Minggu, 01 Februari 2026

Operasi Keselamatan Candi 2026 Dimulai, Polres Tegal Kota Tekankan Keselamatan Berkendara

Kota Tegal - Kepolisian Resor Tegal Kota menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di halaman Mapolres, Senin (2/2/2026). Kegiatan tersebut menandai operasi yang akan berlangsung dari tanggal 2 - 15 Februari 2026.

Wakapolres Tegal Kota, Kompol Wahdah Maulidiawati, memimpin apel serta membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah. Operasi tersebut bertujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan upaya cipta kondisi menjelang Idul Fitri dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas berisiko kecelakaan,” ujar Kompol Wahdah.

Data mencatat tren penurunan pelanggaran lalu lintas di Jawa Tengah. Pada 2025, tercatat 522.589 pelanggaran atau turun 25 persen dibanding 2024. Jumlah tilang menurun 32 persen menjadi 174.993 lembar, sementara jumlah teguran berkurang 20 persen menjadi 347.596 lembar.

Meski demikian, Kompol Wahdah menekankan perlunya upaya berkelanjutan. “Penurunan ini positif, tetapi kita harus terus mendorong masyarakat agar tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan,” ujarnya.

Wakapolres menegaskan seluruh personel agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kehadiran Polri untuk melayani masyarakat dengan sikap humanis, sopan, dan profesional, serta menghindari ucapan maupun tindakan yang menyakiti,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Kota Tegal untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan saat berkendara.

Dalam pelaksanaannya, polisi akan menindak pelanggaran melalui ETLE dan teguran, dengan fokus pada kendaraan tidak laik jalan, pengendara tanpa kelengkapan, balap liar, knalpot brong, serta pengendara yang tidak memakai helm atau sabuk pengaman.

Selain itu, sasaran operasi juga mencakup parkir sembarangan, penggunaan ponsel saat berkendara, dan berboncengan lebih dari satu orang. lebih dari satu orang, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta melawan arus.

Hadapi Ancaman Rob, Polres Tegal Kota–BPBD Gelar Apel Siaga dan Patroli Wilayah Pesisir

Kota Tegal, Mengantisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana banjir rob, Polres Tegal Kota mengerahkan Peleton Siaga Bhayangkara dengan menggelar apel kesiapsiagaan di Mapolres Setempat. Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan sebagai bentuk kesiapan Polri dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem, sekaligus memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal dan unsur relawan kebencanaan.

Kasat Samapta Polres Tegal Kota, Kompol Bambang Sridiartono menyampaikan bahwa kesiapan personel dan soliditas lintas instansi menjadi kunci utama dalam penanganan bencana.

"Ia menegaskan bahwa personel Polri, BPBD, dan relawan harus terus memperkuat sinergitas serta siap hadir bersama-sama di tengah masyarakat saat dibutuhkan, ” tegas Kompol Bambang.

Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan bukan hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat.

“Ini adalah wujud kehadiran negara, memastikan masyarakat mendapat perbantuan cepat ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Kompol Bambang menambahkan, langkah kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut atas peringatan dini BMKG terkait potensi peningkatan banjir rob di wilayah pesisir.

“Kota Tegal berada di kawasan pantai. Risiko rob selalu ada, terlebih dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini. Karena itu, kita tidak boleh lengah,” katanya.

Melalui kesiapsiagaan ini, kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk meminimalkan risiko bencana dan memberikan rasa aman menghadapi cuaca ekstrem,” pungkasnya.

Usai apel kesiapsiagaan, personel gabungan Polres Tegal Kota bersama BPBD dan relawan langsung berpatroli di titik-titik rawan banjir rob guna memantau kondisi lapangan dan mengimbau kewaspadaan masyarakat.

Jumat, 30 Januari 2026

Mencongkel Kotak Amal Mushola, Seorang Pria Diamankan Warga di Tegal Timur

Kota Tegal - Seorang pria diduga mencuri kotak amal di Mushola Nurul Huda, Kelurahan Mangkukusuman, Tegal Timur, Kota Tegal, dan langsung diamankan warga, Jumat (30/1) siang.

Warga menyerahkan pelaku berinisial SY (51), warga Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, kepada polisi untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol Suratman membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pelaku diamankan warga setelah kedapatan mencongkel kotak amal di dalam mushola.

‘Benar, warga telah menangkap seorang pria yang diduga mencuri kotak amal. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek,’ ujar Kompol Suratman, Jumat (30/1/2026).

Kompol Suratman menyebut, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.09 wib setelah pengurus mushola melaporkan hilangnya uang kotak amal. Pada saat bersamaan, seorang warga sempat melihat langsung pelaku sedang beraksi.

“Pelaku terlihat mencongkel kotak amal dan memasukkan uang ke dalam tas. Saat ditegur sempat mengelak, hingga saksi berteriak meminta bantuan warga,” katanya.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Kejadian tersebut dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan petugas yang datang ke lokasi membawa pelaku ke Mapolsek

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan uang tunai Rp 140 ribu, tas ransel hitam, dua linggis, sebuah obeng, serta sepeda motor Yamaha Mio Soul yang menjadi sarana pelaku saat melakukan aksi.

“Pelaku dan barang bukti telah kami amankan. Saat ini kasus masih dalam proses hukum lebih lanjut,” kata Kompol Suratman.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar.

Lat Pra Ops Digelar, Polres Tegal Kota Siap Sukseskan Operasi Keselamatan Candi 2026

  

Kota Tegal, Dalam rangka mematangkan persiapan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Tegal Kota menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) di Aula Devia Cita Mapolres Tegal Kota, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya didampingi Wakapolres serta diikuti Kabagops, Kasat Lantas, Kasat Intel, Humas, dan personel yang terlibat dalam operasi.

Dalam Lat Pra Ops tersebut, masing-masing satuan fungsi memaparkan rencana pelaksanaan. Potensi kerawanan, serta langkah-langkah antisipasi selama Operasi Keselamatan Candi 2026 yang akan berlangsung pada 2–15 Februari 2026.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi merupakan bagian dari upaya kesiapan pengamanan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Candi.

“Operasi ini menjadi pondasi awal agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi nantinya dapat berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Ia menekankan agar pelaksanaan operasi mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dengan tetap mengutamakan sikap humanis dalam penegakan hukum,” tambahnya

Terkait penegakan hukum, AKBP Heru meminta jajaran melaksanakannya secara maksimal sesuai target operasi, dengan tetap mengedepankan sikap humanis dan responsif.

Menurutnya, penindakan serpenjelasan yang baik akan membantu masyarakat memahami kesalahannya tanpa menimbulkan dampak negatif.

“Berikan pemahaman kepada masyarakat hingga mereka menyadari kesalahannya. Dengan penjelasan yang baik, penindakan tidak akan menimbulkan ekses negatif dan tujuan operasi tetap tercapai,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya keselamatan personel selama pelaksanaan operasi, baik keselamatan diri maupun saat kegiatan operasional di lapangan.

“Keselamatan anggota adalah prioritas. Laksanakan tugas sesuai SOP dan tetap waspada dalam setiap kegiatan,” pungkasnya.

Lat Pra Ops ini menjadi langkah untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan personel. Guna mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 agar berjalan aman, lancar, dan efektif.

Kapolres Tegal Kota Pimpin Sertijab Wakapolres, Kasatreskrim dan Kapolsek Pelabuhan, Tekankan Profesionalisme

Kota Tegal, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolres, Kasatreskrim, dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kota Tegal bertempat di Gedung Bhayangkari, Kamis (29/1/2026).

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lazim di lingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran serta penyesuaian terhadap perubahan lingkungan strategis.

“Mutasi adalah bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi agar Polri tetap profesional dan responsif dalam melayani masyarakat,” ujar AKBP Heru.

Ia menekankan kepada para pejabat baru agar mampu meningkatkan kepekaan, kepedulian, kapabilitas, dan profesionalisme dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian.

Kapolres juga mengingatkan bahwa jabatan mengandung makna kepercayaan dan kehormatan. Oleh karena itu, kita harus menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Jabatan adalah kepercayaan bagi yang memerintah dan kehormatan bagi yang menerima amanat. Untuk itu, maknai jabatan dengan penuh tanggung jawab dan jadikan sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.

Dalam sertijab tersebut, Kompol Yulius Herlinda yang memasuki masa purna tugas menyerahkan jabatan Wakapolres Tegal Kota kepada Kompol Wahdah Maulidiawati. Yang sebelumnya menjabat Kasubbagrenmin Polda Jawa Tengah.

Jabatan Kasatreskrim kini dijabat AKP Husen Asnawi menggantikan AKP Eko Setiabudi Pardani yang beralih tugas ke Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, Kompol Muhammad Samsul Afandi kini menjabat Kapolsek Kawasan Pelabuhan. Menggantikan Kompol Toto Hadi Prayitno yang mendapat penugasan baru di Subditgakkum Direktorat Polisi Perairan Polda Jawa Tengah.

Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama serta berharap pejabat baru dapat segera bekerja optimal. Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tegal Kota.

Rabu, 28 Januari 2026

Polres Tegal Kota Ungkap Kasus Curanmor, 4 Motor Diamankan

Kota Tegal, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di Jalan Belanak, Kelurahan Tegalsari. Pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik dengan modus mengambil motor yang kuncinya tergantung di kendaraan.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan empat unit sepeda motor. Polisi juga menangkap satu pelaku beserta penadahnya, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menjelaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan,. Termasuk hal sederhana seperti menaruh kunci di tempat aman.

“Modusnya pelaku mengambil kendaraan di halaman rumah, kuncinya tergantung di motor, sehingga mudah di curi oleh pelaku,” ujar Kapolres, Rabu (28/1/2026) di Mapolres,

Berdasarkan hasil pengembangan kasus, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil menelusuri keberadaan kendaraan yang dilaporkan hilang dan mengungkap bahwa tersangka AE (21) membawa kendaraan hasil pencurian tersebut.

"Dari pengembangan terhadap AE, polisi mengetahui bahwa pelaku pencurian berjumlah dua orang. Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku yaitu BA (21) yang berperan sebagai pemetik kendaraan. Kedua pelaku bekerja sebagai pengamen,” ujarnya.

Selain kasus pencurian kendaraan, BA juga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian handphone, yang saat ini masih dalam proses penyidikan.

Dari pengakuan tersangka, penyidik Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengamankan tiga sepeda motor lainnya sebagai barang bukti .

Total, dari kasus curanmor di Jalan Blanak, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Polisi berhasil mengamankan empat sepeda motor sebagai barang bukti,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, kasus ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan warga terhadap keamanan kendaraan, meskipun hal yang tampak sepele, seperti menaruh kunci di motor, bisa menimbulkan niat dan kesempatan pelaku,’ pungkasnya.

Polres Tegal Kota Bekuk 8 Tersangka, Sita Ratusan Gram Narkoba di Awal 2026

 

Kota Tegal, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota mengawali 2026 dengan keberhasilan menekan peredaran narkotika. Sepanjang Januari, polisi berhasil mengungkap lima kasus, mengamankan delapan tersangka, dan menyita berbagai jenis narkoba.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan bahwa pihaknya mengungkap kasus tersebut di sejumlah lokasi. Antara lain, Randugunting, Mejasem Barat di Kabupaten Tegal, serta rumah kos di Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

“Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 5,73 gram, tembakau gorila 315,54 gram, dan 95 butir obat berbahaya,” ujar AKBP Heru saat konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Rabu (28/1/2026).

“Ia menjelaskan bahwa polisi melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Untuk kasus yang terjadi sebelum dan sesudah berlakunya KUHP baru, pihaknya sudah menyesuaikan dengan penerapan pasal,” tambahnya.

Kasus pertama terjadi pada 1 Januari di Randugunting, Tegal Selatan. Polisi menangkap WD (38) dan GA (38) beserta tiga paket sabu seberat 0,92 gram.

“Keduanya dijerat Pasal 114 jo 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena terjadi sebelum berlakunya KUHP baru,” jelas AKBP Heru.

Selanjutnya, pada 6 Januari di Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, polisi menyita enam paket sabu seberat 1,75 gram. Penerapan hukum merujuk pada Pasal 610 ayat (1) huruf a jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023.

Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan tersangka OD (54) beserta empat plastik klip sabu seberat 3,06 gram.

Kemudian di rumah kos Panggung, Tegal Timur, polisi mengamankan RA (22) dan SA (21). Dari kedua tersangka tersebut, polisi menyita 146 paket tembakau gorila seberat 208,85 gram serta 95 butir obat berbahaya tanpa identitas.

“Keduanya dijerat Pasal 609 ayat (1) huruf a jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara 4–12 tahun,” jelas AKBP Heru.

Kasus terakhir terjadi pada 18 Januari 2026. Polisi menangkap ZA (16) dan RA (15) di rumah kos Panggung dengan barang bukti 31 paket tembakau gorila seberat 106,69 gram.

Kapolres menekankan bahwa pihaknya telah berkoordinasi terkait penanganan dua tersangka yang masih di bawah umur. Dengan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) sesuai prosedur hukum.

“Kedua tersangka masih di bawah umur, sehingga pihaknya mengoordinasikan penanganannya dengan BAPAS sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tuturnya.

Selasa, 27 Januari 2026

Puluhan Personel Polres Tegal Kota Terima Satyalancana Pengabdian

Kota Tegal – Kepolisian Resor Tegal Kota melaksanakan upacara penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian Tahun 2026 yang berlangsung di Mapolres Tegal Kota, Rabu (28/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Tegal Kota, Kompol Yulius Herlinda, serta dihadiri oleh pejabat utama dan seluruh personel Polres Tegal Kota.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah anggota Polri menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian. Atas masa pengabdian selama 8, 16, 24, hingga 32 tahun. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta integritas. Dalam menjalankan tugas kepolisian tanpa catatan pelanggaran.

Wakapolres Tegal Kota, Kompol Yulius Herlinda, menyampaikan bahwa penganugerahan Satyalancana Pengabdian merupakan penghargaan tertinggi dari negara dan institusi Polri. Kepada personel yang telah mengabdikan diri secara konsisten kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Penyematan tanda kehormatan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi atas dedikasi, loyalitas, kesetiaan, kejujuran, dan kecakapan personel Polri selama menjalankan tugas pengabdian,” ujar Kompol Yulius Herlinda.

Ia menjelaskan bahwa tanda kehormatan tersebut tidak hanya menjadi kelengkapan seragam. Tetapi juga mencerminkan amanah dan tanggung jawab yang lebih besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, maupun memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Wakapolres menegaskan bahwa penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja di tengah dinamika dan tantangan kamtibmas yang terus berkembang.

“Penghargaan ini harus menjadikan motivasi dalam peningkatan kinerja, karena tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Mulai dari konflik sosial, kejahatan konvensional, hingga kejahatan berbasis digital,” tegasnya.

Ia berharap seluruh personel Polres Tegal Kota senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme. Serta memperkuat soliditas internal dan sinergi bersama TNI dan masyarakat demi memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

Kerja Bakti Bhabinkamtibmas dan Warga Perkuat Kamtibmas di Debong Lor

Kota Tegal – Dalam rangka memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat Bhabinkamtibmas Kelurahan Debong Lor, Aiptu Ferdika Nova, bersama warga RT 03/01 melaksanakan kerja bakti pembangunan Pos Satkamling pada Selasa (27/01/2026).

Pembangunan Pos Satkamling tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat sistem keamanan swakarsa di wilayah Kelurahan Debong Lor.

Pada kesempatan tersebut, Aiptu Ferdika Nova mengajak warga untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam serta menjaga keharmonisan antarwarga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya dengan Bhabinkamtibmas, apabila menemukan permasalahan maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan tempat tinggalnya.

“Keamanan lingkungan tidak bisa terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan adanya Pos Satkamling ini, kami berharap warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungannya dan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila muncul permasalahan, sehingga kami dapat menanganinya bersama,” ujar Aiptu Ferdika Nova.

Ketua RT 03/01 Kelurahan Debong Lor, Safrudin, mengapresiasi keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bhabin Debong Lor yang selalu hadir dan mendampingi warga dalam setiap kegiatan. Pembangunan Pos Satkamling ini sangat bermanfaat bagi keamanan lingkungan kami. Kami siap terus bekerja sama dengan Polri untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif,” kata Safrudin.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi wujud hadirnya negara di tengah masyarakat, melalui peran Bhabinkamtibmas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Dengan berdirinya Pos Satkamling tersebut, diharapkan kesadaran warga terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman di wilayah Kelurahan Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.

Minggu, 25 Januari 2026

Sentuhan Empati Bhayangkari Tegal Kota Untuk Nelayan Korban Kecelakaan Laut

Kota Tegal, Bhayangkari Tegal Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menyalurkan bantuan sosial. Kepada Anak Buah Kapal (ABK) KM Sinar Barokah 52 yang terdampak kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem  bertempat di Pelabuhan Pelindo II Tegal. Senin (26/01/2026).

Musibah tersebut terjadi saat kapal melaut dalam kondisi cuaca tidak bersahabat, sehingga para nelayan harus menghentikan sementara aktivitas melaut.

Ketua Bhayangkari Tegal Kota, Ny. Henny Antariksa, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Bhayangkari terhadap masyarakat nelayan yang sedang tertimpa musibah.

“Meski tidak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan para nelayan selama menunggu untuk kembali melaut,” ujar Ny. Henny Antariksa.

Ia juga berharap kondisi cuaca ke depan semakin membaik agar para nelayan dapat kembali melaut dengan aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua HNSI Jawa Tengah, Riswanto bersama nakhoda dan ABK KM Sinar Barokah 52, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ibu Kapolres Tegal Kota beserta jajaran Bhayangkari.

“Alhamdulillah, dalam musibah laka laut yang terjadi beberapa hari lalu, seluruh ABK KM Sinar Barokah 52 dalam keadaan selamat,” kata Riswanto.

Ia menilai bantuan paket sembako yang diberikan sangat membantu para nelayan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang membuat mereka berada dalam situasi sulit atau paceklik.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Ibu Kapolres beserta jajaran Bhayangkari. Bantuan ini sangat bermanfaat dan meringankan beban nakhoda dan ABK,” pungkasnya.

Tabligh Akbar Haul Mbah Panggung Kota Tegal Berlangsung Aman dan Kondusif

Kota Tegal – Ribuan jamaah menghadiri Tabligh Akbar peringatan Haul Almaghfulah Sayyid Syarif Abdurrohman (Mbah Panggung) yang berlangsung di TPU Panggung, Kota Tegal, Minggu (25/1/2025).

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, tokoh agama, alim ulama. Serta ratusan jamaah dari Kota Tegal dan sekitarnya menghadiri tabligh akbar tersebut.

Ketua Panitia Haul, Ustadz Akrom Hafif, berharap Haul Mbah Panggung terus terlaksana dan menjadi sarana menumbuhkan kecintaan umat kepada para wali Allah.

“Kami berharap haul ini terus terselenggara. Di tengah berbagai musibah dan bencana, kami memohon kepada Allah SWT agar memberikan keselamatan, keberkahan, serta menjaga Kota Tegal tetap aman,” Ujarnya.

Pengasuh Dzikirul Ghofilin Jantiko Mantab, KH Agus Sabut Pranoto Projo, menyampaikan tausiyah dalam tabligh akbar tersebut.

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan seluruh jamaah agar tidak merasa paling suci maupun paling benar dalam menjalani kehidupan.

“Di zaman sekarang banyak orang pandai, tetapi sedikit yang benar-benar mengamalkan ilmunya. Jangan merasa paling unggul dan paling benar,” tuturnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjaga prasangka baik kepada sesama.

“Amalan yang paling berat adalah berprasangka baik kepada semua orang,” imbuhnya.

Kegiatan haul tersebut merupakan puncak rangkaian acara keagamaan. Yang sebelumnya diawali dengan Khotmil Quran dan Tahlil Akbar pada Sabtu (24/1) malam

Untuk menjamin keamanan, Polres Tegal Kota menerjunkan puluhan personel guna mengamankan rangkaian kegiatan hingga acara selesai dengan aman dan kondusif.

Sabtu, 24 Januari 2026

Akhir Pekan Aman, Polres Tegal Kota Optimalkan Kegiatan Patroli

Kota Tegal, Polres Tegal Kota mengoptimalkan patroli siang dan malam pada akhir pekan. Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Tegal.

Patroli melibatkan seluruh jajaran Polres hingga Polsek dengan menyasar sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, tawuran, dan balap liar yang kerap meresahkan warga, terutama pada malam hari.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurkolis, mengatakan patroli merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kami mengintensifkan patroli, khususnya pada malam akhir pekan. Untuk mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran polisi,” ujar Kompol Nurkolis, Sabtu (24/1/2026).

Selain mencegah kriminalitas, petugas juga memfokuskan patroli di wilayah rawan bencana. Mengingat cuaca yang tidak menentu serta potensi banjir akibat hujan dan rob air laut.

“Patroli tidak hanya untuk mencegah kejahatan, tetapi juga memantau wilayah rawan bencana. Kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu banjir akibat hujan dan rob,” tegasnya

Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis. Dengan berdialog bersama warga serta mengimbau pentingnya kewaspadaan dan peran aktif masyarakat melalui kegiatan Satkamling.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan kepolisian call center Polri 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas di lingkungannya.

“Kami berharap masyarakat aktif berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor melalui call center Polri 110 jika terjadi gangguan kamtibmas,” tutup Kompol Nurkolis.

Jumat, 23 Januari 2026

Gerimis Tak Surutkan Kepedulian Polisi, Polsek Tegal Selatan Bagikan Makanan Gratis

  


Kota Tegal – Hujan gerimis tak menghalangi Kapolsek Tegal Selatan, Kompol Sigit Pasono, bersama anggota membagikan paket makanan kepada warga dan pengendara di depan Mapolsek, Jumat (23/1/2026).

Aksi sederhana ini membawa kehangatan sekaligus harapan bagi masyarakat yang melintas. Polsek Tegal Selatan membagikan sedikitnya 100 bungkus makanan secara langsung kepada warga sebagai wujud kepedulian.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada warga melalui pembagian paket makanan secara langsung,” ujar Kompol Sigit Pasono di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa seluruh paket makanan berasal dari donasi anggota Polsek. Yang diwujudkan dalam bentuk makanan dan dibagikan langsung kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah akan menjadi agenda rutin.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan Polsek dengan warga,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga tampak antusias menerima paket makanan, bahkan beberapa pengendara menepi sejenak untuk mengucapkan terima kasih.

Ibu Tarsiyah, salah satu warga yang menerima paket, mengaku senang dan terbantu dengan kegiatan tersebut.” Matur nuwun pak polisi, semoga barokah,” ucapnya