Minggu, 08 Maret 2015

CIPTAKAN RASA AMAN , POLRES GELAR OPERASI BINA KUSUMA CANDI-2015

Tegal Kota, terhitung mulai , Selasa (05/03) jajaran Polres Tegal Kota  menggelar Operasi Kepolisian Bina Kusuma Candi 2015 dengan melibatkan 18 personel Polres bersama seluruh Polsek jajaran lainnya yang dilaksanakan hingga sepuluh hari kedepan Sabtu (14/03), dimana Operasi ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pembinaan dan pencegahan terhadap penyakit masyarakat (pekat) .

Salah satu kegiatanya dalam Operasi tersebut berupa menyambangi sejumlah tempat ataupun kelompok masyarakat untuk memberikan penyuluhan maupun pembinaan seperti Terminal, Stasiun KA, Parkir-parkir liar termasuk komunitas motor, tempat hiburan serta komunitas anak punk dan sejumlah kelompok masyarakat (pokmas) yang berpotensi menjadi pekat.

Disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana, S.IK melalui Kabag Ops, Kompol Suwandi, SH didampingi Kasat Binmas AKP Hartono bahwa selama 4 hari pelaksanaan, Jajaran Polres Tegal Kota telah mendatangi sejumlah tempat untuk melakukan penyuluhan secara mendadak dibeberapa lokasi seperti Terminal , Pelabuhan , Pasar Pagi serta Panti-panti Pijat maupun Komunitas masyarakat lainnya tentang bahaya penyakit masyarakat dan premanisme.

Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat , sebab tindakan kriminalitas biasanya diawali dari kelompok masyarakat tertentu yang pada akhirnya menjurus pada tindakan yang dapat melanggar hukum maupun tindak kejahatan lainnya.

Dijelaskan lebih lanjut terdapat 9 sasaran operasi tersebut. Diantaranya, korban kenakalan remaja, korban pelecehan seksual, KDRT, korban penyalahgunaan narkoba, TKI beserta perusahaan yang menyelenggarakannya, titik rawan aksi tawuran warga dan pelajar, komunitas motor, lokasi pemalakan, perampasan dan penganiayaan .

Selain itu juga melakukan pencegahan penyakit masyarakat, aksi premanisme, prostitusi, penjualan miras, perjudian, gepeng dan lokasi yang  kerap dijadikan sebagai lokasi sabung ayam serta pusat hiburan malam.

Selanjutnya  dengan pelaksanaan operasi ini selain diharapkan  dapat melakukan pencegahan Penyakit Masyarakat juga dapat menjadi mitra Polisi dengan berpartisipasi secara aktif dalam memberikan informasi tentang kejadian ataupu yang berkaitan dengan tugas Kepolisian.

Namun jika saat sosialisasi ataupun pelaksanaanya petugas dilapangan menemukan ada warga atau kelompok masyarakat yang kedapatan membawa senjata tajam atau melakukan pelanggaran tetap akan di tindak secara hukum.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar