Senin, 17 Agustus 2026

Senopati Akademi: Polres Tegal Kota Ajak Pelajar Berpikir Kritis di Era AI

Kota Tegal – Sebanyak 109 pelajar SMA Al Irsyad Kota Tegal mengikuti pelatihan literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang di gelar Polres Tegal Kota di sekolah tersebut, Jalan Gajahmada, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut mengusung semangat “Senopati Akademi, Berpikir Kritis, Berkarya Etis”. Yang menekankan pentingnya membangun kemampuan berpikir kritis di tengah perkembangan teknologi AI. Sekaligus mendorong generasi muda agar memanfaatkan teknologi secara kreatif, positif dan bertanggung jawab.

Program yang berada di bawah naungan Senopati Institute dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah tersebut membahas pemanfaatan AI, etika penggunaan, cara mengenali hoaks, hingga teknik menyusun prompt. Para siswa juga di kenalkan dengan berbagai bentuk penyalahgunaan AI. Seperti manipulasi foto, suara dan video, penipuan digital, pelanggaran privasi serta deepfake.

Ketua Tim 1 Master Trainer Paham AI Polres Tegal Kota, Ipda Priyo Utomo, mengatakan perkembangan AI perlu di ikuti pemahaman mengenai risiko penyalahgunaannya.

“AI saat ini berkembang sangat pesat dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pelajar perlu memahami cara memanfaatkannya secara positif sekaligus mengenali risikonya, seperti hoaks, manipulasi informasi dan deepfake,” ujar Ipda Priyo.

Ia juga mengingatkan pelajar agar tidak langsung mempercayai informasi yang di hasilkan maupun di temukan melalui AI.

“Pelajar harus mampu melakukan verifikasi dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Kepala SMA Al Irsyad Kota Tegal, Sakuri mengapresiasi pelatihan tersebut. Menurutnya, siswa perlu memahami penggunaan AI sekaligus etika dan dampaknya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena anak-anak tidak hanya di kenalkan bagaimana menggunakan AI. Tetapi juga di berikan pemahaman mengenai etika dan dampak penggunaannya,” kata Sakuri.

Salah seorang siswa kelas X SMA Al Irsyad, Gustin Yusuf Mirza, mengaku mendapat pengetahuan baru mengenai teknik membuat prompt serta cara mengenali informasi palsu.

“Sekarang saya tahu tidak semua foto, video atau informasi di media sosial bisa langsung di percaya. Kita harus mengecek dan memastikan kebenarannya terlebih dahulu,” ujarnya.

Polres Tegal Kota menyebut pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Polres Tegal Kota Paham AI yang di laksanakan secara berkelanjutan di sejumlah sekolah di Kota Tegal.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Polsek Tegal Barat Gelar Turnamen Mobile Legends Antarpelajar, Cegah Tawuran Lewat E-Sport

  


KOTA TEGAL - Sepuluh tim pelajar dari lima sekolah di Kecamatan Tegal Barat, beradu strategi dalam turnamen Mobile Legends yang di gelar Polsek Tegal Barat, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini di gelar untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen e-sport ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan minat, mengasah kemampuan dan mengikuti kegiatan positif.

Kapolsek Tegal Barat Kompol Sunyarni

“Harapannya anak-anak bisa terhindar dari kegiatan negatif seperti tawuran, kenakalan remaja, kemudian narkoba. Kami berharap mereka bisa berprestasi di bidang yang mereka minati.”

Kapolsek Tegal Barat Kompol Sunyarni mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi antara kepolisian dengan para pelajar.



Respons positif datang dari peserta.

Setiawan, siswa SMA Pius Tegal, menyebut turnamen ini dapat mempererat persahabatan sekaligus mengasah kemampuan.

Sementara Arif Andika dan Rizky dari SMA Negeri 2 Tegal menilai, kegiatan seperti ini memberikan pilihan positif bagi pelajar untuk mengisi waktu dan menjauhi aktivitas negatif.

“Daripada melakukan hal-hal negatif atau tawuran, lebih baik mengikuti turnamen e-sport atau kegiatan positif lainnya.”

Turnamen ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan menyalurkan energi melalui kegiatan yang positif.

Jumat, 14 Agustus 2026

Basah-basahan hingga Estafet Sarung, Polres Tegal Kota Rayakan HUT RI dengan Penuh Kebersamaan

  


Kota Tegal — Basah-basahan saat estafet air, berguling dalam lomba estafet sarung hingga berjibaku mengiring bola. Pemandangan tersebut mewarnai halaman Mapolres Tegal Kota, Jumat (14/8/2026).

Bukan dalam kegiatan kedinasan, suasana tersebut terjadi saat jajaran Polres Tegal Kota menggelar berbagai lomba tradisional untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Menariknya, lomba tidak hanya di ikuti anggota. Para pejabat utama dan Kapolsek jajaran turut turun langsung bertanding bersama personel dari berbagai bagian, satuan fungsi, seksi dan Polsek jajaran.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat kebangsaan, kebersamaan dan kekompakan seluruh personel.

“Yang paling penting adalah bagaimana melalui kegiatan ini kita bisa membangun semangat kebangsaan, kekompakan dan kebersamaan seluruh anggota. Sehingga seluruh personel semakin solid dan memiliki semangat yang sama dalam melaksanakan tugas,” ujar AKBP Heru Antariksa.

Menurutnya, berbagai permainan yang di lombakan juga dapat melatih sejumlah kemampuan yang di butuhkan anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Di dalam setiap permainan ada nilai kekompakan, kedisiplinan, kejelian dan kerja sama. Nilai-nilai tersebut tentunya juga sangat di butuhkan dalam pelaksanaan tugas kita sehari-hari sebagai anggota Polri,” katanya.


Sejumlah lomba di gelar, di antaranya makan kerupuk, estafet air, estafet sarung serta mengiring bola menggunakan botol. Setiap permainan di lakukan secara individu maupun kelompok dengan mengandalkan kecepatan, konsentrasi, ketepatan dan kekompakan.

Pada estafet air, peserta memindahkan air secara berantai. Sementara estafet sarung dan mengiring bola menggunakan botol membutuhkan koordinasi serta ketepatan untuk mencapai titik yang telah di tentukan.

Kapolres berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus di terapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Harapannya, kebersamaan dan kekompakan ini terus terbawa dalam pelaksanaan tugas, sehingga kita semakin solid dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Rabu, 12 Agustus 2026

Polsek Kawasan Pelabuhan Polres Tegal Kota Gencarkan Langkah Preventif Cegah Kebakaran Kapal


   

Kota Tegal – Potensi kebakaran kapal di kawasan Pelabuhan Tegal di antisipasi melalui edukasi keselamatan kepada para penjaga kapal dan jaga malam, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor PT Pelindo Tegal tersebut melibatkan Polsek Kawasan Pelabuhan Polres Tegal Kota, KSOP Tegal, KPLP dan PT Pelindo Tegal.

Materi yang di berikan mencakup deteksi dini, pengawasan kondisi kapal serta penanganan awal apabila di temukan tanda-tanda kebakaran.

Plt. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Polres Tegal Kota Kompol M. Jusup mengatakan, penjaga kapal memiliki peran penting karena berada di lokasi dan dapat mengetahui lebih awal apabila terjadi gangguan.

“Pencegahan ini merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak para penjaga kapal untuk meningkatkan pengawasan dan tidak meninggalkan kapal tanpa ada pengganti.” ungkap Kompol M Yusuf

Petugas juga di minta segera melaporkan apabila menemukan asap, percikan api, kebocoran BBM atau kondisi lain yang berpotensi memicu kebakaran.

“Jangan menunggu api membesar. Segera lakukan tindakan awal dan laporkan kepada petugas maupun instansi terkait,” ujarnya.

Sejumlah potensi penyebab kebakaran turut di sampaikan, mulai dari korsleting listrik, kebocoran bahan bakar dan oli, mesin terlalu panas, kebocoran gas hingga kerusakan komponen mesin.

Selain pemberian materi, peserta mendapatkan praktik penggunaan alat pemadam api ringan atau APAR dari KPLP Kota Tegal Wahyu Suprapta

Aspek keselamatan kapal juga menjadi perhatian, terutama pemeriksaan mesin, instalasi listrik dan bahan bakar secara berkala. Penggunaan genset harus di sesuaikan dengan kapasitas, sedangkan aktivitas perbaikan dan pengisian BBM perlu memperhatikan keamanan lingkungan sekitar.

PT Pelindo Tegal turut menyiapkan APAR sebagai sarana penanganan awal apabila terjadi kebakaran di kawasan pelabuhan.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama unsur kepolisian, KSOP, KPLP, PT Pelindo dan para penjaga kapal untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mencegah potensi kebakaran berkembang menjadi kejadian yang lebih besar di kawasan Pelabuhan Tegal.

Polres Tegal Kota Bekali Pelajar Literasi AI, Hoaks hingga Deepfake Jadi Materi

  


Kota Tegal — Kemampuan menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi bagian dari literasi digital yang perlu di pahami pelajar. Bukan hanya soal membuat konten, tetapi juga mengenali informasi palsu dan memahami risiko penggunaannya.

Hal itu menjadi materi dalam pelatihan AI yang di ikuti 90 siswa kelas 10 dan 12 SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Rabu (12/8/2026)

Kabag SDM Polres Tegal Kota AKBP Pujiningsih mengatakan, perkembangan AI membuat berbagai bentuk konten semakin mudah di buat. Di sisi lain, teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk memanipulasi informasi.

"AI memberikan banyak manfaat bagi pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Namun, teknologi yang sama juga dapat di gunakan untuk membuat informasi palsu, manipulasi gambar, suara, maupun video. Karena itu, para siswa perlu memahami bukan hanya cara menggunakan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab," kata Pujiningsih.

Pemahaman tersebut di berikan melalui program Polres Tegal Kota Paham AI. Personel kepolisian di libatkan sebagai trainer dalam memberikan materi kepada para siswa.



Program yang berada di bawah naungan Senopati Institut dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah itu memberikan empat materi utama, yakni Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax With AI, dan AI Prompt 101.

Materi mencakup pengenalan dasar AI, etika penggunaan teknologi, pemanfaatan AI untuk membantu mengenali hoaks, serta cara menyusun *prompt* agar AI dapat di gunakan sesuai kebutuhan.

Para siswa juga di kenalkan dengan sejumlah risiko penyalahgunaan AI. Seperti manipulasi informasi, pelanggaran privasi, penipuan, hingga pembuatan dan penyebaran konten *deepfake*.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta mengerjakan soal *pre-test* dan *post-test* sebagai bagian dari evaluasi pemahaman terhadap materi yang di berikan.

Melalui pelatihan ini, siswa di harapkan mampu menggunakan AI secara positif, aman, etis, dan bertanggung jawab. Sekaligus lebih kritis dalam memverifikasi informasi yang di temui di ruang digital.

Program literasi AI tersebut akan di laksanakan secara bergantian di sekolah lainnya setiap pekan.

Senin, 10 Agustus 2026

Musim Kemarau, Personel Gabungan Disiagakan Antisipasi Kebakaran di Kota Tegal


Kota Tegal – Sebanyak delapan kejadian kebakaran lahan dan semak belukar tercatat di Kota Tegal sepanjang Januari hingga Juli 2026, dengan luas terdampak sekitar 7.300 meter persegi. Angka tersebut menjadi perhatian Polres Tegal Kota dalam menghadapi musim kemarau.

Polres Tegal Kota bersama unsur TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, instansi terkait, tenaga kesehatan dan relawan menggelar apel kesiapan pencegahan dan antisipasi kebakaran di halaman Mapolres Tegal Kota, Selasa (11/8/2026).

Apel di pimpin Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya. Usai apel, di lakukan pengecekan kendaraan dan berbagai peralatan penanganan kebakaran untuk memastikan sarana dalam kondisi siap di gunakan.

Dalam arahannya, AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan kesiapsiagaan di perlukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran selama musim kemarau, terutama di lahan kosong dan kawasan yang dipenuhi semak belukar.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen bersama seluruh komponen dalam menghadapi potensi kebakaran seiring masuknya musim kemarau,” kata Kapolres

Menurutnya, kebakaran di lahan kosong maupun semak belukar tetap perlu di antisipasi karena api dapat merembet ke kawasan permukiman maupun lokasi lain.


Berdasarkan data terbaru, sepanjang 2025 tercatat tiga kejadian kebakaran lahan dan semak belukar dengan luas terdampak sekitar 1.035 meter persegi. Sementara pada Januari hingga Juli 2026, tercatat delapan kejadian dengan luas terdampak sekitar 7.300 meter persegi.

“Sebagian kejadian dipicu aktivitas manusia, seperti pembakaran lahan, membakar sampah dan puntung rokok. Dalam kondisi kemarau dan angin, api sekecil apa pun dapat berkembang dan meluas,” ujarnya.

Selain lahan kosong dan semak belukar, kawasan pelabuhan menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam kesiapsiagaan. Potensi kebakaran kapal maupun area pelabuhan membutuhkan penanganan cepat karena dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, perekonomian dan keselamatan jiwa.

AKBP Heru Antariksa menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi, respons cepat, kesiapan sarana prasarana, serta patroli di sejumlah titik yang berpotensi terjadi kebakaran.

“Pastikan personel dan sarana prasarana dalam kondisi siap pakai. Patroli terpadu juga perlu di lakukan di titik rawan, termasuk kawasan pelabuhan dan lokasi yang banyak terdapat semak belukar,” katanya.

Pencegahan juga di lakukan melalui edukasi kepada masyarakat. Bhabinkamtibmas dan Babinsa di arahkan untuk menyampaikan imbauan pencegahan kebakaran serta mendorong masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kesiapsiagaan ini menjadi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Kota Tegal dari ancaman dan bahaya kebakaran,” pungkasnya.

Minggu, 09 Agustus 2026

Gaktibplin Polres Tegal Kota, Personel Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Handphone



KOTA TEGAL – Sipropam Polres Tegal Kota memeriksa sejumlah personel dalam kegiatan Penegakan, Penertiban dan Disiplin (Gaktibplin), Senin (10/8/2026).

Pemeriksaan berlangsung di halaman Mapolres Tegal Kota dengan dipimpin Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati didampingi Kasipropam Iptu Imam Sarkoli.

Dalam kegiatan tersebut, personel diperiksa mulai dari sikap tampang, kelengkapan surat dan identitas diri, tes urine, hingga pemeriksaan handphone.

Tes urine dilakukan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, sementara pemeriksaan handphone dilakukan sebagai langkah pencegahan keterlibatan personel dalam aktivitas judi online.

Wakapolres Tegal Kota Kompol Wahdah Maulidiawati mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal terhadap personel.

“Gaktibplin ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh personel tetap disiplin, menjaga sikap tampang, melengkapi administrasi pribadi, serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun judi online,” ujar Kompol Wahdah.

Sementara itu, Kasipropam Polres Tegal Kota Iptu Imam Sarkoli mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kepatuhan personel terhadap aturan sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran.

“Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan sekaligus pengawasan terhadap personel. Kami melakukan pemeriksaan mulai dari sikap tampang, kelengkapan surat dan identitas diri, pemeriksaan urine, hingga handphone,” jelasnya.

Dari hasil tes urine, seluruh personel yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif dan tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba.

“Hasil pemeriksaan urine seluruhnya negatif. Tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba. Namun demikian, pengawasan dan pembinaan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan,” ungkap Iptu Imam.

Terkait pemeriksaan handphone, Iptu Imam mengingatkan personel agar tidak terlibat judi online maupun aktivitas lain yang dapat berdampak pada tugas kedinasan.

“Kami mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi judi online maupun aktivitas lain yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan institusi,” tegasnya.

Kegiatan Gaktibplin tersebut menjadi bagian dari pengawasan dan pemeriksaan personel untuk mencegah pelanggaran disiplin maupun kode etik.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Polisi Ajak Pelajar Kota Tegal ‘Tarung’ di Mobile Legends, Bukan Tawuran

 

Kota Tegal– Daripada tawuran, lebih baik adu strategi di Mobile Legends. Pesan itu di sampaikan Kapolsek Tegal Timur Kompol Trio Prabowo. Saat membuka kompetisi Mobile Legends Bang Bang (MLBB) antarpelajar di Mapolsek Tegal Timur, Sabtu (8/8/2026).

Kompetisi tersebut di gelar jajaran Polres Tegal Kota dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tak sekadar ajang adu kemampuan bermain, turnamen ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan positif.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi wadah bagi adik-adik pelajar untuk menyalurkan bakat dan minatnya di bidang e-sport. Daripada terlibat tawuran, lebih baik energi dan kemampuan mereka di salurkan dalam kompetisi yang sportif,” kata Trio.

Ia mengingatkan para pelajar agar tidak menjadikan tawuran sebagai cara menunjukkan keberanian atau menyelesaikan persoalan.

“Jangan tawuran. Kalau ingin bertanding, bertandinglah secara sportif melalui Mobile Legends. Sudah bukan zamannya lagi tawuran,” tegasnya.

Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta. Deni Fauzan, pelajar SMA Muhammadiyah Kota Tegal, mengaku senang bisa mengikuti kompetisi yang di gelar Polsek Tegal Timur.

Menurut Deni, kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan kemampuan sekaligus menjauhkan diri dari tawuran dan aktivitas negatif.

“Saya senang bisa ikut kompetisi ini. Kegiatan seperti ini positif dan bisa menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kemampuan, sehingga terhindar dari tawuran maupun kegiatan yang tidak bermanfaat,” ujar Deni.

Hal senada di sampaikan Imam Al Fahmi, pelajar SMK Pelayaran Bahari Kota Tegal. Ia menilai kompetisi tersebut dapat memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk memilih kegiatan yang positif.

“Kegiatan ini sangat menginspirasi dan memotivasi generasi muda untuk menghindari hal-hal negatif,” kata Imam.

Kompetisi di Polsek Tegal Timur menjadi bagian dari rangkaian turnamen MLBB yang akan di gelar jajaran Polres Tegal Kota di sejumlah polsek. Para juara dari masing-masing polsek nantinya akan di pertandingkan kembali di tingkat Polres.

Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan bibit atlet e-sport di kalangan pelajar. 

Sebelumnya, Polres Tegal Kota telah menggelar kompetisi serupa yang melibatkan pelajar SMP dan SMA se-Kota Tegal. Para juara dari kompetisi tersebut kemudian mewakili Polres Tegal Kota dalam kejuaraan e-sport tingkat Polda.

Kompetisi di Polsek Tegal Timur kali ini di ikuti 16 tim dari sejumlah SMA dan SMK di Kota Tegal. Pertandingan tersebut di harapkan menjadi ruang bagi pelajar. Untuk berkompetisi secara sehat, menjunjung sportivitas, sekaligus mengembangkan potensi di bidang e-sport.

Jumat, 07 Agustus 2026

Kebakaran Lahan Kosong di Pantai Tegalsari Kota Tegal, Polisi Selidiki Penyebab

KOTA TEGAL– Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Pantai Tegalsari, Kampung Tirang, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.50 WIB. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Kapolsek Tegal Barat, Kompol Sunyarni, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran lahan di kawasan Pantai Tegalsari sekitar pukul 12.50 WIB.

"Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama Damkar Kota Tegal, Lanal Tegal, Satpolairud Polres Tegal Kota, dan warga langsung melakukan pemadaman serta dilanjutkan dengan proses pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap hingga kobaran api berhasil dikendalikan," ujar Kompol Sunyarni.

Berdasarkan keterangan dua saksi di lokasi, yakni Waluyo (50), nelayan asal Desa Bedug, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, dan Tendi (38), warga Kelurahan Tegalsari, asap telah terlihat berasal dari tumpukan sampah di lokasi sekitar satu pekan terakhir. 

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 WIB api diduga membesar akibat tiupan angin yang cukup kencang sehingga merembet ke alang-alang dan pepohonan di sekitar lahan.

Meski demikian, Sunyarni menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan sumber awal munculnya api.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah musim kemarau.

"Apabila menemukan asap maupun titik api, segera laporkan kepada kepolisian atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar," pungkas Kompol Sunyarni.

Cegah Kebakaran Kapal, Satpolair Polres Tegal Kota Berikan Edukasi kepada Nelayan

Kota Tegal – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tegal Kota melaksanakan pembinaan, penyuluhan dan edukasi kepada para nelayan di Pelabuhan Pelindo II Tegal, Jumat (7/8/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya kebakaran kapal sekaligus meningkatkan kesadaran nelayan terhadap keselamatan pelayaran.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolair memberikan sejumlah imbauan kepada nelayan agar selalu memastikan kondisi kapal dalam keadaan aman sebelum berlayar maupun saat kapal bersandar. Pemeriksaan terutama dilakukan terhadap instalasi kelistrikan, mesin, bahan bakar dan peralatan lain yang berpotensi menimbulkan api.

Petugas juga mengingatkan nelayan agar tidak merokok sembarangan di atas kapal serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala. Hal tersebut dinilai penting karena puntung rokok dapat menjadi salah satu sumber api dan memicu kebakaran apabila berada di dekat bahan yang mudah terbakar.

Kasatpolair Polres Tegal Kota AKP Susanto mengatakan, pencegahan kebakaran kapal membutuhkan kewaspadaan dan kepedulian bersama, terutama dari para nelayan sebagai pengguna kapal.

“Kami mengimbau para nelayan agar selalu melakukan pengecekan kondisi kapal sebelum berlayar maupun saat bersandar. Perhatikan instalasi listrik, mesin, bahan bakar dan sumber lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujar AKP Susanto.

Ia juga mengingatkan agar nelayan memperhatikan ketersediaan serta kondisi peralatan keselamatan di kapal. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi hal penting untuk mengantisipasi apabila terjadi keadaan darurat.

“Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Termasuk merokok dan membuang puntung rokok sembarangan di atas kapal. Apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, segera lakukan tindakan pencegahan,” tambahnya.

AKP Susanto menegaskan, Satpolair Polres Tegal Kota akan terus melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan, sebagai bagian dari langkah preventif Polri dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan.

“Kami akan terus hadir memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat nelayan. Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan potensi kebakaran kapal maupun kecelakaan di laut dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satpolair Polres Tegal Kota mengajak para nelayan untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kapal serta seluruh peralatannya dalam kondisi aman sebelum digunakan.

Kamis, 06 Agustus 2026

Musim Kemarau, Polres Tegal Kota Turunkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Edukasi Cegah Kebakaran


KOTA TEGAL– Polres Tegal Kota mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran selama musim kemarau melalui kegiatan edukasi dan pemantauan di sejumlah lokasi yang berpotensi terjadi kebakaran. Kegiatan dilakukan oleh jajaran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dengan menyasar kawasan permukiman, lahan kosong, hingga lingkungan masyarakat, Kamis (6/8/2026).

Di kawasan Pelabuhan Tegal, kegiatan serupa dilaksanakan oleh personel Polsek Kawasan Pelabuhan Tegal dengan menyambangi anak buah kapal (ABK), nelayan, serta pekerja pelabuhan. Petugas memberikan edukasi dan imbauan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan instalasi listrik, bahan bakar, maupun sumber api lainnya.

Kasatbinmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Tegal Kota untuk mengurangi risiko kebakaran dengan mengedepankan edukasi dan kehadiran langsung personel di tengah masyarakat.



"Melalui Bhabinkamtibmas yang bersinergi dengan Babinsa, kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak membakar sampah maupun lahan. Pada musim kemarau, api yang terlihat kecil dapat dengan cepat membesar dan menimbulkan kebakaran yang membahayakan keselamatan serta lingkungan," ujar AKP Rekso Pranoto, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, upaya pencegahan juga dilakukan di kawasan pelabuhan melalui personel Polsek Kawasan Pelabuhan Tegal dengan menyasar para ABK, nelayan, dan pekerja pelabuhan sebagai bagian dari langkah mitigasi di lokasi dengan aktivitas yang cukup tinggi.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para ABK kapal, nelayan, dan pekerja pelabuhan, untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Hindari membakar sampah, pastikan penggunaan instalasi listrik dan bahan bakar dalam kondisi aman, serta segera laporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran agar dapat segera ditangani," tegas AKP Rekso Pranoto.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mencegah kebakaran sehingga potensi kerugian maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan melalui langkah pencegahan sejak dini.

Senin, 03 Agustus 2026

Polres Tegal Kota Gelar Kesiapan Peralatan dan Siaga Bhayangkara Antisipasi Potensi Kebakaran

  


Kota Tegal - Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyiagakan seluruh personel untuk mengantisipasi potensi kebakaran lahan dan kapal. Seiring berlangsungnya musim kemarau panjang. Kesiapsiagaan tersebut di tandai melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana yang di gelar di halaman Mapolres Tegal Kota, Selasa (4/8/2026).

Menurut Kapolres, perubahan cuaca pada musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah. Terutama lahan bekas rawa yang mengering serta kawasan pelabuhan yang memiliki risiko kebakaran kapal. Karena itu, seluruh personel di minta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya keadaan darurat.

"Apel kesiapsiagaan ini untuk memastikan seluruh personel dan peralatan benar-benar siap menghadapi potensi kebakaran lahan maupun kapal. Memasuki musim kemarau, fokus kita bergeser dari antisipasi cuaca ekstrem menjadi pencegahan setiap potensi kebakaran yang dapat menimbulkan titik api," kata AKBP Heru Antariksa Cahya.

Dalam apel tersebut, Kapolres di dampingi pejabat utama melakukan pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Kendaraan operasional, mobil penerangan, Armoured Water Cannon (AWC), hingga berbagai perlengkapan penanggulangan bencana di periksa. Untuk memastikan seluruhnya siap di gunakan apabila sewaktu-waktu di butuhkan.

Kapolres menegaskan bahwa kesiapan tidak hanya di tentukan oleh kelengkapan peralatan, tetapi juga kemampuan personel dalam mengoperasikannya. Seluruh operator di minta memahami fungsi dan tata cara penggunaan setiap peralatan agar mampu memberikan respons secara cepat, tepat, dan efektif.

"Pastikan seluruh kendaraan dan peralatan dalam kondisi siap operasional. Operator harus benar-benar menguasai penggunaan setiap peralatan sehingga dapat bergerak cepat dan memberikan respons yang maksimal ketika terjadi keadaan darurat," tegasnya.

Selain memperkuat kesiapan internal, Kapolres menginstruksikan seluruh satuan fungsi meningkatkan koordinasi lintas sektoral. Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut di perlukan agar penanganan kebakaran dapat di lakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Sebagai langkah pencegahan, personel di minta mengintensifkan patroli di lokasi-lokasi yang rawan kebakaran, termasuk kawasan pelabuhan. Pemeriksaan kelengkapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada kapal juga harus di lakukan secara berkala, disertai edukasi kepada awak kapal mengenai aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus kepada para Bhabinkamtibmas agar semakin aktif melaksanakan sambang, patroli, dan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah binaan, terutama pada kawasan lahan kering yang rawan terbakar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

"Menghadapi cuaca panas selama musim kemarau, kita harus mengedepankan langkah-langkah mitigasi dan pencegahan. Kesiapsiagaan personel, kesiapan peralatan, koordinasi lintas sektoral, serta peran aktif masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kebakaran," pungkas Kapolres.

Polres Tegal Kota Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar demi Lingkungan Sekolah yang Aman

  

Kota Tegal - Polres Tegal Kota memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa SMK YPT Kota Tegal dan SMK Muhammadiyah terkait pemahaman hukum, disiplin pelajar, serta menjaga ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi tentang bahaya tawuran, konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum. Serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan.

Selain pemahaman hukum, pelajar juga di berikan edukasi agar tidak mudah terprovokasi, menghindari aksi balas dendam, dan menyelesaikan persoalan melalui cara yang tertib tanpa kekerasan.

Kasat Binmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, pembinaan kepada pelajar di lakukan untuk memberikan pemahaman mengenai aturan hukum dan dampak dari setiap tindakan yang di lakukan.

“Pelajar harus memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Karena itu, penting untuk menjaga sikap, pergaulan, dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Rekso Pranoto. Senin (3/8/2026)

Menurutnya, penggunaan teknologi dan media sosial juga perlu disikapi secara bijak agar tidak menjadi sarana penyebaran informasi atau ajakan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial secara positif, menjaga lingkungan sekolah, serta menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang baik,” katanya.

Kegiatan pembinaan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara Polri dan pihak sekolah. Dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai keamanan dan ketertiban.

Dari kegiatan tersebut, para siswa menyampaikan kesediaan untuk tidak terlibat dalam tawuran, konvoi yang mengganggu ketertiban umum, maupun tindakan lain yang melanggar aturan.

Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, Polres Tegal Kota bersama pihak sekolah terus melakukan komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

Jumat, 31 Juli 2026

Bekali Kompetensi Pengamanan, Ditbinmas Polda Jateng Tutup Diklat Satpam Gada Pratama di Kota Tegal

Kota Tegal – Sebanyak 190 peserta Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Pratama Pola 140 Jam Pelajaran (JP) resmi menyelesaikan pendidikan yang di selenggarakan oleh BUJP PT Surya Artha Wiguna. Bekerja sama dengan Direktorat Binmas Polda Jawa Tengah dan Polres Tegal Kota. Penutupan di laksanakan di Kampus SUPM Negeri Tegal, Jumat (31/7/2026).

Upacara penutupan di pimpin Kasubdit Binsatpam Polsus Direktorat Binmas Polda Jawa Tengah, AKBP Meyta Toliu, yang membacakan amanat Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jateng.

Dalam amanatnya di sampaikan bahwa pelatihan Gada Pratama bertujuan membentuk anggota Satpam yang memiliki sikap, disiplin, pengetahuan, dan keterampilan. Sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional sebagai bagian dari pengamanan swakarsa yang mendukung tugas Polri.

AKBP Meyta Toliu mengatakan, seluruh peserta di harapkan mampu menerapkan ilmu yang telah di peroleh selama pelatihan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berpedoman pada peraturan yang berlaku, tingkatkan kerja sama dengan seluruh pihak. Serta pegang teguh kode etik profesi Satpam agar mampu memberikan pelayanan keamanan secara profesional," ujarnya.

Rangkaian kegiatan di tutup dengan penampilan para peserta berupa demonstrasi beladiri dan atraksi pemecahan hebel. Sebagai wujud kemampuan fisik serta keterampilan yang telah di peroleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.

Melalui pelatihan ini di harapkan para lulusan mampu menjadi Satpam yang profesional, disiplin, dan semakin memperkuat sinergi dengan Polri. Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Senin, 27 Juli 2026

Cegah Kriminalitas, Polres Tegal Kota Perkuat Patroli Terpadu di Titik Rawan

Kota Tegal – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Tegal Kota mengintensifkan kegiatan patroli terpadu pada jam-jam rawan. Kegiatan tersebut melibatkan personel Sat Samapta bersama jajaran Polsek yang menyasar sejumlah titik strategis dan lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Patroli di lakukan di kawasan permukiman warga, jalur Pantura, pusat aktivitas masyarakat, hingga wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal. Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polres Tegal Kota untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, terutama pada saat mobilitas masyarakat meningkat.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota, AKP Slamet Sugiharto, mengatakan bahwa peningkatan intensitas patroli merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun pelanggaran ketertiban umum.

"Patroli terpadu kami tingkatkan dengan menyasar kawasan permukiman, jalur Pantura, pusat keramaian, hingga wilayah perbatasan. Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, aksi balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya," ujar AKP Slamet, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, patroli di laksanakan secara mobiling dan dialogis dengan menyisir sejumlah lokasi yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban.

AKP Slamet menambahkan, patroli akan terus di optimalkan, dengan fokus pengawasan di kawasan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), ruas Jalan Pantura, jalan protokol. Serta wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal yang kerap menjadi titik berkumpul masyarakat maupun pengguna kendaraan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada petugas kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkas AKP Slamet.

Minggu, 26 Juli 2026

Satpolairud dan Polisi Pariwisata Polres Tegal Kota Perketat Pengamanan di Objek Wisata Pantai

Kota Tegal – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghabiskan waktu libur akhir pekan. Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) bersama Polisi Pariwisata Polres Tegal Kota melaksanakan pengamanan di sejumlah objek wisata pantai, Minggu (27/7/2026).

Pengamanan dil aksanakan di empat destinasi wisata yang menjadi tujuan favorit masyarakat, yakni Pantai Alam Indah (PAI), Pantai Muarareja Indah, Pantai Batamsari, dan Pulo Kodok. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kecelakaan laut akibat meningkatnya aktivitas wisatawan pada akhir pekan.

Selain melakukan patroli di kawasan pantai, personel Satpolairud dan Polisi Pariwisata juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung. Petugas mengingatkan wisatawan agar tidak berenang hingga ke tengah laut. Karena dapat membahayakan keselamatan akibat arus dan gelombang yang sewaktu-waktu dapat berubah.

Tidak hanya itu, pengunjung juga di imbau untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain di bibir pantai. Serta menjaga barang bawaan dan barang berharga guna menghindari tindak kriminalitas.

Kasat Polairud Polres Tegal Kota, Iptu Susanto, mengatakan bahwa kehadiran personel di kawasan wisata merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Pengamanan di objek wisata pantai kami tingkatkan setiap akhir pekan maupun hari libur. Selain melaksanakan patroli, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan. Dengan tidak berenang ke tengah laut, mengawasi anak-anak, serta menjaga barang bawaan selama berada di lokasi wisata. Kami berharap masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan tetap mengutamakan keselamatan," ujar Iptu Susanto.

Melalui kegiatan pengamanan ini, Polres Tegal Kota berharap situasi kamtibmas di kawasan objek wisata tetap aman dan kondusif. Sehingga masyarakat dapat menikmati liburan bersama keluarga dengan rasa nyaman. Kehadiran personel Satpolairud dan Polisi Pariwisata di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Khususnya di kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung pada akhir pekan.

Sabtu, 25 Juli 2026

Patroli Dermaga Pelindo, Satpolair Polres Tegal Kota Ingatkan ABK Cegah Kebakaran

  


Kota Tegal, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Tegal Kota bersama personel Pos Polisi Sektor Kawasan Pelabuhan melaksanakan patroli dialogis di kawasan Dermaga Pelabuhan Pelindo Kota Tegal, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut di lakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kebakaran kapal. Sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan kerja bagi anak buah kapal (ABK), nahkoda, dan awak kapal.

Kasatpolair Polres Tegal Kota IPTU Susanto mengatakan, patroli dialogis merupakan bagian dari kegiatan rutin kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir, khususnya para pengguna jasa pelabuhan, agar selalu mengedepankan aspek keselamatan saat beraktivitas di atas kapal.

"Melalui patroli ini kami mengimbau seluruh nahkoda dan ABK agar selalu mengutamakan keselamatan kerja. Serta memastikan APAR tersedia dan siap digunakan," ujar IPTU Susanto.

Menurutnya, petugas juga mengingatkan awak kapal untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Upaya tersebut merupakan langkah preventif guna meminimalkan risiko kecelakaan maupun kebakaran di lingkungan pelabuhan.



Dalam patroli tersebut, personel Satpolair bersama Pos Polisi Sektor Kawasan Pelabuhan menyambangi sejumlah kapal yang sedang bersandar untuk berdialog langsung dengan nahkoda dan ABK.

Petugas juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi keadaan darurat, penggunaan APAR sesuai prosedur. Serta memastikan kondisi kapal tetap aman sebelum maupun setelah berlayar,’” jelasnya

IPTU Susanto mengingatkan seluruh nahkoda dan ABK agar tidak mengabaikan prosedur keselamatan selama beraktivitas di atas kapal.

"Jangan pernah menganggap sepele aspek keselamatan. Kedisiplinan dan kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah kebakaran maupun kecelakaan kerja di lingkungan pelabuhan," pungkasnya.

Satlantas Polres Tegal Kota Evakuasi Truk Tronton Bermuatan Baja yang Alami Kecelakaan Tunggal

  


Kota Tegal, Sebuah truk tronton bermuatan gulungan baja mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 00.25 WIB. Berdasarkan penanganan awal kepolisian, kendaraan tersebut di duga oleng ke kanan akibat pengemudi mengantuk hingga menabrak median jalan.

Kasatlantas Polres Tegal Kota, AKP Suyit Munandar, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, truk yang mengangkut gulungan baja dengan berat sekitar 80 ton mengalami kerusakan material. Begitu pula median jalan yang di tabrak.

"Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, pengemudi di duga mengantuk sehingga kendaraan kehilangan kendali dan menabrak median jalan. Karena muatan yang di bawa cukup berat, proses evakuasi harus menggunakan crane," ujar AKP Suyit Munandar.

Ia menjelaskan, personel Satlantas Polres Tegal Kota segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, pengaturan arus lalu lintas. Serta berkoordinasi dengan pemilik barang dan operator crane untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan beserta muatannya.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 13.30 WIB setelah alat berat tiba di lokasi. Selama evakuasi berlangsung, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem contraflow dari arah timur menuju jalur utara. Agar arus kendaraan dari kedua arah tetap berjalan lancar.

"Prioritas kami adalah memastikan proses evakuasi berlangsung aman sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama proses penanganan di lokasi," ujar AKP Suyit Munandar.

Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.

"Apabila merasa tidak fit, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan. Keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas," pungkasnya.

Kamis, 23 Juli 2026

Pelayanan Pagi Polres Tegal Kota, Wujud Nyata Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Kota Tegal – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polres Tegal Kota menggelar kegiatan pelayanan masyarakat di pagi hari. Dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas dan membantu penyeberangan masyarakat, Kamis (23/7/2026).

Sejak pagi hari, personel telah menempati titik-titik strategis untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu masyarakat menyeberang jalan. Khususnya para pelajar yang berangkat menuju sekolah. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) pada jam-jam sibuk.

Selain mengurai kepadatan kendaraan, personel juga memberikan prioritas kepada pejalan kaki agar dapat menyeberang dengan aman. Kegiatan ini merupakan pelayanan rutin yang di laksanakan setiap pagi sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kasat Lantas Polres Tegal Kota, AKP Suyit Munandar, mengatakan bahwa kegiatan pelayanan ini, merupakan agenda rutin. Yang di laksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan pelayanan rutin yang kami laksanakan setiap hari sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Personel ditempatkan pada titik-titik yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi, kawasan sekolah. Serta persimpangan jalan guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta nyaman," ujar AKP Suyit.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Dengan selalu mematuhi aturan yang berlaku serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Tegal Kota berharap kehadiran anggota di tengah masyarakat tidak hanya mampu mengurai kepadatan arus kendaraan pada jam sibuk. Tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu hadir memberikan pelayanan secara profesional, humanis, dan Presisi.

Rabu, 22 Juli 2026

185 Peserta Ikuti Diklat Gada Pratama di Kota Tegal, Polri Perkuat Kompetensi Satpam Profesional

Kota Tegal, Direktorat Binmas Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Surya Arta Wiguna membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satpam Kualifikasi Gada Pratama di Kampus SUMP Negeri Tegal, Rabu (22/7/2026).

Sebanyak 185 peserta mengikuti Diklat Satpam guna memperkuat sistem pengamanan swakarsa dan meningkatkan kompetensi sesuai standar Polri. Kegiatan dibuka Wadirbinmas Polda Jateng AKBP Sugiyatmo yang membacakan amanat Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah.

Dalam amanatnya, Dirbinmas Polda Jateng menegaskan bahwa pelatihan Gada Pratama menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat sinergi Polri dengan pengamanan swakarsa.

"Program pelatihan ini merupakan wujud kepedulian dan keseriusan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kamtibmas, sekaligus memupuk kebersamaan Polri dengan segenap komponen pengamanan swakarsa," Kata AKBP Sugiyatmo.

AKBP Sugiyatmo menyampaikan bahwa Polri mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam menjaga kamtibmas yang didukung peran strategis Satpam sebagai mitra Polri di lingkungan kerja.

Dirbinmas mengingatkan peserta untuk mengikuti pendidikan dengan disiplin dan menjunjung etika profesi. Kepada BUJP, ia meminta pembinaan Satpam diperkuat melalui peningkatan SDM, evaluasi tugas, dan sinergi dengan Polri.

Diklat Gada Pratama kali ini juga diikuti 14 peserta perempuan yang turut ambil bagian dalam peningkatan kompetensi Satpam. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat umum, instansi pemerintah, hingga perusahaan swasta.

Direktur BUJP PT Surya Arta Wiguna Evi Yohani menyampaikan, Diklat Gada Pratama dilaksanakan selama 140 Jam Pelajaran (JP) dengan kurikulum berbasis standar kompetensi Polri. Peserta dibekali berbagai materi, mulai dari kemampuan teknis pengamanan, pengetahuan hukum, etika profesi, pelayanan, hingga pembentukan karakter dan disiplin.

"Kami tidak hanya menyiapkan peserta untuk lulus pendidikan, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Lulusan nantinya akan diarahkan ke perusahaan maupun instansi yang membutuhkan tenaga Satpam profesional dan tersertifikasi," ujar Evi.

Selasa, 14 Juli 2026

Jaga Kekompakan Antar Aparat Penegak Hukum, Polres Tegal Kota Silaturahmi Ke Kejaksaan Negeri Tegal

 


Kota Tegal – Dalam rangka memperkuat sinergitas antar aparat penegak hukum, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Tegal Kota melaksanakan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Tegal, Selasa (14/7/2026) siang.

Kedatangan rombongan Polres Tegal Kota disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tegal I Wayan Eka Miartha beserta jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan Kejaksaan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu.

"Karena tugas dan tanggung jawab kita berkaitan dengan penegakan hukum, maka sinergitas aparat penegak hukum antara Polres Tegal Kota dengan Kejaksaan Negeri Tegal harus benar-benar diperkuat. Dengan sinergitas yang baik, setiap tahapan penanganan perkara dapat dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sebaik-baiknya," ujar AKBP Heru.

Menurut Kapolres, komunikasi dan koordinasi yang terjalin erat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tegal I Wayan Eka Miartha menyampaikan apresiasinya atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kejaksaan Negeri Tegal dan Polres Tegal Kota.

"Sinergitas antara Polres Tegal Kota dengan Kejaksaan Negeri Tegal sudah terjalin dengan baik. Penanganan perkara berjalan dengan baik, begitu pula berbagai kegiatan lainnya yang terus dilaksanakan secara bersinergi. Dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Tegal, Kejaksaan Negeri Tegal bersama Polres Tegal Kota terus berkolaborasi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing," ungkapnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Tegal Kota dan Kejaksaan Negeri Tegal berkomitmen untuk terus menjaga soliditas serta meningkatkan koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Sinergitas yang semakin kuat diharapkan mampu mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tegal tetap aman dan kondusif. 

Senin, 13 Juli 2026

Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal Kompak Pererat Soliditas Lewat Olahraga Bersama

Kota Tegal – Polres Tegal Kota bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal menggelar olahraga bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan komunikasi antara TNI dan Polri, Selasa pagi (14/7/2026)

Rangkaian olahraga bersama diawali dengan senam, dilanjutkan jalan sehat menuju Alun-Alun Kota Tegal, kemudian ditutup dengan pertandingan ekshibisi bola voli. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta personel Polres Tegal Kota dan Lanal Tegal.

Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman mengatakan, olahraga bersama menjadi salah satu sarana mempererat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin antara Lanal Tegal dan Polres Tegal Kota.

Menurutnya, hubungan yang solid antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara seiring dinamika pelaksanaan tugas yang terus berkembang.

"Sinergitas TNI-Polri harus selalu terjaga. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama antarinstitusi," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ke depan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal sehingga kolaborasi antarlembaga semakin erat.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan, olahraga bersama merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi, soliditas, dan sinergitas antara TNI dan Polri.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara, serta penekanan Kapolri agar kedua institusi terus memperkuat sinergi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin terus menjaga sinergitas, sehingga pelaksanaan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik,"kata AKBP Heru.

Kapolres menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tegal hingga saat ini tetap kondusif berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan.

Untuk menjaga sinergi tersebut, ia berharap olahraga bersama dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai ruang mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di Kota Tegal ,” tuturnya

Minggu, 12 Juli 2026

Polres Tegal Kota Edukasi Pelajar Baru, Perkuat Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Bullying

Kota Tegal – Pencegahan bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, keselamatan berlalu lintas, dan etika bermedia sosial menjadi materi pembekalan bagi peserta didik baru. Dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kota Tegal.

Pembinaan MPLS di laksanakan di MI Ikhsaniyah 01 Kota Tegal, SMP Ihsaniyah Tegal, dan SMK Negeri 2 Kota Tegal, Senin (13/7/2026). Personel Bhabinkamtibmas, Satuan Binmas, dan Satuan Lalu Lintas Polres Tegal Kota hadir memberikan edukasi kepada peserta didik.

Kasat Binmas Polres Tegal Kota AKP Rekso Pranoto mengatakan, MPLS menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru. Mengenai berbagai persoalan yang kerap di hadapi remaja.

"Melalui kegiatan ini kami memberikan edukasi agar para siswa memahami dampak bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya disiplin berlalu lintas. Serta bijak dalam menggunakan media sosial," ujar Rekso.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran informasi bohong (hoax) dan cyber bullying. Yang dapat berdampak pada lingkungan sekolah maupun kehidupan sosial.

Menurut Rekso, upaya pencegahan berbagai persoalan yang melibatkan remaja membutuhkan peran bersama antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar.

"Kami berharap kerja sama ini terus berjalan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Para pelajar kami imbau untuk saling menghargai, menjauhi perilaku negatif, bijak menggunakan media sosial, serta menaati aturan yang berlaku," katanya.

Komitmen Bersama Wujudkan Sekolah Bebas Bullying

Di SMP Ihsaniyah Tegal, kegiatan MPLS juga di isi dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama anti bullying. Sebagai bentuk upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi para peserta didik.

Ketua MPLS SMP Ihsaniyah Tegal M. Yusuf Habibie mengapresiasi edukasi yang di berikan kepolisian kepada peserta didik baru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pencegahan bullying dan kenakalan remaja.

"Kami berharap para peserta didik semakin semangat belajar, termotivasi, dan mampu menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman," ujar Yusuf

Ke depan, kerja sama seperti ini dapat terus berjalan melalui kegiatan positif yang bermanfaat bagi pelajar, sekolah, maupun lingkungan sekitar," tuturnya

Polres Tegal Kota Pastikan Tradisi Sedekah Laut Muarareja Berjalan Aman Hingga Pelarungan Ancak

  


Kota Tegal – Puluhan kapal nelayan mengiringi prosesi larung tujuh ancak ke perairan Laut Jawa dalam tradisi Sedekah Laut Nelayan Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Minggu (12/7/2026).

Tradisi tahunan masyarakat pesisir itu berlangsung khidmat dan di padati ribuan warga di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muarareja.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Polres Tegal Kota menerjunkan puluhan personel gabungan yang melibatkan unsur TNI serta instansi kemaritiman.

Pengamanan di lakukan sejak prosesi tasyakuran, ruwatan, upacara adat, pawai ancak hingga pelarungan sesaji di perairan Laut Jawa.

Kasat Polair Polres Tegal Kota, AKP Susanto, mengatakan sebelum prosesi pelarungan di mulai pihaknya terlebih dahulu memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar mengutamakan keselamatan selama berada di laut.

"Kami mengimbau masyarakat yang mengikuti larung ancak agar selalu mengutamakan keselamatan selama pelayaran. Kapasitas kapal juga harus di perhatikan dan tidak boleh melebihi batas muatan karena dapat membahayakan keselamatan penumpang,"tegasnya

Selain personel di darat, pengawalan di laut di lakukan oleh Satpolair Polres Tegal Kota yang bersinergi dengan Ditpolair Polda Jawa Tengah. Guna mengawal iring-iringan kapal nelayan selama prosesi pelarungan berlangsung.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak tujuh ancak di larung ke Laut Jawa. Empat ancak di berangkatkan dari blok timur di kawasan Dog Timur. Ssedangkan tiga ancak lainnya dari blok barat yang berpusat di TPI Muarareja.