Kamis, 18 Juni 2026

Bawa Kepedulian Hingga ke Akar Warga, Kapolres Tegal Kota dan Jajaran Turun Langsung Sambangi Panti Asuhan dan Warga Kurang Mampu

 

Kota Tegal – Suasana hangat terasa di dua panti asuhan di Kota Tegal saat Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota Ny Henny Antariksa dan jajaran datang berkunjung.

Kunjungan itu menyasar Panti Asuhan Aisyiyah di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Panti Asuhan Welas Asih di Jalan Sumbodro Kota Tegal

Kedatangan rombongan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi membawa interaksi langsung yang cair antara aparat kepolisian, pengurus panti, dan anak-anak yang tinggal di dalamnya.

Tak ada jarak. Kapolres dan rombongan terlihat berbincang santai, menyapa satu per satu anak, hingga mendengarkan cerita sederhana mereka tentang sekolah dan cita-cita. Di sela pertemuan itu, bantuan kebutuhan harian juga di serahkan untuk membantu operasional panti.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari hal paling sederhana: keinginan untuk hadir dan berbagi.

“Yang utama itu silaturahmi. Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi membawa perhatian dan kasih sayang. Semoga apa yang diberikan hari ini bisa sedikit membantu dan meringankan kebutuhan anak-anak di sini,” ujar Kapolres, Kamis (18/6/2026).

Ia juga menyebut, momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara, sekaligus pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal kehadiran di tengah masyarakat.

“Harapannya, anak-anak tetap semangat belajar. Jangan pernah berhenti bermimpi. Karena masa depan itu masih panjang dan sangat mungkin di raih,” tambahnya.

Sebagai tambahan, Kapolres Tegal Kota menyampaikan bahwa kepedulian tidak hanya terfokus di panti asuhan, tetapi juga bergerak di wilayah lain. Jajaran Polsek turut turun langsung menyambangi warga kurang mampu hingga lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Melalui sambang rumah ke rumah oleh Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas, bantuan di salurkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Sebagai wujud kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan ini menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak selalu dalam situasi formal atau penegakan aturan semata. Tetapi juga dalam ruang-ruang kecil kehidupan masyarakat yang sering kali luput dari perhatian.

Rabu, 17 Juni 2026

Rawat Toleransi dan Kebersamaan, Polres Tegal Kota Gelar Bakti Religi di Rumah Ibadah

  

Kota Tegal – Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota Polda Jawa Tengah menggelar aksi bakti religi dengan menyasar rumah ibadah di Kota Tegal, Rabu (17/6/2026).

Beberapa lokasi menjadi sasaran kegiatan, meliputi Pura Segara Suci di Panggung, Tegal Timur, Mushola Al Masigit di Jalan Cik Ditiro, Kelurahan Bandung, Tegal Selatan. Serta Masjid Al-Azhar di Kelurahan Cabawan, Margadana, Kota Tegal.

Sejak pagi, personel Polres Tegal Kota bersama jajaran Polsek dan ASN tampak bergotong royong membersihkan area rumah ibadah. Mereka menyapu halaman, membersihkan sudut-sudut bangunan, hingga merapikan lingkungan sekitar.

Tak hanya tenaga, Polres juga menyerahkan sejumlah alat kebersihan untuk pengurus rumah ibadah agar perawatan lingkungan bisa terus berlanjut.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan ini menjadi cara Polri mendekatkan diri dengan masyarakat di luar tugas penegakan hukum.

“Ini bukan sekadar kegiatan menjelang Hari Bhayangkara. Kami ingin hadir langsung, bekerja bersama masyarakat, dan memberi manfaat nyata,” kata AKBP Heru Antariksa

Ia menegaskan, keterlibatan personel lintas satuan hingga ASN menunjukkan kerja bersama di internal Polres Tegal Kota juga menyasar kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, tokoh agama Hindu sekaligus Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Tegal. I Gusti Nyoman Mardawa, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi kehadiran Polres Tegal Kota. Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi juga soal kebersamaan dan toleransi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan terus berlanjut di waktu berikutnya.

Kegiatan berlangsung ringan dan penuh keakraban, dengan aparat kepolisian dan warga bekerja berdampingan membersihkan rumah ibadah masing-masing.

Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Polda Jateng – Kota Semarang | Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga digital yang di minati generasi muda dan di pertandingkan di berbagai ajang nasional maupun internasional. Melalui Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 yang akan digelar pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Polda Jawa Tengah menghadirkan sebuah ajang yang tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas kompetisi. Namun juga menjadi ruang kreativitas, hiburan, edukasi, serta interaksi positif antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa selain menyaksikan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang yang mempertemukan para juara tingkat kabupaten se-Jawa Tengah. Masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan panitia untuk seluruh kalangan.

"Kapolda Jateng Cup 2026 kami kemas sebagai festival yang memadukan kompetisi, hiburan, edukasi, pelayanan sosial, dan interaksi masyarakat. Kami ingin setiap pengunjung yang hadir memperoleh pengalaman yang menyenangkan. Sekaligus melihat potensi besar generasi muda di bidang E-Sport dan ekonomi kreatif," ujar Kombes Pol Artanto pada Selasa (16/6/2026).

Salah satu daya tarik utama adalah penampilan para Cosplayer yang akan membawakan karakter-karakter populer dari dunia Mobile Legends. Maupun anime dalam sesi cosplay dan coswalk yang di padukan dengan hiburan musik dari Soulgroove Band, sehingga menambah semarak suasana festival.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti sesi Meet & Greet bersama figur-figur dari dunia E-Sport. Termasuk perwakilan dari ONIC dan EVOS, yang menjadi kesempatan langka bagi para penggemar untuk berinteraksi langsung dengan para idola mereka.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menghadirkan Food Festival yang menghadirkan beragam kuliner khas dan kekinian dari pelaku UMKM lokal. Kehadiran festival kuliner ini di harapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Sekaligus memberikan pengalaman rekreasi yang lebih lengkap bagi para pengunjung yang hadir bersama keluarga maupun komunitas.

Bagi para pecinta game daring, panitia juga menyiapkan Pojok Push Rank, sebuah area khusus yang dapat di manfaatkan pengunjung untuk bermain dan meningkatkan peringkat (push rank) pada game Online. Menariknya, peserta yang mengikuti aktivitas ini berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik yang telah di siapkan panitia.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, Kapolda Jateng Cup 2026 juga menghadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis yang di selenggarakan oleh Biddokkes Polda Jateng. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

Tak kalah menarik, panitia menggelar Social Media Challenge berupa lomba foto bagi seluruh pengunjung. Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup mengunggah momen terbaik selama acara di feed Instagram, mengikuti akun @esport_turnamen_kapolda_jateng, memastikan akun tidak dalam kondisi privat, menandai akun tersebut pada unggahan. Serta menyertakan tagar #kapoldacupesporttournament, #poldajateng, dan #esport.

"Sejumlah foto terbaik dengan apresiasi tertinggi akan memperoleh hadiah dari panitia " kata Kabid Humas

Selain itu, kemeriahan acara juga akan semakin terasa melalui pemilihan Best Supporter, di mana kreativitas, kekompakan, kostum, dan yel-yel para pendukung masing-masing kontingen akan di nilai untuk memperebutkan penghargaan sebagai suporter terbaik.
Panitia juga menyiapkan berbagai fun games dan kuis berhadiah yang dapat di ikuti pengunjung di sela-sela pertandingan. Sehingga suasana acara semakin interaktif, meriah, dan menghibur.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Kapolda Jateng Cup 2026. Tidak hanya menyaksikan pertandingan para atlet terbaik Jawa Tengah, tetapi juga menikmati berbagai hiburan, festival kuliner, layanan kesehatan gratis. Hingga aktivitas interaktif yang telah kami siapkan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. Sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sportif, inovatif, sehat, dan berprestasi," tutup Kombes Pol Artanto.

Senin, 15 Juni 2026

Polres Tegal Kota Kirim Tim Terbaik ke E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres: E-Sport Wadah Generasi Muda Berprestasi

Kota Tegal - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tegal Kota sukses menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik.

Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat, terpilih dua tim terbaik yang akan mewakili Polres Tegal Kota. Pada ajang Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 tingkat Polda Jawa Tengah.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan bahwa e-sport saat ini telah menjadi salah satu ruang positif bagi generasi muda. Untuk menyalurkan bakat dan kemampuan secara produktif.

"Kami melihat e-sport bukan sekadar permainan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi generasi muda untuk berkembang dan berprestasi," ujar AKBP Heru Antariksa Cahya, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, keikutsertaan tim terbaik Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026 merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan potensi anak muda. Sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya berharap tim yang akan mewakili Polres Tegal Kota pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026. Dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kota Tegal di tingkat Jawa Tengah.

Bagi kami, yang terpenting bukan hanya meraih kemenangan. Tetapi juga bagaimana mereka mampu menjadi contoh generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif," tegas Kapolres.

Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 juga merupakan bagian dari tahapan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026.

Seluruh peserta yang berlaga merupakan para juara hasil seleksi di tingkat kabupaten/kota. Yang sebelumnya telah di laksanakan oleh jajaran Polres se-Polda Jawa Tengah.

Dengan persiapan yang matang, Polres Tegal Kota optimistis para wakilnya mampu menunjukkan performa terbaik. Dan mengharumkan nama Kota Tegal pada ajang Kapolda Jateng Cup 2026.

Pembinaan atlet muda tersebut turut dilakukan melalui kolaborasi bersama Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Kota Tegal. Dan sejumlah sekolah sebagai upaya mendorong lahirnya talenta-talenta e-sport berprestasi sekaligus membangun iklim kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.

Jumat, 12 Juni 2026

Dekat dengan Generasi Muda, Polres Tegal Kota Gelar Dialog Interaktif Lewat Bhayangkara Youth Edu-Fest 2026

 

Kota Tegal – Bukan sekadar sosialisasi, Polres Tegal Kota mengajak ratusan pelajar dan mahasiswa berdialog tentang karakter, masa depan. Serta berbagai tantangan generasi muda dalam Bhayangkara Youth Edu-Fest 2026 yang di gelar di Aula Deviacita, Jumat (12/6/2026).

Mengawali rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80, peserta di ajak menyaksikan video yang memperlihatkan berbagai sisi pelayanan dan pengabdian Polres Tegal Kota, mulai dari layanan 110, SIM, SKCK, patroli, URC, hingga program pembinaan generasi muda.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya dalam penyampaiannya mengatakan bahwa generasi muda saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan relevan.

"Anak-anak muda hari ini tumbuh di era digital. Karena itu kami ingin hadir lebih dekat, lebih terbuka, dan membangun komunikasi yang baik agar mereka tidak hanya mengenal polisi sebagai penegak hukum. Tetapi juga sebagai sahabat dan mitra," ujar AKBP Heru Antariksa.

Kapolres menjelaskan, melalui semangat H.A.D.I.R yang merupakan akronim dari Humanis, Adaptif, Dedikasi, Integritas, dan Responsif. Polres Tegal Kota terus berupaya membangun pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Kami ingin generasi muda memahami bahwa polisi hadir untuk melayani, melindungi, dan menjadi bagian dari solusi. Karena itu kami terus membuka ruang dialog agar terbangun kepercayaan dan kemitraan yang kuat," tegasnya.



Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talk show interaktif yang menghadirkan narasumber dari BNN Kota Tegal, HMI Kota Tegal, dan Polres Tegal Kota. Berbagai isu yang dekat dengan kehidupan remaja di bahas, mulai dari bahaya narkoba, bullying, hingga kenakalan remaja yang menjadi tantangan generasi muda saat ini.

Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan dan pendapat kepada para narasumber. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan merchandise kepada peserta yang aktif selama sesi berlangsung.

Sebagai penutup, seluruh peserta membacakan deklarasi bersama menolak kenakalan remaja, bullying, dan penyalahgunaan narkoba. Yang di lanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud dukungan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan positif.

Melalui kegiatan ini, Polres Tegal Kota berharap lahir generasi muda yang berkarakter, berintegritas. Serta mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kamis, 11 Juni 2026

Polres Tegal Kota Bongkar 9 Kasus Narkoba, 17 Tersangka dan 91,84 Gram Sabu Diamankan

 


Kota Tegal– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota berhasil mengungkap sembilan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta psikotropika selama periode Mei 2026. Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 17 tersangka yang di duga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.

Pengungkapan kasus tersebut di sampaikan dalam konferensi pers yang di gelar di halaman Mapolres Tegal Kota, Kamis (11/6/2026). Di pimpin Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati di dampingi jajaran Satresnarkoba.

Dalam keterangannya, Kompol Wahdah mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja intensif Satresnarkoba Polres Tegal Kota dalam melakukan penyelidikan, pengembangan informasi, serta penindakan terhadap aktivitas peredaran gelap narkotika yang meresahkan masyarakat.

"Selama bulan Mei 2026, kami berhasil mengungkap sembilan kasus tindak pidana narkotika dan psikotropika dengan jumlah tersangka sebanyak 17 orang. Yang terdiri dari 16 laki-laki dan satu perempuan," ujar Kompol Wahdah.

Para tersangka yang di amankan berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, hingga Kota Cirebon. Mereka memiliki peran yang beragam, mulai dari pengedar, perantara, hingga pengguna narkotika.

Dari seluruh pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti, antara lain narkotika jenis sabu, tembakau gorila, psikotropika jenis alprazolam dan clonazepam, obat-obatan tertentu tanpa izin edar, belasan unit telepon seluler, kendaraan bermotor roda dua. Hingga satu unit mobil yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

Polres Tegal Kota Gagalkan Peredaran 91,84 Gram Sabu


Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada 8 Mei 2026 di wilayah Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Dalam kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka beserta 85 paket sabu siap edar dengan berat total mencapai 91,84 gram.

Menurut Wakapolres, jumlah tersebut berpotensi di salahgunakan oleh ratusan pengguna apabila berhasil beredar di masyarakat. Karena itu, keberhasilan pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya narkotika.

"Peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan upaya penindakan serta pengembangan terhadap jaringan yang masih beroperasi," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Atas perbuatannya, para tersangka di jerat dengan sejumlah pasal sesuai jenis tindak pidana yang di lakukan. Di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Serta ketentuan pidana lainnya yang berlaku. Para pelaku terancam hukuman pidana penjara mulai dari lima tahun hingga dua puluh tahun, bahkan pidana seumur hidup untuk kasus tertentu.

Polres Tegal Kota menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Selasa, 09 Juni 2026

Polres Tegal Kota dan Dinkes Perkuat Sinergi Tracing TB Paru di Wilayah

Kota Tegal – Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar Rapat Koordinasi dan Analisis Evaluasi (Anev) hasil tracing Tuberkulosis (TB) Paru yang di laksanakan di Ruang Cerdik Lantai 2 Dinas Kesehatan Kota Tegal, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan di hadiri Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., M.A.R.S., M.H., FISQua., Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal M. Zainal Abidin, S.K.M., M.M., pejabat Polres Tegal Kota, petugas TB puskesmas, Bhabinkamtibmas, serta kader kesehatan se-Kota Tegal.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi proses tracing menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah untuk mempercepat eliminasi Tuberkulosis.

"Penanggulangan TB tidak dapat di lakukan oleh sektor kesehatan saja. Di butuhkan kolaborasi lintas sektor agar penemuan kasus dapat di lakukan lebih cepat dan pengobatan pasien berjalan optimal. Karena itu, kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus aktif mendukung kegiatan tracing, edukasi, dan pendampingan masyarakat di wilayah binaannya," kata Agung.

Ia menambahkan, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan, pemeriksaan dini. Serta kepatuhan menjalani pengobatan menjadi faktor penting dalam menekan angka penularan TB.

Sementara itu, Koordinator Seksi P2P Dinkes Kota Tegal, Taryuli, S.Tr.Keb., M.M., memaparkan hasil tracing yang telah di lakukan secara kolaboratif oleh Bhabinkamtibmas, petugas puskesmas, dan kader kesehatan.

Dari 497 kontak yang menjadi sasaran tracing, telah di lakukan penelusuran terhadap 54 kasus. Dengan hasil di temukan 100 orang terduga TB dan 3 orang terkonfirmasi TB. Selain itu, kegiatan tracing telah di laksanakan di 22 dari 27 kelurahan di Kota Tegal, sementara lima kelurahan lainnya masih dalam proses.

"Kolaborasi lintas sektor ini sangat membantu penemuan kasus secara dini sehingga penanganan dapat segera di lakukan. Untuk mencegah penularan yang lebih luas," jelas Taryuli.

Melalui kegiatan ini, di harapkan sinergi antara Polres Tegal Kota dan Dinas Kesehatan semakin kuat dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis serta meningkatkan kesehatan masyarakat.

Senin, 08 Juni 2026

Perketat Disiplin Internal, Polres Tegal Kota Periksa Sikap Tampang dan Administrasi Anggota

Kota Tegal – Upaya menjaga disiplin dan profesionalisme personel terus di lakukan Polres Tegal Kota melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang di gelar Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang di pimpin Plt. Kasipropam Polres Tegal Kota Iptu Imam Sarkoli itu menyasar pemeriksaan sikap tampang, penggunaan atribut dinas. Serta kelengkapan identitas dan administrasi yang wajib di miliki setiap anggota Polri.

Melalui pemeriksaan tersebut, Sipropam memastikan seluruh personel tetap mematuhi ketentuan kedinasan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan bertanggung jawab.

Plt. Kasipropam Polres Tegal Kota Iptu Imam Sarkoli mengatakan, disiplin merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan harus tercermin dari hal-hal mendasar, mulai dari penampilan hingga kelengkapan administrasi pribadi.

"Disiplin harus di mulai dari diri sendiri. Sikap tampang, kelengkapan identitas, dan kepatuhan terhadap aturan merupakan cerminan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas masih menemukan sejumlah personel yang belum memenuhi ketentuan administrasi maupun standar sikap tampang. Terhadap anggota yang melakukan pelanggaran di berikan tindakan disiplin dan pembinaan secara langsung sebagai bentuk pengawasan internal.

Iptu Imam menegaskan, kegiatan Gaktibplin akan terus dilaksanakan secara berkala. Sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya disiplin dan profesionalisme.

"Melalui pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap seluruh personel semakin tertib, profesional, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," pungkasnya.

Kapolres Tegal Kota: Media Mitra Strategis, Kami Tidak Anti Kritik


Kota Tegal - Komitmen memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers kembali di tegaskan Polres Tegal Kota melalui kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tegal, Senin (8/6/2026).

Suasana akrab mewarnai pertemuan Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama jajaran bersama IWO Kota Tegal. Kegiatan itu menjadi momentum mempererat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dan insan pers.


Kapolres Tegal Kota menilai media memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Karena itu, sinergi dan komunikasi yang telah terjalin baik antara kepolisian dan insan pers perlu terus diperkuat.

"Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi yang baik harus terus kita jaga," tegas AKBP Heru

Menurut Kapolres, sinergi yang telah terjalin selama ini menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Ia juga menegaskan Polres Tegal Kota terbuka terhadap masukan maupun kritik yang konstruktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami tidak anti kritik. Justru masukan yang membangun menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kepolisian semakin baik dan semakin di rasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua IWO Kota Tegal Hartadi menyambut baik inisiatif silaturahmi yang di gelar Polres Tegal Kota. Menurutnya, ruang komunikasi yang terbuka menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang sehat antara media dan institusi kepolisian.

"Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin. Media dan kepolisian memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres secara simbolis menyematkan Rompi Mitra Polres Tegal Kota kepada Ketua IWO Kota Tegal sebagai simbol eratnya kemitraan antara kepolisian dan insan pers.

Silaturahmi kemudian di tutup dengan diskusi hangat mengenai berbagai isu kamtibmas dan dinamika informasi publik, yang sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kondusivitas Kota Tegal.


Sabtu, 06 Juni 2026

Kecelakaan Beruntun di Jalingkut, Polisi Lakukan Penyelidikan dan Evakuasi Korban

Kota Tegal – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Sabtu (6/6/2026) siang. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Tegal Kota melalui Kanit Gakkum Satlantas, Ipda Agung Laksana, membenarkan kecelakaan tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Berdasarkan penyelidikan awal, sepeda motor Honda yang di kendarai C (40) dengan istri dan anaknya melaju dari arah barat ke timur. Saat berada di belakang kendaraan lain yang kini masih kami selidiki, sepeda motor tersebut di tabrak dari belakang oleh truk Hino,” ujar Ipda Agung.

Benturan keras membuat sepeda motor terjepit di antara kendaraan yang terlibat. Tidak lama berselang, truk tangki Pertamina yang di kemudikan MR (29) menabrak bagian belakang truk Hino, sehingga kecelakaan beruntun terjadi.

Ipda Agung menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Menurutnya, polisi masih menelusuri identitas kendaraan yang di duga berada di posisi paling depan. Sesaat sebelum kecelakaan terjadi dan kemudian meninggalkan lokasi.

"Proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa kecelakaan ini," jelasnya.

Dalam peristiwa ini, Y (6), yang merupakan anak dari pengendara sepeda motor, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban bersama kedua orang tuanya di ketahui merupakan warga Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.

Saat itu, Y tengah di bonceng bersama ibunya, AR (35), yang juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, sedangkan AR mengalami patah tulang pada bagian kaki akibat benturan dalam insiden tersebut.

Pengemudi truk tangki Pertamina, MR (29), juga mengalami luka di bagian kaki. Seluruh korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RS Mitra Keluarga Kota Tegal.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk menelusuri identitas kendaraan yang berada di posisi paling depan sebelum kejadian berlangsung.

Perkuat Deteksi Dini TBC, Bhabinkamtibmas dan Dinkes Kota Tegal Gelar Tracing dari Rumah ke Rumah

Kota Tegal – Dalam upaya memperkuat pencegahan dan penanganan Tuberkulosis (TBC), Bhabinkamtibmas Polres Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal dan kader kelurahan melaksanakan tracing door to door kepada warga binaan, Sabtu (5/6/2026).

Kegiatan ini menyasar pasien TBC yang tengah menjalani pengobatan serta warga yang memiliki kontak erat. Dengan tujuan memantau kondisi kesehatan sekaligus memberikan edukasi pencegahan penularan.

Kasat Binmas Polres Tegal Kota, AKP Rekso Pranoto, mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kepedulian Polri. Dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Melalui tracing door to door, kami mendukung pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan tenaga kesehatan dan kader kelurahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat di imbau untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menjalani pengobatan hingga tuntas guna mencegah penyebaran TBC sejak dini.

Sementara itu, Koordinator Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tegal, Taryuli, S.Tr.Keb., Bdn., M.M, menyebut Indonesia masih menempati posisi kedua dunia dengan beban TBC tertinggi setelah India. Sehingga penanganan TBC menjadi prioritas nasional.

“Di perlukan dukungan semua pihak untuk melakukan upaya masif dan berkelanjutan dalam pencegahan dan penanggulangan TBC,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak 4 Juni 2026, tracing TBC di Kota Tegal melibatkan tidak hanya tenaga kesehatan dan kader. Tetapi juga Bhabinkamtibmas melalui Tim Satgas Lapangan Tracing TBC.

“Kolaborasi ini memperkuat tracing berbasis data kasus, termasuk skrining aktif di masyarakat dan kegiatan layanan kesehatan di kelurahan,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas memperluas jangkauan deteksi dini. Sejumlah terduga TBC pun telah di temukan dan di rujuk ke puskesmas maupun Klinik Polres Tegal Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kamis, 04 Juni 2026

KM Usaha 3 Terbakar di Pelabuhan Tegalsari, Api Berhasil Dicegah Merembet ke Kapal Lain

Kota Tegal - Sebuah kapal motor nelayan KM Usaha 3 terbakar saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari-Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (4/6/2026) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 WIB ketika kapal tengah menjalani perbaikan usai melakukan aktivitas bongkar muatan. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang kemudi yang kemudian menyambar material mudah terbakar di bagian atas kapal.

Mendapat laporan kejadian, personel Polres Tegal Kota bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tegal, Lanal Tegal, Syahbandar PPN Tegalsari, dan unsur terkait lainnya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta pengamanan area sekitar.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya yang memantau langsung proses penanganan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang bergerak cepat sehingga api berhasil dilokalisir dan tidak merembet ke kapal lain yang berada di sekitar dermaga.

"Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kapal-kapal lain di sekitar lokasi," kata AKBP Heru.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kapal yang terbakar diketahui milik Iswantoro, warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat. Akibat kejadian itu, bagian atas kapal mengalami kerusakan, sementara nilai kerugian masih dalam pendataan petugas.

Kapolres mengimbau para pemilik kapal dan pekerja perkapalan untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta mengutamakan standar keselamatan kerja, khususnya saat kapal menjalani perawatan maupun perbaikan.

"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan penerapan standar keselamatan kerja termasuk ketersediaan APAR di masing-masing kapal pada lingkungan pelabuhan."

Dukung Mutu Pendidikan, TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota Tambah Gedung Kelas Baru

Kota Tegal — TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota kini memiliki gedung kelas baru. Fasilitas pendidikan tersebut resmi di gunakan setelah di resmikan dalam rangkaian kegiatan tasyakuran yang berlangsung di lingkungan sekolah, Kamis (4/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, Kepala Disdikbud Kota Tegal Dewi Umaroh, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Tegal Kota Ny Henny Antariksa

Pembangunan gedung kelas baru tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan sarana pendidikan. Guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih nyaman dan efektif bagi peserta didik.


Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tegal dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang turut mendorong terwujudnya pembangunan gedung tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tegal dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal atas dukungannya. Kehadiran gedung kelas baru ini di harapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak," kata AKBP Heru.

Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai perlu di imbangi dengan komitmen bersama. Untuk menjaga dan merawatnya agar dapat di manfaatkan secara berkelanjutan.

"Fasilitas yang telah di bangun harus di rawat bersama agar manfaatnya dapat di rasakan dalam jangka panjang," tegasnya.

Sinergi Yang Terjalin Baik

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Dewi Umaroh menilai TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota menunjukkan perkembangan yang positif dari tahun ke tahun.

Ia menyebut kemajuan tersebut tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara pihak sekolah, yayasan, guru, dan komite sekolah.

"Kekompakan seluruh unsur sekolah menjadi modal penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Hal itu terlihat dari meningkatnya kepercayaan masyarakat dan berkembangnya fasilitas pendidikan yang di miliki sekolah," ujarnya.

Peresmian gedung di tandai dengan pemotongan pita dan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan. Dengan tambahan ruang kelas baru tersebut, di harapkan kapasitas layanan pendidikan. Serta kenyamanan proses belajar mengajar di TK Kemala Bhayangkari 25 Tegal Kota semakin meningkat.