Jumat, 17 April 2026

Kapolres Tegal Kota Apresiasi Siskamling Aktif Warga Kemandungan

Kota Tegal – Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama jajaran pejabat utama Polres mengunjungi Pos Satkamling RT 02 RW 01, Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kamis (16/4/2026) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri yang humanis dan responsif. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan siskamling yang berjalan konsisten.


“Kegiatan di sini sangat luar biasa. Ini menjadi contoh sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres turut mensosialisasikan layanan call center 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.

“Setiap laporan pasti kami respons. Layanan ini mempermudah masyarakat dalam melaporkan kejadian atau meminta informasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 01, Andi Citra Pamungkas, mengatakan kegiatan siskamling di wilayahnya telah berjalan rutin setiap malam dengan melibatkan empat warga dalam setiap regu ronda.

“Siskamling berjalan aktif tiap malam. Warga juga berpartisipasi lewat iuran jimpitan untuk mendukung kebutuhan ronda,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga telah menyiapkan berbagai perlengkapan seperti rompi dan alat ronda, serta terus menjaga kekompakan antarwarga.

“Kami bersyukur warga tetap guyub dan rukun. Pos ronda ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan,” katanya.

Tokoh agama setempat, Zaenal Mustakim, menilai kegiatan siskamling tidak hanya berdampak pada keamanan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial.

“Kegiatan ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” ujarnya.

Ia juga menyebut adanya program sosial berupa bantuan beras bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian di lingkungan tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama warga serta simulasi penggunaan layanan call center 110 guna meningkatkan pemahaman masyarakat. 

Kamis, 16 April 2026

Literasi Digital Meningkat, Polres Tegal Kota Ajak Siswa Bijak Gunakan AI

Kota Tegal, Polres Tegal Kota melaksanakan sosialisasi pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kepada pelajar di SMK PGRI dan SMA Al Irsyad Kota Tegal, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menyasar pelajar sebagai pengguna aktif teknologi digital. Sosialisasi menghadirkan narasumber serta personel Polres yang telah mengikuti Training of Trainers (ToT) dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Kasat Binmas Polres Tegal Kota, AKP Rekso Pranoto, mengatakan Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar terhadap penggunaan AI serta literasi digital.

“Kecerdasan buatan di gunakan sebagai alat bantu dalam proses belajar, bukan untuk menggantikan kemampuan berpikir pelajar,” tegasnya.

Menurutnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan hanya berfungsi sebagai alat bantu. Dan berharap teknologi tersebut dapat di manfaatkan para pelajar untuk hal-hal positip bukan sebaliknya

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa para pelajar tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi kejujuran. Serta mampu menghasilkan karya secara mandiri.

“Pelajar harus tetap menjaga semangat belajar, kejujuran, dan kemampuan dalam menghasilkan karya,” pungkasnya.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama antara Polda Jawa Tengah, Polres jajaran, dan Mafindo dalam peningkatan literasi digital.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan AI, pemanfaatan dalam pembelajaran, serta penjelasan dampak positif dan negatif penggunaan teknologi tersebut.

Selasa, 14 April 2026

Gada Pratama 2026 Resmi Dibuka di Tegal, Peserta Dituntut Serius Serap Materi dan Tingkatkan Attitude

  

Kota Tegal - Ratusan peserta memadati Kampus SUPM Negeri Tegal dalam pembukaan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama Tingkat Polda Jawa Tengah Tahun 2026, Rabu (15/4/2026).

Diklat Satpam yang diselenggarakan BUJP PT Surya Artha Wiguna ini dibuka oleh Kasubdit Binkamsa Ditbinmas Polda Jawa Tengah, AKBP Metta Toliu, sebagai langkah untuk menyiapkan tenaga pengamanan yang profesional.

Dalam sambutannya, AKBP Metta menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk membangun kualitas diri para peserta. “Ini kesempatan yang tidak semua orang dapatkan. Manfaatkan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa selama 140 jam pelatihan, peserta dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga serius dalam menyerap setiap materi yang diberikan. “Apa yang diajarkan instruktur adalah bekal utama. Bukan untuk dihafal, tapi untuk diterapkan di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa satuan pengamanan memiliki peran strategis dengan kewenangan terbatas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja, sehingga kemampuan teknis harus berjalan seiring dengan sikap profesional.

Metta juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama bertugas. Menurutnya, profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis semata. “Attitude menentukan. Cara bersikap, cara berinteraksi, itu yang akan dinilai,” imbuhnya.

Di akhir arahannya, ia berharap pelatihan ini dapat membawa perubahan nyata bagi para peserta. “Harus ada peningkatan. Setelah pelatihan ini, kalian harus lebih siap, lebih disiplin, dan lebih profesional,” tandasnya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian pelatihan, sehingga dapat menyelesaikan seluruh proses dengan baik dan kembali ke dunia kerja dengan hasil yang maksimal.

Jumat, 10 April 2026

Jumat Curhat di Pantai Alam Indah, Polres Tegal Kota Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat Pesisir


Kota Tegal – Polres Tegal Kota kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat pesisir di kawasan Pantai Alam Indah (PAI), Kota Tegal, Jumat (10/4/2026), sebagai sarana memperkuat komunikasi sekaligus menampung aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, Pokdarwis Pantai Alam Indah, SAR Arnavat, serta masyarakat pesisir sekitar Pantai Alam Indah.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Untuk membahas berbagai hal terkait tugas kepolisian. Khususnya dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk bertemu langsung dan berdiskusi santai dengan masyarakat mengenai upaya menjaga keamanan di Pantai Alam Indah,” ujar AKBP Heru.

Ia juga menyebutkan bahwa kawasan tersebut memiliki kedekatan tersendiri baginya dan sering di manfaatkan sebagai lokasi berolahraga.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga kamtibmas. Menurutnya, keamanan tidak dapat terwujud tanpa dukungan berbagai pihak, baik instansi terkait maupun masyarakat.

“Kami membutuhkan masukan dari masyarakat karena menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Layanan Call Center 110

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center Polri 110 yang tersedia 24 jam secara gratis. Untuk melaporkan berbagai informasi maupun gangguan kamtibmas. Ia menegaskan bahwa setiap laporan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian terdekat.

Selain itu, masyarakat juga di imbau untuk berkoordinasi dengan personel Polairud dan Bhabinkamtibmas jika menemui permasalahan di kawasan wisata.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah usulan, di antaranya pengaturan ulang jalur masuk di pintu PAI agar di arahkan ke sisi barat. Guna pemerataan pedagang, serta rencana pembangunan posko SAR Arnavat di kawasan Pantai Pulokodok.

Warga juga mengajukan pertanyaan terkait layanan kepolisian, seperti perpanjangan SIM yang telah habis masa berlaku dan ketentuan batas usia dalam perpanjangan SIM.

Harapannya melalui kegiatan Jumat Curhat ini, terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Serta tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan Pantai Alam Indah, Kota Tegal.

Kamis, 09 April 2026

Siapkan Generasi Melek Teknologi, Polres Tegal Kota Kenalkan AI kepada Pelajar SMA/SMK

 

Kota Tegal — Upaya menyiapkan generasi muda menghadapi era digital terus di perkuat. Polres Tegal Kota berkolaborasi dengan AI ASEAN/Mafindo menggelar pelatihan “AI Ready ASEAN” bagi pelajar SMA dan SMK di Aula SMA Negeri 2 Tegal, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi siswa untuk memahami kecerdasan buatan (AI) secara komprehensif. Mulai dari konsep dasar, etika penggunaan teknologi, hingga praktik melalui Learning Management System (LMS) AI Ready ASEAN.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka pelatihan

“AI telah mengubah cara kita belajar, bekerja, hingga berinteraksi. Karena itu, pelajar harus siap dan mampu memanfaatkannya secara bijak,” ujarnya.

Menurutnya, AI bukanlah ancaman, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas jika di gunakan secara tepat.

“AI tidak menggantikan manusia. Justru menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan berpikir, berkreasi, dan berinovasi,” tegasnya kembali

Ia pun mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pelajar di dorong memanfaatkan AI untuk hal-hal positif, seperti mendukung pembelajaran, riset, dan pengembangan kreativitas. Serta menghindari praktik penyalahgunaan seperti plagiarisme.

“Jadikan AI sebagai pemicu ide, bukan pengganti proses berpikir,” imbuhnya.

Lebih jauh, Kapolres juga menyoroti peran penting para pendidik dalam mengawal pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah agar tetap berada pada koridor yang tepat dan produktif.

Apresiasi Pihak Sekolah

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tegal, Uti Bisnuharti mengapresiasi terselenggaranya program tersebut yang di nilai memberikan wawasan baru bagi para pelajar.

“Program ini membantu siswa lebih bijak dan beretika dalam memanfaatkan teknologi AI, sekaligus mampu memilah dampak positif dan negatifnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal itu juga di perkuat melalui dukungan Bank Indonesia lewat program “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” yang menanamkan pemahaman nilai kebangsaan kepada para pelajar.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi digital siswa, tetapi juga membentuk generasi muda yang adaptif, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan di tengah pesatnya transformasi teknologi.

Jumat, 03 April 2026

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Debong Tengah Hangus Dilalap Api

  

Kota Tegal - Kebakaran melanda rumah milik Khairi Isnawati (47), warga Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.20 WIB saat seorang saksi mencium bau benda terbakar dari dalam rumah. Saat di lakukan pengecekan, api di ketahui telah muncul di lantai dua bangunan.

Saksi kemudian segera memanggil penghuni rumah untuk keluar, sementara warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Kota Tegal yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Api berhasil di kendalikan dengan cepat sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kapolsek Tegal Selatan, Kompol Sigit Pasono, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Petugas segera menuju lokasi untuk mengamankan TKP serta melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap saksi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami kerugian materiil berupa perabot rumah tangga, pakaian, dan sejumlah surat berharga dengan total ditaksir sekitar Rp10 juta.

Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama dari penggunaan peralatan elektronik di rumah,” tegas Kompol Sigit.

Saat ini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan dan memastikan kondisi lokasi dalam keadaan aman.

Kamis, 02 April 2026

Polres Tegal Kota Sterilisasi Gereja, 350 Personel Disiagakan Jelang Tri Hari Suci Paskah

   

Kota Tegal — Polres Tegal Kota melakukan sterilisasi sejumlah gereja dan tempat ibadah menjelang rangkaian Tri Hari Suci Paskah 2026, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini sebagai upaya untuk memastikan keamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah.

Sterilisasi dilakukan oleh personel Satsamapta dengan dukungan Unit K9. Petugas menyisir area gereja menggunakan metal detector serta anjing pelacak, mulai dari bagian dalam hingga lingkungan sekitar.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan sterilisasi merupakan langkah antisipasi guna mencegah potensi gangguan keamanan.

“Kami pastikan seluruh gereja dan tempat ibadah dalam kondisi aman sebelum digunakan. Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat selama ibadah Tri Hari Suci,” ujarnya.

Selain sterilisasi, polisi juga menyiagakan sedikitnya 350 personel untuk pengamanan di berbagai titik.

“Personel kami sebar tidak hanya di gereja, tetapi juga di ruas jalan, objek wisata, dan pusat-pusat keramaian masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengamanan ini untuk menjaga situasi tetap kondusif, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan keagamaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan tenang,” tegasnya.

Langkah pengamanan ini mendapat apresiasi dari pihak gereja. Pendeta Simon dari GPDI Mahanaim Tegal menyampaikan terima kasih atas kehadiran aparat kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih atas sterilisasi yang di lakukan. Ini memberikan rasa aman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran polisi menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Hal serupa di sampaikan Romo Subagyo dari Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tegal.

“Dengan adanya sterilisasi ini, kami merasa lebih yakin dan nyaman dalam melaksanakan rangkaian ibadah Tri Hari Suci Paskah,” katanya.

Rangkaian Tri Hari Suci Paskah di mulai dari Kamis Putih, di lanjutkan Jumat Agung, hingga Minggu Paskah. Harapannya dengan pengamanan yang telah di lakukan, seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan khidmat.

Selasa, 31 Maret 2026

Seleksi Anggota Polri 2026, Polres Tegal Kota Libatkan Eksternal Awasi Rekrutmen Polri

Kota Tegal - Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Polres Tegal Kota menandai di mulainya seleksi terpadu calon anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan penandatanganan pakta integritas di Gedung Deviacita Mapolres Tegal Kota, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini di gelar secara serentak di seluruh Polres se-Jawa Tengah melalui Zoom Meeting. Melibatkan panitia, pengawas eksternal, orang tua peserta, dan calon anggota Polri. Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan serta menjamin keterbukaan sejak awal proses seleksi.

Kapolda Jawa Tengah melalui Karo SDM Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas menjadi bukti komitmen bersama. Untuk menjaga proses seleksi tetap jujur dan transparan.

“Ini adalah tahap awal sekaligus komitmen bersama agar seluruh proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya. Ia menekankan bahwa semua tahapan seleksi mengedepankan prinsip clear and clean serta bebas dari praktik kecurangan.

“Keberhasilan peserta di tentukan oleh kemampuan masing-masing. Penerimaan anggota Polri tidak di pungut biaya,” tegasnya. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya pihak yang menjanjikan kelulusan dan meminta pengawas untuk aktif melaporkan setiap indikasi pelanggaran.

“Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan jaga integritas. Keberhasilan hanya dapat di raih dengan usaha dan doa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panbanrim Polres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan wujud komitmen panitia. Dalam menjalankan proses rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Langkah ini menunjukkan tekad kami untuk memastikan setiap tahapan seleksi berjalan objektif dan dapat di pertanggungjawabkan,” katanya.

AKBP Heru menambahkan bahwa Panbanrim di tingkat Polres bertugas melakukan verifikasi awal data dan berkas pendaftar sebelum di teruskan ke tingkat Polda.

Untuk menjaga keterbukaan dan integritas, proses seleksi juga melibatkan pihak eksternal. Seperti Disdukcapil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, serta LSM,” tambahnya.

Dengan pengawasan dari berbagai pihak, panitia berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar, adil, dan transparan.

Senin, 30 Maret 2026

Dari Sumurpanggang ke Margadana: Polres Tegal Kota Perkuat Kehadiran di Jalur Strategis Pantura

  

Kota Tegal, Polres Tegal Kota resmi mengukuhkan perubahan nama Polsek Sumurpanggang menjadi Polsek Margadana. Peresmian secara langsung oleh Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, di Mapolsek Margadana, Senin (30/3/2026).

Perubahan nomenklatur tersebut merujuk pada Keputusan Kapolda Jawa Tengah Nomor KEP/316/II/2026 tertanggal 19 Februari 2026. Kapolres menegaskan, langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, proses perubahan telah berlangsung sejak 2023 dan melalui tahapan verifikasi yang panjang sebelum akhirnya di sahkan. “Ini bagian dari optimalisasi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujarnya.


Kapolres menekankan, perubahan ini harus di maknai sebagai momentum menghadirkan semangat baru di tubuh Polsek Margadana. Ia mendorong seluruh personel untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Ini semangat baru—semangat hadir ditengah masyarakat. Polsek Margadana harus lebih humanis, adaptif, berdedikasi, berintegritas, dan responsif agar kamtibmas tetap terjaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyoroti posisi strategis wilayah Margadana yang berada di jalur arteri Pantura dengan mobilitas tinggi. Kondisi ini menuntut kehadiran aparat kepolisian yang kuat dan sigap dalam menjaga stabilitas keamanan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, serta tokoh masyarakat dan agama menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.


Di sisi lain, Kapolres memastikan perubahan nomenklatur ini akan segera di sosialisasikan kepada masyarakat agar seluruh pelayanan kepolisian dapat berjalan lebih efektif.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kami optimistis keamanan dan ketertiban dapat terwujud secara optimal. Perubahan ini juga akan segera kami sosialisasikan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Polsek Margadana dipimpin oleh perwira berpangkat Komisaris Polisi, yang diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan tugas kepolisian secara lebih profesional di wilayah tersebut.





Hadapi Potensi Kontinjensi, Polres Tegal Kota Matangkan Pengamanan dengan Pendekatan Humanis

  

Kota Tegal — Menyikapi perkembangan situasi serta menghadapi potensi kontinjensi, Polres Tegal Kota mematangkan kesiapan pengamanan. Salah satunya melalui apel kesiapan dan pengecekan Tim Negosiator yang di gelar di halaman Mapolres Tegal Kota, Senin (30/3/2026).

Langkah ini sebagai upaya untuk mengantisipasi potensi unjuk rasa, dengan mengedepankan pendekatan persuasif melalui Tim Negosiator sebagai garda terdepan dalam berkomunikasi dengan massa aksi.

Wakapolres Tegal Kota, Kompol Wahdah Maulidiawati, menyampaikan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan penyampaian aspirasi tetap berjalan tertib.

“Pengamanan kami siapkan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif dan humanis. Tim negosiator menjadi ujung tombak dalam membangun komunikasi yang efektif dengan peserta aksi,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh personel untuk melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mengedepankan sikap profesional dan tidak terpancing provokasi.

“Kami tekankan agar seluruh anggota bertindak humanis dan profesional, sehingga penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wahdah menambahkan bahwa sinergi antar satuan menjadi kunci dalam pengamanan. Setiap tim memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari negosiasi, pengendalian massa, hingga penegakan hukum.

“Kolaborasi ini penting agar setiap dinamika di lapangan dapat di respons cepat dan tepat,” tambahnya.

Selain Tim Negosiator, pengamanan juga melibatkan Dalmas awal dan lanjutan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Jika terjadi eskalasi, tim Satreskrim disiagakan untuk langkah penegakan hukum.

Jumat, 27 Maret 2026

Sepekan Pengungkapan Narkoba: Polres Tegal Kota Amankan 6 Tersangka dan Ratusan Obat Berbahaya

Kota Tegal – Polres Tegal Kota mengungkap tujuh kasus peredaran narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya sepanjang Maret 2026 serta mengamankan sembilan tersangka. Petugas menyita barang bukti berupa 9,22 gram sabu, 30 butir psikotropika, dan 1.120 butir obat berbahaya. Para tersangka berasal dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, hingga Brebes.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menyatakan penindakan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba. Terutama yang menargetkan generasi muda.

“Sebagian besar kasus yang kami ungkap terkait obat berbahaya, dengan jaringan yang memanfaatkan transaksi online maupun langsung,” kata AKBP Heru kepada awak media di Mapolres, Jumat (27/3/2026).

Pengungkapan kasus di lakukan bertahap, terutama pada 17–27 Maret. Dengan empat kasus yang melibatkan enam tersangka dan kini tengah menjalani proses penyidikan. Di Margadana, dua pelaku, AB dan AL, di amankan dengan sabu seberat 0,31 gram.

Di Tegal Barat, polisi menangkap tersangka SV dengan 174 butir obat berbahaya siap edar,” jelasnya

Kasus lain terjadi pada dini hari 27 Maret di Tegal Timur, saat BN di amankan di kamar kos dengan psikotropika dan obat berbahaya. Pengembangan kasus berlanjut di Tegal Selatan, di mana dua tersangka lain, KT dan CN, di tangkap dengan total 239 butir obat berbahaya.

“Penindakan akan terus kami lakukan agar masyarakat terlindungi dan generasi muda terhindar dari narkoba,” ujar Heru. Ia juga menekankan peran penting masyarakat dalam menyampaikan informasi guna menjaga keamanan.

Kasatres Narkoba AKP Ade Priyatna menambahkan, para pelaku biasanya mendapatkan barang dari jaringan online sebelum di edarkan langsung. “Modusnya beragam, mulai dari COD hingga penjualan di tempat nongkrong, dan targetnya sebagian besar anak muda,” jelasnya.

Sejak Januari hingga 27 Maret 2026, Polres Tegal Kota telah mengungkap 17 kasus dengan 23 tersangka.

Barang bukti yang diamankan meliputi 64,19 gram sabu, 315,54 gram tembakau gorila, 128 butir psikotropika, dan 1.509 butir obat berbahaya.

Kamis, 26 Maret 2026

Keselamatan Jadi Prioritas, Polres Tegal Kota Cek Armada di Terminal Bus Tegal

  

Kota Tegal - Untuk memastikan kelancaran program Balik Rantau Gratis, Polres Tegal Kota bersama instansi terkait menggelar ramp check di Terminal Bus Kota Tegal, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan jajaran Polres Tegal Kota, Dinas Perhubungan, serta Sidokkes. Guna memastikan kesiapan armada dan kondisi pengemudi menjelang arus balik.

Pemeriksaan berlangsung secara menyeluruh, mencakup kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, hingga bukti uji KIR. Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi teknis kendaraan secara detail, meliputi sistem pengereman, lampu, ban. Hingga komponen pendukung lainnya agar bus benar-benar laik jalan.

Selain armada, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian. Tim Sidokkes Polres Tegal Kota melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan vitamin untuk menjaga kebugaran para sopir selama perjalanan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Dirlantas Polda Jawa Tengah yang disampaikan melalui rapat koordinasi bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah pada 26–27 Maret 2026.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tegal Kota Ipda Priyo Utomo menegaskan, ramp check ini menjadi langkah preventif untuk menjamin keselamatan penumpang.

“Melalui ramp check ini, kami pastikan seluruh armada dalam kondisi aman dan laik jalan. Pengemudi juga kami pastikan sehat dan siap, sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Senada, Kasi Dokkes Polres Tegal Kota, Penata Tingkat I Eny Astuti, S.Kep., Ns., menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi dalam keselamatan berkendara.

“Kami lakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin agar pengemudi tetap prima. Ini penting untuk mencegah kelelahan dan menjaga konsentrasi saat berkendara,” jelasnya.

Harapannya melalui kegiatan ini, program Balik Rantau Gratis dapat berjalan tertib, aman, dan lancar hingga para penumpang tiba di tujuan.

Rabu, 25 Maret 2026

Di Tengah Pengamanan Mudik Pantura, Kapolres Tegal Kota Berbagi Kebahagiaan Lebaran dengan Penghuni Rutan

  

Kota Tegal - Di tengah kesibukan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di jalur Pantura, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menunjukkan kepedulian dengan berbagi kebahagiaan kepada para penghuni rumah tahanan (rutan) Mapolres Tegal Kota, Rabu (25/3/2026).

Dalam suasana Idul Fitri 1447 H yang masih berlangsung, Kapolres didampingi Wakapolres serta petugas jaga mendatangi langsung ruang tahanan. Untuk membagikan paket makanan siap saji kepada belasan penghuni rutan. Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan.

AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada sesama, tanpa memandang latar belakang, termasuk kepada para penghuni rutan yang sedang menjalani proses hukum.

“Di tengah tugas pengamanan arus mudik dan balik, kami ingin tetap berbagi kebahagiaan. Momentum Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan berbagi. Termasuk kepada saudara-saudara kita yang saat ini berada di rutan,” ujar Kapolres.

Pendekatan Kemanusiaan

Ia menegaskan, kepedulian kepada para tahanan merupakan bagian dari pendekatan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Ini adalah bentuk kepedulian yang memandang manusia secara utuh. Apa yang kami lakukan merupakan wujud belarasa dan penghargaan terhadap kelompok masyarakat yang kecil, lemah, dan mungkin sedang berada dalam kondisi tersingkir. Namun mereka tetap bagian dari masyarakat yang harus kita perhatikan bersama,” tegas AKBP Heru Antariksa

Suasana hangat terlihat saat Kapolres menyapa para penghuni rutan satu per satu, sekaligus memberikan motivasi. Agar mereka tetap menjalani proses hukum dengan baik dan menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri.

“Walaupun sedang menjalani proses hukum, mereka tetap harus mendapat perlakuan secara manusiawi. Kami ingin mereka tetap merasakan suasana Lebaran dan memiliki semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Kapolres juga berpesan agar para penghuni rutan memanfaatkan waktu yang ada untuk introspeksi diri, mendekatkan diri kepada Tuhan. Serta menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.

“Kami berharap apa yang terjadi saat ini bisa menjadi pelajaran. Gunakan waktu ini untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan ketika kembali ke masyarakat nanti bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tuturnya.