Senin, 28 September 2015

PULUHAN ANGGOTA PKS BERGOYANG BERSAMA GERAKAN GLORIFIKASI PELOPOR KESELAMATAN BERLALULINTAS

Tegal Kota, untuk mencapai tujuan menjadikan Indonesia tertib di bidang lalu lintas bukan hanya menjadi tugas Polri saja namun dibutuhkan peran serta bersama termasuk para pelajar dan siswa-siswa sekolah. Namun selain itu hal yang lebih penting yakni bahwa setiap individu harus menyadari untuk menaati peraturan yang ada karena pada hakikatnya, peraturan diciptakan untuk melindungi setiap warga Negara

Sebagai pelaksanan fungsi keamanan di sekolah-sekolah , anggota PKS diharapkan dapat menjadi contoh tauladan dengan memahami akan arti penting keselamatan berkendara dengan baik yang nantinya dapat ditularkan kepada rekan-rekannya untuk mentaati peraturan yang ada , selain ikut membantu melaksanakan tugas pengaturan lalulintas di sekolah masing-masing.

Pada hakikatnya peraturan diciptakan untuk melindungi setiap warga negara , yang terpenting setiap individu harus menyadari untuk menaati peraturan yang ada ,” jelas Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Agus Triyono,SH kepada puluhan siswa-siswa para peserta Pelatihan PKS tingkat SLTA, Senin (28/09) sore bertempat di Gedung Bhayangkari Mapolres.

“ Jadilah pelopor keselamatan berlalulintas di lingkungan sekolah dan masyarakat , “ tegas Kasat lantas.

Pembinaan dan Pelatihan digelar selama dua pekan yang terbagi menjadi 2 kelompok yakni untuk tingkat SLTP sebanyak 146 peserta dari berbagai sekolah yang telah dilaksanakan sepekan kemarin dan untuk tingkat SLTA sebanyak 94 peserta  mulai Senin (28/09) hingga Sabtu (03/10) dengan materi diantaranya Pengetahuan PKS, Undang-undang dan pengetahuan Lantas, TPTKP, PPGD termasuk penyalahgunaan Narkoba termasuk teori dan praktek pengaturan lalulintas.

Selain materi tersebut dalam kesempatan tersebut juga disampaikan gerakan dan yel-yel Glorifikasi Pelopor Keselamatan berlalulintas  tahap III “Menuju Indonesia Tertib, Bersatu, Keselamatan Nomor Satu” diantaranya bagi pejalan kaki, pengendara R2 serta R4 atau lebih dipandu anggota Polwan Bripda Sonia Ade Saputri .

“ Kalo ada yang tanya saya...Jawab saya..!! sambil tangan kanan pegang dada kiri , Pelopor ..!! sambil mengangkat tangan kanan keatas acungkan jari telunjuk, Keselamatan..!!! dengan menyilangkan tangan didepan dada...Berlalulintas !!,” seru Bripda Sonia yang diikuti para peserta dengan semangat dan antusias.

ANTISIPASI AKSI KEJAHATAN POLRES TINDAK PULUHAN PENGENDARA KENDARAAN

Tegal Kota, sebanyak 3 unit sepeda motor, 42 STNK dan 3 SIM dari 50 penindakan dan 20 teguran disita petugas dari para pelanggar hasil dari kegiatan Kepolisian yang ditingkat Jajaran Satuan Lalulintas Polres Tegal Kota , Senin (28/09) sore yang digelar di Jalan KH Mansyur Alun-alun Kota Tegal.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Agus Triyono,SH bersama KBO Iptu Suwarno dengan sasaran kejahatan Curanmor, sajam , narkoba serta kejahatan jalan raya lainnya selain pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas dan mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat.

Dimana selain menindak pelanggaran lalu lintas, terhadap pengguna jalan yang lupa atau menyepelekan pentingnya keselamatan dalam berkendaraan petugas juga memberikan pengetahuan termasuk peringatan dan teguran yang mana terkadang masyarakat melupakan akan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

“ Selain penindakan kami juga mengingatkan kepada para pengendara akan keselamatan berlalulintas seperti penggunaan tali helm hingga berbunyi Klik ,” ungkap Kasat Lantas.

Kemudian selain itu anggota yang diterjunkan juga memonitor daerah potensi kecelakaan kendaraan dan aksi kejahatan di jalan raya selain mengantisipasi tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan memahami pentingnya mentaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Minggu, 27 September 2015

AUDIENSI KAPOLRES BERSAMA KOMPOLNAS DAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN ANAK DAN IBU

Tegal Kota , bertempat di Mapolres Tegal Kota Senin (28/09) digelar silaturahmi dan audiensi Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah,SIK bersama anggota Kompolnas DR Hamidah Abdurrahman,SH.MH dan Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Puspa Tegal selaku lembaga perlindungan ibu dan anak Kota Tegal terkait Kasus kekerasan terhadap anak hingga kini masih marak terjadi di beberapa daerah, termasuk di Kota Tegal.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Ny Ratna Edi Suripno bersama anggota PPT Puspa lainnya, Henny Koeshendartin dari Bapermas Pemerintah Kota Tegal serta Kasat Intel AKP Suwartoyo,SH, Kasat reskrim AKP Belnas Pali Padang,SE dan Kanit PPA Aiptu Rusyani.

Masih tingginya kasus kekerasan anak disebabkan karena beberapa faktor diantaranya seperti kemajuan perkembangan teknologi saat ini, dimana masyarakat dengan mudah menemukan kegiatan atau tayangan kekerasan, seks dan pornografi melalui berbagai media yang ditampilkan selain pula masih adanya salah asuh di mana anak perempuan masih dianggap sebagai pihak yang lemah .

Tingginya tingkat kekerasan pada anak akhir-akhir ini seperti tindakan pencabulan dan penganiayaan juga disebabkan karena ketidakpedulian orangtua terhadap anak termasuk gaya hidup salah pergaulan dan kesulitan ekononi yang menuntut kesibukan orang tua sehingga anak kehilangan kesempatan belajar cara melindungi diri dengan menyerahkan anaknya pada pembantu dimana hal ini tergolong tindakan kurang mendidik.

Selanjutnya diharapkan bersama-sama berupaya mengurangi tingkat kekerasan anak dengan pembinaan dan penyuluhan melalui tindakan preventif seperti penguatan keluarga, aspek spiritual, dan peran serta pemerintah dalam penegakkan hukum selain melakukan pendampingan kepada korban dan pelaku serta penegakan hukum yang tegas dan penanganan yang khusus sehingga korban tidak merasa takut, malu, segan atau bahkan mengalami kekerasan baru saat memerlukan bantuan hukum .

Sabtu, 26 September 2015

SOSOK BHABINKAMTIBMAS YANG JAGA WARGA DARI BAHAYA DI PERLINTASAN KERETA

Tegal Kota, Aiptu Muslih Safi’i. Bhabinkamtibmas Kelurahan Panggung, Kota Tegal ini murah senyum dan dikenal ringan tangan.

Ada banyak tugas yang dikerjakan. Salah satunya, setiap pagi melakukan pengaturan lalulintas bersama anggota Polres di pelintasan kereta api bundaran SMP Negeri 2, samping Depo Pertamina, Kota Tegal.

Terutama pada jam padat aktifitas, dimana masyarakat sangat ramai termasuk Kereta yang melintasi di sepanjang lintasan tersebut.

Selain melaksanakan pengaturan di saat kepadatan arus, Aiptu Muslih Safi’i juga dikenal ringan tangan. Suka membantu. Tak sungkan-sungkan ikut membantu para pengguna jalan, terutama para pedagang air keliling yang setiap hari melewati dengan ikut medorong melintasi perlintasan kereta api, menginggat kondisi jalan yang menanjak dan bergelombang.

Menurut Dede (20) dan Yadi (21), pedagang air asal Kuningan, mereka merasa senang dan terbantu dengan apa yang dilakukan petugas. Apalagi beban air dalam jiregen yang banyak, tentunya sangat berat. Ditambah lagi saat melintasi jalan yang menanjak dan arus lalulintas sangat ramai l, dan bila ada kereta yang akan melintas, tanpa bantuan petugas, hal-hal yang membahayakan nyawa bisa saja terjadi.

Hal senada juga disampaikan Suratno alias Nano (52), warga Jalan Arjuna Slerok, Tegal yang beberapa hari sekali membawa jiregen berisi air menggunakan becak.

Saat melintas di jalan tersebut sering dibantu oleh Aiptu Muslih Safi’i pada saat melakukan pengaturan lalulintas.

“Senang, terima kasih dibantu mendorong sehingga saat membawa jiregen lebih ringan , apalagi jalannya menanjak,” ungkapnya.

Selanjutnya diharapkan hal-hal seperti ini terus dilakukan dan bukan hanya satu anggota saja. Namun juha dilakukan oleh seluruh petugas dengan memberikan bantuan kepada semua warga masyarakat lainnya, sehingga merasa senang dan terayomi.


Jumat, 25 September 2015

KAPOLRES BERSAMA ULAMA DAN FORKOPIMDA TEGAL LAKSANAKAN ISTIGHOSYAH DAN SHOLAT GHOIB

Tegal Kota, Sebagai kepedulian antar sesama umat muslim dan saudara kita yang tengah mengalami musibah di Makkah al-Mukarramah baik Mina maupun Masjidil Haram, Jumat (25/09) malam Para ulama dan unsur Forkopimda Kota Tegal mengelar Istiqhosyah dan Sholat Ghoib bersama bagi para jamaah haji korban musibah tersebut bertempat di Masjid Agung Tegal.

Kegiatan dihadiri Habib Thohir Bin Abdullah Al Kaff pimpinan Pondok Pensantren Darul Hijraah beserta para ulama , Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah,SIK , Dandim 0712/Tegal Letkol (Inf) Heri Santoso, S.sos serta Para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran berikut para anggota TNI/Polri dan ratusan jamaah warga masyarakat Tegal lainnya.

Sebelumnya dalam sambutan Kapolres mengajak bekerjasama dan dukungan dari semua fihak bersama sama dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polisi adalah milik masyarakat dimana diperlukan kemitraan sehingga saling memberikan masukan dan informasi sehingga tugas dapat berjalan dengan baik , aman dan di ridhoi oleh Allah.

“ Dilapangan kita sama hanya tugas kita berbeda , mari berbagi memberikan informasi termasuk bila menemui anggota yang arogan laporkan ,” jelas Kapolres.

Dalam tausyiahnya Habib Thohir Bin Abdullah Al Kaff menyampaikan amalan sesuai perintah Nabi Besar Muhammad SAW agar peduli terhadap keadaan umat Islam sehingga kita termasuk dalam golongan umatnya. Sebagai peduli atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Makkah, kita tidak dapat berbuat apa-apa selain berkumpul bermunajat berdoa bersama agar ALLAH turunkan rahmatnya kepada kita.

Hal ini sepantasnya kita lakukan dengan menjalankan ajaran dan sunah-sunah Nabi Muhammad bukan hanya sekedar nama sebagai umatnya saja namun tetap sebagai golongan umat Nabi hingga kelak di akherat. Jangan sampai didunia sebagai umatnya ternyata diakherat ditidak diakui sebagai umatnya.

Bersihkan pemikiran kita dimana sangat disayangkan dalam hidup yang relatif singkat hanya memikirkan kehidupan dunia saja. Kehidupan yang hakiki besok kelak di akherat, dunia sedang diuji banyak rintangan , bisakah mempertahankan kehidupan kita hingga kelak suatu waktu meninggal sebagai hamba ALLAH dalam keadaan Qusnul Khotimah sebagai seorang mukmin muslim.

Terkait dengan musibah yang terjadi beliau menyampaikan menurut sudut pandangnya sebagaimana suatu syahadah dimana yang meninggal  sedang dalam keadaan beribadah Kepada Allah disaat-saat mendapat ridho-Nya Insya Allah Qusnul Khotimah . Kita tidak mengetahui dimana dan dalam keadaan apa kita kelak meninggal , kematian itu pasti namun permasalahanya dalam keadaan apa kita akan meninggal  dan pikirkan apa yang sudah kita persiapkan sebagai  bekal kita kelak di akherat.

“ Alangkah untungnya meninggalkan dalam keadaan Ibadah , sedang melaksanakan Ibadah Haji , meninggal dalam keadaan membersihkan dosa-dosa,” ungkap Habib Thohir Bin Abdullah Al Kaff.

Hal ini yang perlu kita renungi , ambil pelajaran dan hikmahnya karena sebentar lagi datang giliranya kita. Jangan sekedar sebagai cerita masalah dan kejadian tersebut namun bagaimana meninggal dalam keadaan apa. jangan sekali-kali remehkan perbuatan maksiat sekecil apapun takut murka ALLAH dan disitulah kita meninggal.

Selain itu kegiatan yang sama juga dilaksanakan Jajaran Polres Tegal Kota bersama warga masyarakat yakni Sholat Ghoib bagi para jamaah haji yang menjadi korban dalam musibah tersebut usai pelaksanaan Sholat Jumat , Jumat (25/09) siang bertempat di Masjid Al Amin Mapolres Tegal Kota.

DUKUNG MOBILITAS PELAKSANAAN TUGAS, KAPOLRES CEKING KELAYAKAN KENDARAAN DINAS

Tegal Kota, Kepala Kepolisian Resor Tegal Kota, Rabu (23/09) memeriksa kondisi kelayakan sarana dan prasarana kendaraan dinas. Hal itu dilakukan untuk mendukung pelaksanaan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama mobilitas dan kecepatan.

“Pemeriksaan ini supaya mengetahui apakah kendaraan yang ada di Polres dalam kondisi baik atau ada yang rusak,” ujar Kapolres.

Selanjutnya Kapolres  menjelaskan, pemeriksaan itu dilakukan di Halaman Mapolres Kota Tegal. Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota didampingi pejabat utama Polres berikut Paur Logbagsumda dan Kasi Propam Iptu Gede Parwata.

Pemeriksaan atau pengawasan secara rutin ini guna memastikan kondisi kendaraan dinas yang dilakukan secara berkala dimaksudkan agar ranmor yang diberikan oleh dinas kepada masing-masing personel dapat diketahui kondisinya apakah layak pakai atau tidak dalam membantu menjalankan tugasnya terutama menyambangi maupun Patroli di wilayah Kota Tegal.

“Kendaraan dinas harus dalam kondisi baik termasuk kelengkapan surat-suratnya baik personel maupun kendaraan selain tentunya aman serta layak pakai guna mendukung tugas pemeliharaan kemanan dan ketertiban masyarakat khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Tegal Kota” terang Kapolres

Kapolres  mengimbau, agar pemegang kendaraan dinas selalu melakukan cek kondisi sebelum digunakan untuk melayani masyarakat. Bagaikan kendaraan milik pribadi, kendaraan dinas juga harus terawat agar pelayanan masyarakat bisa maksimal.

Pemeriksaan itu sendiri dilakukan mulai dari kondisi kendaraan dinas dan kelengkapan surat-surat yang nantinya akan didata oleh Subbag Sarpras dan bagi yang belum melengkapi kendaraan dinasnya dengan surat-surat akan didata oleh Kasie Propam untuk dilengkapi.

“Didata kemudian apabila ada yang rusak maka akan diperbaiki, sedangkan apabila surat-suratnya kurang lengkap maka akan dilengkapi,” pungkas Kapolres .

BERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT SESUAI ETIKA, SOPAN DAN HUMANIS


Tegal Kota, Sebagai unit terdepan yang bertugas memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu terhadap laporan maupun pengaduan masyarakat serta  memberikan bantuan dan pertolongan berikut memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat bersama fungsi terkait lainnya , SPKT diharapkan lebih aktif untuk memaksimalkan layanan kepolisian pada masyarakat sekaligus kewaspadaan pada situasi Kamtibmas.

Dalam pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan SOP termasuk dengan  Etika yang baik saat memberikan pelayanan seperti saat menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat selain tentunya laksanakan tugas tersebut dengan tulus dan ikhlas.

Hal ini disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah,Sik saat memberikan arahan kepada Ka SPKT Ipda Sunarto bersama para anggota SPK Polres Tegal Kota , Rabu (23/09) pagi selepas pelaksanaan serah terima jaga di ruang SPKT Mapolres.

“ Berikan pelayanan sesuai aturan dan jaga etika dengan bicara yang sopan serta humanis ,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah,SIK .

Kapolres menginggatkan dalam melayani setiap laporan dan pengaduan dari masyarakat diawali dengan 3 S yakni Senyum , Sapa dan Salam terlebih dahulu. Dicontohkan Etika ketika menerima laporan dengan bahasa yang sopan serta ramah dan humanis .

Hal tersebut juga dalam penggunaan alat komunikasi (HT) , dalam berkomunikasi jangan ada yang celometan, gunakan  sesuai dengan ketentuan termasuk bila menerima pengaduan melalui telepon, gunakan bahasa yang sopan dan kita siap melayani.

Selain itu juga Tertib Administrasi yang diharapkan dalam menata Arsip agar dikelompokan, jangan sampai tumpang tindih. Sehingga Arsip tertata bila sewaktu waktu diperlukan dapat dengan mudah dicari.

Selanjutnya sebagai garda terdepan penegakan disiplin Polri Kapolres mengharapkan Si Propam melaksanakan fungsinya termasuk didalamnya menegakkan disiplin yang terkait dengan Etika Keribadian perorangan, Etika kelembagaan atau Kesatuan. sehingga anggota memahami apa itu etika kepribadian, etika kesatuan.  bagaimana etika disaat menerima laporan maupun etika kita dalam bermasyarakat.

Kamis, 24 September 2015

JALIN SINERGITAS DAN KEMITRAAN BERSAMA KAPOLRES SAMBANGI TOKOH ULAMA DAN MASYARAKAT

Tegal Kota, Sejalan dengan program Polmas “ Jakwire Wong Tegal “ , kebersamaan dan kemitraan jajaran Polres Tegal Kota bersama seluruh elemen dan lapisan masyarakat terus diupayakan terjalin sejak lama hingga sekarang di era kepemimpinan Kapolres Tegal Kota yang baru AKBP Firman Darmansyah,SIK.  sehingga terjalin sinergitas dan kekompakan antar unsur masyarakat dengan Polri dalam upaya bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dilingkungan .

Selanjutnya guna mewujudkan hal tersebut , Rabu (23/09) siang Kapolres Tegal Kota bersama Wakapolres, Kapolsek dan para Kasat jajaran mengelar silaturahmi dengan menyambangi para tokoh masyarakat, tokoh agama, Ulama serta Seniman dan  kalangan LSM yang ada di wilayah Kota Tegal.

Dalam kunjungan pertama yang digelar kediaman H. Tambari Gustam , sebagai pejabat baru Kapolres memperkenalkan diri dengan beberapa ketua LSM yang hadir antara lain Ketua LSM Laskar Merah Putih , LSM Linmas, LSM Bahari , LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia), LSM Cakra dan Seniman Kota Tegal termasuk Muspika Kecamatan Tegal barat.

Selain itu beliau menyampaikan untuk saling bekerja sama dengan mengajak aktifis lembaga swadaya masyarakat saling Komunikatif, Akumudatif, Interaktif dan bersinergi sebagai sesama mitra kerja dan saling memberi informatif sehingga Kota Tegal dapat tetap aman kondusif dimana bila tidak aman maka investor banyak yang engan yang akhirnya masyarakat sendiri yang rugi.

Mari bersama-sama bekerjasama, Kami disini tempat membuka solusi , tanya jawab , menerima informasi seputar gangguan kamtibmas kalau ada masalah dapat dipecahkan bersama,”  jelas Kapolres.

Selain bersama kalangan tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat , Kapolres bersama jajaran juga menyambangi Tokoh masyarakat dan aktifis lainnya termasuk silaturahmi bersama tokoh ulama dan pengasuh Pondok Pesantren DAARUL HIJRAH Kota Tegal yakni Habib Thohir Bin Abdullah Al-Kaaf .

POLRES SEMBELIH 4 EKOR SAPI DAN 8 EKOR KAMBING BERIKUT BAGIKAN 800 KUPON DAGING QURBAN

Tegal Kota, Kepolisian Resor Kota Tegal menyembelih empat ekor sapi dan delapan ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah, Kamis (24/09) Usai sholat ied di Masjid Darul Faizin Kompleks Asrama polisi R Suprapto Kota Tegal, Jawa Tengah, Kepala Polresta Tegal Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Firman Darmansyah, SIK secara simbolis menyerahkan hewan-hewan qurban itu kepada ketua panitia qurban.

Kapolres menjelaskan, hewan yang dikurbankan pada hari raya Idul Adha tahun ini merupakan hewan kurban dari anggota Polresta Tegal bersama warga sekitar Aspol, yang nantinya akan disalurkan kepada kaum dhuafa serta masyarakat kurang mampu sekitar Aspol R Suprato Tegal.

“Seluruh daging hewan qurban, diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu termasuk sebagian disalurkan kepada anggota Polres sendiri,” kata AKBP Firman.

Selanjutnya untuk kelancaran pembagian daging hewan qurban, panitia menyiapkan sekitar 800 kupon yang telah disebarkan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya antrian warga yang ingin mendapatkan daging qurban.

Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi ricuh dalam proses pembagian, selain melalui perangkat RW dan RT untuk pendataan warga yang kurang mampu yang layak mendapatkan daging qurban, sehingga pembagian daging dapat tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang ingin mengambil keuntungan.

Pembagian qurban sendiri akan dilakukan secepatnya setelah panitia selesai menyembelih hewan-hewan qurban. Semoga semangat berqurban menular pada semua anggota untuk memberikan pelayanan prima pada masyarakat.


“Acara penyembelihan dan pembagian daging qurban, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran dan keimanan kita bersama. Sehingga, pelaksanaan hari Raya Idul Adha tahun ini bisa khidmat dan diharapkan terus meningkat tiap tahunnnya,” pungkas AKBP Firman.

POLRES KERAHKAN 320 PERSONEL AMANKAN PERAYAAN HARI RAYA IDUL ADHA 1436 H

Tegal Kota, Kepolisian Resor Tegal Kota mengerahkan 320 personel untuk mengamankan perayaan hari raya Idul Adha 1436 H. Pengamanan dilakukan mulai dari malam takbiran , pelaksanaan Sholat Ied di beberapa Masjid ataupun di daerah tempat lainnya hingga pembagian daging serta pembagian kupon di Masjid Agung Kota Tegal.

Pengerahan personel juga termasuk Polsek jajaran yang bertugas mengamankan rangkain kegiatan yang terbagi di beberapa lokasi dan kegiatan dipimpin para Kapolsek dan Perwira pengendali.

“Anggota diharapkan dalam melaksanakan pengamanan sesuai SOP, tidak arogan, humanis dan selalu meningkatkan kewaspadaan, sehingga semua dalam pelaksanaannya dapat berjalan aman lancar dan terkendali,” ungkap Wakapolres Tegal Kota Kompol R Sihombing SH, MH didampingi Kabag Ops Kompol H.Muslich S.ag, Kamis (24/09) pagi saat memimpin pengamanan Sholat Ied di Masjid Agung Tegal.

Selain itu, petugas juga mengantisipasi kepadatan dan kericuhan saat pembagian daging qurban dengan menerjunkan puluhan anggota berikut mobil penerangan di sekitar lokasi.

Dalam pelaksanaan hari raya Idul Adha kali ini, Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah SIK hadir bersama Walikota Tegal dan unsur Forkopimda Kota Tegal melaksanakan Sholat Ied di Masjid Agung Tegal yang dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis hewan Qurban oleh Walikota , Wakil Walikota dan Ketua DPRD kepada Ketua Panitia Qurban Masjid Agung Tegal dimana seluruhnya sejumlah 3 ekor sapi dan 54 ekor kambing.

KAPOLRES TEGAL PIMPIN EVAKUASI MUSIBAH ROBOHNYA TEMBOK PASAR KAMBING LANGON

Tegal kota, Tembok sepanjang 20 meter di sisi utara Pasar Langon, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur roboh, Rabu (23/09) pagi. Akibat peristiwa ini, satu orang tewas, empat luka dan belasan kambing tertimbun runtuhan tembok.

Korban meninggal dunia dalam insiden tersebut yakni Abu Sofyan (34). Warga Jalan Werkudoro No. 29, RT 05/05, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal ini mengalami luka parah pada bagian kepala akibat tertimpa tiang listrik yang roboh saat tembok ambruk.

Sementara korban luka dibawa ke RSUD Kardinah Kota Tegal dan RS Mitra Siaga Kabupaten Tegal, diantaranya Saripin (55) warga Desa Kalimati, RT 21/03, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Ahmad Husen (55) Warga Jalan Werkudoro 19, RT 05/06, Kelurahan Slerok, Kota Tegal serta Yunus (2) yang merupakan anak Abu Sofyan korban meninggal.

Kemudian belasan ekor kambing yang meninggal diantaranya milik Radin asal Ds Wangandawa sebanyak 5 ekor, Nurofik asal Ds Suradadi sebanyak 4 ekor, Kirno asal Ds Padaharja sebanyak 3 ekor serta 2 ekor milik Sdr Aan asal Ds Tegalwangi dan 1 ekor kambing milik Sdr Sakri asal Ds Jatilawang Kabupaten Tegal.

Informasi yang diperoleh, suasana di Pasar Langon saat kejadian sedang ramai aktifitas jual beli kambing. Entah kenapa, tiba-tiba tembok ambruk ke arah Utara yang selanjutnya menimpa korban dan belasan ekor kambing yang berada di lokasi.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) Kepolisian Resor Tegal Kota, penyebab sementara diduga akibat faktor bangunan sudah lama yakni dari tahun 2006. Di lokasi, Kepolisian Resor Tegal Kota telah memasang garis polisi.

” Namun lebih jelasnya menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara persis akibat robohnya tembok tersebut,” ungkap Kepala Kepolisian Resor Tegal Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Firman Darmansyah, SIK yang datang ke TKP dan memimpin evakuasi korban.

Senin, 21 September 2015

KAPOLRES MENGAJAK ANGGOTA DALAMI, YAKINI DAN LAKSANAKAN 3 HAL PENTING


Tegal Kota, Sebagai pejabat baru,  Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah,SIK mengajak seluruh personel  untuk saling bekerjasama dan mendukung  sehingga seluruh kegiatan berjalan dengan baik. Selanjutnya agar hal tersebut dapat terlaksana Kapolres menekankan 3 hal yakni Rasa Memiliki (Sense of Feel Belongin), Rasa Tanggung Jawab (Sense of Responsibility) serta Rasa peka (Sense of Crisis) terhadap situasi baik situasi yang lalu, saat ini maupun yang akan datang.

“ Mari kita miliki ketiga hal tersebut, Kita dalami, kita yakini dan kita laksanakan terlebih dahulu sesuai dengan bidang dan tupoksinya masing-masing , “ tegas Kapolres kepada seluruh personel Polres Tegal Kota dalam kesempatan Apel Pagi , Senin (19/09) bertempat di halaman Mapolres .

Lebih lanjut disampaikan bahwa Rasa Memiliki sangat penting yang pertama diri kita sendiri sebagai Uniform Polri memiliki tugas tanggung jawab , Mako tempat berdinas  dan semua sesuai dengan tugas-tugas Kepolisian , dicontohkan bila anggota cuek terhadap hal tersebut tentunya akan kacau balau sehingga pentingnya diperlukan hal ini.

Kemudian Rasa Tanggung Jawab dimana di dalam masing masing Satfung dan bagian  memiliki tanggung jawab sesuai dengan tugas fungsinya masing masing termasuk Kapolres . Tugas dan tanggung jawab itu sangat berat namun bila dilaksanakan dengan Ikhlas tentunya Inshaa Allah akan terasa mudah dan berjalan dengan baik.

Selanjutnya seluruh anggota diharapkan memiliki Rasa Krisis peka terhadap situasi yang saat ini sedang berkembang baik situasi yang sudah berlalu, yang saat ini maupun situasi yang akan datang. “ Cari tahu , saat ini perkembangan apa yang sedang terjadi , “ tegas Kapolres kembali.

Kaitanya dengan tugas-tugas pokok bila ketiga hal ini dapat dilaksanakan tentunya tugas dapat berjalan dengan baik , namun sebaliknya bila satu tidak dikerjakan dari ketiga hal tersebut tentunya akan gagal. Jangan semua kegiatan dilimpahkan kepada salah satu fungsi atau bidang saja, mari bersama sama laksanakan tugas ini saling bersinergi dengan memiliki ketiga hal tersebut.

Selain itu Kapolres menginggatkan dalam melaksanakan tugas berdasarkan azas Legalitas dan Azas Legitimid yakni berdasarkan dengan Undang-undang dan diakui oleh masyarakat.

“ Mari bersama Hayati dan Pahami ketiga hal tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab ,” pungkas Kapolres .

Minggu, 20 September 2015

AKBP FIRMAN DARMANSYAH,SIK RESMI JABAT KAPOLRES TEGAL KOTA

Tegal Kota, Acara pisah sambut dan serah terima jabatan Kapolres Tegal Kota dilaksanakan Keluarga Besar Polres dengan mengelar Upacara tradisi pedang pora , Sabtu (19/09) pagi bertempat di Halaman Mapolres berlangsung haru. Kapolres Tegal Kota baru AKBP Firman Darmansyah,SIK yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kalteng resmi mengantikan AKBP Bharata Indrayana,SIK yang pindah tugas sebagai Wadir Binmas Polda Kalsel, dimana Serah terima telah berlangsung di Mapolda Jateng ,Jumat (18/09) kemarin.

Rangkaian kegiatan diawali penyambutan oleh Tim Hadroh Al Amin dan Balo-Balo Polwan Polmas “ Jakwire Wong Tegal “ Polres Tegal Kota yang dilanjutkan dengan tradisi pedang pora tanda penghormatan kepada komandan yang diikuti oleh seluruh anggota personel Polri dan Pegawai Sipil Polres Tegal Kota.

Dalam kesempatan ini, para Perwira Polres yang dipimpin Kasubbagdalops AKP Tedjo Pramono,SH membentuk dua barisan saling berhadapan dan mengacungkan pedang kedepan. Kemudian pejabat baru AKBP Firman Darmansyah,SIK dan Istri  di iringi Kapolres lama bersama istri berjalan melewati barisan itu tersebut.

Selesai pemaparan kesatuan dan arahan kepada anggota diruang Deviacita , kegiatan dilanjutkan dengan upacara pelepasan pejabat lama AKBP Bharata Indrayana,SIK bersama Istri yang ditandai dengan melintasi barisan pedang pora yang diiringi Kapolres Tegal Kota dengan Istri bersama seluruh anggota yang berlangsung haru hingga gerbang Mapolres.

AKBP Bharata Indrayana,SIK mengharapkan seluruh anggota agar tetap kompak bahu membahu membantu serta mendukung Kapolres yang baru dengan baik, beliau juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuanya selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Tegal Kota.

Lebih lanjut beliau mengatakan masih ada beberapa PR yang belum tuntas diantaranya kasus Korupsi BKK Tegal Selatan, Namun pelakunya sudah ditetapkan sebagai tersangka, tinggal proses lebih lanjut.

Selanjutnya sebagai Kapolres Tegal Kota yang baru, AKBP Firman Darmansyah,SIK menyampaikan yang akan dibenahi terlebih dahulu yaitu SDM, atau lebih tepatnya akan melakukan pembenahan pertama kali dari internal, yang penting kita perkuat dulu internal kita.

Mungkin nanti saya akan meneruskan program kerja Kapolres sebelumnya yang sudah berjalan baik. Karena disini wilayah pantura jadi skala proritas kerja dari kami yaitu kelancaran lalu lintas dan mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor." Pungkas Kapolres saat jumpa pers usai acara pisah sambut di Mapolres Tegal Kota.

MEMORI PERJALANAN DINAS AKBP BHARATA INDRAYANA,SIK


Aku mengenal dikau
Tak cukup lama separuh usia ku
Namun begitu banyak..pelajaran
Yang aku terima

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud Harmony

Segala kebaikan..
Takkan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa..
Karna kupercaya..
Kan berujung indah

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud harmony.

By. Padi Band

Rabu, 16 September 2015

PINDAH TUGAS BARU, KAPOLRES PAMITAN DIHADAPAN PESERTA UPACARA UNSUR TNI/POLRI


Tegal Kota, Mencermati perkembangan situasi yang ada di masyarakat saat ini baik tingkat Nasional maupun Daerah terutama perekonomian yang berdampak dalam kehidupan semua lini termasuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. sebagai pengemban tugas penanggung jawab keamanan bersama, kita dituntut mampu meningkatkan kemampuan membaca situasi serta gejala maupun potensi kerawanan yang timbul guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas.

Selanjutnya guna mewujudkan hal tersebut tentunya tidak mudah karena faktor penyebab hal ini tidak hanya dalam negeri saja namun juga luar negeri . Namun demikian bila kita mampu bersama-sama melaksanakan tugas dengan baik memberikan himbauaan menjaga kamtibmas tentunya hal ini merupakan hal yang sangat baik bagi kesejahteraan masyarakat 

Diharapkan anggota dapat melaksanakan tugas pokoknya dengan baik sehingga hal ini dapat dicegah. Hal tersebut disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,SIK dalam upacara bendera yang diikuti unsur TNI yakni Kodim 0712/Tegal , Lanal Tegal , Polres Tegal Kota serta Satpol PP Pemerintah Kota Tegal, Kamis (17/09) pagi bertempat di Mapolres Tegal Kota.

“ Seluruh anggota diharapkan melaksanakan tugas pokoknya dengan baik, sehingga kerawanan dan potensi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas dapat dicegah, “ ungkap Kapolres .

Kemudian selain menumbuhkan semangat Patriotik dan Nasionalisme , Sinergitas kebersamaan semua unsur TNI/Polri dan Pemerintah Daerah harus terus dipupuk melalui kegiatan bersama, sehingga terus terjalin yang akan mendorong semangat dan komitmen untuk meningkatkan kinerja guna memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Selain itu seperti diketahui akhir tahun 2015 akan dilaksanakan Pilkada serentak yang tentunya banyak kerawanan yang timbul dalam Pesta demokrasi tersebut. Walaupun Wilayah Kota Tegal tidak menyelenggarakan namun kita tetap mempersiapkan diri guna memback up Wilayah tetangga yang melaksanakan guna menghadapi segala ancaman dan gangguan Kamtibmas yang potensial muncul dalam Pilkada termasuk pelibatan kekuatan yang disesuaikan dengan karekteristik serta kerawanan daerah untuk mendukung suksesnya perhelatan tersebut.

“ Latih kesiap siagaan dan kemampuan diri , sehingga pada saat dibutuhkan kita bisa cepat bergerak , “ Tegas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini antara TNI/Polri sekaligus berpamitan dimana beliau akan pindah tugas tempat yang baru yakni sebagai WADIR BINMAS Polda Kalsel yang selanjutnya memohon doa restu sehingga dapat menjalankan tugas amanah ini dengan baik.

Senin, 14 September 2015

JABATAN MERUPAKAN AMANAH, LAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI AMAL IBADAH

Tegal Kota, Jabatan merupakan suatu amanah yang kapan saja bisa diambil kembali dari kita, selanjutnya dari hal tersebut  yang terpenting yakni bagaimana kita menjalankan amanah tersebut dengan baik. Bahwa kita semua mendapat amanah dari yang kuasa paling tidak menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri yang merupakan amanah yang harus dilaksanakan.

Selanjutnya bagaimana cara kita menjalankan amanah tersebut yang menjadi penilaian nantinya akan memperoleh hasil Reward atau Pahala sesuai dengan kepercayaan dan agama masing-masing.selain itu tidak perlu kita menagisi atau menyesali yang bersifat keduniawian karena semua akan kembali kepada_Nya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,SIK dalam arahan dan pembinaan pada kesempatan Apel Pagi , Senin (14/09) berkaitan dengan rencana kepindahan beliau ditempat tugas baru yang dihadiri personel Polri dan Pegawai Sipil Polres Tegal Kota bertempat di halaman Mapolres.

“ tidak perlu disesali atau menyayangkan hal yang bersifat keduniawian, yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana kehidupan kita saat menjalankan amanah tersebut ,” ungkap Kapolres.

Saat ini kita masih diberi kesempatan untuk mencari bekal sebanyak mungkin untuk kehidupan yang sebenarnya kelak , dimana kehidupan yang sebenarnya nanti saat roh sudah meninggalkan jazad ini , sehingga diharapkan bersama berusaha semaksimal mungkin mengumpulkan bekal tersebut untuk kehidupan kelak.

Kemudian bila dikaitkan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, tugas ini sangat mulia bila kita menjalankan semua yang ditugaskan dengan baik sebagai suatu amalan ibadah, namun dalam hal ini apakah kita mampu dan mau melaksanakan hal tersebut sehingga diperlukan dasar keimanan dan ketaqwaan yang kuat dari masing-masing individu dalam pelaksanaan tugas.

Kehidupan adalah suatu pilihan mau berbuat jahat , menyimpang atau berbuat baik itu tergantung dari masing –masing individu karena nantinya akan kembali kepada dirinya sendiri. namun dengan didasari kehidupan ini untuk mencari bekal kehidupan sebenarnya tentunya akan berpikir untuk mendapatkan atau melalui jalan yang lurus.

Berbagai cara dapat dilaksanakan untuk mendapatkan amal ibadah,  “ Salah satu amal ibadah mencari pahala yakni , Lakukan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya  “ pungkas Kapolres.

Minggu, 13 September 2015

ANTISIPASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA, SECARA MENDADAK PERSONEL JALANI PEMERIKASAAN URINE

Tegal Kota , Secara acak puluhan personel Polres Tegal Kota dari masing-masing Bagian , Satuan Fungsi dan Polsek Jajaran  mengikuti test urine yang dilaksanakan oleh Sie Propam bekerjasama dengan Dokkes Polres Tegal Kota , Senin (14/09) usai apel pagi bertempat di Mapolres.

Satu per satu anggota mengambil urine dengan pengawalan dan pengawasan anggota Sie Propam dimana anggota lainnya dilarang meninggalkan mako Polres selama kegiatan pemeriksaan  yang  digelar  untuk mengantisipasi serta membuktikan apakah ada anggota yang menggunakan narkoba.

Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,SIK melalui Waka Polres Kompol R Sihombing,SH,MH menyampaikan tes urine dilakukan pada 31 anggota secara acak dan mendadak dengan tujuan anggota bersih dari narkoba sehingga pemberantasan benar-benar berjalan di wilayah hukum Polres Tegal Kota.

“ Kami menginginkan anggota bersih dari Narkoba untuk anggota kita ambil secara acak dan mendadak sehingga tidak ada kesan rekayasa,  selain itu nantinya seluruh personel Polri maupun Pegawai Sipil Polri termasuk para pejabat mengikuti kegiatan yang sama ”, ungkap Wakapolres.

Lebih lanjut Wakapolres menyampaikan tes urine ini dilakukan sebagai wujud tanggungjawab polisi sebagai penegak hukum, dan menunjukkan keseriusan polisi dalam memerangi peredaran Narkoba, sebelum menangkap para pelaku Narkoba, harus dilakukan tes urine terhadap anggota.

Kasi Propam IPDA Gede Parwata menambahkan sesuai dengan Program Prioritas Kapolri dimana salah satu tugas Propam  yakni Polisi Bersih yang mana seluruh anggota tidak boleh melakukan perbuatan tercela dan harus berbuat sesuai dengan Prosedur yang ada. sehingga melalui kegiatan ini diharapkan tidak ada pelanggaran yang dilakukan anggota .

Selain kegiatan tersebut pihaknya juga telah melaksanakan Ops Gaktiplin termasuk razia dibeberapa lokasi dan tempat-tempat hiburan yang rawan dengan pelanggaran dan penyalahgunaan narkoba.

Kemudian sejauh ini hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Dokkes Polres tersebut belum ada temuan dari tes menggunakan stick lakmus. Yang selanjutnya Wakapolres menegaskan kalau memang hasil tes ada yang terbukti menggunakan Narkoba maka akan diambil tindakan tegas, termasuk pemecatan.

Jumat, 11 September 2015

HATI-HATI DAN WASPADA AKSI PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PEJABAT POLRES TEGAL KOTA

Tegal Kota, Penipuan melalui telepon gelap dengan modus mengatasnamakan pejabat kembali terjadi di Wilayah Hukum Polres Tegal Kota. Jika sebelumnya mengatasnamakan Kapolres Tegal Kota, kali ini dengan modus yang sama mengatasnamakan Kapolsek Sumur Panggang Kompol Agus Endro Wibowo,SH.MH.

Adapun modus yang dilakukan oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut yakni menghubungi calon korban yang tidak lain bertujuan meminta sesuatu atau memerintahkan pihak tertentu demi kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

Seperti halnya yang menimpa salah satu lurah di Kecamatan Margadana Kota Tegal yang menjadi korban aksi kejahatan tersebut dimana korban langsung percaya terhadap seseorang yang belum dikenal melalui telepon apalagi saat melakukan transaksi ( Transfer ) nama rekening penerima dengan nama si peminta berbeda, namun korban langsung mengirimkan sebelum konfirmasi .

Menyingkapi adanya pihak lain yang mengatasnamankan dirinya , Kapolsek Kompol Agus Endro Wibowo,SH,MH menyampaikan klarifikasi bahwa hal tersebut TIDAK BENAR dimana dirinya tidak meminta sejumlah sumbangan ataupun bantuan kepada masyarakat atau fihak lainnya untuk kepentingan dinas maupun pribadi.

Ditegaskan bahwa orang yang mengaku atau mengatasnamakan dirinya adalah orang iseng yang ingin menipu pejabat termasuk ingin merusak kredibilitas dan institusinya, Selanjutnya guna menghindari terulangnya kejadian dengan modus telepon gelap tersebut Kapolsek mengharapkan kepada seluruh Warga masyarakat bersikap waspada dan hati-hati .

Setiap menerima informasi maupun perintah melalui telepon genggam, terutama yang mengatasnamakan pejabat, Lakukan konfirmasi atau pengecekan kepada Kapolsek atau dapat menghubungi nomor telepon kantor (0283) 353453