Jumat, 04 September 2026

Literasi AI Diperkuat, Polres Tegal Kota Ajak Pelajar Gunakan Teknologi Secara Bijak

 


Kota Tegal – Polres Tegal Kota terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar melalui program Paham AI. Kegiatan edukasi tentang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kali ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Tegal, Kamis (3/9/2026).

Sebanyak 82 siswa SMK Negeri 2 Kota Tegal mengikuti kegiatan tersebut dan mendapatkan pengetahuan dasar mengenai pemanfaatan teknologi AI secara bijak, kritis dan bertanggung jawab.

Materi disampaikan oleh Master Trainer Paham AI Polres Tegal Kota melalui program yang berada di bawah naungan Senopati Institut dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan empat materi utama, yakni Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax With AI, dan AI Prompt 101.

Keempat materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai dasar-dasar kecerdasan buatan, etika dalam menggunakan AI, pemanfaatan AI untuk membantu melawan informasi bohong atau hoaks, serta teknik dasar membuat perintah atau prompt yang efektif.

Kabag SDM Polres Tegal Kota AKBP Pujiningsih mengatakan, perkembangan teknologi AI harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran etika, khususnya bagi generasi muda yang menjadi pengguna aktif teknologi digital.

“Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana menggunakan AI secara bijak, bertanggung jawab dan tetap mengedepankan etika. AI memiliki banyak manfaat, namun harus digunakan dengan kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah menerima informasi begitu saja,” ujar AKBP Pujiningsih.

Menurutnya, edukasi literasi AI merupakan bagian dari upaya Polres Tegal Kota dalam membekali generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi sekaligus menjadi pengguna media digital yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Melalui program Paham AI ini, kami berharap siswa dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif, produktif dan kreatif. Jargon kami adalah Senopati Academy, berpikir kritis, berkarya etis,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Kota Tegal Dian Mustikaningsih menyambut baik kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, pemahaman tentang AI sangat penting diberikan kepada siswa seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Paham AI yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Tegal. Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang benar tentang AI, bukan hanya cara menggunakannya, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab,” ungkap Dian.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan siswa sekaligus mendorong mereka untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana belajar dan mengembangkan kreativitas.

“Harapannya, siswa dapat menggunakan AI untuk mendukung proses pembelajaran dan menghasilkan karya-karya yang positif. Yang paling penting, mereka tetap memiliki kemampuan berpikir kritis dan tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan siswa mengikuti materi dan berdiskusi mengenai berbagai fenomena penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya melakukan verifikasi terhadap informasi yang diperoleh melalui teknologi digital.

Melalui program Paham AI, Polres Tegal Kota berharap literasi kecerdasan buatan dapat semakin berkembang di lingkungan pendidikan, sehingga generasi muda tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menjadi pengguna yang cerdas, kritis, kreatif dan beretika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar