Jumat, 17 April 2026

Kapolres Tegal Kota Apresiasi Siskamling Aktif Warga Kemandungan

Kota Tegal – Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya bersama jajaran pejabat utama Polres mengunjungi Pos Satkamling RT 02 RW 01, Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kamis (16/4/2026) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri yang humanis dan responsif. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan siskamling yang berjalan konsisten.


“Kegiatan di sini sangat luar biasa. Ini menjadi contoh sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres turut mensosialisasikan layanan call center 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.

“Setiap laporan pasti kami respons. Layanan ini mempermudah masyarakat dalam melaporkan kejadian atau meminta informasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 01, Andi Citra Pamungkas, mengatakan kegiatan siskamling di wilayahnya telah berjalan rutin setiap malam dengan melibatkan empat warga dalam setiap regu ronda.

“Siskamling berjalan aktif tiap malam. Warga juga berpartisipasi lewat iuran jimpitan untuk mendukung kebutuhan ronda,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga telah menyiapkan berbagai perlengkapan seperti rompi dan alat ronda, serta terus menjaga kekompakan antarwarga.

“Kami bersyukur warga tetap guyub dan rukun. Pos ronda ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan,” katanya.

Tokoh agama setempat, Zaenal Mustakim, menilai kegiatan siskamling tidak hanya berdampak pada keamanan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial.

“Kegiatan ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” ujarnya.

Ia juga menyebut adanya program sosial berupa bantuan beras bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian di lingkungan tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama warga serta simulasi penggunaan layanan call center 110 guna meningkatkan pemahaman masyarakat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar