Selasa, 23 Desember 2014

SISIR GEREJA DAN TEMPAT IBADAH , POLRES TERJUNKAN " HILDA & DUNKEN "

Tegal Kota, Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 menjadi perhatian serius jajaran Polres Tegal Kota bersama unsur pengamanan lainnya, hal tersebut terkait dengan masih adanya ancaman teror yang masih terjadi dibeberapa daerah selain pengelaran dan penempatan  personel, Rabu (24/12) Polres Tegal Kota mengelar sterilisasi 19 Gereja dan beberapa tempat lokasi Ibadah perayaan Natal diwilayah kota. 

Kegiatan yang langsung dipimpin Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana,Sik didampingi Kabag Ops Kompol Suwandi,SH B melibatkan 1 regu Perintis berikut Unit Satwa (K-9)  Polres Tegal Kota dengan menerjunkan langsung 2 ekor Anjing pelacak khusus bahan peledak  yakni “ Hilda bersama Dunken”.

Penyisiran dilakukan mulai dari halaman sekitar gereja hingga setiap sudut ruangan termasuk deretan kursi yang akan digunakan para jemaat dalam melaksanakan ibadah dengan menggunakan alat “ Metal Detector “ selain mengerahkan dua ekor anjing pelacak Unit K-9.

Beberapa gereja maupun tempat ibadah yang yang menjadi sasaran antara lain Gereja Hati Kudus , Gereja Maranata dan Gereja Mahanaim yang berlokasi di Jalan Kapten Ismail Kota Tegal dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) , Gereja Ayalon serta Gereja Tiberias di Jalan Dr Sutomo Kota Tegal.

Selain itu Gereja Kristen Indonesia (GKI)  Jalan MT Haryono , Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jemaat Shalom Jalan Slamet Riyadi berikut Gereja Sidang Jemaat Allah Jerusalem Baru yang berlokasi di jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal.

Disampaikan Kapolres Tegal Kota bahwa ancaman secara langsung di Kota Tegal memang tidak ada, namun melihat aksi teror maupun ancaman yang terjadi dibeberapa daerah lainnya dimana berarti ancaman tersebut dapat terjadi juga di kota Tegal.

Sehingga guna mengantisipasi situasi kamtibmas yang aman dam kondusif di wilayah Tegal , Polres Tegal berupaya semaksimal mungkin melaksanakan Pengamanan Gereja-gereja dengan terlebih dahulu mengadakan sterilisasi sehingga diharapkan dalam perayaan Natal umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan tertib.

Ditambahkan bahwa setelah dilakukan upaya sterilisasi gereja ditutup dan dikunci selanjutnya diharapkan bila ada barang-barang yang masuk ke gereja diupayakan berkoordinasi dengan pihak kepolisian atau anggota yang melakukan pengamanan di masing-masing Gereja .

Kemudian menjelang perayaan terutama pada saat pelaksanaan Misa Natal nantinya seluruh jemaat yang datang juga akan diperiksa menggunakan “ metal detector” , terutama barang-barang bawaan para jemaat, akan diperiksa satu persatu.

Selanjutnya dihimbau kepada para jemaat saat pelaksanaan Ibadah Misa nantinya agar tidak membawa tas terutama rangsel cukup membawa tas kecil untuk menaruh dompet , ponsel maupun al kitab sehingga memudahkan pemantauan petugas nantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar