Senin, 09 Maret 2015

SEWA KENDARAAN UNTUK OPERASIONAL, SEORANG KARYAWATI KOPERASI FIKTIF DILAPORKAN

Tegal Kota , Dilaporkan hari Senin (09/03) terjadi dugaan tindak pidana pengelapan yang dilakukan oleh DT (37) warga Ds Pepedan Dukuhturi Kabupaten Tegal yang mengaku sebagai karyawan sebuah Koperasi pada dealer sebuah produk kendaraan ternama di jalan AR Hakim Kota Tegal berupa meminjam jasa kendaraan rental dan hingga dilaporkan belum diketahui keberadaaanya.

Kejadian berawal saat DT datang dan bermaksud mengunakan jasa Kbm rental kendaraan milik korban Achmad Saechu ,S.PDI (47) yang berada di Jalan Salatiga 7 Rt 03/01 Margadana Kota Tegal, Sabtu (07/03) dengan alasan akan digunakan untuk kendaraan operasional Koperasi sebuah dealer kendaraan.

Setelah ada kesepakatan kedua belah pihak selanjutnya dua buah unit Kbm rental milik korban yakni 1 unit Kbm yakni Avanza Nopol B-8707-MH dan sebuah unit Kbm Suzuki APV Nopol D-1833-PL dibawa terlapor untuk digunakan , namun saat korban berusaha mencari informasi keberadaan Koperasi tersebut melalui suplier Dealer kendaraan yang dimaksud ternyata fiktif dan tidak ada.

Korban kemudian berusaha menghubungi terlapor dengan meminta agar dikembalikan Kbm miliknya , namun mendapat jawaban dan alasan " Sebentar ", selain itu juga Korban menerima informasi kalo keberadaan Kbm tersebut sudah tidak ditangan terlapor lagi dan hingga saat ini belum kembali termasuk keberadaan Kbm tersebut yang selanjutnya melaporkan ke Polres dan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

DIDUGA TELEPON DILINTASAN KA , SEORANG PRIA TERTABRAK TEGAL ARUM

Tegal Kota , diduga tidak melihat dan mendengar kereta akan melintas saat menerima telepon , Minggu (08/03) pagi sekitar pukul 06.00 wib seorang laki-laki tewas tertabrak kereta api Tegal Arum di Underpass selatan Km 4.153 dekat jembatan lintasan Kereta api Kelurahan Kalinyamat Rt 06/03 Margadana Kota Tegal.

Korban Tri Hartono bin Suryadi (29) warga Kalinyamat Kulon Rt 06/03 Margadana Tegal ditemukan warga di lokasi sudah dalam keadaan Meninggal dunia dengan kondisi luka parah pada kepala dan jari tangan korban terputus.

Saat kejadian diduga korban sedang duduk dilintasan kereta Jalur ganda sambil menerima telepon menggunakan headset sehingga saat kereta api Tegal arum dengan nomor Loko CC2011 dari stasiun Tegal menuju Jakarta melintas tidak menyadari dan tertabrak hingga meninggal dunia.


Korban selanjutnya dievakuasi personel Polres Tegal Kota yang datang kelokasi yang kemudian dibawa ke Rumah sakit Kardinah untuk di autopsi.   

Minggu, 08 Maret 2015

MENGENAL SOSOK BRIPDA EKA YULI ANDHINI, SEBAGAI INSPIRASI DAN MOTIVASI BERSAMA

Tegal Kota , Menjadi polisi bukanlah impiannya menginggat kondisi ekonomi orang tua yang pas-pasan , namun hal ini ternyata tidak membuat dirinya putus asa, meski ayahnya hanya seorang buruh tukang tambal ban, malah membuat dirinya bersemangat dalam menempuh masa depan sebagai seorang Anggota Polisi Wanita.

Muda dan memiliki paras yang menarik, Namun hal itu tak membuat Bripda Eka Yuli Andini personel Polwan Polres Salatiga Polda Jateng  menjadi sombong dan tetap rendah hati. Dimana sepulang bertugas dirinya menggantikan posisi ayahnya sebagai tukang tambal ban di rumahnya.

Selanjutnya dari hal ini kiranya dapat menjadi Inspirasi dan Motivasi bersama yang mana Polres Tegal Kota beserta jajaranya bersama Jajaran Polda Jateng mengajak utuk melihat dan mengenal lebih dekat kehidupan sehari-hari sosok Bripda Eka Yuli dalam acara Talk Show melalui siaran acara di beberapa stasiun TV Nasional.

Ikuti dan saksikan sosok dirinya hari Selasa (10/03) mulai pukul 13.00 wib di TRANS TV dalam program acara MENGAPAI IMPIAN, kemudian hari Kamis (12/03) mulai pukul 06.00 wib dalam acara MORNING SHOW di Stasiun NET TV serta hari Jumat (13/03) mulai pukul 14.00 wib di TV ONE dalam acara APA KABAR INDONESIA.

Semoga melalui tayangan dan program acara tersebut dapat menjadi Motivasi dan Inspirasi kita dalam mengapai dan mewujudkan cita-cita , terutama sebagai anggota Polri yang dapat menjadi Pelindung , Pelayan dan Pengayom Masyarakat seperti yang diharapkan masyarakat.  

AKSI MUSLIMAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA , PERINGATI HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL

Tegal Kota , puluhan personel Polres Tegal Kota  dipimpin Kabagops Kompol Suwandi,SH , Minggu (08/03) mengamankan kegiatan Aksi Damai yang digelar puluhan orang Muslimah dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) cabang Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes bertempat dipertigaan AR Hakim depan Jogya Mall.

Aksi digelar dalam memperingati Hari Perempuan Internasional dimana dalam kesempatan tersebut menyuarakan feminimisme dan kapitalis global yang dianggap menjadi pemicu hilangnya fitrah serta hak-hak dasar perempuan dimana dalam beberapa tahun terakhir terjadi serangan dan upaya terhadap hukum sosial dan keluarga dalam Islam yang berakibat mulai busana hingga hukum waris, tidak adil diskriminatif terhadap kaum perempuan.

Dalam aksinya selain berorasi dan membagikan pamflet kepada para pengguna jalan yang melintas juga membawa poster maupun spanduk yang bertuliskan Perempuan dalam Islam adalah Ibu dan Manager rumah tangga Suami , Perempuan Kehormatan yang Wajib di Jaga termasuk Feminisme mencabut Fitrah Perempuan dan Neolib Gagal mensejahterakan Perempuan.

Dalam kenyataannya hak perempuan selalu dieksploitasi atasnama feminisme dalam bekerja mendapat upah murah serta berbusana pakaian terbuka dan hal ini dibiarkan sementara dari pemerintah tidak dapat memberikan pembelajaran dari dampak kesetaraan gender maupun kebebasan liberal.

Oleh karenanya peserta aksi mengharapkan diterapkanya Islam secara menyuluruh guna mengembalikan hak-hak tersebut sehingga bisa terhindar dari eksploitasi maupun tindak kejahatan terhadap perempuan lainnya , dan hingga selesai kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.

CIPTAKAN RASA AMAN , POLRES GELAR OPERASI BINA KUSUMA CANDI-2015

Tegal Kota, terhitung mulai , Selasa (05/03) jajaran Polres Tegal Kota  menggelar Operasi Kepolisian Bina Kusuma Candi 2015 dengan melibatkan 18 personel Polres bersama seluruh Polsek jajaran lainnya yang dilaksanakan hingga sepuluh hari kedepan Sabtu (14/03), dimana Operasi ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pembinaan dan pencegahan terhadap penyakit masyarakat (pekat) .

Salah satu kegiatanya dalam Operasi tersebut berupa menyambangi sejumlah tempat ataupun kelompok masyarakat untuk memberikan penyuluhan maupun pembinaan seperti Terminal, Stasiun KA, Parkir-parkir liar termasuk komunitas motor, tempat hiburan serta komunitas anak punk dan sejumlah kelompok masyarakat (pokmas) yang berpotensi menjadi pekat.

Disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana, S.IK melalui Kabag Ops, Kompol Suwandi, SH didampingi Kasat Binmas AKP Hartono bahwa selama 4 hari pelaksanaan, Jajaran Polres Tegal Kota telah mendatangi sejumlah tempat untuk melakukan penyuluhan secara mendadak dibeberapa lokasi seperti Terminal , Pelabuhan , Pasar Pagi serta Panti-panti Pijat maupun Komunitas masyarakat lainnya tentang bahaya penyakit masyarakat dan premanisme.

Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat , sebab tindakan kriminalitas biasanya diawali dari kelompok masyarakat tertentu yang pada akhirnya menjurus pada tindakan yang dapat melanggar hukum maupun tindak kejahatan lainnya.

Dijelaskan lebih lanjut terdapat 9 sasaran operasi tersebut. Diantaranya, korban kenakalan remaja, korban pelecehan seksual, KDRT, korban penyalahgunaan narkoba, TKI beserta perusahaan yang menyelenggarakannya, titik rawan aksi tawuran warga dan pelajar, komunitas motor, lokasi pemalakan, perampasan dan penganiayaan .

Selain itu juga melakukan pencegahan penyakit masyarakat, aksi premanisme, prostitusi, penjualan miras, perjudian, gepeng dan lokasi yang  kerap dijadikan sebagai lokasi sabung ayam serta pusat hiburan malam.

Selanjutnya  dengan pelaksanaan operasi ini selain diharapkan  dapat melakukan pencegahan Penyakit Masyarakat juga dapat menjadi mitra Polisi dengan berpartisipasi secara aktif dalam memberikan informasi tentang kejadian ataupu yang berkaitan dengan tugas Kepolisian.

Namun jika saat sosialisasi ataupun pelaksanaanya petugas dilapangan menemukan ada warga atau kelompok masyarakat yang kedapatan membawa senjata tajam atau melakukan pelanggaran tetap akan di tindak secara hukum.


Rabu, 04 Maret 2015

RATUSAN PERSONEL AMANKAN PERAYAAN CAP GOMEH KELENTENG TEK HAY KIONG

Tegal Kota , Sejumlah seratus tujuhpuluh personel gabungan Polres Tegal Kota mengamankan kegiatan kirab acara prosesi budaya penggotongan tandu Toa Pe Kong yang digelar menyambut hari raya Yuan Xiao atau perayaan Cap Go Meh yang digelar Kelenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal.

Pengamanan kegiatan dipimpin Kabag Ops Kompol Suwandi,SH digelar selama 2 hari yakni mulai Rabu (04/03) dan Kamis (05/03) melibatkan personel Sat Sabhara, Sat Lantas termasuk Polsek-polsek jajaran Tegal Kota lainnya bersama unsur TNI Lanal dan Kodim 0712/Tegal.

Perayaan yang jatuh lima belas hari setelah Tahun baru Imlek digelar mulai rabu siang diawali dengan kesenian barongsai dan liong yang dilanjutkan dengan keluarnya tandu diiringi bunyi petasan dan beduk secara berurutan keluar dari kelenteng menunju dermaga pelabuhan tegal.

Beberapa tandu yang diarak berisi Konco antara lain Kongco Ceng Gwan Cin Koen (Dewa pembasmi siluman), Tek Hay Cin Jin (Dewa keberkahan), Hok Tek Ceng Sin (Dewa bumi), Hing Thiang Siang tee (Dewa pelindung anak) dan Kongco Kwan Seng Tee Koen (Dewa keadilan)

Kongco lainnya yakni Sin Long Thay tee (Dewa pertanian) serta Thian Ho Seng Bo (Dewi laut) berikut Kongco Kwan Ing Po sat, dimana semua konco tersebut selain dari kelenteng Tek hay Kiong Tegal dua lainnya dari perwakilan kelenteng Semarang dan Kuningan.  
                                  
Setelah ritual persembahyangan di dermaga pelabuhan selanjutnya tandu diarak berkeliling melintasi kota dengan rute jalan veteran , jalan A Yani hingga perempatan Nagamas , halan DI Panjaitan dan kembali lagi ke kelenteng .


Kegiatan digelar sebagai rangkaian penutup perayaan Tahun baru Imlek 2566 yang menurut kepercayaan umat Konghucu dimana dewa turun kedunia membagikan berkah kepada umat manusia dan barang siapa kejatuhan bunganya maka segala permohonan maupun cita-citanya akan tercapai.

Selasa, 03 Maret 2015

AUDIENSI BERSAMA PNKT, KAPOLRES AJAK WARGA NELAYAN JAGA KONDUSIFITAS BERSAMA


Tegal Kota , menyikapi kejadian yang berkembang saat ini berupa aksi demo para nelayan dibeberapa daerah yang berakhir anarki , Rabu (05/03) mulai pukul 10.00 wib Jajaran Polres Tegal Kota mengelar pertemuan dengan masyarakat nelayan Tegal bertempat di Kantor Sekretariat PNKT komplek pelabuhan perikanan Jonggor Tegal.

Pertemuan dihadiri Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,SIK bersama Kabag Ops, Kapolsek Tegal Barat dan Kasat Intelkam serta Ketua PNKT H Eko Susanto, Agus Susanto Fraksi PDI-P DPRD Tegal, Tokoh Masyarakat Nelayan H. Tambari Gustam termasuk dihadiri ratusan warga dan nelayan lainnya.

Kapolres menyampaikan beliau bersama seluruh jajaran bisa ikut merasakan apa yang menjadi kegalauan dan keresahan yang sedang dialami para nelayan dimana hal ini berhubungan dengan masalah ekonomi kelangsungan hidup keluarganya yang tergantung yang berprofesi sebagai nelayan.

Namun semua itu telah disepakati bersama dimana Kota Tegal merupakan wilayah dan kampung halaman bersama Nelayan dan Keluarganya melakukan kehidupan dan aktifitas sehari-hari, sehingga kewajiban bersama untuk menjaga situasi tetap aman kondusif dimana bila hal tersebut terwujud tentunya saat para nelayan melakukan aktifitas melaut akan merasa tenang.

Kemudian terkait penolakan nelayan terhadap Permen nomor 2 , Kapolres menyampaikan pada prinsipnya sebagai aparat penegak hukum berkewajiban menjaga situasi aman dan kondusif selain itu juga mengapresiasi dan sangat bangga terhadap Nelayan Tegal dimana selama melaksanakan aksi namun berjalan dengan aman dan kondusif berbeda dengan daerah lainnya yang berujung anarkis konflik dengan aparat keamanan.

Hal ini menunjukan adanya kesadaran hukum dari warga nelayan yang selanjutnya Kapolres berharap terus dipertahankan jangan sampai terprovokasi sehingga terjadi kejadian seperti dibeberapa daerah lainnya, yang mana tujuan terpenting dari semua ini adalah Peraturan pemerintah tersebut dapat direvisi dan nelayan dapat melaut dengan tenang dan dilindungi oleh aparat keamanan.

Kemudian menangapi adanya beberapa sms yang ditujukan kepada Nelayan Tegal tidak kompak dan lemah , Kapolres menghimbau dan mengharapkan hal tersebut tidak ditanggapi karena bila saat ini sampai terjadi aksi turun kejalan hingga anarkis konflik dengan aparat keamanan tentunya akan merugikan dan berdampak selain kepada nelayan sendiri termasuk keluarganya manakala diproses hukum.

Selanjutnya setelah semua langkah dan upaya telah dilakukan oleh PNKT bersama seluruh elemen masyarakat nelayan melalui aksi penyampaian aspirasi baik ke Walikota hingga bersama nelayan lainnya di Kantor Kementrian Kelautan serta DPR RI , Kapolres menghimbau agar semua usaha tersebut diikuti dengan permohonan doa bersama kepada Allah SWT sehingga in shaa allah harapan tersebut dapat terwujud.

Kemudian disampaikan H Tambari Gustam dirinya mengapresiasi Kapolres bersama jajaranya yang telah membantu mengamankan termasuk mengawal rombongan Nelayan saat melakukan aksi dijakarta, dirinya mendukung usulan dari Kapolres dan atas kesepakatan bersama akan mengelar doa Istighotsah bersama jumat (06/05) mendatang.

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan Kapolres dimana segala upaya dari penyampaian surat, melobi ke komisi DPR RI serta beraudiensi hingga mengelar aksi damai seluruh nelayan namun belum ada hasil yang diharapkan sehingga agar usaha dan ihktiar dapat terwujud diperlukan doa bersama.

Selain itu dirinya bersama warga nelayan sepakat tidak jadi turun kejalan yang mana sebelumnya direncanakan akan melaksanakan aksi menutup pantura dengan membakar tambang , namun sejalan dengan slogan Polmas “ Jakwire Wong Tegal “ yang mana polisi adalah teman sendiri sehingga bersama-sama akan ikut menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Kota Tegal.

Selanjutnya selama kegiatan ikut hadir puluhan personel termasuk peleton dalmas mengamankan lokasi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan hingga selesai kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif .

VICOM ARAHAN PRESIDEN RI DALAM RAPAT PIMPINAN TNI-POLRI

Tegal Kota , dalam rangka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang bertemakan “ Sinergitas TNI-Polri Penggerak Revolusi Mental “ bertempat Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang dihadiri Presiden RI  , Selasa (03/03) mulai pukul 09.00 wib Polres Tegal Kota mengikuti dan mengelar Video Confrens bersama seluruh jajaran Kepolisian Daerah dan Kewilayahan seindonesia.

Kegiatan digelar melalui media Telekomfren di ruang Devia Cita Mapolres yang dihadiri Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana, SIK , Wakapolres bersama para Kabag , Kasat dan Kapolsek jajaran termasuk dihadiri unsur TNI yakni Kasdim 0712/Tegal Mayor (Inf) Yuli Setiyono S.Pd

Dalam kesempatan tersebut selain mengikuti dan menyimak arahan-arahan dan bahasan tertentu yang  menjadi topik akhir-akhir ini dari Presiden RI termasuk pembukaan secara resmi Rapim TNI-Polri oleh beliau ,juga menyimak penandatanganan MOU tentang pelatihan dan pendidikan bersama TNI/Polri oleh Panglima TNI bersama Wakapolri.

Disampaikan Presiden beberapa hal yang menyangkut tentang terorisme sebagai tantangan yang perlu dihadapi oleh TNI-Polri termasuk upaya pencegahan harus dilakukan dalam penanganan masalah terorisme agar kondusifitas keamanan negara tetap terjaga.

Selain itu Presiden menghimbau agar Sinergitas TNI-Polri diwilayah terus dibina dan dipelihara guna mewujudkan stabilitas keamanan serta perbaikan ekonomi terutama dalam mensukseskan swasembada pangan agar bangsa Indonesia terhindar dari impor bahan pangan dari negara luar maka diperlukan dukungan TNI-Polri dalam pelaksanaannya.

Presiden dalam arahannya juga mengingatkan agar tidak terjadi lagi gesekan-gesekan antara TNI/Polri diwilayah manapun karena keduanya merupakan institusi yang mengemban fungsi untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Indonesia sehingga diharapkan adanya kebersamaan, soliditas dan sinergitas antara TNI/Polri agar optimal dalam melaksanakan tugas  yang terbaik bagi masyarakat dan Negara.

Selain itu juga dalam kegiatan vicom menyimak dan mengikuti arahan dari Wakapolri dan Panglima TNI termasuk arahan dari jajaran Polda Jawa Tengah sendiri sehingga penegakan hukum serta menjaga pertahanan dan keamanan dapat lebih maksimal. dimana kegiatan vicom akan dilaksanakan selama 3 hari hingga jumat (05/03) mendatang.

PERINGATAN TAHUN BARU IMLEK 2566, AGAR UMAT MEMAHAMI DAN MENGENAL KARAKTER BANGSA

Tegal Kota , sesuai dengan tema  “ Kewajiban Utama Pimpinan Negara Sampai Rakyat adalah Membina Diri ”, dalam perayaan Tahun baru Imlek diharapkan seluruh umat untuk lebih mengenal dan memahami karakter asli bangsa indonesia yakni bangsa yang santun dan berbudi luhur karena hal inilah yang menjadi modal pembangunan bangsa Indonesia menuju kesejahteraan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Makin Tegal Lie Ing Liong atau Gyong Gyong dalam acara  Perayaan Tahun Baru Imlek 2566-2015 yang diselenggarakan oleh Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Tegal, Minggu (01/03) malam bertempat di Sebayu Convention Hall Hotel Bahari Inn Tegal.


Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,SIK bersama Walikota Tegal Hj. SIti Masitha Soeparno, Danbrigif IV/DR berikut Dandim 0712/Tegal dan Danlanal Tegal termasuk Kepala SKPD, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) , para pimpinan organisasi keagamaan serta Kemasyarakatan sekota Tegal dan undangan lainnya.

Selanjutnya dalam sambutannya Walikota Tegal mengharapkan peran serta segenap umat Khonghucu di Kota Tegal untuk turut aktif menebarkan semangat cinta damai dan menjaga iklim kondusif yang sudah terbangun ini , karena tanpa adanya hal ini  akan sulit terbangun pembangunan yang kita harapkan bersama.

Selain itu sesuai dengan temanya ini  seperti menyadarkan semua akan hakikat hidup manusia di dunia yang mana kehidupan manusia di dunia ini sejatinya adalah membina dirinya masing-masing dengan sebaik-baiknya sehingga tercipta tatanan kehidupan sosial yang baik.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2566 Kongzili MAKIN Tegal berlangsung meriah selain menampilkan atrasi dan kesenian Barongsai dan akrobatik dari Xhung Feng Xi Chuan dari Cina juga menyediakan doorproize termasuk berkesempatan mendapatkan bingkisan angpao dari Dewa Uang.


Senin, 02 Maret 2015

POLRES AMANKAN AKSI MORAL ALIANSI UMAT ISLAM , SELAMATKAN KOTA TEGAL

Tegal Kota , Ratusan personel Polres Tegal Kota, Senin (02/03) siang kembali mengamankan aksi damai penyampaian aspirasi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam berupa aksi moral selamatkan Kota Tegal yang di gelar depan Kantor Pendopo Balaikota Tegal, dimana sebelumnya melakukan aksi yang sama pada Senin (16/02) yang lalu.

Wakapolres Tegal Kota Kompol R Sihombing,SH,MH melalui Kabag Ops Kompol Suwandi,SH saat terjun langsung memimpin pengamanan menyampaikan sebanyak ratusan personel diantara satu peleton anggota perintis Sat Sabhara bersama personel gabungan dilibatkan dalam pengaman aksi ini, dimana sesuai dengan aturan dan ketentuan telah memberitahuan kegiatan aksi ini yang selanjutnya polri akan mengamankan kegiatan penyampaian aspirasi dan terpenting tidak berlaku anarkis maupun perbuatan yang merugikan orang lain.
                                                                                                             
Aksi kembali digelar terkait belum adanya sikap tegas dari Pemerintah Kota Tegal dimana hingga saat ini sejak digelar aksi sebelumnya berupa dukungan terhadap penutupan tempat hiburan karaoke belum ada sikap tegas dari Pemkot untuk merealisasikan komitmennya untuk tidak memperpanjang ijin tempat tersebut dan hal ini diangap peserta aksi menunjukan adanya keragu-raguan di pihak Pemkot.

Selain itu menurut kordinator lapangan Aksi  M. Tauhid Alimudin , pihaknya mengira adanya intervensi dari pihak-pihak yang berkepentingan yang mana maraknya Karaooke terselubung ini akan menganggu ketertiban masyarakat dan yang paling mengkhawatirkan akan merusak moral terlebih konsumennya adalah remaja sehingga jelas keberadaan Karaoke dikota Tegal sangat meresahkan masyarakat.

Terkait hal tersebut peserta aksi akan terus berjuang dan mendukung tidak diperpanjangnya ijin dan kotrak tempat usaha karaoke termasuk menyampaikan pernyataan sikap yakni mendukung serta mengawal sikap Walikota Tegal untuk tidak memperpanjang ijin , meminta kepada Pemkot Tegal supaya segera menutup tempat karaoke.

Peserta aksi juga meminta kepada Walikota menindak tegas para pedagang/orang atau oknum yang menjual dan mengedarkan atau memakai miras serta meminta ketegasan Pemkot untuk menutup dan harus konsisten dalam menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat dari karaoke terselubung .

Menanggapi hal tersebut saat menemui peserta aksi perwakilan Pemkot Tegal mengungkapkan sejumlah tempat karaoke tahun ini telah habis masa ijinnya ,  bahkan 2 tempat karaoke yang ijinnya telah habis bulan ini sudah dengan kesadaran sendiri menutup usaha tersebut.

Selesai menyampaikan orasi dan penyataan sikap peserta aksi membubarkan diri masing-masing dan hingga selesai kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.

                                                         

Minggu, 01 Maret 2015

PELANTIKAN PENGURUS FORUM KOMUNIKASI PUTRA PUTRI PURNAWIRAWAN TNI/POLRI

Tegal Kota, Putra-putri purnawirawan dan TNI/Polri yang tergabung dalam Forum Komunikasi dalam konteks kemitraan dengan unsur TNI/Polri diharapkan dapat sejalan dalam mengawal dan mengamankan keutuhan NKRI serta  membangun kesejateraan bangsa dan negara selain tetap mempelajari semua ketentuan organisasi yang telah dihasilkan melalui musyawarah.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Jefson Marisano , Sabtu (28/02) dalam pelantikan pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (FKPPI) yang dihadiri Wakapolres Tegal Kota Kompol R Sihombing,SH,MH bersama Forkopimda Kota/Kab Tegal , Unsur TNI serta Ketua FKPPI Jateng berikut pengurus Kota/Kab Tegal.

Lebih lanjut disampaikan bahwa generasi muda diminta mampu melahirkan karya-karya nyata dan memberikan berkonstribusi positif dalam pembangunan nasional dibidang kepemudaan termasuk dapat menjadi panutan dalam membangun kembali karakter dan jatidiri bangsa yang berlandaskas pilar kebangsaan.

Selesai pelantikan dilanjutkan ucapan selamat kepada pengurus baru cabang 1132-1139 Ormas dan GM FKPPI Kota/Kab Tegal periode 2015-2020 yang diawali sebelumnya dengan penyerahan bendera secara simbolis kepada pengurus baru.

UJI KETEPATAN KESELARASAN BIDIKAN SENJATA ORGANIK

Tegal Kota, Sebanyak puluhan pucuk senjata api laras panjang jenis Chung/SKS inventaris organik dinas Polri jajaran Polres Tegal Kota , Minggu (01/03) diuji kelayakan dan ketepatan guna menyelaraskan senjata sehingga bidikan pada garis sesuai dengan melesatnya peluru kearah target bidikan.

Kegiatan digelar dilapangan tembak Yon 407/PK diikuti Wakapolres Kompol Robert Sihombing,SH,MH bersama para Kabag, Kapolsek berikut Panit dan anggota Satsabhara baik polres maupun Polsek jajaran termasuk Tim penguji kelayakan ketepatan men-zero senjata yang dipimpin Kanit Dalmas Ipda Joko Margono.

Disampaikan Kapolres AKBP Bharata Indrayana,SIK melalui Waka Polres didampingi Kabagsumda Kompol Umar Sanusi , kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya mengecek kesiapan dan kondisi senjata agar tepat sasaran dalam membidik target juga termasuk sebagai pengawasan dan perawatan terhadap materiil sehingga tetap terjaga selain kebersihan senjata tentunya.

Selain itu kegiatan ini merupakan program kerja rutin Polres Tegal Kota guna meningkatkan kemampuan dan ketrampilan personel dalam penggunaan senjata api dengan harapan khususnya mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api serta amunisi yang termasuk ke dalam super control senantiasa selalu dalam kondisi baik sehingga dapat mendukung kelancaran dinas serta pelaksanaan tugas pokok Kepolisian.

Kemudian dari hasil pengecekan kondisi senjata api dan pelatihan peningkatan kemampuan menembak personel yang dilaksanakan, secara umum senjata inventaris organik jenis Chung/SKS inventaris dinas Polres Tegal Kota masih dalam kondisi baik