baik, begitu pula berbagai kegiatan lainnya yang terus dilaksanakan secara bersinergi. Dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Tegal, Kejaksaan Negeri Tegal bersama Polres Tegal Kota terus berkolaborasi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing," ungkapnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Tegal Kota dan Kejaksaan Negeri Tegal berkomitmen untuk terus menjaga soliditas serta meningkatkan koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Sinergitas yang semakin kuat diharapkan mampu mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tegal tetap aman dan kondusif. 

Senin, 13 Juli 2026

Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal Kompak Pererat Soliditas Lewat Olahraga Bersama

Kota Tegal – Polres Tegal Kota bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal menggelar olahraga bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan komunikasi antara TNI dan Polri, Selasa pagi (14/7/2026)

Rangkaian olahraga bersama diawali dengan senam, dilanjutkan jalan sehat menuju Alun-Alun Kota Tegal, kemudian ditutup dengan pertandingan ekshibisi bola voli. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta personel Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal.

Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman mengatakan, olahraga bersama menjadi salah satu sarana mempererat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin antara Lanal Tegal dan Polres Tegal Kota.

Menurutnya, hubungan yang solid antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara seiring dinamika pelaksanaan tugas yang terus berkembang.

"Sinergitas TNI-Polri harus selalu terjaga. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama antarinstitusi," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ke depan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal sehingga kolaborasi antarlembaga semakin erat.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan, olahraga bersama merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi, soliditas, dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara, serta penekanan Kapolri agar kedua institusi terus memperkuat sinergi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin terus menjaga sinergitas, sehingga pelaksanaan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik,"kata AKBP Heru.

Kapolres menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tegal hingga saat ini tetap kondusif berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan.

Untuk menjaga sinergi tersebut, ia berharap olahraga bersama dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai ruang mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di Kota Tegal ,” tuturnya

Minggu, 12 Juli 2026

Polres Tegal Kota Edukasi Pelajar Baru, Perkuat Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Bullying

Kota Tegal – Pencegahan bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, keselamatan berlalu lintas, dan etika bermedia sosial menjadi materi pembekalan bagi peserta didik baru. Dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kota Tegal.

Pembinaan MPLS di laksanakan di MI Ikhsaniyah 01 Kota Tegal, SMP Ihsaniyah Tegal, dan SMK Negeri 2 Kota Tegal, Senin (13/7/2026). Personel Bhabinkamtibmas, Satuan Binmas, dan Satuan Lalu Lintas Polres Tegal Kota hadir memberikan edukasi kepada peserta didik.

Kasat Binmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, MPLS menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru. Mengenai berbagai persoalan yang kerap di hadapi remaja.

"Melalui kegiatan ini kami memberikan edukasi agar para siswa memahami dampak bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya disiplin berlalu lintas. Serta bijak dalam menggunakan media sosial," ujar Rekso.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran informasi bohong (hoax) dan cyber bullying. Yang dapat berdampak pada lingkungan sekolah maupun kehidupan sosial.

Menurut Rekso, upaya pencegahan berbagai persoalan yang melibatkan remaja membutuhkan peran bersama antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar.

"Kami berharap kerja sama ini terus berjalan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Para pelajar kami imbau untuk saling menghargai, menjauhi perilaku negatif, bijak menggunakan media sosial, serta menaati aturan yang berlaku," katanya.

Komitmen Bersama Wujudkan Sekolah Bebas Bullying

Di SMP Ihsaniyah Tegal, kegiatan MPLS juga di isi dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama anti bullying. Sebagai bentuk upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi para peserta didik.

Ketua MPLS SMP Ihsaniyah Tegal M. Yusuf Habibie mengapresiasi edukasi yang di berikan kepolisian kepada peserta didik baru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pencegahan bullying dan kenakalan remaja.

"Kami berharap para peserta didik semakin semangat belajar, termotivasi, dan mampu menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman," ujar Yusuf

Ke depan, kerja sama seperti ini dapat terus berjalan melalui kegiatan positif yang bermanfaat bagi pelajar, sekolah, maupun lingkungan sekitar," tuturnya

Polres Tegal Kota Pastikan Tradisi Sedekah Laut Muarareja Berjalan Aman Hingga Pelarungan Ancak

  


Kota Tegal – Puluhan kapal nelayan mengiringi prosesi larung tujuh ancak ke perairan Laut Jawa dalam tradisi Sedekah Laut Nelayan Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Minggu (12/7/2026).

Tradisi tahunan masyarakat pesisir itu berlangsung khidmat dan di padati ribuan warga di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muarareja.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Polres Tegal Kota menerjunkan puluhan personel gabungan yang melibatkan unsur TNI serta instansi kemaritiman.

Pengamanan di lakukan sejak prosesi tasyakuran, ruwatan, upacara adat, pawai ancak hingga pelarungan sesaji di perairan Laut Jawa.

Kasat Polair Polres Tegal Kota, AKP Susanto, mengatakan sebelum prosesi pelarungan di mulai pihaknya terlebih dahulu memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar mengutamakan keselamatan selama berada di laut.

"Kami mengimbau masyarakat yang mengikuti larung ancak agar selalu mengutamakan keselamatan selama pelayaran. Kapasitas kapal juga harus di perhatikan dan tidak boleh melebihi batas muatan karena dapat membahayakan keselamatan penumpang,"tegasnya

Selain personel di darat, pengawalan di laut di lakukan oleh Satpolair Polres Tegal Kota yang bersinergi dengan Ditpolair Polda Jawa Tengah. Guna mengawal iring-iringan kapal nelayan selama prosesi pelarungan berlangsung.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak tujuh ancak di larung ke Laut Jawa. Empat ancak di berangkatkan dari blok timur di kawasan Dog Timur. Ssedangkan tiga ancak lainnya dari blok barat yang berpusat di TPI Muarareja.