Senin, 13 April 2015

MASKOT SATU " SERUKAN SELURUH KOMPONEN TIDAK TERLIBAT KERUHKAN SUASANA


Tegal Kota , mencermati situasi politik dan wilayah kota Tegal saat ini yang berkembang semakin tidak kondusif menyusul perseteruan antara Walikota dan Wakil Walikota Tegal termasuk beberapa  aksi dari elemen masyarakat lainnya yang mendesak walikota mundur dari jabatanya , Senin (13/04) ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Tegal Bersatu yang disingkat MASKOT SATU menyerukan seluruh komponen untuk tidak terlibat mengeruhkan suasana.

Hal tersebut disampaikan dalam aksi massa dan audiensi yang kembali digelar oleh 24 elemen komponen masyarakat dan seniman Kota Tegal diantaranya dari Dewan Kesenian , Kelompok Musik dan Seni , Paguyuban Pekerja seni dan Gerobag sampah, Balo-balo serta Grup Kuda lumping termasuk Dewan Kesehatan Kota Tegal dan Laskar Merah Putih Kota Tegal bertempat di Gedung DPRD Tegal.

Aksi diawali dari Kampung Seni Komplek Objek Wisata PAI Tegal yang selanjutnya melakukan Longmarch menuju lokasi DPRD Tegal dengan pengamanan dan pengawalan dari ratusan personel Polres Tegal Kota yang dipimpin Kabag Ops Kompol Suwandi,SH dimana sepanjang perjalanan selain berorasi massa juga membawa poster termasuk mengelar pertunjukan kesenian kuda lumping .

Aksi tersebut digelar karena disadari akibat perseteruan tersebut telah mempertontonkan kepada publik sebuah suritauladan yang kurang baik sehingga memposisikan rakyat sebagai “ Tumbal “ perseteruan antar mereka yang selanjutnya agar persoalan antara Walikota dengan Wakil Walikota segera dipisahkan karena murni hanya masalah pribadi antar keduanya dan jangan diseret seolah-olah merupakan persoalan yang menyangkut hubungan pemerintahan.

Selain itu juga menanggapi aksi dan peryataan sikap yang telah disampaikan beberapa Aparatur Sipil Negara yang tergabung dalam Korpri Kota Tegal diruang rapat Paripurna DPRD beberapa waktu lalu dinilai tidak taat azas dan inkonstitusional sebagimana tertuang dalam Kode Etik dan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara .

Hal ini karna Pemerintah dibawah kepemimpinan Walikota Hj Siti Masitha Soeparno dan Wakil Walikota Dr HM Nursoleh MMd merupakan pemerintah yang syah , selain bahwa pegawan ASN diserahiu tugas untuk melaksanakan tugas pelayanan publik . pemerintah dan pembangunan sehingga diharapkan harus dapat menjaga sikap Netralitas terhadap anasir politik dengan menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan.

Selanjutnya atas dasar tersebut dalam audiensi perwakilan massa dengan anggota Dewan yang dihadiri Ketua H Edi Suripno,SH bersama beberap anggota Dewan disampaikan peryataan sikap diantaranya mendesak Walikota dan Wakil Walikota agar saling menahan ego masing-masing demi kepentingan umum Kota Tegal termasuk Partai Golkar agar bertanggung jawab atas berlangsungnya kemelut politik yang berdampak kepada masyarakat dengan segera mengislahkan antara Walikota dengan Wakil Walikota Tegal.

Selain itu Masyarakat Kota Tegal bersatu meminta Pemerintah Kota mengantisipasi terhadap ancaman mogok kerja Korpri agar pelayanan publik tidak sampai terhenti dan keberpihakan tanpa melihat kepentingan umum telah mengancam stabilitas kemasyarakatan dimana masyarakat merasa dirugikan.

Pemerintah diharapkan segera memberikan pembinaan atau sanksi adminstrasi kepada para Aparatur Negara yang telah melakukan tindakan inkonstitusional sesuai dengan tingkat kesalahannya termasuk mengharapkan Eksekutif, Legislatif danYudikatif untuk bersatu saling menjaga iklim kondusifitas Kota Tegal terhadap ancaman konflik horisontal.

Kemudian mengangapi sikap tersebut Ketua DPRD menyampaikan terimakasih dengan menerima dan menampung aspirasi dari Masyarakat ini yang selanjutnya kepada seluruh pihak untuk bersama-sama tetap menjaga situasi dan iklim kondusif di wilayah Kota Tegal dengan menenangkan diri sehingga dapat diselesaikan dengan kepala dingin termasuk diharapkan tidak mengeluarkan statemen atau peryataan yang nantinya akan memperkeruh persoalan ini.

Selesai penyampaianaspirasi dan tanya jawab , kegiatan diakhiri dengan penyerahan penyataan sikap dari Masyarakat Kota Tegal Bersatu yang diwakili oleh Ketua Maskot Satu Nurngudiono kepada Ketua DRPD H Edi Suripno,SH yang selanjutnya kembali meninggalkan Gedung DPRD dan hingga berakhir berjalan dengan aman dan kondusif.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar