Rabu, 28 Januari 2015

SILATURAHMI DAN KOORDINASI PENGEMBANG SISTEM PERADILAN PIDANA

Tegal Kota , Dalam kerangka sistem peradilan pidana (criminal justice system), peran aparatur penegak hukum khususnya penyidik sangat strategis dimana Penyidik merupakan pintu gerbang utama dimulainya tugas pencarian kebenaran materiil karena melalui proses penyidikan sejatinya upaya penegakan hukum mulai dilaksanakan.

Selama ini lingkup tugas dan tanggung jawab penyidik dalam sistem penegakan hukum masih menyisakan banyak permasalahan, sehingga muncul kesan kurang terjalin koordinasi dan sinergitas yang dapat berdampak pada berkurangnya kredibilitas institusi penegak hukum dimata masyarakat.

Selanjutnya mengantisipasi permasalahan tersebut serta menjalin silaturahmi dan koordiansi antar pengembang fungsi Criminal justice sytem, Selasa (27/01) bertempat di Mapolres Tegal Kota dilaksanakan Cofee Morning yang dihadiri oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik , Kajari Tegal RB Henry Budianto SH MHum dan Ketua Pengadilan Negeri Tegal H. Budhy Hertantiyo, S.H., M.H serta diikuti para penyidik, PPNS , Kejaksaan serta pengadilan sewilayah Kota Tegal

Dalam sambutanya Kapolres menyampaikan selain sebagai silaturahmi antar penyidik kegiatan yang diprakarsai jajarannya ini juga sebagai simulasi dan diharapkan dapat berlanjut dan berkesinambungan karena masalah penyidikan dan masalah hukum tentunya tidak terlepas dari koordinasi antar intansi terkait, dimana sebelumnya hal ini belum pernah dilaksanakan sehingga berinisitif mengelar kegiatan ini dan bersifat informal .


Hal ini berkaitan dengan tentunya dilapangan atau dalam pelaksanaan tugas menemukan banyak permasalah ataupun kendala yang dihadapi oleh para penyidik baik Polri, PPNS, Kejaksaan ataupun pengadilan sehingga tentunya diperlukan Sharing dan semua dapat diselesaikan dengan baik terutama dapat mengembang tugas yang telah ditetapkan yakni dapat mencapai suatu Keadilan , Kemanfaatan dan Kepastian hukum.


Dalam kesempatan tersebut disampaikan arahan dan pembinaan teknis dari para narasumber antara lain Kepala Pengadilan Negeri Tegal dan Kajari Tegal termasuk dari para pengembang fungsi penyidikan lainnya terkait permasalah yang ada dan dihadapi yang selanjutnya diharapkan adanya kerjasama dan hingga selesai berjalan dengan aman dan kondusif.

Minggu, 25 Januari 2015

UPACARA PELEPASAN PURNA TUGAS ANGGOTA PAMEN DAN BINTARA POLRES TEGAL KOTA

Tegal Kota, Di pagi yang sejuk setelah diguyur hujan dalam suasana yang bahagia , Senin (26/01) pagi Jajaran Polres Tegal Kota mengelar Upacara Wisuda Purna Wira dan Purna Tugas  6 (enam) anggota Perwira dan Bintara bertempat di halaman Mapolres dengan bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik yang dihadiri seluruh anggota dan Ketua berikut pengurus Bhayangkari Polres Tegal Kota.

Upacara Wisuda Purnawira ini terasa sangat istimewa karena ini merupakan kali pertama dilaksanakan dimana pada kesempatan tersebut Kapolres secara simbolis menyerahkan tanda penghargaan dan cindera mata serta pengalungan bunga kepada empat perwakilan anggota yang mengakhiri Masa baktinya karena pensiun.

Keenam anggota Polres yang telah memasuki masa purna tugas itu adalah AKBP Bambang Purwanto, SH (Analis Kebijakan Pertama Bidang Sumda Polres Tegal Kota), Aiptu Santoso ( Bamin Siwas Polres Tegal Kota), Aiptu Sugihanto ( Bhabinkamtibmas Kel Kalinyamat Wetan Polsek Tegal selatan), Bripka Subari (Bamin Sitipol), Brigadir Sutarto ( Banit Sabhara Polsek Tegal Selatan ) serta Brigadir Keman (Bhayangkara Adminstrasi Pelaksanan Bidang Sumda Polres Tegal Kota).

Dalam sambutannya Kapolres Tegal Kota menyampaikan bahwa upacara Wisuda Purna Wira pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari segenap kesatuan dan rasa kecintaan bagi anggota yang memasuki masa pensiun atas pengabdian selama dinas aktif sampai mengakhiri masa purna tugas di Kepolisian Negara Republik Indonesia selain itu juga dimaksudkan sebagai pengikat tali persaudaraan serta ikatan batin para Purnawirawan beserta keluarga terhadap anggota yang masih aktif sebagai generasi penerusnya.

Keberhasilan tugas kepolisian berikut perkembangan Polri tidak terlepas dari peran serta masyarakat termasuk didalamnya dari sumbangsih dan darma bakti para Purnawirawan Polri baik sejak aktif hingga sekarang dimana hal ini terbukti dengan sesanti Persatuan Purnawirawan Polri yang menyatakan bahwa Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara dan Senantiasa Tetap Patuh dan Setia kepada Tri Brata dan Catur Prasetya.

Selanjutnya Kapolres berharap agar memperoleh hasil yang maksimal dalam pelaksanaan tugas kepada masyarakat dimana personel Polri dilapangan perlu adanya pengawasan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk peran para anggota yang telah memasuki masa purna dan tersebar dilingkungan masyarakat berperan sebagai Alat Kontrol bilamana terjadi penyimpangan atau penyelewengan dalam pelaksanaan tugas dan jangan sungkan memberikan masukan ataupun informasi ,hal ini demi melindungi dan mengayomi masyarakat.

Secara pribadi maupun selaku Kapolres Tegal Kota  mengucapkan terima kasih dan penghargaan serta rasa hormat kepada segenap anggota yang telah memasuki masa purna atas dedikasi dan kinerja serta darma bhaktinya selama ini termasuk mengingatkan semua anggota baik yang masih aktif dinas di kepolisian maupun yang sudah purna tugas, alangkah mulianya kita sebagai manusia biasa untuk memandang hidup sebagai panggilan, kita diciptakan Allah SWT sebagai hambanya untuk membuat dunia lebih baik.

Segala yang kita lakukan diharapkan dapat bermakna dan kita maknai sebagai ibadah serta pengabdian kepadanya. sehingga bilamana mendapat tugas bukan sebagai beban tetapi kesempatan untuk beramal lebih baik dan lebih banyak, kesempatan untuk berbagi serta memberi manfaat bagi sesama manusia maupun lingkungannya.

Terkait hal ini ditambahkan oleh Kapolres bahwa kedepan acara seperti ini akan ditradisikan secara rutin setiap tahun kepada para anggota yang akan memasuki purnatugas, dimana untuk tahun ini ada 6 anggota yakni 1 Pamen dan 5 lainnya bintara yang mana kegiatan ini digelar bukan karena melihat pangkat namun karena jasa-jasa dan pengabdiannya maka dalam upacara ini tetap diperlakukan sebagai perwira.

Mewakili anggota purna tugas Aiptu Santoso menyatakan dirinya merasa terharu dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan ini dan semoga tetap terjalin ikatan persaudaraan selain tentunya walaupun telah pensiun kami tetap berkomitmen akan membantu sesuai dengan kemampuan dan porsinya termasuk berharap kedepan Polri akan semakin maju dan tak lupa berpesan hindari segala pelanggaran ataupun hal yang dapat merugikan baik diri sendiri terutama masyarakat dan agar hal tersebut dapat berjalan hendaknya dengan disertai meningkatkan ahlaq dan keimanan masing-masing.  

Selesai upacara dilanjutkan dengan pelepasan keenam anggota bersama bhayangkari yang purna tugas diiringi oleh Kapolres serta pejabat berikut seluruh anggota Polres Tegal kota lainnya yang sebelumnya melintasi barisan Gerbang Pora keluar Mapolres.

Kamis, 22 Januari 2015

DIALOG INTERAKTIF "POLISI KITA" , KIAT MENJADI ANGGOTA POLRI

Tegal Kota , sebagai upaya menjaring minat dan animo masyarakat terkait rencana penerimaan dan pendaftaran anggota Polri TA.2015 selain sosialisasi ke beberapa sekolah-sekolah, Rabu (21/01) siang mulai pukul 13.00 -14.00 wib Jajaran Polres Tegal Kota juga mengelar sosialisasi  melalui siaran radio berupa dialog interaktif  di radio Gama FM 90.0 Tegal jalan gajah mada Kota Tegal.

Dalam dialog interaktif yang dipandu oleh Bung Denhaz (penyiar Radio Gama FM) hadir sebagai narasumber Kasat Binmas AKP Hartono bersama Panit Bintibmas Ipda Ridwan didampingi Ps.Paur Humas Aiptu Kurnia Puji serta Kasat Polair AKP Riyanto dan Tuti Suprianti, S.Pi Kasi Tata Pelayanan dan Kesyahbandaran dari UPT Dinas Kelautan dan Perikanan.

Dalam kesempatan pertama Ipda Ridwan menyampaikan  informasi dimana POLRI akan membuka penerimaan anggota Polri baru di setiap tahunnya dimana nantinya bagi yang telah memenuhi persyaratan dan tertarik untuk menjadi anggota Polisi pada tahun 2015 nanti dapat mengikuti kegiatan tersebut dimana seleksi penerimaan anggota Polri TA. 2015 akan dilaksanakan secara serempak (Akpol dan Brigadir) namun untuk tanggal dan bulan belum ditentukan.

Kemudian terkait penerimaan ini dijelaskan bahwa Polri termasuk jajaran Polres Tegal Kota melaksanakan sosialisasi melalui sekolah-sekolah dan media masa termasuk akan melibatkan guru, para Ketua Rt/Rw, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat maupun melalui anggota Bhabinkamtibmas yang ada dilingkungan untuk menelusuri track record / reputasi setiap calon anggota Polri sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya secara langsung .

Selain itu bagi warga masyarakat Kota Tegal yang berminat dan akan mendaftarkan diri, sebelumnya Jajaran Polres Tegal Kota mulai tahun penerimaan TA 2015 akan mengadakan pembinaan kepada para calon peminat yang akan mendaftarkan diri bertempat di Mapolres Tegal Kota yang meliputi 4 (empat) Tahapan yakni Rikmin berupa kelengkapan Adminstrasi, Kesamaptaan Jasmani , PMK atau Penelusuran Mental Kepribadian serta Test Kesehatan dan Test Akademik.

Adapun pelaksananan pembinaan kepada para Calon dan Peminat dilaksanakan sesuai jadwal masing-masing yakni Pembinaan Rikmin dilaksanakan setiap hari Selasa mulai Pukul 14.00 wib , Pembinaan Jasmani setiap Hari Selasa mulai Pukul 15.30 Wib , Pembinaan Akademik setiap Hari Rabu mulai pukul 15.00 wib dan Pembinaan Kesehatan setiap hari Kamis pukul 15.00 wib serta Pembinaan PMK setiap hari Jumat mulai pukul 13.00 wib yang kesemuanya dilaksanakan di Mapolres Tegal Kota .

Selanjutnya dari beberapa hari pelaksanan Sosialisasi yang telah digelar sebelumnya sekitar 72 orang peminat baik putra dan putri telah mengikuti pembinaan tersebut dimana diharapkan melalui kegiatan ini nantinya para peserta dapat mempersiapkan lebih dini terutama kesiapan fisik dan jasmani termasuk kelengkapan adminstrasi diri sehingga kelak saat mendaftar dan kelak mengikuti seleksi akan memperoleh hasil yang diharapkan.

Dijelaskan bahwa kemampuan fisik memang bukan bawaan sejak lahir namun kemampuan ini bisa dilatihkan sejak dini dan jika benar-benar berniat akan mengikuti seleksi penerimaan calon anggota Polri hal ini harus segera dilatihkan sejak saat ini termasuk pembinaan sehingga saat mendaftar nanatinya dan mengikuti seleksi tentunya diharapkan akan memperoleh hasil yang baiik.

LARANGAN PENGGUNAAN PUKAT 

Selain itu terkait dengan aksi damai nelayan Kota Tegal dengan keluarnya Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2015 tentang larangan penggunaan alat tangkap pukat hela dan tarik , disampaikan Kasi Tata pelayanan dan Kesyahbandaran Tuti Suprianti, S.Pi didampingi Kasatpolair AKP Riyanto bahwa hal itu secara keseluruhan bukan hanya di Kota tegal saja selain itu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng masih memberikan kebijakan penggunaan alat tersebut hingga masa Surat izin penangkapan ikan (SIPI) berakhir.

Lebih lanju disampaikan bahwa pelarangan sejak tahun 1980 dan secara otomatis hal itu juga berlaku di wilayah Jawa Tengah namun pemerintah Provinsi Jateng memberikan kebijakan membolehkan dengan segala persyaratan termasuk juga tidak lagi mengeluarkan surat izin untuk Kapal baru, namun perlu dipahami pula dimana sesuai pasal 6 kepmen dijelaskan untuk kapal yang masa izin penangkapan masih berlaku tetap dapat digunakan sampai berakhirnya masa izin SIPI tersebut.

Ditambahkan bahwa menjaga laut berikut isinya merupakan kewajiban kita semua termasuk para nelayan dimana bila menggunakan pukat harimau bisa merusak biota dasar laut sehingga diharapkan mematuhi aturan tersebut selain dalam penangkapan ikan sebenarnya sudah ada zona-zona dan wilayah sendiri termasuk  ada spesialisasi bagi nelayan dibawah 30 GT yang boleh beroperasi namun hanya beroperasi di perairan laut jawa.

Selasa, 20 Januari 2015

ANTISIPASI PENYIMPANGAN DAN PENYALAHGUNAAN GAMPOL , PROPAM GELAR GAKTIBPLIN

Tegal Kota, sebagai upaya mengantisipasi masih terdapat beberapa penyimpangan dan penyalahgunaan seragam dinas digunakan melakukan aksi maupun tindak kejahatan serta menertibkan anggota Polri dilapangan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya, sejak Senin (19/01) hingga Jumat (23/01) mendatang Unit Propam Polres Tegal Kota menggelar Operasi Penegakan Disiplin ( Gaktibplin ) di wilayah Polres Tegal Kota.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik melalui Kasi Propam IPTU Buchori,SH bersama Kasat Polair AKP Riyanto, SH , Rabu (21/01) saat mengelar razia dan operasi Gaktibplin personel Satuan Polisi Perairan (POLAIR) Polres Tegal Kota bertempat di Mako jalan Jawa Komplek Pantai Alam Indah Tegal.

Puluhan personel satu persatu diperiksa oleh Unit Propam Polres baik kelengkapan seperti surat-surat nyata diri dari KTA , KTP hingga Surat Ijin mengemudi serta kelengkapan perorangan dan sikap tampang penampilan berikut seragam yang dikenakan hingga pemeriksaan senjata api dimana sebelumnya seluruh anggota dikumpulkan di depan Mako.


Menurut Kasi Propam kegiatan tersebut selain mengantisipasi penyimpangan dan penyalahgunaan juga tentunya sebagai tindak lanjut perintah Kapolda Jawa Tengah tentang pelaksanaan Ops Gaktiplin dimana selain Satpolair kegiatan yang sama juga digelar bagi seluruh anggota Polres termasuk Polsek-polsek jajaran Polres Tegal Kota lainnya.

Ditambahkan oleh Kasat Polair bahwa dimana kedepan diharapkan seluruh personel agar lebih disiplin dalam pelaksanaan tugas tentunya agar hal tersebut dapat berjalan dengan baik harus diawali dengan kelengkapan dan kesiapan diri pribadi sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga kita dapat memberikan hasil yang maksimal.

Minggu, 18 Januari 2015

SOSIALISASI PENERIMAAN ANGGOTA POLRI TA 2015

Tegal Kota, Seperti yang kita ketahui dimana POLRI akan membuka Penerimaan Anggota Polri baru di setiap tahunnya. Nah kesempatan buat kalian semua yang telah memenuhi persyaratan dan tertarik untuk menjadi anggota Polisi pada tahun 2015 nanti baik memalui jalur TAMTAMA, BRIGADIR (baik POLKI dan POLWAN) hingga Perwira melalui pendidikan Akademi Kepolisian di Semarang.

Kemudian sesuai info yang diterima dari SDM Polri terkait rencana penerimaan anggota Polri TA. 2015 bahwa :

1.  Seleksi penerimaan anggota Polri TA. 2015 akan dilaksanakan secara serempak (Akpol dan Brigadir) namun untuk tanggal dan bulan belum ditentukan.
2.  Polri akan melaksanakan sosialisasi terkait penerimaan ini melalui sekolah-sekolah dan media masa, silahkan manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya secara langsung (siapkan dan tulis pertanyaan adik-adik Mitra Humas dari sekarang).
3.  Polri akan melibatkan guru, para Ketua Rt/Rw, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat untuk menelusuri track record / reputasi setiap calon anggota Polri (dimana hanya mereka yang terbaik yang akan menjadi anggota Polri).

Jika adik-adik/kakak-kakak berminat silahkan mendaftar melalui Website Resmi Penerimaan Polri di alamat ini http://www.penerimaan.polri.go.id, setelah mendaftar secara online selanjutnya melakukan verifikasi ke Polres masing-masing.

Selanjutnya terkait hal tersebut Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik melalui Kabag Sumda Kompol Umar Sanusi bahwa bagi warga masyarakat yang berminat dan akan mendaftarkan diri, sebelumnya Jajaran Polres Tegal Kota mulai tahun penerimaan TA 2015 akan mengadakan pembinaan kepada para calon peminat yang akan mendaftarkan diri bertempat di Mapolres Tegal Kota .

Pembinaan dilakukan meliputi 4 (empat) Tahapan yakni Rikmin berupa kelengkapan Adminstrasi, Kesamaptaan Jasmani , PMK atau Penelusuran Mental Kepribadian serta Test Kesehatan dan Test Akademik.

Adapun pelaksananan pembinaan kepada para Calon dan Peminat dilaksanakan sesuai dan masing-masing yakni untuk Pembinaan Rikmin dilaksanakan setiap hari Selasa mulai Pukul 14.00 bertempat di ruang Subbag Pers Sumda Polres Tegal Kota 

Kemudian Pembinaan Jasmani setiap Hari Selasa mulai Pukul 15.30 Wib bertempat di Halaman Mapolres serta Pembinaan Akademik setiap Hari Rabu mulai pukul 15.00 bertempat di Gedung Deviacita Mapolres berikut Pembinaan Kesehatan setiap hari Kamis pukul 15.00 wib bertempat di Lokasi yang sama serta Pembinaan PMK setiap hari Jumat mulai pukul 13.00 wib bertempat di Unit Propam Polres Tegal Kota 

Kemudian setelah mendaftar dan dinyatakan lulus Rikmin awal,  ada banyak sekali tahapan tes-tes dalam seleksi penerimaan Polri yang harus dilalui oleh para peserta diantaranya Dari tes kesehatan,tes fisik/tes kesamaptaan jasmani,tes akademik,tes psikologi hingga penentuan akhir/pantauhir hingga dinyatakan memenuhi syarat (MS).


Namun semua itu hanya gambaran dan yang terpenting adalah mulai dari sekarang sudah mempersiapkan segala Persyaratan, kesiapan fisik, dan yang lainnya yang nantinya tidak mengalami kesulitan jika Pendaftaran sudah dimulai.

Perkembangan info terkait penerimaan, akan segera kami share dan informasikan , Terpenting adalah mulai sekarang adik-adik ataupun rekan-rekan giat belatih baik kemampuan akademis maupun fisik. (Sumber Div Humas Polri)

Kamis, 08 Januari 2015

BENTUK TRANSPARASI DAN KETERBUKAAN PUBLIK, POLRES GELAR SOSIALISASI DIPA TA 2015

Tegal Kota , Polres Tegal Kota menerima Daftar Isian Perencanaan Anggaran (DIPA) untuk TA 2015 senilai Rp 43.211.280.000 dari Pemerintah pusat , dimana alokasi anggaran tersebut didasarkan dari rencana kerja anggaran kementerian/lembaga (RKAKL) yang telah diajukan Polres Tegal Kota .

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik , Rabu (07/01) saat Sosialisasi DIPA TA.2015 Polres Tegal Kota bertempat di Mapolres yang dihadiri oleh Plt Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Shinta SH mewakili Walikota bersama Kabag Renprogar Rorena Polda Jateng AKBP Yudy Priyono,SH SSTMK, M.H serta para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran berikut anggota termasuk unsur LSM.

Upaya tersebut dimaksudkan guna mewujudkan Good goverment dan Clean goverment terlaksananya Polres Tegal Kota yang bebas KKN , transparasi serta akuntable dalam penerimaan jumlah anggaran yang diterima termasuk pengunaanya dan rencana pendistribusian anggaran dalam pelaksanaan tugas setahun kedepan dimana kini naik sekitar 11,44 % atau senilai Rp 4.283.698.657  dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya yakni TA 2014 sebesar Rp 37.429.343.000 .

Penerimaan DIPA sebesar tersebut berdasarkan pengajuan belanja Polres Tegal Kota tahun anggaran 2015 yakni belanja pegawai sebesar Rp 34.221.751.000 antara lain Gaji dan tunjangan serta belanja barang sebesar Rp 8.999.529.000 yang digunakan untuk Operasional, Adminstrasi pelaksanaan penyidikan dan pemeliharaan berikut perawatan termasuk belanja modal dimana untuk tahun ini tidak dianggarkan.

Meski mengalami kenaikan yang mencapai 11,44 % namun peningkatan tersebut sebagian besar hanya untuk belanja pegawai, gaji dan tunjangan saja , sedang untuk anggaran seperti operasional tetap masih mengalami kekurangan sehingga diharapkan dukungan dari Pemerintah Kota termasuk unsur masyarakat dan LSM dimana kehadiran sebagai bentuk transparasi juga diharapkan mengetahui masih kurangnya dukungan anggaran dalam pelaksanaan tugas.

Disampaikan bahwa sementara anggaran dari APBD Pemerintah Kota Tegal belum ada , namun direncanakan nantinya ada bantuan yang akan segera disusun untuk mendukung kegiatan Polres terutama Program Polmas “ Jakwire Wong Tegal “.

Dijelaskan lebih rinci bahwa anggaran tersebut dialokasikan guna mendukung 8 (delapan) program yakni Program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya polri sebesar Rp 35.364.714.000 , Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Polri sebesar Rp 1.750.926.000, Program pengawasan dan peningkatan Akuntabilitas aparatur Polri sebesar Rp 72.395.000

Kemudian Program pengembangan strategi keamanan dan ketertiban sebesar Rp 319.160.000, Program pemberdayaan potensi keamanan sebesar Rp 770.030.000, Program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sebesar Rp 3.419.893.000, Program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sebesar Rp 1.511.242.000 serta Program pengembangan hukum Kepolisian sebesar Rp 2.920.000

Lebih lanjut disampaikan anggaran tersebut didistribusikan sesuai dengan RKAKL atau kebutuhan dari masing-masing Sub Satker Jajaran dengan perincian Bagian Operasional sebesar Rp 616.264.000, Bagian Perencanaan Rp 40.460.000, Bagian Humas Rp 15.000.000, Bagian Hukum Rp 2.290.000 dan Bagian Sarana Prasarana sebesar Rp 2.597.954.000.

Selanjutnya Seksi Keuangan Rp 35.208.708.000, Seksi Pengawasan Rp 24.000.000, Seksi Propam Rp 92.195.000, Sie Umum Rp 5.700.000 , Sitipol sebesar Rp 14.600.000 , Sat Sabhara sebesar Rp 404.475.000, Sat Lantas Rp 855.202.000, Sat Obvit sebesar Rp 87.600.000 serta Sat Reskrim sebesar Rp 764.542.000.

Satuan Narkoba menerima sebesar Rp 132.600.000, Sat Intelkam Rp 203.850.000, Sat Binmas sebesar Rp 353.630.000,  Sat Tahanan dan barang bukti Rp 226.300.000, SPKT sebesar 58.400.000, Sat Polair Rp 73.000.000 dan Unit Identifikasi sebesar Rp 33.900.000,-.

Selain itu juga Polsek jajaran yakni untuk Polsek Tegal barat dan Polsek Tegal timur menerima sebesar Rp 290.870.000 serta Polsek Tegal Selatan dan Sumur Panggang sebesar Rp 290.390.000 berikut Sektor Kawasan Pelabuhan Kota Tegal sebesar Rp 237.460.000

Secara umum alokasi anggaran Polres Tegal Kota TA 2015 sebesar Rp 43.211.280.000 dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya yakni TA 2014 sebesar Rp 37.429.343.000 mengalami peningkatan senilai Rp 4.283.698.657 atau naik sekitar 11,44% yakni sektor belanja pegawai bertambah Rp 2.991.872.00 (9,5%) dan belanja barang sebesar Rp 2.815.065.000 (45.6%)

Selain itu dari keseluruhan anggaran yang nilainnya lebih besar yakni dalam penanganan tindak pidana korupsi senilai hampir Rp 400 juta termasuk dari DIPA anggaran tahun 2014 yang lalu ada yang dikembalikan yang nilainya sekitar Rp 200 juta , hal ini karena tidak dapat diserap contohnya ada double anggaran dimana seorang yang sama melakukan kegiatan yang berbeda namun hanya mendapatkan satu anggaran saja.

TERMOHON I BELUM BISA HADIR , SIDANG PRA PERADILAN PENANGANAN PASAR PAGI DITUNDA


Tegal Kota ,  Kamis (08/01) mulai pukul 11.45 wib bertempat diruang 1 Pengadilan Negeri Kota Tegal dilaksanakan sidang pra peradilan terkait penanganan kasus sengketa pasar pagi Kota Tegal dengan pemohon LSM Maki H.Boenyamin dkk kepada Termohon yakni Pemerintah Negara Republik Indonesia cq Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia cq Bareskrim Mabes Polri dkk

Sidang perkara Pra peradilan dengan nomor 02/pid.pra/2014/PN Tegal dipimpin oleh Hakim Tunggal Ennan Sugiarto,SH dan Panitera Pembantu Erni Herowati SH dengan agenda sidang berupa Pembacaan Permohonan.

Hadir dalam kesempatan tersebut selaku pihak pemohon yakni  H.Boenyamin dari LSM Maki bersama sdr. supriyadi, faturahman, miftakhudin , subekhi, helmi yahya dan wahyu hidayat dari Aliasi Gerakan Mahasiswa Peduli Untuk Rakyat ( Gempur ) Kota Tegal serta AKBP Setyani Rahayu SH MH dari Bidkum Polda selaku termohon 2 didampingi Kasat Reskrim AKP Belnas Palipadang,SE,  IPDA Bambang SH , Aiptu Putu Yasana dan Aiptu Aris Budi selaku termohon.

Selanjutnya dalam Sidang perdana perkara pra peradilan terkait dengan tidak sahnya penghentian penyidikan dalam kasus sengketa pasar pagi Kota Tegal sebelum dimulai dilakukan pemeriksaan kelengkapan terhadap kedua belah pihak baik termohon dalam hal ini LSM Maki dan Aliansi Gerakan mahasiswa peduli untuk rakyat (Gempur) termasuk pihak Termohon .

Kemudian saat melakukan pengecekan kehadiran pihak Termohon I tidak hadir dimana Temohon II yakni Kapolda Jateng hadir dan diwakili oleh AKBP Setyani Rahayu, SH MH dari Bidkum Polda, selanjutnya Majelis Hakim bersama dengan para pihak yang telah hadir bermusyawarah yang selanjutnya memutuskan agar sidang ditunda hingga minggu depan.

Disampaikan oleh AKBP Setyani Rahayu, SH.MH bahwa sesuai informasi , surat masuk di Mabes Polri pada tanggal 5 Januari 2015 dimana sementara setelah surat masuk dan dilakukan proses pengajuan hingga memutuskan dapat untuk menghadiri pelaksanaan persidangan pada pekan depan.

Mendapat alasan tersebut Pihak pemohon baik pemohon I dan II dapat menerima dan menyambut baik , yang berdasarkan hal tersebut selanjutnya Majelis Hakim akhirnya memutuskan Sidang ditunda pada hari Kamis (15/01) pekan depan dan hingga selesai berjalan dengan aman dan kondusif.

Senin, 05 Januari 2015

KEUTAMAAN SHOLAT BERJAMAAH , SEBAGAI BENTUK PEMBINAAN MENTAL ROHANI PERSONEL

Tegal Kota, Shalat berjamaah merupakan syi'ar islam yang sangat agung, menyerupai shafnya malaikat ketika mereka beribadah, dan ibarat pasukan dalam suatu peperangan, ia merupakan sebab terjalinnya saling mencintai sesama muslim, saling mengenal, saling mengasihi, saling menyayangi, menampakkan kekuatan, dan kesatuan.

Allah menysyari'atkan bagi umat islam berkumpul pada waktu-waktu tertentu, di antaranya ada yang setiap satu hari satu malam seperti shalat lima waktu, ada yang satu kali dalam seminggu, seperti shalat jum'at, ada yang satu tahun dua kali di setiap Negara seperti dua hari raya, dan ada yang satu kali dalam setahun bagi umat islam keseluruhan seperti wukuf di arafah, ada pula yang dilakukan pada kondisi tertentu seperti shalat istisqa' dan shalat kusuf.

Kemudian menginggat banyaknya keutamaan dalam pelaksanaan Sholat berjamaah serta sebagai upaya pembinaan personel terutama mental dan rohani termasuk memakmurkan masjid-masjid dan tempat ibadah , Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana, SIK bersama Jajaran Polres Tegal Kota berupaya menggiatkan kegiatan tersebut yakni menjalankan ibadah baik di masjid Mapolres maupun dalam pelaksanaan Safari Sholat Subhuh bersama warga masyarakat lainnya.

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Shalat seseorang dengan berjamaah itu dilipatkan dua puluh lima lipat atas shalat sendiri yang dikerjakan di rumah atau di pasar. Hal itu apabila ia berwudlu dengan sempurna kemudian keluar menuju ke masjid dengan niat hanya untuk shalat, maka setiap kali ia melangkah derajatnya dinaikkan dan dan kesalahan [dosa]nya diturunkan. Lalu ketika ia melakukan shalat, malaikat senantiasa memohonkan ampunan dan rahmat untuknya, selama ia masih tetap berada di tempat shalatnya dan tidak berhadats. Malaikat berdoa: “Ya Allah, ampunilah dia. ya Allah rahmatilah dia.” dan tetap dianggap dalam shalat [mendapat pahala seperti itu], selama ia menanti shalat.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Ada seorang buta dating kepada Nabi saw. dan ia berkata: “Wahai Rasulallah, tidak ada seorangpun yang menuntun saya untuk datang ke masjid.” Kemudian ia minta keringanan kepada beliau agar diperkenankan shalat di rumahnya. Maka beliaupun mengizinkannya, tetapi ketika ia bangkit hendak pulang, beliau bertanya kepadanya: “Apakah kamu mendengar adzan?” Ia menjawab: “Ya.” Beliau bersabda: “Kamu harus datang ke masjid.” (HR Muslim)

Dari Abdullah, ada yang memanggilnya dengan Amar bin Qais yang terkenal dengan Ibnu Ummi Maktum ra. [muadzdzin] bahwasannya ia berkata: “Wahai Rasulallah, sesungguhnya di kota Madinah ini banyak hal-hal yang membahayakan dan binatang buas.” Rasulullah saw. bersabda: “Apabila kamu mendengar: hayya ‘alash shalaaH hayya ‘alal falaah, maka kamu harus mendatanginya.” (HR Abu Dawud)

Dari Abu Hurairah ra. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: “Demi Dzat yang menguasaiku. Sungguh aku benar-benar pernah bermaksud menyuruh mengumpulkan kayu bakar. Kemudian aku memerintahkan shalat dengan mengumandangkan adzan lebih dulu. Lalu aku menyuruh seseorang mengimami orang banyak. Kemudian aku pergi ke rumah orang-orang yang tidak memenuhi panggilan shalat, lalu aku bakar rumah-rumah mereka dengan mereka sendiri.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Mas’ud ra. ia berkata: “Barangsiapa merasa senang apabila bertemu dengan Allah Ta’ala besok [pada hari kiamat] dalam keadaan muslim maka hendaklah ia memelihara shalat pada waktunya, ketika mendengar suara adzan. Sesungguhnya Allah telah mensyariatkan kepada Nabi Muhammad saw. jalan-jalan petunjuk, sedangkan shalat itu termasuk jalan-jalan petunjuk. Seandainya kalian melakukan shalat itu di rumah sebagai kebiasaan orang yang tidak suka berjamaah, niscaya kalian telah meninggalkan sunah Nabi, pasti kalian sesat. Aku benar-benar melihat di antara kita tidak ada yang meninggalkan shalat berjamaah, kecuali orang-orang munafik yang benar-benar munafik. Sungguh pernah terjadi seorang lelaki diantar ke masjid, ia terhuyung-huyung di antara dua orang, sampai ia berdiri dalam shaf [barisan shalat].” (HR Muslim)

Dan di dalam riwayat lain dikatakan: “Rasulullah saw. telah mengajarkan jalan-jalan petunjuk yakni shalat di masjid yang terdengar adzannya.”

Dari Abu Darda’ ra. ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Apabila di suatu desa atau kampung terdapat tiga orang, dan disitu tidak diadakan shalat jamaah niscaya mereka telah dikuasai oleh setan. Oleh karena itu hendaklah kamu sekalian selalu mengerjakan shalat dengan berjamaah sebab srigala itu hanya menerkam kambing yang jauh terpencil dari kawan-kawannya.” (HR Abu Dawud)

Dari Utsman bin ‘Affan ra. ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang shalat Isya’ dengan berjamaah, seolah-olah ia mengerjakan shalat setengah malam. Dan barangsiapa yang shalat Shubuh dengan berjamaah seolah-olah ia mengerjakan shalat semalam suntuk.” (HR Muslim)

Di dalam riwayat Turmudzi ra. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Isya’ dengan berjamaah, maka ia dianggap mengerjakan shalat setengah malam, dan barangsiapa mengerjakan shalat Isya’ dan Shubuh dengan berjamaah, maka ia dianggap mengerjakan shalat semalam suntuk.” (HR Turmudzi)

Dari Abu Hurairah ra. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya manusia mengetahui keutamaan shalat Isya’ dan shubuh tentu mereka mendatangi keduanya [berjamaah] walaupun dengan merangkak.” (HR Bukhari dan Muslim)


Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang-orang munafik melebihi shalat shubuh dan isya’. Seandainya mereka mengetahui keutamaan kedua shalat itu, niscaya mereka mendatangi keduanya [berjamaah] walaupun dengan merangkak.” (HR Bukhari dan Muslim)

FUNGSI DAN PERANAN TUGAS KEHUMASAN POLRI TERNYATA TIDAK RINGAN

Tegal Kota, Humas Polri adalah jembatan penting yang menghubungkan media dengan polisi. Keberadaan Humas adalah sebagai penyampai informasi kepada Masyarakat melalui media massa. Dalam rangka memberikan pelayanan publik, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui fungsi hubungan masyarakat, memerlukan standard / prosedur pengolahan guna menjamin  pelayanan informasi publik yang transparan dan akuntabel.

Bidang humas adalah merupakan Unsur Pelaksanaan staf khusus yang bertugas menyelenggarakan fungsi Kehumasan, melalui penyampaian berita  / informasi serta kerja sama dengan Media Massa dalam rangka pembekalan opini masyarakat yang positif bagi pelaksanaan tugas Polri.
         
Bidang Humas bertugas melaksanakan Penerangan Satuan (Penset) dalam rangka untuk pemerataan informasi di lingkungan Polri, menyelenggarkan Peliputan, Monitoring Produksi dan pembuatan dokumentasi semua pemberitaan yang berkaitan dengan tugas dan kebijakan pimpinan Polri.
         
Bidang Humas dengan fungsi penyelengaraan Penerangan yang meliputi pengelolahan dan penyampaian informasi, termasuk kerja sama / kemitraan dengan media massa berikut komponennya dan juga memberikan informasi kepada masayarakat tentang hukum / peraturan yang berlaku atau kejadian gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah masing masing .

Tugas pokok Humas Polri sebagai berikut:

1)      Pembinaan terhadap kegiatan Humas yang dilaksanakan di lingkungan Polri.
2)      Penerangan umum dan satuan yang meliputi pengelolaan dan penyampaian informasi     
          serta kerja sama dan kemitraan dengan Media massa berikut komponennya.
3)      Pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi dan dokumentasi       
          kegiatan yang berkaitan penyampaian berita di lingkungan Polri.
4)      Peliputan, Pemantauan, Produksi dan dokumentasi informasi yang berkaitan dengan 
          tugas di lingkungan Polri.
5)      Perencanaan dan pengadministrasian umum, di lingkungan  Humas Polri.
6)      Menyelenggarakan Peliputan, Pemantauan, dan evaluasi kegiatan program Humas Polri.

Menjadi pengampu fungsi kehumasan di lingkungan Polri  tidaklah ringan. Jadi perlu dan dibutuhkan personil personil yang mempunyai wawasan luas dan skil mumpuni agar produk yang dihasilkan satuan bisa sampai ke masyarakat dan menjadi berita yang positif yang endingnya akan meningkatkan Kredibilitas Polri di mata masyarakat.

Perhatian pimpinan sangat dibutuhkan untuk memajukan Humas Polri. Janganlah Humas Polri di isi oleh personil personil yang bermasalah ataupun personil yang hampir purna bakti di Kepolisian. Jadi Humas Polri personil personil   yang hidup segan matipun tak mau.

Dan perlu diketahui seluruh anggota bahwa fungsi humas bukanlah fungsi “anak tiri” yang “tidak mempunyai peran apa apa” di kesatuan Polri. Humas Polri sudah menjadi fungsi yang  sejajar dengan fungsi fungsi “favorit” lain di lingkungan Polri.

Kepada seluruh personil Humas Polri di seluruh Indonesia agar tetap semangat, tingkatkan profesionalisme kehumasan, jalin hubungan pertemanan dengan seluruh awak media di lingkungan masing masing, dan tetap bangga menjadi “ Jurnalis Polri”!!

Bravo Humas Polri..   Jayalah Kepolisian Republik Indonesia .....!!!

Minggu, 04 Januari 2015

DITEMUKAN ALAT SABU DIDALAM SALAH SATU KAMAR , SEPASANG TAMU HOTEL DIAMANKAN

Tegal Kota , berupaya  sebelumnya akan membebaskan seorang yang sesuai informasi menjadi korban adanya penyekapan di sebuah penginapan jalan Kol Sugiono Tegal , Minggu pagi (04/01) sekitar pukul 08.00 wib jajaran Polres Tegal Kota telah mengamankan dua orang laki-laki dan perempuan karena kedapatan ditemukan adanya indikasi penggunaan narkoba.

Hal ini setelah Unit Reskrim yang dipimpin Kanit I Ipda Bambang Waluyo bersama anggota mendatangi lokasi berdasarkan laporan yang diterima terjadi penyekapan disalah satu Kamar sebuah penginapan dimana setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan TKP ditemukan kurang bukti adanya tindakan tersebut dan faktanya didapati adanya indikasi penggunaan Narkoba jenis sabu-sabu.

Disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik bahwa fihaknya telah menerima laporan adanya penyekapan di sebuah Hotel kemudian setelah menerima informasi tersebut anggota segera bergerak mendatangi lokasi namun dari hasil pengembangan penyidikan dilokasi kurang bukti adanya kasus penyekapan seperti yang dilaporkan ke polisi tetapi ada barang-barang lain yang mengindikasikan penggunaan narkoba yang ditemukan di lokasi.

Saat ini kedua pasangan tersebut yakni DD (33) swasta bersama SB (38) wiraswasta berikut barang bukti antara lain, satu pipet yang masih ada sisa sabu-sabu, 2 korek api gas , sebuah gunting dan beberapa batang sedotan warna putih serta sebuah bong telah diamankan dimapolres dan dalam proses penyidikan lebih lanjut Sat Narkoba Polres Tegal Kota.

Ditambahkan Kasat Narkoba AKP Nasoir bahwa karena ada bukti awal dugaan penggunaan atau pemakaian narkoba jenis sabu-sabu, maka pengembangan kasusnya diserahkan ke Sat Narkoba apalagi kasus laporan dugaan penyekapan kurang cukup bukti sehingga kasusnya diserahkan ke kesatuannya dimana fihaknya saat ini masih mengembangkan kasus tersebut.

PRESS RELEASE AKHIR TAHUN : SELAMA 2014 KASUS TINDAK PIDANA MENURUN HINGGA 35 %


Tegal Kota, Sepanjang tahun 2014 untuk wilayah Polres Tegal Kota dilaporkan terjadi 241 kasus Tindak Pidana dimana jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 371 Kasus Tindak Pidana dengan penyelesaian sebanyak 133 kasus dan untuk tahun ini dari 241 kasus dapat diselesaikan sejumlah 151 kasus, sehingga bila dibandingkan tahun sebelumnya terdapat penurunan sebanyak 35 % (130 kasus).

Selanjutnya dari 241 kasus yang terjadi pada tahun 2014  tersebut terdapat 128 kasus Tindak Pidana menonjol serta 113 kasus tindak pidana lainnya dimana kasus-kasus yang terjadi antara lain Curat 31 Kasus , Curas 3 Kasus, Curanmor 63 Kasus, Pembakaran 5 Kasus dan Anirat sebanyak 17 Kasus, lainnya yakni Uang Palsu sebanyak 4 Kasus, Narkoba 4 Kasus berikut Perkosaan yakni 1 kasus.

Dari beberapa kasus menonjol yang terjadi yakni Curas TKP Jalan Tawes 51 Rt 01/04 Kelurahan Tegalsari Tegal Barat Tegal,  pada hari Jumat 04 Juli 2014 dengan Korban Susanto Agus Priyono,SH ( Anggota DPRD Kota Tegal ) serta Curanmor TKP penitipan parkir Pasar Pagi Tegal dengan Korban Sri Tuti ( Ibu Rumah Tangga) yang dilakukan oleh teman korban sendiri Rokhayatun alias Atun bersama pasanganya Purnomo Hadisusanto alias Ipung dengan modus sebelumnya menduplikat kunci kendaraan.

Kasus menonjol lainnya peredaran uang rupiah palsu yang dilakukan oleh 4 orang pelaku dengan TKP pertigaan pasar anyar Jalan perintis kemerdekaan Tegal dengan modus pencetakan uang palsu dilakukan secara mobile yang kemudian uang hasil cetakan tersebut dijual kepada para pemesan dengan sistem beli putus yakni dimana setelah uang palsu tersebut selesai dicetak , maka pencetak uang tersebut sudah tidak diketahui keberadaannya.

Kemudian 151 kasus yang dapat diselesaikan yakni dari 31 Kasus Curat selesai 12 kasus (39%), Curas 3 kasus selesai 8 (267%) diantaranya TKP Jalan Tawes dan penangkapan 3 pelaku Curas berupa Kbm Truk Hino TPK Wilayah Purwakarta , Kasus Curanmor dari 63 kasus selesai 18 kasus (29%) , Pembakaran 5 kasus selesai 8 kasus (180%), Anirat dari 17 Kasus selesai 10 kasus (59%), Upal sebanyak 4 kasus selesai 5 kasus (125%) serta Narkoba dari 4 kasus yang ada dapat diselesaikan semua (100%).

Selain itu sepanjang tahun 2014 terjadi kasus kecelakaan lalulintas sebanyak 210 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 38 korban jiwa dengan Korban luka ringan 249 orang dan Kerugian Meterial sejumlah Rp 146.150.00 dimana terjadi penurunan 19% (50 kasus) dibanding tahun lalu sebanyak 260 kejadian dengan korban meninggal 35 korban jiwa, luka berat 2 orang dan 372 orang luka ringan serta kerugian mencapai Rp 309.900.000.

Penurunan kasus lainnya yakni penindakan pelanggaran (Tilang) sejumlah 2,4% atau turun 469 dari 19.321 tindakan dibandingkan tahun sebelumya sejumlah 19.790 Tindakan pada tahun sebelumnya , dan terdapat kenaikan pada tindakan teguran sebanyak 21.9% dari 14.119 teguran tahun lalu menjadi 17.220 teguran serta Jumlah denda sebanyak Rp 500.108.000 naik sejumlah Rp 609.707.000 sepanjang tahun ini.  

Jumat, 02 Januari 2015

PERAYAAN MALAM TAHUN BARU DI KOTA TEGAL , BERJALAN DENGAN AMAN DAN KONDUSIF

Tegal Kota , suasana malam pergantian tahun di kota Tegal berjalan cukup meriah meskipun sebelumnya wilayah Kota Tegal diguyur hujan deras sejak sore hingga menjelang malam , Rabu (31/12) ribuan warga masyarakat dari berbagai daerah memadati pusat dan lokasi perayaan terutama sekitar Alun-alun Kota Tegal.

Kemudian guna memantau situasi dan kondisi jelang pergantian tahun , sebelumnya Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indarayan,Sik bersama Walikota dan Wakil Walikota serta unsur Forkopimda berikut pimpinan SKPD KotaTegal lainnya berkeliling melakukan pemantauan yang secara umum dipadati oleh warga masyarakat namun tetap kondusif.

Beberapa lokasi yang menjadi pusat dan dipadati warga masyarakat diantaranya Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) serta sejumlah ruas jalan yang menjadi pemusatan masyarakat termasuk Terminal dan Posko Pengamanan dan Pelayanan Ops Lilin Candi-2014 pengamanan Natal dan Tahun Baru 2015 dijalan Dr Sutomo Kota Tegal.

Disampaikan Kapolres Tegal Kota bahwa secara umum situasi pergantian tahun baru cukup kondusif termasuk tidak ada kejadian menonjol dimana sebelumnya menempatkan personel Polres dibantu Unsur TNI dan Instansi terkait lainnya termasuk anggota Saka Bhayangkara sehingga alhamdulillah situasi keamanan tetap kondusif.

Selain itu Walikota Tegal mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat termasuk semua unsur pengamanan atas kerjasama dalam mendukung terwujudnya situasi kota tegal yang aman dan terkendali dalam perayaan malam tahun baru, hal tersebut ditandai dengan pemberian bingkisan disela-sela pemantauan situasi kepada petugas pengamanan di Posko Ops Lilin Candi-2014 dan Terminal bus Tegal.

Puncak perayaan ditandai dengan penyalaan kembang api warna warni yang meyemarakan malam pergantian tahun yang digelar di Alun-alun Kota Tegal termasuk di depan halaman Mapolres Tegal Kota