Selasa, 06 Maret 2018

Ops Keselamatan Candi 2018 : Ajak Siswa Menjadi Pelopor Keselamatan

Kota Tegal – Satuan Lalulintas Polres Tegal Kota Polda Jateng menyosialisasikan mengenai bahaya menggunakan kendaraan bermotor seperti sepeda motor bagi kalangan pelajar, Selasa (07/03/2018)

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK melalui Kasatlantas AKP Sri Ningsih Iriani,SH mengatakan kegiatan itu dalam rangka mengurangi kecelakaan , bahkan tak jarang korbannya dikalangan pelajar.

“Banyak siswa yang menggunakan kendaraan. Bahkan tak jarang dari mereka melanggar peraturan lalu lintas hingga menjadi korban kecelakaan,” ungkapnya didampingi Kanit Dikyasa, Ipda Ciptanto,SH

Menurutnya, sosialisasi keselamatan berlalu lintas sebenarnya rutin digelar dengan sasaran berbagai kalangan, tidak terkecuali bagi para pelajar. Terlebih saat ini juga kita tengah melaksanakan Operasi Keselamatan Candi-2018.

Pada kesempatan ini, pihaknya menyasar puluhan siswa-siswi yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Kepada para pelajar pihaknya memberikan sejumlah pesan mengenai pentingnya menaati aturan berlalu lintas.

Sosialisasi tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu menyelamatkan pelajar dari bahaya kecelakaan lalu lintas.  "Tujuan dan harapan kami adalah menyelamatkan generasi muda dari kecelakaan lalu lintas,” tuturnya

( Humas Polres Tegal Kota )

Minggu, 04 Maret 2018

Curi Handphone saat Dekorasi, RJS Ditangkap Polisi

Kota Tegal – Seorang buruh yang bekerja di jasa pemasangan dekorasi ruangan pada sebuah hotel di nekad melakukan aksi pencurian. Akibatnya pelaku diamankan Polisi, Minggu (04/03/2018)

RJS (29) warga Panggung Baru Rt 02 Rw 06 Kelurahan Panggung Kota Tegal ditangkap karena kedapatan mencuri handphone milik korban, Ivone Noviani (33) yang tak lain adalah bosnya sendiri di projek dekorasi tersebut.

“Tersangka nekat mengambil handphone yang ditinggal korban saat tengah mengerjakan dekorasi,” ungkap Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Agustinus Davis, S.Sos 

AKP Agustinus mengatakan, kejadian bermula saat korban warga Jalan Pangeran Diponegoro Kota Tegal ditemani tersangka dan 2 rekan karyawannya tengah mengerjakan dekorasi di hall sebuah hotel berbintang dijalan Brigjen Katamso Kota Tegal, Jumat (05/01/2018) sekitar pukul 18.30 wib

Selanjutnya karena ada masalah pekerjaan, korban menemui seseorang yang sebelumnya meletakan handphone merk Samsung Note 8 warna hitam miliknya diatas meja,” terangnya

Namun, lanjutnya selang beberapa menit kemudian hanphone tersebut sudah tidak berada ditempatnya. Korban pun berusaha mencari dan menanyakan, hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian.

Berdasarkan hasil keterangan dan penyelidikan, akhirnya tersangka berhasil diamankan polisi berikut barang buktinya. “ Saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya

( Humas Polres Tegal Kota )

Rabu, 28 Februari 2018

Jaga Kondusi Tetap Prima, Kapolsek Tegal Timur Ajak Personel Olahraga

Kota Tegal - Tak hanya memberi perintah tapi sekaligus memberi contoh langsung kepada anggota bawahanya itulah Kapolsek Tegal Timur Polres Tegal Kota, Kompol HM Syahri,SH.

Untuk menjaga stamina anggotanya sekaligus kekuatan garda terdepan, usai memberikan arahan dalam apel pagi, Rabu (28/02/2018) Kapolsek langsung memimpin anggota olahraga lari berkeliling wilayah.

“Kegiatan ini untuk menjaga stamina agar tetap dalam keadaan prima apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,terlebih dalam menghadapi pengamanan Pilkada saat ini ,” ungkap Kompol Syahri

Menurutnya olah raga ini merupakan bagian kegiatan rutin yang bertujuan untuk menjaga fisik dan stamina. Selain itu diharapkan pula dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kekompakan anggotanya.

Selain itu, lanjutnya Kapolsek menuturkan dalam menjalankan tugasnya seorang anggota Polri membutuhkan berbagai ketrampilan khusus, salah satunya beladiri.

Sehingga anggota tidak hanya mengandalkan senjata api saja. Jadi bukan hanya pelatihan fisik saja namun juga belajar pelatihan kekuatan spiritual, seperti tenaga dalam,” tuturnya

( Humas Polres Tegal Kota )

Selasa, 27 Februari 2018

Belasan Anak Jalan Diamankan Sat Sabhara

Kota Tegal – Patroli Satuan Sabhara Polres Tegal Kota Polda Jateng mengamankan sedikitnya belasan anak jalanan. Mereka diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah Kota Tegal, Rabu (28/02/2018) dinihari.

Mereka dinilai meresahkan warga, khususnya para pengguna jalan karena masih berkeliaran di perempatan dan simpang jalan. Bahkan, diantara mereka sempat berusaha melarikan diri namun bisa diamankan petugas.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK melalui Kasat Sabhara AKP Prastowo mengatakan razia ini merupakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dalam Pilkada 2018

“Selain penyakit masyarakat, dalam razia juga menyasar kejahatan yang meresahkan masyarakat lainnya seperti premansime maupun antisipasi  curat, curas dan curanmor,” ungkap AKP Prastowo 

Menurutnya anak jalanan atau Punk ini diamankan dari tiga lokasi berbeda, yakni 2 orang di Terminal, 7 orang di Simpang Maya dan 2 orang lainnya di sepanjang Jalan Kolonel Sugiono. 

"Anak-anak ini sudah beberapa kali diamankan di tempat yang berbeda, Mereka kedapatan sedang meminta-minta kepada para pengguna jalan," ujarnya

Selain  itu, lanjutnya dalam razia yang sama ini pihaknya juga mengamankan tiga pasangan mesum. Mereka diamankan saat berduaan di sebuah warung lesehan dan hotel melati. 

Sementara usai dilakukan pendataan, baik anak-anak jalanan maupun pelaku perbuatan mesum akan diberi sanksi tegas. "Untuk efek jera pelaku kami jerat dengan tindak pidana ringan," tututnya.

( Humas Polres Tegal Kota )

Wujudkan Pilkada Aman Kondusif, Kapolres Ingatkan Personel Polres Tegal Kota

Kota Tegal, Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK , menyampaikan situasi politik dan dinamika sosial di wilayah Kota Tegal relatif adem ayem. 

Meski demikian pihaknya tetap terus mencermati dinamika yang berkembang. Terutama dalam pengamanan setiap tahapan Pilkada yang telah memasuki masa kampanye.

“Tingkatkan kewaspadaan, jangan sampai terlena dan peka terhadap perkembangan situasi yang sangat cepat di Masyarakat,” ungkap AKBP Jon Wesly di Mapolres, Rabu (28/02/2018)

Menurutnya pada perhelatan Pilkada  terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius dari semua unsur terkait. Karenanya perlu dicermati agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata, termasuk mengoptimalkan peran serta Gakkumdu.

“Setiap fungsi laksanakan tupoksinya, jalin kerjasama yang baik. Bila ada permasalah harus dapat dikelola dan segera ditangai secara profesional dan akuntabel,” ujarnya

Dalam kesempatan apel pagi ini, Kapolres juga menginggatkan seluruh anggota agar menjaga perilaku dan tindakan tidak terpuji yang nantinya dapat merugikan diri sendiri maupun dinas ataupun instansi kepolisian.

Selalu bersyukur dimanapun kita berada, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Selain juga tetap menjaga kondisi kesehatan dengan berolahraga, untuk menunjang kedinasan,” tuturnya.

( Humas Polres Tegal Kota )

Senin, 26 Februari 2018

Kota Tegal – Mewujudkan kerukunan dan lingkungan yang aman menjadi dambaan bersama. Karenanya perlu terus dibina melalui sinergitas bersama antara Kepolisian, TNI dan Masyarakat.

Salah satunya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tegal Selatan Polres Tegal Kota yang membangun sinergitas bersama TNI dengan bersilaturahmi merangkul dan menyambangi ulama, Selasa (27/02/2018)

“Kami berharap silaturahmi ini bisa tetap terjaga, dan kamipun meminta masukan baik itu informasi maupun wejangan dari bapak dalam hal menjaga stabilitas kamtibmas disini,” ujar Aiptu Parnojo selaku Bhabikamtibmas Kalinyamat Wetan

Selaku Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat bersama Babinsa dari Koramil Tegal Selatan, Serda Tri Hartono dalam kesematan ini menyambangi tokoh masyarakat setempat, Ustad Tarmudi dan Kyai Asmui.

Sementara terpisah, Kapolsek Tegal Selatan Kompol Zaenal Arifin,S.Ip MH mengungkapkan  hadirnya anggota TNI Polri yang bergandengan dengan unsur ulama, diharapkan akan semakin memperkuat komponen pendukung terciptanya suatu kondisi yang aman dan damai

“Lingkungan yang aman dan damai menjadi dambaan masyarakat. Hal itu bisa diwujudkan dengan adanya kerukunan dan toleransi baik antara individu maupun golongan,” tuturnya

( Humas Polres Tegal Kota )
Kota Tegal -  Anggota Polsek Sumurpanggang Polres Tegal Kota melakukan pembagian sembako sekaligus menyambangi warga kurang mampu dan kaum dhuafa di sejumlah wilayahnya, Selasa (27/02/2018)

Pembagian sembako ini di berikan dalam rangka menjalin kemitraan dengan masyarakat sekitarnya. Juga kepedulian anggota di dalam lingkungan sehari-hari sehingga masyarakat pun dapat lebih merasakan kehadiran sosok polisi di tengah-tengah mereka.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK melalui Kapolsek Sumurpanggang Kompol Agus Edro Wibowo,SH,MH mengungkapkan  pembagian paket sembako ini, merupakan wujud kepedulian bersama.

“Ini juga salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan dan bisa berbagi dengan masyarakat yang lebih membutuhkan terutama kepada  warga yang tidak mampu,” ujar Kompol Agus Endro

Menurutnya kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dan bergiliran. Kapolsek juga memerintahkan kepada anggota bhabinkamtibmas untuk mendata warga di wilayahnya yang dirasa layak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Jadi selain melaksanakan tugas patroli sambang desa dan penyuluhan kepada warga. Dalam beberapa kesempatan kita memberikan bingkisan bantuan bagi para warga yang kurang mampu,” terangnya

Sementara dalam kesempatan ini, sedikitnya 60 bungkus sembako didistribusikan melalui para anggota Bhabinkamtibmas ke sejumlah warga di tujuh wilayah kelurahan di kecamatan Margadana Kota Tegal.

Harapannya selain lebih membaur dengan warga masyarakat , juga semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang kurang mampu,” tuturnya

( Humas Polres Tegal Kota )

Selasa, 26 Desember 2017

Jelang Malam Natal di Kota Tegal, Kapolres Pimpin Sterilisasi Gereja

Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 menjadi perhatian serius jajaran Polres Tegal Kota bersama unsur pengamanan lainnya. Selain pengelaran dan penempatan personel, Minggu (24/12/2017) Polres mengelar sterilisasi dengan menerjunkan anjing Satwa pelacak khusus bahan peledak.


Sejumlah tempat di setiap sudut gereja diperiksa sebagai antisipasi adanya sesuatu yang bisa merusak suasana ibadah. Salah satunya di Gereja Hati Kudus jalan Kapten Ismail Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, yang langsung dipimpin Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK.

“Kemarin semua gereja sudah dilakukan sterilisasi, Namun siang ini kembali kita lakukan sterilisasi ulang, untuk memastikan gereja-gereja tersebut siap digunakan beribadah, ” terang Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Pri Haryadi,SH bersama Danramil 01/TB Tegal, Kapten Arm Suroso.

 
Kapolres menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan pihaknya dalam pengamanan malam natal yaitu melakukan penyisiran mulai dari halaman sekitar gereja hingga setiap sudut ruangan, termasuk deretan kursi yang akan digunakan para jemaat dengan menggunakan alat “ Metal Detector “ selain mengerahkan dua ekor anjing pelacak Unit K-9. 

 
 
Menurutnya hal ini dilakukan untuk menjaga segala kemungkinan yang tidak kita inginkan. Kemudian saat akan berlangsungnya kegiatan keagamaan tersebut, pihak keamanan dan gereja juga akan melakukan upaya – upaya preventif. Contohnya seperti mengecek barang barang jemaah yang akan melaksanakan kegiatan agama.

“Kita tidak mau underestimate, kita harus menjaga keamanan kegiatan agama serta memastikan tidak adanya barang-barang yang berbahaya, sehingga masyarakat yang datang  dapat melaksanakan beribadahnya dengan tenang," tegasnya.

Beberapa gereja maupun tempat ibadah yang yang menjadi sasaran antara lain Gereja Hati Kudus , Gereja Maranata dan Gereja Mahanaim yang berlokasi di Jalan Kapten Ismail Kota Tegal dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) , Gereja Ayalon serta Gereja Tiberias di Jalan Dr Sutomo Kota Tegal.

" Ada 23 gereja di Kota Tegal dan semuanya sudah dilakukaan pengecekan. Hingga saat ini gereja-gereja tersebut dalam keadaan aman dan siap untuk digunakan beribadah malam nanti," pungkasnya.

Kapolres Tegal Kota Bersama Dandim Tegal Patroli Malam Natal

Kota Tegal - Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK bersama Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto,S.Sos melakukan patroli menjelang perayaan Malam Misa Natal di gereja maupun sejumlah wilayah di Kota Tegal, Minggu (24/12/2017) malam.

Patroli dimulai dari jalan protokol di Kota Tegal serta pusat keramaian seperti alun-alun dan jalur pantura sembari pemantauan arus lalu lintas. Kemudian dilanjutkan Patroli ke gereja-gereja di jalan Dr. Sutomo dan jalan Kapten Ismail untuk melakukan pengecekan keamanan.

Kapolres menyampaikan kegiatan ini penting besok hari akan berlangsung perayaan natal oleh umat kristiani. " Ini untuk memastikan pelaksanaan misa dan perayaan natal dapat berjalan dengan baik dan aman," terang Kapolres didampingi Dandim 0712/Tegal.

Dalam kesempatan ini, Kapolres bersama Dandim menyempatkan menyapa dan bersilaturahmi bersama pastor dan para jemaat di gereja Katholik Hati Kudus Yesus maupun petugas pengamanan baik anggota TNI/Polri serta dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
 

Kita kembali lakukan pengecekan karena malam ini kebaktian umat kristiani sudah dimulai dan dari pantauan di gereja-gereja malam ini, semua 
gereja dalam keadaan aman dan kondusif,” jelasnya.

Sementara sebelumnya, Kapolres dan rombongan melakukan pemantauan di pos Pam Simpang Maya. Untuk pantauan arus lalu lintas yang tadi dilakukan di Pos Simpang Maya, lalu lintas dari arah Jakarta menuju Semarang maupun sebaliknya cukup padat namun lancar," tuturnya

Sabtu, 23 Desember 2017

Cipta Kondisi Jelang Natal dan Tahun Baru di Kota Tegal, Polisi Ungkap Tiga Kasus

Kota Tegal  – Kurang dari sepekan berjalannya Operasi Cipta Kondisi jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Jajaran Kepolisian Resor Tegal Kota Polda Jateng berhasil mengungkap kasus Pencurian, Curanmor serta pembuatan Petasan tanpa izin.

Hal itu disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK dihadapan para awak media dalam gelar hasil Ops Pekat di Mapolres, Jumat (21/12/2017). ” Pelaksanaan Operasi Pekat merupakan kegiatan kepolisian untuk mencegah kejahatan dan dilaksanakan sebelum Ops Lilin Candi-2017,” ungkap Kapolres.


Dijelaskan, dari hasil Ops Pekat ini berhasil diamankan sedikitnya 3.100 botol miras, 60 botol miras oplosan serta sebanyak 6.470 butir petasan siap edar. Petugas juga mengamankan 2 orang tersangka warga kemandungan Kota Tegal, masing-masing S dan T, dan rencananya petasan akan diedarkan diwilayah Tegal dan sekitarnya.

Selain itu, sejumlah 47 pelaku premanisme dan anak-anak punk yang biasa mangkal di simpang jalan turut ditindak selama operasi pekat . Hal ini dilakukan untuk menjamin masyarakat agar merasa nyaman dan aman karena mereka kerap meresahkan masyarakat, terutama bagi para pengendara kendaraan di jalan.

Sementara kasus berikutnya yang berhasil diungkap yakni, kasus Curanmor yang terjadi didepan WM Sop Ayam Yu’Sum Klaten jalan Sudiarto Panggung Kota Tegal. Pelaku JM alias RS (30) ditangkap berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor vario dan kelengkapan yang sudah dilepas satu persatu.

Selain itu, polisi juga berhasil menangkap KS (29) warga Panggung baru Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, yang diduga sebagai pelaku pencurian dijalan Pulau Rote Rt 13 Rw 09 Panggung Kota Tegal, milik korban Sukirno bin Sukirman yang terjadi pada Kamis (26/10/2017)

Selasa, 19 Desember 2017

Kepergok sedang Gunting Baju Korban, SA Diringkus Polisi

Kota Tegal  – Melakukan percobaan pencurian SA (23 thn) diringkus dan dibawa ke Mapolsek Tegal Timur untuk dimintai keterangan. Senin (18/12/17)
Pemuda yang diduga akan melakukan percobaan pencurian itu diringkus oleh warga dan langsung dibawa ke Polsek Tegal Timur guna dimintai keterangan dan motif pelaku.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, SIK melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol HM Syahri mengungkapkan kejadian saat korban Syafiha tri aulianingsih (16) sedang tertidur di ruang tengah di depan tv di rumahnya di jalan Werkudoro no. 207 kelurahan slerok rt 01 / rw 06 Kecamatan Tegal Timur, dengan menggunakan selimut dengan posisi 1 hp asiafone warna hitam diletakkan di samping kiri korban.
 

Saat korban tertidur merasakan payudaranya seperti ada yang meraba raba kemudian terbangun dan melihat seorang laki laki yang sedang menggunting bajunya. Selanjutnya bangun dan mengatakan ” siapa kamu “. SA yang ketahuan, menampar muka dan mencekik korban kemudian lari.” terangnya

“Korban sempat mengejar sambil teriak untuk membangunkan kakaknya Ineke dwi oktaviani dan mengejar sambil memegangi pelaku yang mencoba lari dengan sepeda motor supra fit No polisi G 6538 UF,” tambahnya

Mendengar teriakan korban akhirnya pelaku yang diketahui bernama Septian Adi Bin Warto (23) warga Kaladawa Rt 02 Rw 01 kecamatan Talang Kabupaten Tegal berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke Mapolsek Tegal Timur.

Dengan mengamankan satu hp asiafone warna hitam,satu kipas angin merk sogo warna putih, sepeda motor supra fit No polisi G 6538 UF warna hitam dan satu gunting. Saat ini terhadap pelaku dilakukan penyidikan guna pengembangan.

Sinergitas TNI-Polri dan Instansi Pemerintah serta FKUB dalam Persiapkan Ops Lilin Candi 2017

Senin, 18 Desember 2017

Pelantikan Tunas Muda Saka Bhayangkara Polres Tegal Kota

Kota Tegal – Meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang kepramukaan akan selenggarkaan oleh Sat Binmas guna menghasilkan generasi terbaik. Kegiatan kepramukaan yang dimiliki oleh Polres Tegal Kota adalah Saka Bhayangkara merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler diluar jam sekolah.

Pelaksanaan latihan dasar Saka Bhayangkara dan pengukuhan anggota Saka Bhayangkara angkatan 31 tahun 2017 diselenggarakan sejak hari Sabtu-Minggu (16-17/12/2017). Diikuti 95 peserta dari bebagai SMA/SMK/MAN Kota maupun Kabupaten Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, SIK melalui Kasat Binmas AKP Efi Wijayanti menuturkan pelaksaaan latihan dasar ini digunakan untuk melatihan kepribadian yang disiplin sehingga dapat menciptakan generasi yang bisa memberikan contoh yang baik.

“Pemberian bekal ilmu dan materi tentang bhayangkara ini bisa menjadikan Tunas Bhayangkara yang siap berbakti kepada masyarakat yang sesuai dengan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka yang sering diucapkan,” ungkapnya


Latihan dasar digelar dengan cara longmarch sehingga pemberian materi tidak monoton hanya di indooor tetapi juga menyatu dengan alam.