Jumat, 30 Januari 2026

Mencongkel Kotak Amal Mushola, Seorang Pria Diamankan Warga di Tegal Timur

Kota Tegal - Seorang pria diduga mencuri kotak amal di Mushola Nurul Huda, Kelurahan Mangkukusuman, Tegal Timur, Kota Tegal, dan langsung diamankan warga, Jumat (30/1) siang.

Warga menyerahkan pelaku berinisial SY (51), warga Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, kepada polisi untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol Suratman membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pelaku diamankan warga setelah kedapatan mencongkel kotak amal di dalam mushola.

‘Benar, warga telah menangkap seorang pria yang diduga mencuri kotak amal. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek,’ ujar Kompol Suratman, Jumat (30/1/2026).

Kompol Suratman menyebut, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.09 wib setelah pengurus mushola melaporkan hilangnya uang kotak amal. Pada saat bersamaan, seorang warga sempat melihat langsung pelaku sedang beraksi.

“Pelaku terlihat mencongkel kotak amal dan memasukkan uang ke dalam tas. Saat ditegur sempat mengelak, hingga saksi berteriak meminta bantuan warga,” katanya.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Kejadian tersebut dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan petugas yang datang ke lokasi membawa pelaku ke Mapolsek

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan uang tunai Rp 140 ribu, tas ransel hitam, dua linggis, sebuah obeng, serta sepeda motor Yamaha Mio Soul yang menjadi sarana pelaku saat melakukan aksi.

“Pelaku dan barang bukti telah kami amankan. Saat ini kasus masih dalam proses hukum lebih lanjut,” kata Kompol Suratman.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar.

Lat Pra Ops Digelar, Polres Tegal Kota Siap Sukseskan Operasi Keselamatan Candi 2026

  

Kota Tegal, Dalam rangka mematangkan persiapan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Tegal Kota menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) di Aula Devia Cita Mapolres Tegal Kota, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya didampingi Wakapolres serta diikuti Kabagops, Kasat Lantas, Kasat Intel, Humas, dan personel yang terlibat dalam operasi.

Dalam Lat Pra Ops tersebut, masing-masing satuan fungsi memaparkan rencana pelaksanaan. Potensi kerawanan, serta langkah-langkah antisipasi selama Operasi Keselamatan Candi 2026 yang akan berlangsung pada 2–15 Februari 2026.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi merupakan bagian dari upaya kesiapan pengamanan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Candi.

“Operasi ini menjadi pondasi awal agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi nantinya dapat berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Ia menekankan agar pelaksanaan operasi mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dengan tetap mengutamakan sikap humanis dalam penegakan hukum,” tambahnya

Terkait penegakan hukum, AKBP Heru meminta jajaran melaksanakannya secara maksimal sesuai target operasi, dengan tetap mengedepankan sikap humanis dan responsif.

Menurutnya, penindakan serpenjelasan yang baik akan membantu masyarakat memahami kesalahannya tanpa menimbulkan dampak negatif.

“Berikan pemahaman kepada masyarakat hingga mereka menyadari kesalahannya. Dengan penjelasan yang baik, penindakan tidak akan menimbulkan ekses negatif dan tujuan operasi tetap tercapai,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya keselamatan personel selama pelaksanaan operasi, baik keselamatan diri maupun saat kegiatan operasional di lapangan.

“Keselamatan anggota adalah prioritas. Laksanakan tugas sesuai SOP dan tetap waspada dalam setiap kegiatan,” pungkasnya.

Lat Pra Ops ini menjadi langkah untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan personel. Guna mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 agar berjalan aman, lancar, dan efektif.

Kapolres Tegal Kota Pimpin Sertijab Wakapolres, Kasatreskrim dan Kapolsek Pelabuhan, Tekankan Profesionalisme

Kota Tegal, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolres, Kasatreskrim, dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kota Tegal bertempat di Gedung Bhayangkari, Kamis (29/1/2026).

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lazim di lingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran serta penyesuaian terhadap perubahan lingkungan strategis.

“Mutasi adalah bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi agar Polri tetap profesional dan responsif dalam melayani masyarakat,” ujar AKBP Heru.

Ia menekankan kepada para pejabat baru agar mampu meningkatkan kepekaan, kepedulian, kapabilitas, dan profesionalisme dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian.

Kapolres juga mengingatkan bahwa jabatan mengandung makna kepercayaan dan kehormatan. Oleh karena itu, kita harus menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Jabatan adalah kepercayaan bagi yang memerintah dan kehormatan bagi yang menerima amanat. Untuk itu, maknai jabatan dengan penuh tanggung jawab dan jadikan sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.

Dalam sertijab tersebut, Kompol Yulius Herlinda yang memasuki masa purna tugas menyerahkan jabatan Wakapolres Tegal Kota kepada Kompol Wahdah Maulidiawati. Yang sebelumnya menjabat Kasubbagrenmin Polda Jawa Tengah.

Jabatan Kasatreskrim kini dijabat AKP Husen Asnawi menggantikan AKP Eko Setiabudi Pardani yang beralih tugas ke Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, Kompol Muhammad Samsul Afandi kini menjabat Kapolsek Kawasan Pelabuhan. Menggantikan Kompol Toto Hadi Prayitno yang mendapat penugasan baru di Subditgakkum Direktorat Polisi Perairan Polda Jawa Tengah.

Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama serta berharap pejabat baru dapat segera bekerja optimal. Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tegal Kota.

Rabu, 28 Januari 2026

Polres Tegal Kota Ungkap Kasus Curanmor, 4 Motor Diamankan

Kota Tegal, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di Jalan Belanak, Kelurahan Tegalsari. Pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik dengan modus mengambil motor yang kuncinya tergantung di kendaraan.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan empat unit sepeda motor. Polisi juga menangkap satu pelaku beserta penadahnya, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menjelaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan,. Termasuk hal sederhana seperti menaruh kunci di tempat aman.

“Modusnya pelaku mengambil kendaraan di halaman rumah, kuncinya tergantung di motor, sehingga mudah di curi oleh pelaku,” ujar Kapolres, Rabu (28/1/2026) di Mapolres,

Berdasarkan hasil pengembangan kasus, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil menelusuri keberadaan kendaraan yang dilaporkan hilang dan mengungkap bahwa tersangka AE (21) membawa kendaraan hasil pencurian tersebut.

"Dari pengembangan terhadap AE, polisi mengetahui bahwa pelaku pencurian berjumlah dua orang. Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku yaitu BA (21) yang berperan sebagai pemetik kendaraan. Kedua pelaku bekerja sebagai pengamen,” ujarnya.

Selain kasus pencurian kendaraan, BA juga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian handphone, yang saat ini masih dalam proses penyidikan.

Dari pengakuan tersangka, penyidik Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengamankan tiga sepeda motor lainnya sebagai barang bukti .

Total, dari kasus curanmor di Jalan Blanak, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Polisi berhasil mengamankan empat sepeda motor sebagai barang bukti,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, kasus ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan warga terhadap keamanan kendaraan, meskipun hal yang tampak sepele, seperti menaruh kunci di motor, bisa menimbulkan niat dan kesempatan pelaku,’ pungkasnya.

Polres Tegal Kota Bekuk 8 Tersangka, Sita Ratusan Gram Narkoba di Awal 2026

 

Kota Tegal, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota mengawali 2026 dengan keberhasilan menekan peredaran narkotika. Sepanjang Januari, polisi berhasil mengungkap lima kasus, mengamankan delapan tersangka, dan menyita berbagai jenis narkoba.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan bahwa pihaknya mengungkap kasus tersebut di sejumlah lokasi. Antara lain, Randugunting, Mejasem Barat di Kabupaten Tegal, serta rumah kos di Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

“Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 5,73 gram, tembakau gorila 315,54 gram, dan 95 butir obat berbahaya,” ujar AKBP Heru saat konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Rabu (28/1/2026).

“Ia menjelaskan bahwa polisi melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Untuk kasus yang terjadi sebelum dan sesudah berlakunya KUHP baru, pihaknya sudah menyesuaikan dengan penerapan pasal,” tambahnya.

Kasus pertama terjadi pada 1 Januari di Randugunting, Tegal Selatan. Polisi menangkap WD (38) dan GA (38) beserta tiga paket sabu seberat 0,92 gram.

“Keduanya dijerat Pasal 114 jo 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena terjadi sebelum berlakunya KUHP baru,” jelas AKBP Heru.

Selanjutnya, pada 6 Januari di Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, polisi menyita enam paket sabu seberat 1,75 gram. Penerapan hukum merujuk pada Pasal 610 ayat (1) huruf a jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023.

Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan tersangka OD (54) beserta empat plastik klip sabu seberat 3,06 gram.

Kemudian di rumah kos Panggung, Tegal Timur, polisi mengamankan RA (22) dan SA (21). Dari kedua tersangka tersebut, polisi menyita 146 paket tembakau gorila seberat 208,85 gram serta 95 butir obat berbahaya tanpa identitas.

“Keduanya dijerat Pasal 609 ayat (1) huruf a jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara 4–12 tahun,” jelas AKBP Heru.

Kasus terakhir terjadi pada 18 Januari 2026. Polisi menangkap ZA (16) dan RA (15) di rumah kos Panggung dengan barang bukti 31 paket tembakau gorila seberat 106,69 gram.

Kapolres menekankan bahwa pihaknya telah berkoordinasi terkait penanganan dua tersangka yang masih di bawah umur. Dengan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) sesuai prosedur hukum.

“Kedua tersangka masih di bawah umur, sehingga pihaknya mengoordinasikan penanganannya dengan BAPAS sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tuturnya.

Selasa, 27 Januari 2026

Puluhan Personel Polres Tegal Kota Terima Satyalancana Pengabdian

Kota Tegal – Kepolisian Resor Tegal Kota melaksanakan upacara penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian Tahun 2026 yang berlangsung di Mapolres Tegal Kota, Rabu (28/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Tegal Kota, Kompol Yulius Herlinda, serta dihadiri oleh pejabat utama dan seluruh personel Polres Tegal Kota.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah anggota Polri menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian. Atas masa pengabdian selama 8, 16, 24, hingga 32 tahun. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta integritas. Dalam menjalankan tugas kepolisian tanpa catatan pelanggaran.

Wakapolres Tegal Kota, Kompol Yulius Herlinda, menyampaikan bahwa penganugerahan Satyalancana Pengabdian merupakan penghargaan tertinggi dari negara dan institusi Polri. Kepada personel yang telah mengabdikan diri secara konsisten kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Penyematan tanda kehormatan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi atas dedikasi, loyalitas, kesetiaan, kejujuran, dan kecakapan personel Polri selama menjalankan tugas pengabdian,” ujar Kompol Yulius Herlinda.

Ia menjelaskan bahwa tanda kehormatan tersebut tidak hanya menjadi kelengkapan seragam. Tetapi juga mencerminkan amanah dan tanggung jawab yang lebih besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, maupun memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Wakapolres menegaskan bahwa penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja di tengah dinamika dan tantangan kamtibmas yang terus berkembang.

“Penghargaan ini harus menjadikan motivasi dalam peningkatan kinerja, karena tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Mulai dari konflik sosial, kejahatan konvensional, hingga kejahatan berbasis digital,” tegasnya.

Ia berharap seluruh personel Polres Tegal Kota senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme. Serta memperkuat soliditas internal dan sinergi bersama TNI dan masyarakat demi memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

Kerja Bakti Bhabinkamtibmas dan Warga Perkuat Kamtibmas di Debong Lor

Kota Tegal – Dalam rangka memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat Bhabinkamtibmas Kelurahan Debong Lor, Aiptu Ferdika Nova, bersama warga RT 03/01 melaksanakan kerja bakti pembangunan Pos Satkamling pada Selasa (27/01/2026).

Pembangunan Pos Satkamling tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat sistem keamanan swakarsa di wilayah Kelurahan Debong Lor.

Pada kesempatan tersebut, Aiptu Ferdika Nova mengajak warga untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam serta menjaga keharmonisan antarwarga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya dengan Bhabinkamtibmas, apabila menemukan permasalahan maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan tempat tinggalnya.

“Keamanan lingkungan tidak bisa terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan adanya Pos Satkamling ini, kami berharap warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungannya dan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila muncul permasalahan, sehingga kami dapat menanganinya bersama,” ujar Aiptu Ferdika Nova.

Ketua RT 03/01 Kelurahan Debong Lor, Safrudin, mengapresiasi keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bhabin Debong Lor yang selalu hadir dan mendampingi warga dalam setiap kegiatan. Pembangunan Pos Satkamling ini sangat bermanfaat bagi keamanan lingkungan kami. Kami siap terus bekerja sama dengan Polri untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif,” kata Safrudin.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi wujud hadirnya negara di tengah masyarakat, melalui peran Bhabinkamtibmas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Dengan berdirinya Pos Satkamling tersebut, diharapkan kesadaran warga terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman di wilayah Kelurahan Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.

Minggu, 25 Januari 2026

Sentuhan Empati Bhayangkari Tegal Kota Untuk Nelayan Korban Kecelakaan Laut

Kota Tegal, Bhayangkari Tegal Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menyalurkan bantuan sosial. Kepada Anak Buah Kapal (ABK) KM Sinar Barokah 52 yang terdampak kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem  bertempat di Pelabuhan Pelindo II Tegal. Senin (26/01/2026).

Musibah tersebut terjadi saat kapal melaut dalam kondisi cuaca tidak bersahabat, sehingga para nelayan harus menghentikan sementara aktivitas melaut.

Ketua Bhayangkari Tegal Kota, Ny. Henny Antariksa, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Bhayangkari terhadap masyarakat nelayan yang sedang tertimpa musibah.

“Meski tidak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan para nelayan selama menunggu untuk kembali melaut,” ujar Ny. Henny Antariksa.

Ia juga berharap kondisi cuaca ke depan semakin membaik agar para nelayan dapat kembali melaut dengan aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua HNSI Jawa Tengah, Riswanto bersama nakhoda dan ABK KM Sinar Barokah 52, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ibu Kapolres Tegal Kota beserta jajaran Bhayangkari.

“Alhamdulillah, dalam musibah laka laut yang terjadi beberapa hari lalu, seluruh ABK KM Sinar Barokah 52 dalam keadaan selamat,” kata Riswanto.

Ia menilai bantuan paket sembako yang diberikan sangat membantu para nelayan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang membuat mereka berada dalam situasi sulit atau paceklik.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Ibu Kapolres beserta jajaran Bhayangkari. Bantuan ini sangat bermanfaat dan meringankan beban nakhoda dan ABK,” pungkasnya.

Tabligh Akbar Haul Mbah Panggung Kota Tegal Berlangsung Aman dan Kondusif

Kota Tegal – Ribuan jamaah menghadiri Tabligh Akbar peringatan Haul Almaghfulah Sayyid Syarif Abdurrohman (Mbah Panggung) yang berlangsung di TPU Panggung, Kota Tegal, Minggu (25/1/2025).

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, tokoh agama, alim ulama. Serta ratusan jamaah dari Kota Tegal dan sekitarnya menghadiri tabligh akbar tersebut.

Ketua Panitia Haul, Ustadz Akrom Hafif, berharap Haul Mbah Panggung terus terlaksana dan menjadi sarana menumbuhkan kecintaan umat kepada para wali Allah.

“Kami berharap haul ini terus terselenggara. Di tengah berbagai musibah dan bencana, kami memohon kepada Allah SWT agar memberikan keselamatan, keberkahan, serta menjaga Kota Tegal tetap aman,” Ujarnya.

Pengasuh Dzikirul Ghofilin Jantiko Mantab, KH Agus Sabut Pranoto Projo, menyampaikan tausiyah dalam tabligh akbar tersebut.

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan seluruh jamaah agar tidak merasa paling suci maupun paling benar dalam menjalani kehidupan.

“Di zaman sekarang banyak orang pandai, tetapi sedikit yang benar-benar mengamalkan ilmunya. Jangan merasa paling unggul dan paling benar,” tuturnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjaga prasangka baik kepada sesama.

“Amalan yang paling berat adalah berprasangka baik kepada semua orang,” imbuhnya.

Kegiatan haul tersebut merupakan puncak rangkaian acara keagamaan. Yang sebelumnya diawali dengan Khotmil Quran dan Tahlil Akbar pada Sabtu (24/1) malam

Untuk menjamin keamanan, Polres Tegal Kota menerjunkan puluhan personel guna mengamankan rangkaian kegiatan hingga acara selesai dengan aman dan kondusif.

Sabtu, 24 Januari 2026

Akhir Pekan Aman, Polres Tegal Kota Optimalkan Kegiatan Patroli

Kota Tegal, Polres Tegal Kota mengoptimalkan patroli siang dan malam pada akhir pekan. Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Tegal.

Patroli melibatkan seluruh jajaran Polres hingga Polsek dengan menyasar sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, tawuran, dan balap liar yang kerap meresahkan warga, terutama pada malam hari.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurkolis, mengatakan patroli merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kami mengintensifkan patroli, khususnya pada malam akhir pekan. Untuk mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran polisi,” ujar Kompol Nurkolis, Sabtu (24/1/2026).

Selain mencegah kriminalitas, petugas juga memfokuskan patroli di wilayah rawan bencana. Mengingat cuaca yang tidak menentu serta potensi banjir akibat hujan dan rob air laut.

“Patroli tidak hanya untuk mencegah kejahatan, tetapi juga memantau wilayah rawan bencana. Kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu banjir akibat hujan dan rob,” tegasnya

Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis. Dengan berdialog bersama warga serta mengimbau pentingnya kewaspadaan dan peran aktif masyarakat melalui kegiatan Satkamling.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan kepolisian call center Polri 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas di lingkungannya.

“Kami berharap masyarakat aktif berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor melalui call center Polri 110 jika terjadi gangguan kamtibmas,” tutup Kompol Nurkolis.

Jumat, 23 Januari 2026

Gerimis Tak Surutkan Kepedulian Polisi, Polsek Tegal Selatan Bagikan Makanan Gratis

  


Kota Tegal – Hujan gerimis tak menghalangi Kapolsek Tegal Selatan, Kompol Sigit Pasono, bersama anggota membagikan paket makanan kepada warga dan pengendara di depan Mapolsek, Jumat (23/1/2026).

Aksi sederhana ini membawa kehangatan sekaligus harapan bagi masyarakat yang melintas. Polsek Tegal Selatan membagikan sedikitnya 100 bungkus makanan secara langsung kepada warga sebagai wujud kepedulian.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada warga melalui pembagian paket makanan secara langsung,” ujar Kompol Sigit Pasono di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa seluruh paket makanan berasal dari donasi anggota Polsek. Yang diwujudkan dalam bentuk makanan dan dibagikan langsung kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah akan menjadi agenda rutin.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan Polsek dengan warga,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga tampak antusias menerima paket makanan, bahkan beberapa pengendara menepi sejenak untuk mengucapkan terima kasih.

Ibu Tarsiyah, salah satu warga yang menerima paket, mengaku senang dan terbantu dengan kegiatan tersebut.” Matur nuwun pak polisi, semoga barokah,” ucapnya

Kamis, 22 Januari 2026

Diklat Satpam Gada Pratama Resmi Ditutup: Satpam Mitra Strategis Polri Jaga Kamtibmas

Kota Tegal — Kasubdit Binkamsa Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Jawa Tengah, AKBP Metta Toliu, menutup Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Pratama di SUPM Negeri Tegal, Kamis (22/1/2026).

Dalam sambutannya, AKBP Metta menegaskan bahwa satuan pengamanan memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan kerja.

“Satpam berperan penting dalam mendukung tugas Polri melalui pengamanan swakarsa yang profesional dan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan Gada Pratama menjadi fondasi pembentukan sikap, disiplin. Serta kemampuan teknis anggota Satpam agar mampu menjalankan tugas pengamanan secara bertanggung jawab.

Ia menekankan agar seluruh peserta mampu mengaplikasikan materi pelatihan di lapangan, mematuhi peraturan, serta menjunjung tinggi kode etik Satuan Pengamanan.

“Kita harus menjaga kepercayaan itu dengan tanggung jawab dan kerja sama yang baik di lingkungan tugas,” tegasnya.

Sementara Direktur Utama PT. Surya Artha Wiguna Evi Yohani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Pratama.

“Kami berharap para lulusan Pendidikan dan Pelatihan Gada Pratama ini mampu menjalankan tugas pengamanan secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab,” kata Evi

Rangkaian penutupan Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Pratama tingkat Polda Jawa Tengah berlangsung atraktif. Selain penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik, para peserta menampilkan unjuk keterampilan pengamanan.

Sejumlah lulusan Gada Pratama menampilkan peragaan pengaturan lalu lintas, simulasi serah terima penjagaan, hingga demonstrasi bela diri melumpuhkan.

Kegiatan ditutup dengan yel-yel penyemangat sebagai penanda kesiapan peserta menjalankan tugas pengamanan secara profesional di lingkungan kerja masing-masing.

Rabu, 21 Januari 2026

Peduli Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem, Bhayangkari Tegal Kota Beri Bantuan Sosial

Kota Tegal,  Bhayangkari Cabang Tegal Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menyalurkan bantuan sosial kepada pemilik dan anak buah kapal (ABK) KM Rizki Barokah yang terdampak kecelakaan laut di perairan Kota Tegal, Rabu (21/1/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap nelayan yang sementara waktu tidak dapat melaut akibat kerusakan kapal, sehingga berdampak pada keberlanjutan mata pencaharian mereka.

Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota, Ny. Henny Antariksa, mengatakan bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya nelayan yang tengah menghadapi musibah.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban pemilik kapal dan para ABK selama mereka belum dapat kembali melaut,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tegal Kota berupaya hadir memberikan dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar nelayan.

Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai dan paket sembako untuk menunjang kebutuhan sehari-hari selama proses evakuasi dan perbaikan kapal,” ucapnya


Pemilik KM Rizki Barokah, Suyatno, mengapresiasi perhatian yang diberikan Bhayangkari Cabang Tegal Kota. Menurut dia, bantuan tersebut sangat berarti di tengah kondisi kapal yang belum dapat dioperasikan.

Sementara itu, Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah, H. Riswanto, menilai peristiwa tersebut mencerminkan kerentanan nelayan tradisional terhadap risiko cuaca ekstrem.

Menurut Riswanto, proses evakuasi dan perbaikan kapal memerlukan dukungan dana serta tenaga ahli, sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan nelayan dalam menghadapi kondisi cuaca yang kian tidak menentu.

“Nelayan perlu terus memantau informasi cuaca dari BMKG dan mengutamakan keselamatan sebelum melaut,” katanya.

Riswanto berharap pemerintah daerah dapat lebih adaptif dalam merumuskan kebijakan perlindungan sosial bagi nelayan, terutama pada masa cuaca ekstrem dan musim paceklik, agar bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi riil di lapangan.

Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Senin dini hari, (19/1), ketika KM Rizki Barokah GT 5 mengalami mati mesin di tengah cuaca buruk dan gelombang tinggi. 

Kapal terhempas ombak hingga karam di perairan Pantai Alam Indah (PAI) dan akhirnya terdampar di breakwater Kalianyar, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerusakan kapal membuat aktivitas melaut pemilik dan para ABK terhenti, sehingga berdampak langsung pada sumber penghasilan mereka.