Selasa, 10 Maret 2015

ANTISIPASI KENAKALAN REMAJA POLRES SAMBANGI SEKOLAH-SEKOLAH, OPS BINA KUSUMA CANDI

Tegal Kota , mengantisipasi aksi tawuran antar pelajar maupun kenakalan remaja yang dapat dan kerap terjadi direspon Jajaran Polres Tegal Kota bersama Polsek jajarannya dengan menyambangi beberapa sekolah-sekolah dengan melakukan penyuluhan dan pembinaan yang mana hal ini sangat diperlukan guna memberikan pemahaman dampak dan efek aksi tawuran tersebut.

Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indarayana,SIK melalui Kabag Ops Kompol Suwandi,SH, menyampaikan penyuluhan dan pembinaan kepada para pelajar dengan menyambangi sekolah-sekolah, dimana tentunya kegiatan ini digelar sebagai upaya meredam kenakalan remaja yang merupakan salah satu sasaran dalam pelaksanan Operasi Bina Kusuma Candi-2015 yang saat ini sedang digelar jajaran Polres Tegal Kota .

Kenakalan remaja termasuk tawuran dikalangan pelajar yang mana aksi tawuran terjadi karena hal itu merupakan rasa kebanggaan sempit sebuah kelompok dan kebersamaan yang salah dan bilamana sendirian tentunya pasti tidak berani.

Selanjutnya fihaknya berharap agar para pelajar tidak ikut melibatkan diri ataupun terlibat kelompok negatif yang hanya membanggakan kelompoknya saja , lebih baik disalurkan melalui kegiatan positif dengan mengembangkan kemampuan diri menjadi lebih baik.

Selain aksi tawuran  kegiatan yang digelar dalam rangka Ops Bina Kusuma Candi-2015 , juga disampaikan penyuluhan dan pembinaan bahaya narkoba dikalangan pelajar termasuk jenis dan bagaimana efek  bagi kesehatan tubuh sendiri selain tentunya tindakan dan hukuman yang dikenakan bagi para pelakunya, selain pembinaan kepada kelompok masyarakat lainnya.

Terhitung sejak , Selasa (05/03) hingga sepuluh hari kedepan Polres Tegal Kota telah mengelar operasi Nusa Kusuma Candi-2015 yang dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dengan sasaran meliputi korban kenakalan remaja, korban pelecehan seksual, KDRT, korban penyalahgunaan narkoba, TKI beserta perusahaan yang menyelenggarakannya.

Selain itu juga titik rawan aksi tawuran warga dan pelajar, komunitas motor, lokasi pemalakan, perampasan dan penganiayaan dengan melakukan pencegahan penyakit masyarakat, aksi premanisme, prostitusi, penjualan miras, perjudian, gepeng dan lokasi yang  kerap dijadikan sebagai lokasi sabung ayam serta pusat hiburan malam.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan para pelajar dapat memahami akibat dan pengaruh baik aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba yang mana selain berakibat bagi dirinya sendiri juga orang lain oleh karenanya keduanya sama-sama tidak berguna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar